Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
20.897 views

Militer, Koptik, Sekuler, liberal dan Nasionalis Gulingkan Mursi

Cairo (voa-islam.com) Komplotan jahat terdiri militer, koptik (kristen ortodok), sekuler, liberal, dan nasionalis menggulingkan Presiden Mohamad Mursi yang memenangkan pemilihan presiden setahun lalu. Mereka tidak mau menerima kekalahan dengan elegan, dan menggulingkan dengan cara-cara kotor dan dimulai gerakan jalanan.

Tokoh militer, koptik, sekuler, liberal, dan nasionalis melakukan koordinasi penggulingan. Pemimpin Koptik Paus Tawadros II, Mohamad el-Baradei, Amr Mousa, Sabhi, dan sejumlah tokoh lainnya mematangkan situasi, penggulingan dengan gerakan massa. Paus Tawadros II dengan sangat ekplisit melalui akun Twiternya mendukung dan memberikan simpati terhadap gerakan penggulingan, dan menuduh kalangan Islamis mencuri hasil revolusi.

Kalangan militer, koptik, sekuler, liberal, dan nasionalis yang merasa terancam eksistensi mereka, sejak kekalahan mereka dalam pemilihan parlemen dan presiden menggalangkan kekuatan. Mereka tidak pernah membiarkan kekuatan Islamis dan Jamaah Ikhwanul Muslimin memegang kekuasaan di Mesir.

Sepanjang sejarah Mesir, sejak kemerdekaan, kolaborasi kekuatan militer, sekuler, koptik, liberal, dan nasionalis yang menjadi anak-cucu kaum penjajah Barat dan kafir musyrikin (Yahudi dan Nasrani), mereka terus-menerus melakukan kolaborasi dan berkomplot agar tidak ada kekuatan Islamis manapun memegang kekuasaan di negeri Spinx.

Karena Mesir secara geopolitik sangat strategis di seluruh kawasan Timur Tengah, dan dengan penduduk 90 juta, maka Mesir menjadi negara paling unggul di seluruh kawasan itu. Mesir bukan hanya memiliki sumber daya manusia yang melimpah, tetapi negeri yang pernah dipimpin Fir'aun itu, secara terus menerus menjadi rebutan berbagai kekuatan global, dan kekuatan global tidak pernah membiarkan Mesir akan jatuh ke tangan Islamis.

Mesir yang pernah dibebaskan oleh Umar Ibn Khattab dari cengkeraman dinasti Fatimiyah yang berpaham Syiah, dan kemudian mendudukan Gubernur Amr bin Ash, kemudian menjadi kekuatan regional yang sangat  tangguh. Tetapi, Mesir dihancurkan karakter Islamnya oleh penjajah Barat (Inggris), dan mendudukan kaki tangan mereka, sejak zamannya Raja Farouk, sempai generasinya Hosni Mubarak.

Tidak aneh sekarang militer Mesir menggulingkan Presiden Mursi, dan dimulai situasi chaos (kacau) yang dilakukan komplotan koptik, sekuler, liberal, dan nasionalis, karena militer Mesir sepanjang sejarah hanya perpanjangan tangan para penjajah Barat.

Penggulingan militer Mesir terhadap Mursi bukan karena akibat pemimpin baru  itu memberangus mereka dan mengembalikan militer ke barak, tetapi pengebirian Mursi terhadap militer akan berdampak bagi kepentingan Barat dan  Zionis, di mana mereka akan kehilangan pengaruhnya di Mesir, dan ini akan berdampak bagi keamanan Zionis-Israel di kawasan Timur Tengah.

Karena itu, ketika kemenangan kalangan Islamis, Salafi, Ikhwanul Muslimin, Jamaah Islamiyah, Jamaah Sufi, dan sejumlah Gerakan Islam lainnya, melalui sebuah proses demokratik, maka mereka tidak pernah akan memberikan kesempatan kepada kalangan Islamis bisa mengelola negara secara efektif. Maka skenario yang mereka susun, membuat opini, dan terus-menerus mendistorsi pemerintahan dengan berbagai isu politik, ekonomi, keamanan, dan sosial.

Tentu, kalangan koptik, sekuler, liberal, dan nasionalis dengan menggunakan tema Mursi gagal mengatasi krisis  ekonomi. Padahal, Mohamad Mursi hanya mewarisi warisan berpuluh tahun dari pemerintahan militer yang didukung oleh koptik, sekuler, liberal, dan nasionalis yang penuh dengan kebobrokan dan korupsi, tetapi sekarang situasi itu dijadikan alat oleh komplotan jahat menggulingkan Mursi. Komplotan jahat itu mereka melakukan permufakatan penggulingan, dan sebagai "gong"nya militer melakukan kudeta, dan memenjarakan Mursi.

Pertarurangan antara kafir musyrik dengan orang-orang mukmin akan terus terjadi sepanjang sejarah kemanusiaan. Sampai orang-orang mukmin dapat menundukkan kafir musyrik. Di manapun  di muka bumi ini, tidak akan pernah ada yang dapat membawa dari situasi krisis kehidupan yang sangat mendasar akibat manusia menggunakan sistem dari kafir musyrik, dan akan terus mengahadapi malapetaka.

Sama halnya, ketika Shalahuddin al-Ayyubi menundukkan dinasti Fatimiyah yang penuh dengan kemusyrikan, dan membawa bangsa Mesir kepada tauhid yang murni. Tetapi, sejarah kegemilangan Islaml yang merupakan hasil perjuangan Khalifah Umar Ibn Khattab, kemudian dikotori oleh kafir musyrik, yang datang di zaman modern ini, yaitu Barat yang menjajah Mesir, dan menghapuskan karakter Islamnya.

