Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.609 views

Demokrasi Sistem Iblis, dan Tidak Akan Pernah Memberi Keadilan

Jakarta (voa-islam.com) Beberapa pekan terakhir ini, manusia yang masih memiliki hati nurani, disuguhi tontonan yang sangat menyakitkan. Menyakitkan bagi semua orang yang masih memiliki akal sehat.

Di mana dua  orang Amerika, yaitu Sersan Robert Bales dan Sersan Hassan Nadal, di depan juri mendapatkan perlakuan yang berbeda dalam hukum. Ini menunjukkan wajah asli demokrasi di Amerika. Di mana adanya bentuk ketidak adilan dan kesataraan secara nyata.

Dua orang Amerika, yaitu Sersan Robert Bales dan Sersan Hassan Nadal melakukan pembunuah, dan keduanya mengakui kejahatan mereka di depan juri (pengadilan) Amerika. Tetapi, pengadilan menyelamatkan salah satu dari mereka dari hukuman mati, dan hukuman mati ditimpakan kepada orang yang kedua.

Robert Bales seorang prajurit Amerika di Afghanistan telah membunuh 16 Muslim Afghan. Tetapi, pengadilan Amerika tidak menghukum mati Bales, dan hanya dengan hukuman seumur hidup.

Sementara, Hassan Nadal, anggota militer Amerika, membunuh tentara yang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan Bales, dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan.  Jadi ada diskriminasi, ketidak adilan, dan tidak adanya kesataraan dalam hukum diantara keduanya yang sama melakukan pembunuhan.

Pengadilan Amerika memutuskan memberikan kesempatan hidup kepada  Sersan Robert Bales. Padahal, Bales telah membunuh anak-anak kecil, perempuan dan orang tua, di tengah kegelapan malam, di mana mereka lelap tidur dalam rumah mereka .

Dilukiskan seakan Bales tidak mempunyai niat membunuh atau menyakiti siapa pun. Sementara itu,  Hassan Nadal di vonis hukuman mati, karena dia seorang Muslim, tindakannya membunuh tentara di siang  hari di dalam pangkalan militer, dinilai sebagai tindakan yang menyiksa, dan membunuh orang-orang tak berdosa, serta mereka memiliki kemampuan membela diri. Hassan Nadal juga dikaitkan dengan jaringan al-Qaidah.

Hassan Nadal semata membunuh para prajurit, tidak merusak tubuh mereka, dan meninggalkan mereka, serta tanpa ada tindakan yang berlebihan lainnya. Tetapi, Hassan Nadal divonis hukuman mati oleh juri Amerika.

Sebaliknya, Robert Bales yang sudah membunuhi anak-anak, perempuan dan orang tua, kemudian  setelah membunuh mereka, mengumpulkan tubuh (mayat) mereka, ditempat yang berbeda ke dalam satu ruangan dan membakarnya, justeru dianggap sebagai tindakan yang layak, dan tetap dipertahankan hak hidupnya.

Keputusan pengadilan di Amerika benar-benar melawan akal sehat dan waras, bahwa orang yang terlibat dalam penumpahan darah terhadap anak-anak, perempuan, dan orang tua, yang tak berdosa, seharusnya dihukum mati. Robert Bales masih tidak puas dengan membunuh mereka saja, tetapi membakar mayat mereka setelah membantai mereka.

Faktanya, pengadilan Amerika melakukan keputusan sebaliknya, karena Hassan Nadal membunuh orang Amerika, sebaliknya Robert Bales membunuh warga Muslim Afghanistan!

Menurut aturan dan hukum yang bersandar kepada  demokrasi Amerika, kehidupan bagi Amerika memiliki nilai yang mulia dan sangat dihargai. Sebaliknya kehidupan bagi orang lain, yang bukan orang Amerika,tidak memiliki arti dan nilai apa-apa.

