Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.669 views

Tolak Komersialisasi Pendidikan, PP Pemuda PUI Usul Revisi UU Sikdiknas

Pernyataan Sikap Pimpinan Pusat Pemuda PUI (Persatuan Umat Islam)

“TOLAK KOMERSIALISASI PENDIDIKAN, REVISI UU SISDIKNAS”

Kebijakan Pemerintah terhadap dunia pendidikan sangat memprihatinkan. Banyak kebijakan berjalan salah arah sehingga menimbulkan dampak buruk terhadap kesejahteraan rakyat. Pendidikan masih mahal, diskriminatif dan tidak pro-rakyat. Komersialisasi dan liberalisasi pendidikan berkembang menjadi hantu menakutkan bagi masyarakat Indonesia. Mereka menjelma sebagai penjajah yang menjadikan pendidikan hanya dapat dinikmati kalangan berduit. Akibatnya pendidikan berjalan diskriminatif sehingga melahirkan ungkapan mengerikan “ Orang miskin dilarang sekolah”

Kebijakan Pemerintah yang salah arah jelas melanggar konstitusi. UUD 1945 mengamanatkan pemerintah untuk “mencerdaskan anak bangsa”. Tapi bukannya mencerdaskan, kebijakan yang ada semakin membodohi anak Indonesia. Salah satunya adalah kebijakan Ujian Nasional yang mengunggulkan kognitif tapi meminggirkan afektif dan psikomotorik anak. Komersialisasi pendidikan juga melanggar UUD pasal 31 ayat 1 yang menyatakan “ setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan” Faktanya, pemerintah gagal menjalankan amanat konstitusi dan membiarkan pembodohan terus terjadi. Berdasarkan data BKKBN tahun 2009 di mana 11,7 juta anak putus sekolah. Jika dibiarkan bukan tidak mungkin, generasi mendatang terus mengalami kebodohan dan Indonesia akan menjadi negara yang tertinggal jauh dari bangsa lainnya.

Mahalnya biaya pendidikan juga menyingkirkan anak cerdas dari kalangan miskin. Mereka mendapat perlakuan diskriminatif ketika memasuki Rintisan Sekolah Bertarif Internasional (RSBI). Dengan alasan biaya, RSBI menolak mereka. Sungguh miris melihat RSBI dijadikan alat berkuasa kaum kaya untuk meminggirkan hak pendidikan rakyat miskin. Padahal RSBI sendiri masih menyisakan berjuta masalah berupa mahalnya biaya pendidikan RSBI, anggaran negara yang dihambur-hamburkan sekolah dan kompetensi guru RSBI yang masih diragukan. Adanya “pemaksaan” bahasa Inggris sendiri melunturkan nasionalisme Indonesia. Bahasa Indonesia sebagai bahasa ibu dan persatuan tersingkirkan. Melihat kondisi itu, tentu kita patut mempertanyakan komitmen pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa dan menghapus diskriminasi dalam dunia pendidikan.

Pemerintah juga masih setengah hati mengupayakan anggaran pendidikan. Dana BOS masih banyak yang diselewengkan akibat sistem dana BOS yang amburadul. Pemerintah memaksakan penerapan dana BOS melalui Pemerintah Daerah tanpa melalui pengawasan yang ketat. Akibatnya banyak dana BOS diselewengkan sekolah dan menguap tanpa kejelasan. Transparansi yang buruk ini, membuat pemerintah semakin menampakkan kelemahan dalam mengelola anggaran pendidikan yang seharusnya diberikan untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Oleh karena itu PP Pemuda PUI (Pengurus Pusat Pemuda Persatuan Umat Islam) menyatakan sikap:

1. Menuntut Pemerintah untuk merevisi kebijakan UU Sisdiknas khususnya pasal mengenai RSBI yang dampaknya menyebabkan rakyat Indonesia mendapatkan perlakuan diskriminatif dan mengakibatkan kemajuan pendidikan berjalan stagnan.

2. Menuntut Pemerintah untuk melaksanakan pendidikan murah dan berkualitas yang dapat memberikan akses kepada semua kalangan (terutama masyarakat miskin).

3. Meminta pemerintah khususnya Menteri Pendidikan Nasional untuk memberikan transparansi  dan menutup rapat peluang korupsi dana BOS.

4. Mendesak Pemerintah dalam hal ini Presiden SBY, Menteri Pendidikan Nasional serta pihak-pihak yang terkait untuk menghentikan komersialiasi, kastanisasi dan diskriminasi pendidikan yang  membawa kesengsaraan bagi rakyat Indonesia.

