Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
21.721 views

Sang Pangeran Anis Mata dan Teori Konspirasi

Jakarta (voa-islam.com) "Sang Pangeran" Anis Mata, akhirnya ditasbihkan menjadi penguasa di dalam PKS, dan menjadi presiden partai. "Sang Pangeran" yang menjadi "anak emas" Ketua Dewan Syuro Hilmi Aminuddin, konon di pilih oleh Majelis Syuro PKS, menggantikan Luthfi Hasan Ishak, yang sekarang menjadi penghuni RTM (Rumah Tahanan Militer) Guntur.

"Sang Pangeran" yang sudah menjadi Sekjen lima kali, pengangkatannya sebagai presiden, seperti menjadi klimak dari karirnya di PKS. Pria lulusan LIPIA Jakarta itu, sering memukau para kadernya, ketika berorasi dan saat memberikan taujih (arahan) di depan para kadernya.

"Sang Pangeran" sangat fasih memilih dan menggunakan kata-kata, dan dikenal "cerdik", mengalihkan, dan memalingkan kadernya, yang sudah banyak gundah, melihat trend dan masa depan PKS yang terus terpuruk.

Bagi kalangan luar, dan bahkan kader, sangat sulit memahami akan peristiwa yang dialami mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishak, yang ditangkap dan ditahan oleh KPK, serta dijebloskan ke dalam tahanan RTM Guntur.

Mungkinkah Luthfi Hasan Ishak melakukan tindakan yang sangat terkutuk itu? Luthfi Hasan Ishak menjadi simbol, ikon, dan idola sebuah Gerakan Dakwah, yang menjadi tumpuan dan harapan dari kalangan muda idealis, yang menginginkan perubahan. Tetapi, Ahmad Fathonah orang kepercayaannya Luthfi Hasan Ishak  tertangkap tangan oleh KPK, disertai bukti uang Rp1 miliar dan perempuan.

Peristiwa ini benar-benar menjadi tsunami politik bagi PKS. Tertangkapnya Luthfi Hasan Ishak, sekarang diputar oleh "Sang Pangeran", agar menjadi berkah dan membangkitkan kembali ruh dan semangat kader, dipompa semangatnya, emosinya diaduk-aduk dengan retorika politik, dan menggunakan pilihan kata yang dianggap sangat mujarab yaitu, "konspirasi".

"Sang Pangeran" di kantor DPP PKS, di Jalan Simatupang, saat usai diumumkan menjadi presiden Partai, "Sang Pangeran" berhasil membuat hadirin, yang sebagian besar para "ambtenar" partai , mendengar pidatonya mereka mengeluarkan cucuran air mata.Tak lupa "Sang Pangeran" masih menyebut dan menyanjung nama mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishak, dan mengungkapkan, "Kami sangat mencintai Ustad Luthfi", kata Anis.

Luar biasa kemampuan  "Sang Pangeran" mengelola peristiwa yang sangat destruktif terhadap PKS, kemudian diubahnya menjadi berkah dan membangkitkan emosi yang menggelegak dikalangan kader, dan hanya dengan satu kata, "konspirasi". Mereka yang hadir di DPP, di Jalan Simatupang, semuanya meneriakkan takbir, "Allahu Akbar".

Peristiwa hitam pekat yang menimpa tokoh utama PKS, Luthfi Hasan Ishak yang menimbulkan berbagai perasaan, pikiran, dan pendapat dari kalangan kader, tokoh Ormas Islam, dan berbagai kalangan itu, kemudian disusunlah sebuah skenario, rekaan cerita, dan analisa, yang dirangkai, yang kemudian disampaikan melalui mekanisme internal partai dialirkan secara terstruktur, bahwa Luthfi Hasan Ishak, menjadi korban konspirasi Amerika Serikat, Zionis- Yahudi, dan fihak Cikeas.

Langkah strategis "Sang Pangeran" yang membuat exit plan, seakan mujarab dengan pilihan tentang terjadinya peristiwa besar dibalik tertangkap dan ditahannya Lutfhi Hasan Ishak sebagai konspirasi berbagai fihak. Disebutkan Zionis, Amerika Serikat, Demokrat dan Cikeas.