Hassan Nadal mengatakan dalam pengakuannya bahwa dia membunuh tentara Amerika yang sudah menyiksa dan membunuh Muslim di Irak dan Afghanistan. Nadal melihat dengan mata kepalanya, bagiamana tentara Amerika membunuh begitu banyak Muslim Irak dan Afghanistan. Sebaliknya Robert Bales merasa lega tidak dijatuhi hukuman mati, karena dia hanya membunuh anak-anak kecil, perempuan dan orang tua, semata-mata hanya untuk kesenangan.

Hanya Islam yang melindungi  hak-hak asasi semua manusia. Semua manusia,  setiap ras, suku, kelompok,  golongan dengan berbagai keyakinan, di dalam Islam memiliki hak yang sama (equality before by the law). Demokrasi Barat hanya untuk bangsa Barat. Sementara bagi bangsa non-Barat, berlaku standar yang tidak sama dengan yang berlaku di Barat.

Barat tidak memiliki perhatian terhadap anak-anak, perempuan, dan orangtua, dan dibiarkan dengan penuh  ketidak adilan. Seperti yang sekarang sedang berlangsung di Barat, eksploiti terhadap anak-anak, perempuan, dan orangtua yang dibiarkan sendirian menjelang hari kematian mereka di apartemen atau panti jompo, menjelang kematian mereka.

Barat tidak memiliki perhatian ketika sebuah junta militer di Mesir dan Aljazair membantai ribuan rakyatnya dengan penuh kekejaman, dan Barat tidak memiliki kepedulian dan keberatan apapun. Kelompok Islam di Mesir, Ikhwanul Muslimin yang sudah ikut pemilu, menang, dan kemudian dihancurkan. Di Aljazair, kelompok Islam FIS, yang juga ikut pemilu, tahun l992, menang kemudian oleh  militer dihancurkan.

Barat, khususnya Amerika Serikat mendukung penjajah dan perampok rakyat Palestina, secara parmanen yaitu Zionis-Israel. Satu-satunya penjajah di muka bumi, sampai sekarang yang mendapatkan perlindungan dengan permanen oleh Amerika hanyalah Zionis-Israel. Amerika Serikat harus bertanggung jawab, karena mendukung sebuah rezim yang terus menerus membunuhi rakyat Palestina secara keji.

Jadi, hakikatnya sistem kufur demokrasi itu sistem iblis, dan tidak akan pernah bisa memberikan keadilan, kedamaian, kebahagian, serta kesejahteraan. Demokrasi hanya cocok dipraktikan bagi rakyat di Barat, tetapi tidak di dunia Islam. Demokrasi hanyalah akan menghancurkan kehidupan Muslim selamanya.

Justru demokrasi menjadi alat penjajahan dan perbudakan oleh kaum kapitalis (kafi musyrik - yahudi/nasrani). Muslim harus melakukan gerakan pembebasan atas negeri mereka yang sekarang dijajah dan rakyat diperbudak oleh kafir musyrik. Seperti yang dipesankan oleh Rasulullah Shallahu alaihi wassalam untuk memerangi kafir musyrik. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Latest News
Ustadz Bey

Ustadz Bey "Pendeta Islam" Naik Haji

Kamis, 24 Aug 2017 09:29

Duta Besar Rusia untuk Sudan Ditemukan Tewas di Kediamannya di Khartoum

Duta Besar Rusia untuk Sudan Ditemukan Tewas di Kediamannya di Khartoum

Kamis, 24 Aug 2017 06:45

Pelakor, Saat Perempuan Hobi Menyakiti Sesamanya

Pelakor, Saat Perempuan Hobi Menyakiti Sesamanya

Kamis, 24 Aug 2017 00:14

Niatkan Lelahmu karena Lillah, Wahai Para Ikhwah!

Niatkan Lelahmu karena Lillah, Wahai Para Ikhwah!

Rabu, 23 Aug 2017 22:01

Yusril: Sebagai Pewaris Pemikiran Masyumi, PBB Tegas Tidak Kompromi dengan Komunis!

Yusril: Sebagai Pewaris Pemikiran Masyumi, PBB Tegas Tidak Kompromi dengan Komunis!

