Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
12.271 views

Fantastis Harta Kekayaan Irjen Polisi Djoko Susilo

Jakarta (voa-islam.com) "Kalau ingin kaya raya jadilah polisi", ujar seorang tukang ojek di kampung daerah Tengerang. Mungkin tidak berlebihan. Melihat kehidupan sebagian besar anggota kepolisian sekarang, pasca dipisahkan dengan TNI. Rata-rata mereka hidup  sangat sejahtera dan makmur. Luar biasa.

Dengan para jenderal angkatan darat yang berkuasa selama tiga puluh tahun, tak  ada apa-apanya dibandingkan dengan para jenderal polisi sekarang ini. Mereka benar-benar sangat sejahtera hanya kurang dari satu dekade, sejak dipisahkan dengan tentara. Mereka dengan berbekal kewenangan  yang dimiliki sekarang ini polisi, bisa hidup lebih makmur.

Kasus Irjen Djoko Susilo yang sekarang ditangani KPK, sungguh sangat membelalakkan mata. Seperti tidak bisa dipercaya, seperti dialam mimpi, melihat kenyataan yang sangat luar biasa kekayaan yang dimiliki oleh Irjen Djoko Susilo.

Djoko yang pernah menjadi Korlantas berhasil mengumpulkan kekayaan dalam jumlah yang sangat fantastis. Tetapi, asal-usul uang yang dalam jumlah yang sangat besar, tak lain hasil korupsi. Bukan hasil tetesan keringatnya.

Irjen Pol. Djoko Susilo berhasil mengkeruk uang negara dengan sangat dahsyat, yang sudah berubah bentuk menjadi berbagai bentuk diantaranya : 28 rumah mewah, 1 apartemen yang  sangat mewah The Peak, 3 SPBU, 4 sawah berhektar-hektar, dan 3 mobil mewah.

Dibagian lain, menurut juru bicara KPK Johan Budi, mengatakan, bahwa KPK telah menyita 20 properti milik Irjen Djoko Susilo, 4 mobil mewah. Jenis mobil mewah itu,  Jeep Wranglers, MPV Serena, Toyota Harier, dan Toyota Avanza.

Asset-asset Irjen Pol.Djoko Susilo itu, menyerbar di berbagai kota, seperti di Jogya, Solo, Depok, Jakarta, dan Semarang. Tiga SPBU itu berada di Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara, Jalan Raya Ciawi, dan di Kaliwungu, Jawa Tengah. Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), mengatakan telah melaporkan kepada KPK, sejumlah asset milik Irjen Pol. Djoko Susilo, di Madiun, tempat kelahiran Djoko Susilo.

Menurut Ketua MAKI, Boyamin Saiman, di Madiun menemukan asset Irjen Pol. Djoko Susilo, diataranya tiga bidang tanah masing-masing 4.268 meter persegi, 4262 meter persegi, dan 1.090 meter persegi, yang terletak di Kecamtan Kanigoro, Madiun. Selain itu, beberapa rumah, yang terletak di Jalan Ki Ageng Kebo Kanigoro,  Madiun. Menurut Boyamin, jika ditotal asset yang dimiliki oleh Irjen Pol. Djoko Susilo di Madiun, tak kurang Rp. 15 miliar, ujar Boyamin.

Sementara itu, harta kekayaan yang dilaporkan oleh alumnus SMA I Madiun, kepada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), harta Djoko Susilo hanya tercatat : "Rp 5 miliar". Sangat berbeda dengan fakta-fakta yang telah dikumpulkan oleh KPK, dan sekarang harta kekayaan itu, disita oleh KPK. Dan Irjen Pol Djoko Susilo, mendapat tuduhan melakukan pencucian uang.

Irjen Pol. Djoko Susilo bukan hanya mengumpulkan harta kekayaan, yang kelewat batas. Tetapi, mantan Korlantas dan Gubernur Akpol itu, juga mengkoleksi tiga orang perempuan, sebagai isterinya. Tak kurang seorang "Putri Solo", yang sangtat cantik, Dipta menjadi isteri mudanya dan dengan mahar Rp 15 miliar, dan sejumlah rumah mewah termasuk apartemen.

Sebelumnya, terjadi polemik yang harus membuat Presiden SBY turun tangan, dan menyelesaikan konflik antara Kepolisian dan KPK, terkait siapa yang berhak menyidik Irjen Pol.Djoko Susilo. Kepolisian awalnya sangat bersikeras agar kasus Irjen Pol. Djoko Susilo ditangani oleh Kepolisian.

Tetapi, kemudian Presiden SBY menegaskan KPK lah yang memiliki kewenangan menyidik Irjen Pol. Djoko Susilo. Memang, tidakn terbayangkan jika Irjen Pol. Djoko Susilo itu disidik polisi akan terungkap kasus korupsi yang menggelayutinya.

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisa Traksaksi Keuangan (PPATK) telah membuat laporan 15 jenderal polisi yang memiliki rekening gendut, tetapi sampai sekarang tidak ditindak lanjuti oleh kepolisian. "Seharusnya KPK mengambil alih penyidikan terhadap dugaan adanya 15 rekening gendut yang dimiliki jenderal polisi", ujar Yenti Gunarsih, Pakar Hukum Tindak Pencucian Uang (TPPU), Selasa (12/3).