Jamaah Ikhwanul Muslimin di Mesir yang didirikan oleh Hasan al-Banna, bukan gerakan yang cengeng, dan hanya akan berpangku tangan menyesali nasib mereka. Tetapi, Jamaah Ikhwanul Muslimin sudah teruji sejak lahirnya, sampai  hari ini, dan sudah menghadapi berbagai makar dan tribulasi yang sangat kejam dan biadab  dari kalangan militer, koptik, sekuler, liberal, dan nasionalis sepanjang sejarah Mesir. Jadi bukan hal yang baru.

Para pemimpin Jamaah Ikhwan sudah kenyang dengan pengalaman penjara. Pendiri Jamaah Ikhwanul Muslimin, Hasan al-Banna tewas ditangan seorang opsir militer di zaman Farouk, penggantinya Hasan Hudaibi dipenjara 20 tahun, penggatinya Umar Tilmisani, dipenjara lebih 20 tahun, penggantinya Hamid Abu Nasr, mengalami nasib yang sama, lalu penggantinya Mustafa Masyhur, juga dipenjara lebih dari 20 tahun, sesudah Mustafa Masyhur wafat digantikan Makmun Huidaibi, juga mengalami pengalaman yang sama, sesudah wafat Makmun digantikan Mehdi Akib, pernah mengalami penyiksaan, dan sekarang Jamaah Ikhwan harus mengahadapi yang lebih dahysat dibawah kepemimpin seorang tokoh Prof. Mohamad Badie.

Tak perlu dikawatirkan masa depan Jamaah Ikhwan dan para tokohnya, mereka sudah kenyang dengan pengalaman panjang menghadapi musuh-musuh Islam, dan mereka tetap bersabar, dan terus mendakwahkan agama Allah ini. Sampai tidak ada lagi fitnah dari kafir musyrik di muka bumi ini. Dengan keyakinan mereka akan mendapatkan pertolongan dari Maha Pencipta Alam Semesta Allah Rabbul Alamin. Hanya masalah waktu. Para anak cucu kafir musyrik (Yahudi dan Nasrani), pasti suatu saat mereka akan menyerah dan kalah.

Kebatilan yang bersumber  dari ajaran kafir musyrik itu, secara memiliki destruksi terhadap diri mereka. Dengan kesabaran dan tawakal kepada Allah Azza Wa Jalla, Gerakan Islam,  seperti Salafi, Ikhwan, Jamaah Islamiyah, dan Gerakan Islam lainnya, pasti mereka pada  saat akan mampu mengusir para kaki tangan kafir musyrik (Yahudi dan Nasrani), seperti ketika Allah Azza Wa Jalla melalui Musa AS menyeret  Fir'aun, dan menenggelamkannya bersama dengan balatentara di laut Merah. Wallahu'alam.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Tidak Bermaksud Menghina, Jyllands-Posten Tolak Minta Maaf Ke Cina Terkait Kartun Satir Virus Corona

Tidak Bermaksud Menghina, Jyllands-Posten Tolak Minta Maaf Ke Cina Terkait Kartun Satir Virus Corona

Selasa, 28 Jan 2020 21:45

Beberapa Anak Tewas Akibat Serangan Bom Pasukan Haftar Bom di Kompleks Sekolah di Tripoli

Beberapa Anak Tewas Akibat Serangan Bom Pasukan Haftar Bom di Kompleks Sekolah di Tripoli

Selasa, 28 Jan 2020 21:17

MUI Akan Bahas Omnibus Law Jika Draft RUU Sudah di DPR

MUI Akan Bahas Omnibus Law Jika Draft RUU Sudah di DPR

Selasa, 28 Jan 2020 21:04

Meski Harga Elpiji 3 Kg Batal Naik, FPKS Akan Terus Kawal

Meski Harga Elpiji 3 Kg Batal Naik, FPKS Akan Terus Kawal

Selasa, 28 Jan 2020 19:51

Mantan Imam Masjidil Haram Mentweet Doa Minta Perlindungan dari Virus Mematikan Cina

Mantan Imam Masjidil Haram Mentweet Doa Minta Perlindungan dari Virus Mematikan Cina

Selasa, 28 Jan 2020 15:00

Badan Intelijen Israel Shin Bet Tangkap Warga Israel Karena Jadi Mata-mata Hamas

Badan Intelijen Israel Shin Bet Tangkap Warga Israel Karena Jadi Mata-mata Hamas

Selasa, 28 Jan 2020 14:00

Terkait Penyebaran Virus Corona, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah

Terkait Penyebaran Virus Corona, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah

Selasa, 28 Jan 2020 13:41

Militer AS Akui Pesawatnya Jatuh di Afghanistan, Bantah Ditembak Taliban

Militer AS Akui Pesawatnya Jatuh di Afghanistan, Bantah Ditembak Taliban

Selasa, 28 Jan 2020 13:00

The Next Muhammad Al Fatih

The Next Muhammad Al Fatih

Selasa, 28 Jan 2020 12:49

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Selasa, 28 Jan 2020 12:16

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Selasa, 28 Jan 2020 11:44

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Selasa, 28 Jan 2020 11:00

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Selasa, 28 Jan 2020 10:39

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Selasa, 28 Jan 2020 10:15

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Selasa, 28 Jan 2020 09:35

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Selasa, 28 Jan 2020 08:28

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Selasa, 28 Jan 2020 07:22

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Selasa, 28 Jan 2020 06:56

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

Selasa, 28 Jan 2020 05:59

Senjata Makan Tuan China

Senjata Makan Tuan China

Senin, 27 Jan 2020 23:40


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X