Nampaknya, langkah exit plan, guna menyalamatkan kapal PKS agar tidak karam, dengan menggunakan "depend system" (sistem pertahanan) yang dimunculkan "Sang Pangeran", nampaknya dalam jangka pendek berhasil, karena seluruh jajaran kader PKS, menyakini apa  yang disampaikan oleh "Sang Pangeran", sebagai sangat logis, apalagi dibumbui menjelang pemilu 2014.

Apalagi sekarang seluruh kader dan jajaran kader, dilarang membaca media, dan mengikuti pemberitaan media, dan hanya dibolehkan menerima informasi dari struktur partai. Ini sangat efektif. Apalagi, PKS yang menggunakan sistem "sel" ini, nampaknya sangat efektif meredam, berbagai dampak negatif yang ditimbulkan oleh peristiwa yang dialami Luthfi Hasan Ishak ini.

Kemudian, "Sang Pangeran" mengurai ceritanya dimulai dari penolakan Menteri Pertanian Suswono yang menolak import daging dari Amerika Serikat, yang kemungkinan dicampur dengan daging babi, dan kemudian Amerika Serikat menekan Cikeas, serta kemudian Cikeas mendorong KPK, melakukan penangkapan dan penahanan terhadap Luthfi Hasan Ishak.

Rekaan cerita ini disebarkan secara terstruktur, dan telah disosialisasi sampai ke jajaran kader pada lapisan paling bawah, melalui jaringan partai di seluruh Indonesia. Ditambah taujih (arahan) dari Ketua Dewan Syuro Hilmi Aminuddin, bahwa PKS sekarang sebagai fihak yang "madzlum" (terdzalimi). Dengan dua tokoh PKS ini, para kader menyakini 1000 persen, mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishak, sesungguhnya menjadi korban konspirasi dari musuh-musuh politiknya menjelang pemilu 2014.

"Sang Pangeran" menghadapi para kadernya yang diterpa dimoralisasi akibat ulah para elitnya itu, masih terus berusaha membangun kembali motivasi dan moralitas para kadernya yang sudah bangkrut, sebagai akibat perbuatan terkutuk pemimpinnya itu. Sekarang dengan ungkapan korban "konspirasi", langkah "Sang Pangeran" akan melakukan "road show" ke seluruh Indonesia, agar jajaran kader tetap solid, dan mesin partai tetap jalan.

Ketakutan para "kamerad" PKS, sangat kawatir kalau para kadernya mengalami mental "slowdown" (mogok), maka bisa berakibat PKS di tahun 2014, tidak mencapai parlemen treshold, yang sekarang dipatok 3,5 persen.

Dengan langkah-langkah yang sistematis, "Sang Pangeran" ingin membalikkan faktor negatif ini, menjadi positif, dan membangkitkan seluruh individu kader PKS, agar bangkit dengan penuh  hamasah (semangat), membela dan memperjuangkan partai, bahkan memenangkan dalam pertarungan politik nanti. Karena ini sudah menyangkut eksistensi partai.

Bila gagal membangkitkan semangat dan motivasi kader, maka para "kamerad", hanya akan menunggu saat pensiun dari partai, dan PKS hanya akan menjadi kenangan sejarah.

Sejatinya PKS yang menjadi represanti Jamaah Ikhwan itu, sudah sangat jauh menyimpang dari doktrin dasarnya, sebagai sebuah gerakan dakwah. PKS telah meninggalkan manhaj (methode) yang bersumber dari al-Qur'an dan Sunnah, dan sekarang menjadi partai sekuler, sebagaimana Golkkar, PDIP, dan Demokrat, dan partai-partai sekuler lainnya.

Sangat tidak nampak sedikitpun nuansa Islamnya yang dijalankan para elite partai dalam mengelola partai. Benar-benar PKS secara genetik telah meninggalkan hubungan dengan gerakan dakwah.

Kasus yang  dilakukan oleh Lutfhi Hasan Ishak akan menjadi puncak gunung es. Peristiwa yang dialami Luthfi akan terjadi pada para elite partai lainnya. Memilih "Sang Pangeran" menjadi Presiden PKS, sangat berisiko, karena "Sang Pangeran" sudan pernah diperiksa atas pengakkuan Wa Ode, terkait dengan Proyek Pembangunan Daerah Tertinggal. Jika "Sang Pangeran" nantinya menyusul Luthfi Hasan Ishak, maka ini menjadi tahapan akhir dari eksistensi PKS, sebagai sebuah gerakan dakwah.

