Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.278 views

Tolak Komersialisasi Pendidikan, PP Pemuda PUI Usul Revisi UU Sikdiknas

Pernyataan Sikap Pimpinan Pusat Pemuda PUI (Persatuan Umat Islam)

“TOLAK KOMERSIALISASI PENDIDIKAN, REVISI UU SISDIKNAS”

Kebijakan Pemerintah terhadap dunia pendidikan sangat memprihatinkan. Banyak kebijakan berjalan salah arah sehingga menimbulkan dampak buruk terhadap kesejahteraan rakyat. Pendidikan masih mahal, diskriminatif dan tidak pro-rakyat. Komersialisasi dan liberalisasi pendidikan berkembang menjadi hantu menakutkan bagi masyarakat Indonesia. Mereka menjelma sebagai penjajah yang menjadikan pendidikan hanya dapat dinikmati kalangan berduit. Akibatnya pendidikan berjalan diskriminatif sehingga melahirkan ungkapan mengerikan “ Orang miskin dilarang sekolah”

Kebijakan Pemerintah yang salah arah jelas melanggar konstitusi. UUD 1945 mengamanatkan pemerintah untuk “mencerdaskan anak bangsa”. Tapi bukannya mencerdaskan, kebijakan yang ada semakin membodohi anak Indonesia. Salah satunya adalah kebijakan Ujian Nasional yang mengunggulkan kognitif tapi meminggirkan afektif dan psikomotorik anak. Komersialisasi pendidikan juga melanggar UUD pasal 31 ayat 1 yang menyatakan “ setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan” Faktanya, pemerintah gagal menjalankan amanat konstitusi dan membiarkan pembodohan terus terjadi. Berdasarkan data BKKBN tahun 2009 di mana 11,7 juta anak putus sekolah. Jika dibiarkan bukan tidak mungkin, generasi mendatang terus mengalami kebodohan dan Indonesia akan menjadi negara yang tertinggal jauh dari bangsa lainnya.

Mahalnya biaya pendidikan juga menyingkirkan anak cerdas dari kalangan miskin. Mereka mendapat perlakuan diskriminatif ketika memasuki Rintisan Sekolah Bertarif Internasional (RSBI). Dengan alasan biaya, RSBI menolak mereka. Sungguh miris melihat RSBI dijadikan alat berkuasa kaum kaya untuk meminggirkan hak pendidikan rakyat miskin. Padahal RSBI sendiri masih menyisakan berjuta masalah berupa mahalnya biaya pendidikan RSBI, anggaran negara yang dihambur-hamburkan sekolah dan kompetensi guru RSBI yang masih diragukan. Adanya “pemaksaan” bahasa Inggris sendiri melunturkan nasionalisme Indonesia. Bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu dan persatuan tersingkirkan. Melihat kondisi itu, tentu kita patut mempertanyakan komitmen pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa dan menghapus diskriminasi dalam dunia pendidikan.

Pemerintah juga masih setengah hati mengupayakan anggaran pendidikan. Dana BOS masih banyak yang diselewengkan akibat sistem dana BOS yang amburadul. Pemerintah memaksakan penerapan dana BOS melalui Pemerintah Daerah tanpa melalui pengawasan yang ketat. Akibatnya banyak dana BOS diselewengkan sekolah dan menguap tanpa kejelasan. Transparansi yang buruk ini, membuat pemerintah semakin menampakkan kelemahan dalam mengelola anggaran pendidikan yang seharusnya diberikan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Oleh karena itu PP Pemuda PUI (Pengurus Pusat Pemuda Persatuan Umat Islam) menyatakan sikap:

1. Menuntut Pemerintah untuk merevisi kebijakan UU Sisdiknas khususnya pasal mengenai RSBI yang dampaknya menyebabkan rakyat Indonesia mendapatkan perlakuan diskriminatif dan mengakibatkan kemajuan pendidikan berjalan stagnan.

2. Menuntut Pemerintah untuk melaksanakan pendidikan murah dan berkualitas yang dapat memberikan akses kepada semua kalangan (terutama masyarakat miskin).

3. Meminta pemerintah khususnya Menteri Pendidikan Nasional untuk memberikan transparansi  dan menutup rapat peluang korupsi dana BOS.

4. Mendesak Pemerintah dalam hal ini Presiden SBY, Menteri Pendidikan Nasional serta pihak-pihak yang terkait untuk menghentikan komersialiasi, kastanisasi dan diskriminasi pendidikan yang  membawa kesengsaraan bagi rakyat Indonesia.

Jakarta, 1 Mei 2011

Pengurus Pusat Pemuda
Persatuan Umat Islam (PP Pemuda PUI)

 

Iman Budiman S.Th.I
Ketua Umum

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Pembaca lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Muallaf Istri Mujahid Melahirkan Cessar Kembar, Butuh Biaya 11,5 Juta. Ayo Bantu..!!!

Usai melahirkan cessar kembar, Azzahra Simanjuntak terkendala biaya persalinan. Sang suami belum lama keluar penjara karena amaliah jihadnya memerangi gerakan kristenisasi....

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

Astagfirullah!! Masjid Jadi Sarang Mesum Dikepung Pemurtadan. Ayo Berqurban dan Jihad Harta di Kaliori

IDC membuka kesempatan SATU HARI lagi berqurban ke Kaliori untuk memulihkan dakwah yang dikepung Kristenisasi & kemaksiatan...