Jakarta, 1 Mei 2011

Pengurus Pusat Pemuda
Persatuan Umat Islam (PP Pemuda PUI)

 

Iman Budiman S.Th.I
Ketua Umum

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Pembaca lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Latest News
Ahad - Selasa Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Sya'ban 1436 H

Ahad - Selasa Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Sya'ban 1436 H

Sabtu, 30 May 2015 18:47

Daulah Islamiyah (IS) Wilayah Nejed Bersumpah Akan Usir Kaum Syiah dari Jazirah Arab

Daulah Islamiyah (IS) Wilayah Nejed Bersumpah Akan Usir Kaum Syiah dari Jazirah Arab

Sabtu, 30 May 2015 18:36

Mujahidin Asing Ubah Taktik untuk Mencapai Bumi Jihad di Seluruh Dunia

Mujahidin Asing Ubah Taktik untuk Mencapai Bumi Jihad di Seluruh Dunia

Sabtu, 30 May 2015 17:30

Target Daulah Islamiyah Setelah Kuasai Ramadi Bukan Baghdad, Tapi.....

Target Daulah Islamiyah Setelah Kuasai Ramadi Bukan Baghdad, Tapi.....

Sabtu, 30 May 2015 17:18

Bom Barel Menewaskan 45 Warga Sipil Aleppo

Bom Barel Menewaskan 45 Warga Sipil Aleppo

Sabtu, 30 May 2015 17:00

Voa-Islamic Health (23): Apipungtur, Cara Sehat dengan Disengat

Voa-Islamic Health (23): Apipungtur, Cara Sehat dengan Disengat

Sabtu, 30 May 2015 16:04

Ustadz Bachtiar Nasir: Anakmu Jembatan Surgamu

Ustadz Bachtiar Nasir: Anakmu Jembatan Surgamu

Sabtu, 30 May 2015 15:55

Bachtiar Nasir: Berpolitik Untuk Tegakkan Agama Allah

Bachtiar Nasir: Berpolitik Untuk Tegakkan Agama Allah

Sabtu, 30 May 2015 15:44

Allahu Akbar, Ratusan Ribu Umat Hadiri Rapat dan Pawai Akbar di Jakarta

Allahu Akbar, Ratusan Ribu Umat Hadiri Rapat dan Pawai Akbar di Jakarta

Sabtu, 30 May 2015 15:41

Provokasi Umat Islam, Pengusaha Pakistan Bangun Salib Raksasa di Negeri Islam Ini

Provokasi Umat Islam, Pengusaha Pakistan Bangun Salib Raksasa di Negeri Islam Ini

Sabtu, 30 May 2015 15:21

Kepala Interpol: Ada Peningkatan Kelompok-kelompok Jihad yang Bersumpah Setia Kepada IS

Kepala Interpol: Ada Peningkatan Kelompok-kelompok Jihad yang Bersumpah Setia Kepada IS

Sabtu, 30 May 2015 15:15

Jokowi : Antara Perintah Berantas Teroris Poso dan Perang Terbuka OPM

Jokowi : Antara Perintah Berantas Teroris Poso dan Perang Terbuka OPM

Sabtu, 30 May 2015 15:12

Panglima TNI Mencla-Mencle Soal Jilbab TNI. Kenapa Jenderal?

Panglima TNI Mencla-Mencle Soal Jilbab TNI. Kenapa Jenderal?

Sabtu, 30 May 2015 14:46

Daulah Islam (IS) Gali Parit Pengaman di Sekitar Kota Raqqa Suriah untuk Perkuat Posisi

Daulah Islam (IS) Gali Parit Pengaman di Sekitar Kota Raqqa Suriah untuk Perkuat Posisi

Sabtu, 30 May 2015 14:45

Ciputra Bangun Patung Yesus Terbesar di Asia. Bukti Dominasi Katolik di Indonesia

Ciputra Bangun Patung Yesus Terbesar di Asia. Bukti Dominasi Katolik di Indonesia

Sabtu, 30 May 2015 14:35

Gramedia Depok Bikin Ulah, Gelar Acara 'Lomba Berbusana Mirip Istri Teroris', Ayo Gagalkan!

Gramedia Depok Bikin Ulah, Gelar Acara 'Lomba Berbusana Mirip Istri Teroris', Ayo Gagalkan!

Sabtu, 30 May 2015 14:01

10 Polisi Filipina Terluka dalam Ledakan di Sebuah Masjid di Kota Jolo

10 Polisi Filipina Terluka dalam Ledakan di Sebuah Masjid di Kota Jolo

Sabtu, 30 May 2015 13:00

Lebih 1.300 Mahasiswa Tunisia Memenuhi Seruan Jihad di Suriah

Lebih 1.300 Mahasiswa Tunisia Memenuhi Seruan Jihad di Suriah

Sabtu, 30 May 2015 10:09

Imam Besar FPI Habib Riziq Shihab : Jangan Biarkan DPRD DKI Jadi Sontoloyo

Imam Besar FPI Habib Riziq Shihab : Jangan Biarkan DPRD DKI Jadi Sontoloyo

Sabtu, 30 May 2015 09:47

Bandara Internasional dan Markas Militer Sirte Jatuh ke Tangan ISIS

Bandara Internasional dan Markas Militer Sirte Jatuh ke Tangan ISIS

Sabtu, 30 May 2015 08:32



Must Read!
X