Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.341 views

Tolak Komersialisasi Pendidikan, PP Pemuda PUI Usul Revisi UU Sikdiknas

Pernyataan Sikap Pimpinan Pusat Pemuda PUI (Persatuan Umat Islam)

“TOLAK KOMERSIALISASI PENDIDIKAN, REVISI UU SISDIKNAS”

Kebijakan Pemerintah terhadap dunia pendidikan sangat memprihatinkan. Banyak kebijakan berjalan salah arah sehingga menimbulkan dampak buruk terhadap kesejahteraan rakyat. Pendidikan masih mahal, diskriminatif dan tidak pro-rakyat. Komersialisasi dan liberalisasi pendidikan berkembang menjadi hantu menakutkan bagi masyarakat Indonesia. Mereka menjelma sebagai penjajah yang menjadikan pendidikan hanya dapat dinikmati kalangan berduit. Akibatnya pendidikan berjalan diskriminatif sehingga melahirkan ungkapan mengerikan “ Orang miskin dilarang sekolah”

Kebijakan Pemerintah yang salah arah jelas melanggar konstitusi. UUD 1945 mengamanatkan pemerintah untuk “mencerdaskan anak bangsa”. Tapi bukannya mencerdaskan, kebijakan yang ada semakin membodohi anak Indonesia. Salah satunya adalah kebijakan Ujian Nasional yang mengunggulkan kognitif tapi meminggirkan afektif dan psikomotorik anak. Komersialisasi pendidikan juga melanggar UUD pasal 31 ayat 1 yang menyatakan “ setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan” Faktanya, pemerintah gagal menjalankan amanat konstitusi dan membiarkan pembodohan terus terjadi. Berdasarkan data BKKBN tahun 2009 di mana 11,7 juta anak putus sekolah. Jika dibiarkan bukan tidak mungkin, generasi mendatang terus mengalami kebodohan dan Indonesia akan menjadi negara yang tertinggal jauh dari bangsa lainnya.

Mahalnya biaya pendidikan juga menyingkirkan anak cerdas dari kalangan miskin. Mereka mendapat perlakuan diskriminatif ketika memasuki Rintisan Sekolah Bertarif Internasional (RSBI). Dengan alasan biaya, RSBI menolak mereka. Sungguh miris melihat RSBI dijadikan alat berkuasa kaum kaya untuk meminggirkan hak pendidikan rakyat miskin. Padahal RSBI sendiri masih menyisakan berjuta masalah berupa mahalnya biaya pendidikan RSBI, anggaran negara yang dihambur-hamburkan sekolah dan kompetensi guru RSBI yang masih diragukan. Adanya “pemaksaan” bahasa Inggris sendiri melunturkan nasionalisme Indonesia. Bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu dan persatuan tersingkirkan. Melihat kondisi itu, tentu kita patut mempertanyakan komitmen pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa dan menghapus diskriminasi dalam dunia pendidikan.

Pemerintah juga masih setengah hati mengupayakan anggaran pendidikan. Dana BOS masih banyak yang diselewengkan akibat sistem dana BOS yang amburadul. Pemerintah memaksakan penerapan dana BOS melalui Pemerintah Daerah tanpa melalui pengawasan yang ketat. Akibatnya banyak dana BOS diselewengkan sekolah dan menguap tanpa kejelasan. Transparansi yang buruk ini, membuat pemerintah semakin menampakkan kelemahan dalam mengelola anggaran pendidikan yang seharusnya diberikan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Oleh karena itu PP Pemuda PUI (Pengurus Pusat Pemuda Persatuan Umat Islam) menyatakan sikap:

1. Menuntut Pemerintah untuk merevisi kebijakan UU Sisdiknas khususnya pasal mengenai RSBI yang dampaknya menyebabkan rakyat Indonesia mendapatkan perlakuan diskriminatif dan mengakibatkan kemajuan pendidikan berjalan stagnan.

2. Menuntut Pemerintah untuk melaksanakan pendidikan murah dan berkualitas yang dapat memberikan akses kepada semua kalangan (terutama masyarakat miskin).

3. Meminta pemerintah khususnya Menteri Pendidikan Nasional untuk memberikan transparansi  dan menutup rapat peluang korupsi dana BOS.

4. Mendesak Pemerintah dalam hal ini Presiden SBY, Menteri Pendidikan Nasional serta pihak-pihak yang terkait untuk menghentikan komersialiasi, kastanisasi dan diskriminasi pendidikan yang  membawa kesengsaraan bagi rakyat Indonesia.

Jakarta, 1 Mei 2011

Pengurus Pusat Pemuda
Persatuan Umat Islam (PP Pemuda PUI)

 

Iman Budiman S.Th.I
Ketua Umum

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Pembaca lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Mahasiswi Berprestasi Penghafal Al-Qur'an Butuh Biaya Kuliah Kebidanan, Ayo Bantu!!

Mahasiswi Berprestasi Penghafal Al-Qur'an Butuh Biaya Kuliah Kebidanan, Ayo Bantu!!

Mahasiswi berprestasi ini ingin berkhidmat untuk umat Islam di bidang kebidanan. Pekerjaan sang ayah sebagai guru jauh dari cukup untuk memenuhi biaya kuliah sekira Rp 60 juta....