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Ummu Muhammad Sudah Dioperasi Kelenjar, Bantuan 8 Juta Rupiah Telah Disalurkan

Alhamdulillah!! Setelah operasi pengangkatan kelenjar dan rawat inap selama lima hari, istri mujahid asir ini pulang ke rumah. Kini berikhtiar pengobatan herbal....

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Mari Berqurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, dan Daerah Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Latest News
Prancis Tahan Remaja 15 Tahun Dicurigai Akan Lakukan Serangan Terinspirasi Islamic State (IS)

Prancis Tahan Remaja 15 Tahun Dicurigai Akan Lakukan Serangan Terinspirasi Islamic State (IS)

Sabtu, 01 Oct 2016 15:30

Dua Cagub DKI Ini Harapan Baru Warga agar Sejarah dan Tempat Ibadah Umat Islam Terjaga

Dua Cagub DKI Ini Harapan Baru Warga agar Sejarah dan Tempat Ibadah Umat Islam Terjaga

Sabtu, 01 Oct 2016 14:17

Islamic State (IS) Siapka 7000 Lebih Pejuang Untuk Pertahankan Kota Mosul Irak

Islamic State (IS) Siapka 7000 Lebih Pejuang Untuk Pertahankan Kota Mosul Irak

Sabtu, 01 Oct 2016 14:00

Pembangunan Masjid Al Ahdar di Bekasi Terancam Gagal karena Dilarang Pengembang

Pembangunan Masjid Al Ahdar di Bekasi Terancam Gagal karena Dilarang Pengembang

Sabtu, 01 Oct 2016 11:50

Ahok Tidak Memiliki Kompetensi Mengutip Ayat Al-Quran

Ahok Tidak Memiliki Kompetensi Mengutip Ayat Al-Quran

Sabtu, 01 Oct 2016 11:17

Bulgaria Larang Pemakaian Niqab di Tempat Umum

Bulgaria Larang Pemakaian Niqab di Tempat Umum

Sabtu, 01 Oct 2016 08:35

Anak Islam Surakarta Sambut Tahun Baru Islam 1438

Anak Islam Surakarta Sambut Tahun Baru Islam 1438

Sabtu, 01 Oct 2016 08:28

Warga Palestina Kecam Kehadiran Presiden Mahmoud Abbas di Penguburan Shimon Perez

Warga Palestina Kecam Kehadiran Presiden Mahmoud Abbas di Penguburan Shimon Perez

Sabtu, 01 Oct 2016 07:28

Habib Rizieq: Penggusuran Boleh, Asal Solutif

Habib Rizieq: Penggusuran Boleh, Asal Solutif

Jum'at, 30 Sep 2016 21:03

Ingin Memahami Islam? Kuasai Bahasa Arab

Ingin Memahami Islam? Kuasai Bahasa Arab

Jum'at, 30 Sep 2016 19:49

Main Gusur Perkampungan, Jangan Salahkan jika Warga Tidak Lagi Percaya dengan Hukum

Main Gusur Perkampungan, Jangan Salahkan jika Warga Tidak Lagi Percaya dengan Hukum

Jum'at, 30 Sep 2016 19:15

Komandan Lapangan Milisi Syi'ah Irak Tewas di Aleppo Suriah

Komandan Lapangan Milisi Syi'ah Irak Tewas di Aleppo Suriah

Jum'at, 30 Sep 2016 19:07

Lihatlah, Kondisi Generasi dalam Asuhan Kapitalisme

Lihatlah, Kondisi Generasi dalam Asuhan Kapitalisme

Jum'at, 30 Sep 2016 18:48

Indonesia Internasional Book Fair Resmi Dibuka

Indonesia Internasional Book Fair Resmi Dibuka

Jum'at, 30 Sep 2016 18:37

Banjir Permanen dan Abainya Pemerintah

Banjir Permanen dan Abainya Pemerintah

Jum'at, 30 Sep 2016 17:30

Pasangan Calon Bupati Bireuen Dites Kemampuan Baca Alauran

Pasangan Calon Bupati Bireuen Dites Kemampuan Baca Alauran

Jum'at, 30 Sep 2016 17:20

Karena Peran Masjid, 350 Tahun dijajah Nasrani Belanda Tapi Islam Indonesia Masih Mayoritas

Karena Peran Masjid, 350 Tahun dijajah Nasrani Belanda Tapi Islam Indonesia Masih Mayoritas

Jum'at, 30 Sep 2016 14:05

Jabhat Fateh Al-Sham Bebaskan Wartawati Jerman dan Anaknya Dari Penculik Bersenjata di Suriah

Jabhat Fateh Al-Sham Bebaskan Wartawati Jerman dan Anaknya Dari Penculik Bersenjata di Suriah

Jum'at, 30 Sep 2016 14:00

Mualaf Kelly: Bible Ternyata Berisi Kebencian dan Kekerasan terhadap Perempuan

Mualaf Kelly: Bible Ternyata Berisi Kebencian dan Kekerasan terhadap Perempuan

Jum'at, 30 Sep 2016 10:38

Pejuang Islamic State (IS) Gali Parit Pertahanan di Sekitar Kota Margada Hasakah

Pejuang Islamic State (IS) Gali Parit Pertahanan di Sekitar Kota Margada Hasakah

Jum'at, 30 Sep 2016 09:56


Must Read!
X