Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
20.776 views

Militer, Koptik, Sekuler, liberal dan Nasionalis Gulingkan Mursi

Cairo (voa-islam.com) Komplotan jahat terdiri militer, koptik (kristen ortodok), sekuler, liberal, dan nasionalis menggulingkan Presiden Mohamad Mursi yang memenangkan pemilihan presiden setahun lalu. Mereka tidak mau menerima kekalahan dengan elegan, dan menggulingkan dengan cara-cara kotor dan dimulai gerakan jalanan.

Tokoh militer, koptik, sekuler, liberal, dan nasionalis melakukan koordinasi penggulingan. Pemimpin Koptik Paus Tawadros II, Mohamad el-Baradei, Amr Mousa, Sabhi, dan sejumlah tokoh lainnya mematangkan situasi, penggulingan dengan gerakan massa. Paus Tawadros II dengan sangat ekplisit melalui akun Twiternya mendukung dan memberikan simpati terhadap gerakan penggulingan, dan menuduh kalangan Islamis mencuri hasil revolusi.

Kalangan militer, koptik, sekuler, liberal, dan nasionalis yang merasa terancam eksistensi mereka, sejak kekalahan mereka dalam pemilihan parlemen dan presiden menggalangkan kekuatan. Mereka tidak pernah membiarkan kekuatan Islamis dan Jamaah Ikhwanul Muslimin memegang kekuasaan di Mesir.

Sepanjang sejarah Mesir, sejak kemerdekaan, kolaborasi kekuatan militer, sekuler, koptik, liberal, dan nasionalis yang menjadi anak-cucu kaum penjajah Barat dan kafir musyrikin (Yahudi dan Nasrani), mereka terus-menerus melakukan kolaborasi dan berkomplot agar tidak ada kekuatan Islamis manapun memegang kekuasaan di negeri Spinx.

Karena Mesir secara geopolitik sangat strategis di seluruh kawasan Timur Tengah, dan dengan penduduk 90 juta, maka Mesir menjadi negara paling unggul di seluruh kawasan itu. Mesir bukan hanya memiliki sumber daya manusia yang melimpah, tetapi negeri yang pernah dipimpin Fir'aun itu, secara terus menerus menjadi rebutan berbagai kekuatan global, dan kekuatan global tidak pernah membiarkan Mesir akan jatuh ke tangan Islamis.

Mesir yang pernah dibebaskan oleh Umar Ibn Khattab dari cengkeraman dinasti Fatimiyah yang berpaham Syiah, dan kemudian mendudukan Gubernur Amr bin Ash, kemudian menjadi kekuatan regional yang sangat  tangguh. Tetapi, Mesir dihancurkan karakter Islamnya oleh penjajah Barat (Inggris), dan mendudukan kaki tangan mereka, sejak zamannya Raja Farouk, sempai generasinya Hosni Mubarak.

Tidak aneh sekarang militer Mesir menggulingkan Presiden Mursi, dan dimulai situasi chaos (kacau) yang dilakukan komplotan koptik, sekuler, liberal, dan nasionalis, karena militer Mesir sepanjang sejarah hanya perpanjangan tangan para penjajah Barat.

Penggulingan militer Mesir terhadap Mursi bukan karena akibat pemimpin baru  itu memberangus mereka dan mengembalikan militer ke barak, tetapi pengebirian Mursi terhadap militer akan berdampak bagi kepentingan Barat dan  Zionis, di mana mereka akan kehilangan pengaruhnya di Mesir, dan ini akan berdampak bagi keamanan Zionis-Israel di kawasan Timur Tengah.

Karena itu, ketika kemenangan kalangan Islamis, Salafi, Ikhwanul Muslimin, Jamaah Islamiyah, Jamaah Sufi, dan sejumlah Gerakan Islam lainnya, melalui sebuah proses demokratik, maka mereka tidak pernah akan memberikan kesempatan kepada kalangan Islamis bisa mengelola negara secara efektif. Maka skenario yang mereka susun, membuat opini, dan terus-menerus mendistorsi pemerintahan dengan berbagai isu politik, ekonomi, keamanan, dan sosial.