Tetapi, secara faktual, para "kamerad" PKS, selalu menampilkan wajah ganda, dan penuh dengan paradok-paradok. Sebagai sebuah gerakan dakwah yang mempunyai hubungan langsung dengan Jamaah Ikhwan, justeru tidak dapat menjadi tauladan, khususnya dalam mewujudkan cita-cita Islam dalam kehidupan, dan para "kamerad"nya terperosok ke dalam gaya hidup yang menyesakkan, seakan seperti  kumpulan kaum "borju" alias "qorun".

"Sang Pangeran" hidupnya sangat flamboyan. Menggunakan jam tangan rolex, yang harganya, lebih dari Rp 70 juta, konon rumah empat tingkat, ditengah kampung di Utan Kayu, dan memiliki isteri "bule", yang sekarang konon pula tinggal di apartemen di sekitar HI. Anak-anaknya sekolah di Eropa. Kegemarannya, makannan enak, dan dari hotel ke hotel. Apalagi, posisinya yang sangat strategis sebagai Sekjen, dan Wakil Ketua DPR, yang membidangi bidang anggaran.

Tokoh lainnya, Lutfhi Hasan Ishak, memiliki gaya hidup yang sama dengan Anis Mata, flamboyan. Memiliki tiga isteri. Konon, isterinya yang ketiga menempati rumah, berdasarkan investigasi berbagai media, sekarang menempati rumah di bilangan Jalan Haji Samali, Kalibata, dan nilai harganya lebih Rp 6 miliar. Dengan mobil berbagai merek. Sungguh sangat luar biasa gaya hidup para petinggi PKS.

Last but not least, menurut laporan yang pernah di muat oleh The Jakarta Post, beberapa waktu yang lalu, tak kalahnya hebatnya, Ketua Dewan Syuro, Hilmi Aminuddin, sekarang membangun sebuah "kerajaan" di Lembang. Berbagai media telah melakukan investigasi, dan The Jakarta Post, melaporkan bagaimana posisi "kerajaan" Hilmi Aminuddin di Lembang. Ditambah dengan tanah yang luas, termasuk peternakan sapi.

Melihat gaya hidup para "kamerad" PKS, sungguh sangat luar biasa. Padahal, dulunya mereka ini orang-orang yang sangat miskin. Tidak memiliki apa-apa. Tidak memiliki pekerjaan yang jelas. Kecuali  sebagai da'i. Tetapi, hanya waktu kurang dari satu dekade, segalanya telah berubah, termasuk gaya hidup mereka telah berubah, secara dramatis.

Lalu. Apakah ini memang yang diajarkan oleh para shalafus shalih itu? Menumpuk kekayaan, sembari meninggalkan nilai-nilai yang mulia, yaitu al-Islam? Adakah Rasulullah Muhammad Shallahu alaihi wassalam, Abu Bakar Shidik, Umar ibn Khattab, Utsman, dan Ali mengajarkan seperti itu, dan menjadikan kehidupan dunia sebagai sesembahan? Wallahlu'alam.

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
Agar Tidak Ingkar Janji, DPD Sarankan Masyarakat Sodorkan Kontrak Politik ke Cagub DKI

Agar Tidak Ingkar Janji, DPD Sarankan Masyarakat Sodorkan Kontrak Politik ke Cagub DKI

Senin, 26 Sep 2016 18:31

Ahok Disebut Bohong Sediakan Rusun Layak Huni untuk Korban Gusuran

Ahok Disebut Bohong Sediakan Rusun Layak Huni untuk Korban Gusuran

Senin, 26 Sep 2016 17:35

Shalat Sunnah Menambal Kekurangan pada Shalat Fardhu

Shalat Sunnah Menambal Kekurangan pada Shalat Fardhu

Senin, 26 Sep 2016 16:15

Perawi Hadits Tidak Luput dari Dosa?

Perawi Hadits Tidak Luput dari Dosa?