Rabu, 23 Aug 2017 21:43

Chad Tutup Kedubes Qatar, Beri Tenggat Waktu 10 Hari Pada Seluruh Staf Untuk Pergi

Chad Tutup Kedubes Qatar, Beri Tenggat Waktu 10 Hari Pada Seluruh Staf Untuk Pergi

Rabu, 23 Aug 2017 21:33

Sindikat Pemain Isu SARA Diduga Bermain di DKI dan Jabar, Andi: Di DKI Sudah Keok

Sindikat Pemain Isu SARA Diduga Bermain di DKI dan Jabar, Andi: Di DKI Sudah Keok

Rabu, 23 Aug 2017 20:43

Sambutan Jokowi ke Sekjen Partai Komunis Vietnam seperti Kepala Negara Dinilai Berlebihan?

Sambutan Jokowi ke Sekjen Partai Komunis Vietnam seperti Kepala Negara Dinilai Berlebihan?

Rabu, 23 Aug 2017 19:49

Jika Tampilkan Pramugari Berbikini, FAUIB Magelang Minta Pemerintah Batalkan Izin Vietjet Air

Jika Tampilkan Pramugari Berbikini, FAUIB Magelang Minta Pemerintah Batalkan Izin Vietjet Air

Rabu, 23 Aug 2017 19:30

Indonesia Berpotensi Diatur-atur oleh Negara Lain karena Banyak Utang

Indonesia Berpotensi Diatur-atur oleh Negara Lain karena Banyak Utang

Rabu, 23 Aug 2017 18:49

Buka Rute ke Indonesia, Vietjet Air Jamin Pramugarinya Tak Berbikini Saat di Pesawat

Buka Rute ke Indonesia, Vietjet Air Jamin Pramugarinya Tak Berbikini Saat di Pesawat

Rabu, 23 Aug 2017 18:24

Meikarta dan Politik Kepentingan Pengusaha

Meikarta dan Politik Kepentingan Pengusaha

Rabu, 23 Aug 2017 18:03

Negara Acapkali Terima Bantuan (Utang), Gerindra: Apa Benar Bangsa Kita Melarat?

Negara Acapkali Terima Bantuan (Utang), Gerindra: Apa Benar Bangsa Kita Melarat?

Rabu, 23 Aug 2017 17:49

Sekjen PKV Kunjungi Indonesia, FAUIB Magelang: Hati-hati Ada Upaya Mengubah Haluan Negara

Sekjen PKV Kunjungi Indonesia, FAUIB Magelang: Hati-hati Ada Upaya Mengubah Haluan Negara

Rabu, 23 Aug 2017 17:36

Luncurkan PayTren Academy, Ustadz Yusuf Mansur Inginkan Mitra PayTren Berpendidikan Minimanl S2

Luncurkan PayTren Academy, Ustadz Yusuf Mansur Inginkan Mitra PayTren Berpendidikan Minimanl S2

Rabu, 23 Aug 2017 17:01

Jimly: PT Jangan Hambat Demokrasi dan Konsolidasi

Jimly: PT Jangan Hambat Demokrasi dan Konsolidasi

Rabu, 23 Aug 2017 16:49

Pemerintahan Trump Putus Bantuan Keuangan untuk Mesir

Pemerintahan Trump Putus Bantuan Keuangan untuk Mesir

Rabu, 23 Aug 2017 16:35

Pihak Berwenang Saudi Tangkap Remaja Pelaku Peludah Al-Qur'an

Pihak Berwenang Saudi Tangkap Remaja Pelaku Peludah Al-Qur'an

Rabu, 23 Aug 2017 14:15

Sel Militan Terkait Serangan di Barcelona Rencanakan Pemboman yang Lebih Besar

Sel Militan Terkait Serangan di Barcelona Rencanakan Pemboman yang Lebih Besar

Rabu, 23 Aug 2017 12:45

Ini 10 Fakta Soal Murtadin 'Penghina Nabi' Fadil Mulya yang Mengaku Ustadz

Ini 10 Fakta Soal Murtadin 'Penghina Nabi' Fadil Mulya yang Mengaku Ustadz

Rabu, 23 Aug 2017 11:28


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X