Tentu, kalangan koptik, sekuler, liberal, dan nasionalis dengan menggunakan tema Mursi gagal mengatasi krisis  ekonomi. Padahal, Mohamad Mursi hanya mewarisi warisan berpuluh tahun dari pemerintahan militer yang didukung oleh koptik, sekuler, liberal, dan nasionalis yang penuh dengan kebobrokan dan korupsi, tetapi sekarang situasi itu dijadikan alat oleh komplotan jahat menggulingkan Mursi. Komplotan jahat itu mereka melakukan permufakatan penggulingan, dan sebagai "gong"nya militer melakukan kudeta, dan memenjarakan Mursi.

Pertarurangan antara kafir musyrik dengan orang-orang mukmin akan terus terjadi sepanjang sejarah kemanusiaan. Sampai orang-orang mukmin dapat menundukkan kafir musyrik. Di manapun  di muka bumi ini, tidak akan pernah ada yang dapat membawa dari situasi krisis kehidupan yang sangat mendasar akibat manusia menggunakan sistem dari kafir musyrik, dan akan terus mengahadapi malapetaka.

Sama halnya, ketika Shalahuddin al-Ayyubi menundukkan dinasti Fatimiyah yang penuh dengan kemusyrikan, dan membawa bangsa Mesir kepada tauhid yang murni. Tetapi, sejarah kegemilangan Islaml yang merupakan hasil perjuangan Khalifah Umar Ibn Khattab, kemudian dikotori oleh kafir musyrik, yang datang di zaman modern ini, yaitu Barat yang menjajah Mesir, dan menghapuskan karakter Islamnya.

Jamaah Ikhwanul Muslimin di Mesir yang didirikan oleh Hasan al-Banna, bukan gerakan yang cengeng, dan hanya akan berpangku tangan menyesali nasib mereka. Tetapi, Jamaah Ikhwanul Muslimin sudah teruji sejak lahirnya, sampai  hari ini, dan sudah menghadapi berbagai makar dan tribulasi yang sangat kejam dan biadab  dari kalangan militer, koptik, sekuler, liberal, dan nasionalis sepanjang sejarah Mesir. Jadi bukan hal yang baru.

Para pemimpin Jamaah Ikhwan sudah kenyang dengan pengalaman penjara. Pendiri Jamaah Ikhwanul Muslimin, Hasan al-Banna tewas ditangan seorang opsir militer di zaman Farouk, penggantinya Hasan Hudaibi dipenjara 20 tahun, penggatinya Umar Tilmisani, dipenjara lebih 20 tahun, penggantinya Hamid Abu Nasr, mengalami nasib yang sama, lalu penggantinya Mustafa Masyhur, juga dipenjara lebih dari 20 tahun, sesudah Mustafa Masyhur wafat digantikan Makmun Huidaibi, juga mengalami pengalaman yang sama, sesudah wafat Makmun digantikan Mehdi Akib, pernah mengalami penyiksaan, dan sekarang Jamaah Ikhwan harus mengahadapi yang lebih dahysat dibawah kepemimpin seorang tokoh Prof. Mohamad Badie.

Tak perlu dikawatirkan masa depan Jamaah Ikhwan dan para tokohnya, mereka sudah kenyang dengan pengalaman panjang menghadapi musuh-musuh Islam, dan mereka tetap bersabar, dan terus mendakwahkan agama Allah ini. Sampai tidak ada lagi fitnah dari kafir musyrik di muka bumi ini. Dengan keyakinan mereka akan mendapatkan pertolongan dari Maha Pencipta Alam Semesta Allah Rabbul Alamin. Hanya masalah waktu. Para anak cucu kafir musyrik (Yahudi dan Nasrani), pasti suatu saat mereka akan menyerah dan kalah.