Senin, 26 Sep 2016 15:05

Pengorbanan Atas Nama Persahabatan, Adakah?

Pengorbanan Atas Nama Persahabatan, Adakah?

Senin, 26 Sep 2016 15:05

Ikutilah! Seminar dan Pelatihan 'Strategi Membangun Ghirah Jurnalis Muslim' di Bogor

Ikutilah! Seminar dan Pelatihan 'Strategi Membangun Ghirah Jurnalis Muslim' di Bogor

Senin, 26 Sep 2016 15:03

Allahu Akbar! Masjid Istiqomah Tetap Tegak Berdiri Diterjang Banjir Bandang Garut

Allahu Akbar! Masjid Istiqomah Tetap Tegak Berdiri Diterjang Banjir Bandang Garut

Senin, 26 Sep 2016 14:46

Istiqlal dan MTW Kerjasama Bangun Perekonomian Umat Berbasis Masjid

Istiqlal dan MTW Kerjasama Bangun Perekonomian Umat Berbasis Masjid

Senin, 26 Sep 2016 14:37

Pasukan Afghanistan Tewaskan Seorang Komandan Tingkat Atas Taliban Pakistan

Pasukan Afghanistan Tewaskan Seorang Komandan Tingkat Atas Taliban Pakistan

Senin, 26 Sep 2016 11:30

Rezim Assad Paksa Tahanan untuk Berperang Melawan Islamic State (IS) di Deir Al-Zor

Rezim Assad Paksa Tahanan untuk Berperang Melawan Islamic State (IS) di Deir Al-Zor

Senin, 26 Sep 2016 10:00

KH Cholil Ridwan: Umat Islam Hadapi Pertarungan Abadi Ideologi

KH Cholil Ridwan: Umat Islam Hadapi Pertarungan Abadi Ideologi

Senin, 26 Sep 2016 09:01

Istana Kepresidenan Membantah Dugaan bahwa Gerindra Diintervensi Soal Cagub DKI

Istana Kepresidenan Membantah Dugaan bahwa Gerindra Diintervensi Soal Cagub DKI

Senin, 26 Sep 2016 08:31

323 Warga Sipil Tewas dalam Bombardir Serampangan Rezim Assad dan Rusia di Aleppo

323 Warga Sipil Tewas dalam Bombardir Serampangan Rezim Assad dan Rusia di Aleppo

Senin, 26 Sep 2016 08:30

Amien Rais Sebut Pilkada DKI Jakarta Pertarungan AS dan China

Amien Rais Sebut Pilkada DKI Jakarta Pertarungan AS dan China

Senin, 26 Sep 2016 08:24

Tidak Meliput, Reporter Metro TV Melongo Melihat Aksi Cekatan FPI Bantu Korban Banjir Bandang Garut

Tidak Meliput, Reporter Metro TV Melongo Melihat Aksi Cekatan FPI Bantu Korban Banjir Bandang Garut

Senin, 26 Sep 2016 07:36

Penulis Kristen Yordania Pro-Assad Ditembak Mati Saat Akan Jalani Sidang Penghinaan Terhadap Islam

Penulis Kristen Yordania Pro-Assad Ditembak Mati Saat Akan Jalani Sidang Penghinaan Terhadap Islam

Senin, 26 Sep 2016 07:03

Antara Parmusi dan Nokia

Antara Parmusi dan Nokia

Senin, 26 Sep 2016 06:19

Megawati pun Sampai Turun Gunung Menjadi Jurkam di Pilgub DKI, Ada Apa?

Megawati pun Sampai Turun Gunung Menjadi Jurkam di Pilgub DKI, Ada Apa?

Senin, 26 Sep 2016 05:31

Said Aqil Siap Layani Tantangan Debat Majelis Mujahidin

Said Aqil Siap Layani Tantangan Debat Majelis Mujahidin

Senin, 26 Sep 2016 03:51

Idul Adha Bukan Ajang Bergensi Kurban, Namun Simbol Ketaatan Umat Islam

Idul Adha Bukan Ajang Bergensi Kurban, Namun Simbol Ketaatan Umat Islam

Ahad, 25 Sep 2016 21:45


Must Read!
X