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Tangkap Sejumlah Aktivis yang Dituduh Makar, IPW Desak Copot Kapolda Metro Jaya

Tangkap Sejumlah Aktivis yang Dituduh Makar, IPW Desak Copot Kapolda Metro Jaya

Sabtu, 03 Dec 2016 06:02

Kapitalisme dan Hegemoni Asing Ancaman Hakiki NKRI

Kapitalisme dan Hegemoni Asing Ancaman Hakiki NKRI

Jum'at, 02 Dec 2016 23:53

Bukan Sekedar Berbeda, Berbhineka itu  Keanekaragaman yang Bertenggang Rasa

Bukan Sekedar Berbeda, Berbhineka itu Keanekaragaman yang Bertenggang Rasa

Jum'at, 02 Dec 2016 23:47

Ikut Aksi 212, Limbad Berharap Ahok Segera Ditahan

Ikut Aksi 212, Limbad Berharap Ahok Segera Ditahan

Jum'at, 02 Dec 2016 19:25

Tiga Juta Lebih Umat Islam Putihkan Kawasan Monas Tuntut Ahok Dipenjara

Tiga Juta Lebih Umat Islam Putihkan Kawasan Monas Tuntut Ahok Dipenjara

Jum'at, 02 Dec 2016 16:02

Beri Sambutan pada Aksi Bela Islam III, Kapolri Disoraki dan Diteriaki

Beri Sambutan pada Aksi Bela Islam III, Kapolri Disoraki dan Diteriaki "Tangkap Ahok"

Jum'at, 02 Dec 2016 09:54

Jangan Biarkan Penguasa Lindungi Penista Al-Qur'an

Jangan Biarkan Penguasa Lindungi Penista Al-Qur'an

Jum'at, 02 Dec 2016 06:44

GNPF MUI Perkirakan Massa Aksi 212 Dua Juta Lebih

GNPF MUI Perkirakan Massa Aksi 212 Dua Juta Lebih

Jum'at, 02 Dec 2016 00:15

Politisi Ini Yakin, Banyaknya Umat Aksi Damai 212 Ada Satu Doa yang Dikabulkan Allah

Politisi Ini Yakin, Banyaknya Umat Aksi Damai 212 Ada Satu Doa yang Dikabulkan Allah

Kamis, 01 Dec 2016 21:59

Hambat Peserta Aksi 212, KB-PII Kecam Aparat Keamanan

Hambat Peserta Aksi 212, KB-PII Kecam Aparat Keamanan

Kamis, 01 Dec 2016 20:37

Inilah Prediksi yang Terjadi jika Hasil Aksi Super Damai Bela Islam III Tidak Sesuai Harapan

Inilah Prediksi yang Terjadi jika Hasil Aksi Super Damai Bela Islam III Tidak Sesuai Harapan

Kamis, 01 Dec 2016 18:59

Pesantren Ustadz Yusuf Mansur Sumbang 10 Ribu Sajadah untuk Aksi Bela Islam III

Pesantren Ustadz Yusuf Mansur Sumbang 10 Ribu Sajadah untuk Aksi Bela Islam III

Kamis, 01 Dec 2016 18:11

Dinilai Koorperatif dan Sudah Dicekal, Kejaksaan Agung Putuskan Tidak Tahan Ahok

Dinilai Koorperatif dan Sudah Dicekal, Kejaksaan Agung Putuskan Tidak Tahan Ahok

Kamis, 01 Dec 2016 17:05

Sehari Sebelum Aksi 212, Massa Papua Ditangkap Polisi karena Demo di Bundaran HI Bawa Bendera OPM

Sehari Sebelum Aksi 212, Massa Papua Ditangkap Polisi karena Demo di Bundaran HI Bawa Bendera OPM

Kamis, 01 Dec 2016 16:38

Peserta Aksi Bela Islam dari Sejumlah Daerah Mulai Penuhi Kantor Dewan Dakwah Pusat

Peserta Aksi Bela Islam dari Sejumlah Daerah Mulai Penuhi Kantor Dewan Dakwah Pusat

Kamis, 01 Dec 2016 16:18

Faksi Oposisi Suriah Usir Pasukan Pro-Assad dari Lingkungan Sheikh Saeed Aleppo

Faksi Oposisi Suriah Usir Pasukan Pro-Assad dari Lingkungan Sheikh Saeed Aleppo

Kamis, 01 Dec 2016 16:05

Besok Turun Aksi Bela Islam, Alumni IPB Desak Kejagung Tahan Ahok

Besok Turun Aksi Bela Islam, Alumni IPB Desak Kejagung Tahan Ahok

Kamis, 01 Dec 2016 15:05

Membuat Jengkel & Ciut Nyali Musuh Islam Adalah Ibadah & Amal Shalih

Membuat Jengkel & Ciut Nyali Musuh Islam Adalah Ibadah & Amal Shalih

Kamis, 01 Dec 2016 14:27

Spanduk Penggembosan Aksi Bela Islam Menjamur di Solo

Spanduk Penggembosan Aksi Bela Islam Menjamur di Solo

Kamis, 01 Dec 2016 14:26

Santri Daarut Tauhid Yakini Ulama Penggerak Kemerdekaan

Santri Daarut Tauhid Yakini Ulama Penggerak Kemerdekaan

Kamis, 01 Dec 2016 12:33


Must Read!
X