Lebih lanjut, "asas pembuktian terbalik pada kasus  tindak pidana pencucian uang pelaku korupsi", tegas Yenti. Kemudian, "Dari hasill sidang Komisioner Kominfo tentang keterbukaan informasi  publik atas gugatan ICW (Indonesian Corruption Watch) pada Polri terkait dengan rekening gendut menyatakan bahwa harus dibuka untuk umum masyarakat. Kalau ternyata tidak dibuka berarti ada masalah", tambah Yenti.

Sungguh sangat mengkawatirkan masa depan Indonesia, bila para penegak hukum seperti polisi, menggunakan kewenangannya dalam rangka memperkaya diri, dan mengabaikan hukum, dan bahkan melakukan korupsi secara besar-besaran seperti yang terjadi di korlantas? Wallahu'alam.

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, keluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Latest News
Kisah Mualaf Masha Alalykina: Model Rusia yang Meninggalkan Ketenaran demi Islam

Kisah Mualaf Masha Alalykina: Model Rusia yang Meninggalkan Ketenaran demi Islam

Jum'at, 04 Sep 2015 10:09

Islamic State Wilayah Damaskus Berlakukan Hukum Islam Terhadap Kaum Nasrani Kota Qaryatain

Islamic State Wilayah Damaskus Berlakukan Hukum Islam Terhadap Kaum Nasrani Kota Qaryatain

Jum'at, 04 Sep 2015 09:24

Jerman Serahkan Perekrut Islamic State Asal Maroko ke Pihak Kepolisian Spanyol

Jerman Serahkan Perekrut Islamic State Asal Maroko ke Pihak Kepolisian Spanyol

Jum'at, 04 Sep 2015 08:54

 Implikasi Pertemuan Raja Salman bin Abdul Aziz dengan Barack Obama?

Implikasi Pertemuan Raja Salman bin Abdul Aziz dengan Barack Obama?

Jum'at, 04 Sep 2015 07:03

RAPBN: Target Pajak Digenjot, Beban Rakyat Ditambah

RAPBN: Target Pajak Digenjot, Beban Rakyat Ditambah

Kamis, 03 Sep 2015 23:15

DDII Bandung: Ganyang PKI, Turunkan Jokowi

DDII Bandung: Ganyang PKI, Turunkan Jokowi

Kamis, 03 Sep 2015 22:55

Mantan Sersan Kepala Angkatan Udara Belanda Bergabung dengan Islamic State?

Mantan Sersan Kepala Angkatan Udara Belanda Bergabung dengan Islamic State?

Kamis, 03 Sep 2015 22:18

MUI Harus Lebih Tegas Memelihara Aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah

MUI Harus Lebih Tegas Memelihara Aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah

Kamis, 03 Sep 2015 22:15

Para Penakluk Ahzab dalam Lintasan Sejarah (bagian-1)

Para Penakluk Ahzab dalam Lintasan Sejarah (bagian-1)

Kamis, 03 Sep 2015 21:50

Turki Kecewa Atas Eropa yang Ubah Lautan menjadi Kuburan

Turki Kecewa Atas Eropa yang Ubah Lautan menjadi Kuburan

Kamis, 03 Sep 2015 21:45

Astagfirullah! Tempat Pelacuran Masuk Brosur Pariwisata Pemda DKI Jakarta

Astagfirullah! Tempat Pelacuran Masuk Brosur Pariwisata Pemda DKI Jakarta

Kamis, 03 Sep 2015 21:30

Masihkah Masyarakat Dunia Menutup Mata atas Penderitaan Mereka?

Masihkah Masyarakat Dunia Menutup Mata atas Penderitaan Mereka?

Kamis, 03 Sep 2015 19:57

Serangan Udara Saudi Hancurkan Gudang Senjata Pemberotak Syi'ah Houtsi di Sana'a

Serangan Udara Saudi Hancurkan Gudang Senjata Pemberotak Syi'ah Houtsi di Sana'a

Kamis, 03 Sep 2015 19:35

Junta Militer Mesir Akan Banjiri Terowongan 'Kehidupan' ke Gaza dengan Air

Junta Militer Mesir Akan Banjiri Terowongan 'Kehidupan' ke Gaza dengan Air

Kamis, 03 Sep 2015 19:00

Tolak Tokoh Pembantai ke Indonesia, ISFH Siap Hadang di Istana

Tolak Tokoh Pembantai ke Indonesia, ISFH Siap Hadang di Istana

Kamis, 03 Sep 2015 15:45

Zionis Israel Serang Markas Pelatihan Hamas di Gaza

Zionis Israel Serang Markas Pelatihan Hamas di Gaza

Kamis, 03 Sep 2015 15:35

Akui Tidak Ada Dasar Hukumnya, Ahok Tetap Belikan Mobil Baru

Akui Tidak Ada Dasar Hukumnya, Ahok Tetap Belikan Mobil Baru

Kamis, 03 Sep 2015 14:45

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Kamis, 03 Sep 2015 13:45

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Kamis, 03 Sep 2015 12:57

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Kamis, 03 Sep 2015 12:45



Must Read!
X