Kebatilan yang bersumber  dari ajaran kafir musyrik itu, secara memiliki destruksi terhadap diri mereka. Dengan kesabaran dan tawakal kepada Allah Azza Wa Jalla, Gerakan Islam,  seperti Salafi, Ikhwan, Jamaah Islamiyah, dan Gerakan Islam lainnya, pasti mereka pada  saat akan mampu mengusir para kaki tangan kafir musyrik (Yahudi dan Nasrani), seperti ketika Allah Azza Wa Jalla melalui Musa AS menyeret  Fir'aun, dan menenggelamkannya bersama dengan balatentara di laut Merah. Wallahu'alam.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Pernikahan Dini Solusi Ditengah Dekadensi Moral Generasi

Pernikahan Dini Solusi Ditengah Dekadensi Moral Generasi

Jum'at, 20 Sep 2019 17:05

Rusia Tolak Tuduhan Tak Berdasar Tentang Serangan terhadap Aramco

Rusia Tolak Tuduhan Tak Berdasar Tentang Serangan terhadap Aramco

Jum'at, 20 Sep 2019 17:04

Soal RUU P-KS, AILA Indonesia Nilai Anggota Dewan Inkonsistensi

Soal RUU P-KS, AILA Indonesia Nilai Anggota Dewan Inkonsistensi

Jum'at, 20 Sep 2019 12:56

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Jum'at, 20 Sep 2019 10:16

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Kamis, 19 Sep 2019 23:53

India Klaim Sudah Mencabut 93% Pembatasan di Kashmir

India Klaim Sudah Mencabut 93% Pembatasan di Kashmir

Kamis, 19 Sep 2019 23:30

Dubes Saudi untuk London Sebut Pembunuhan Khashoggi Sebagai Noda

Dubes Saudi untuk London Sebut Pembunuhan Khashoggi Sebagai Noda

Kamis, 19 Sep 2019 22:03

Bom Bunuh Diri Tewaskan 20 Orang di Afghanistan

Bom Bunuh Diri Tewaskan 20 Orang di Afghanistan

Kamis, 19 Sep 2019 21:56

Laporan: Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Indonesia Capai Provinsi Selatan Thailand

Laporan: Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Indonesia Capai Provinsi Selatan Thailand

Kamis, 19 Sep 2019 21:05

Kerjakan Shalat Sunnah di Rumah agar Tak Jadi 'Kuburan'

Kerjakan Shalat Sunnah di Rumah agar Tak Jadi 'Kuburan'

Kamis, 19 Sep 2019 21:00

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Israel Tahan 23 Warga Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Kamis, 19 Sep 2019 20:47

Prancis: Klaim Syi'ah Houtsi Mereka Penyerang Fasilitas Minyak Saudi 'Tidak Terlalu Kredibel'

Prancis: Klaim Syi'ah Houtsi Mereka Penyerang Fasilitas Minyak Saudi 'Tidak Terlalu Kredibel'

Kamis, 19 Sep 2019 20:35

UEA Bergabung dengan Koalisi Pimpinan AS untuk Lindungi Jalur Laut Timur Tengah

UEA Bergabung dengan Koalisi Pimpinan AS untuk Lindungi Jalur Laut Timur Tengah

Kamis, 19 Sep 2019 20:00

Kandidat Presiden Tunisia Masih Tetap di Penjara

Kandidat Presiden Tunisia Masih Tetap di Penjara

Kamis, 19 Sep 2019 19:42

Menkeu Saudi Sebut Serangan Terhadap Ladang Minyak Aramco Tidak Memiliki Dampak Pada Ekonomi

Menkeu Saudi Sebut Serangan Terhadap Ladang Minyak Aramco Tidak Memiliki Dampak Pada Ekonomi

Kamis, 19 Sep 2019 19:15

Serangan Udara AS Tewaskan 30 Warga Sipil di Nangarhar Afghanistan

Serangan Udara AS Tewaskan 30 Warga Sipil di Nangarhar Afghanistan

Kamis, 19 Sep 2019 18:30

Menlu AS dan Pangeran Salman Diskusikan Serangan Terhadap Fasilitas Minyak Saudi

Menlu AS dan Pangeran Salman Diskusikan Serangan Terhadap Fasilitas Minyak Saudi

Kamis, 19 Sep 2019 18:24

120 Orang Tewas atau Terluka dalam Serangan Taliban di Markas Intelijen Afghanistan di Zabul

120 Orang Tewas atau Terluka dalam Serangan Taliban di Markas Intelijen Afghanistan di Zabul

Kamis, 19 Sep 2019 17:44

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Nahrawi dan Moralitas Islam Nusantara

Kamis, 19 Sep 2019 10:57

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Berdoa untuk Kebebasan Kivlan Zen

Kamis, 19 Sep 2019 10:23


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X