Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.138 views

Perppu Ormas Berpotensi Benturkan Masyarakat dengan Negara

JAKARTA (voa-islam.com)- Perppu Ormas telah menghapus 19 pasal dalam UU Ormas, yakni dari pasal 63 hingga pasal 80, yang mengatur prosedur penjatuhan sanksi melalui jalur pengadilan. “Mekanisme pembubaran sepihak oleh pemerintah ini tidak saja merupakan kemunduran tetapi juga bertentangan dengan jaminan kebebasan berkumpulan dan berserikat sebagaimana yang diatur dalam pasal 28 dan 28E ayat (3) UUD 1945.

Walau kebebasan berkumpul dan berserikat tergolong hak yang dapat dibatasi atau dikurangi, tetapi pembatasan atau pengurangannya tidak dapat dilakukan dengan sewenang-wenang,” kata Rizky Argama, Direktur Riset Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), melalui rilisnya yang diterima voa-islam.com, Rabu (13/09/2017), saat di kantor KontraS, Jakarta.

Dengan menghilangkan jalur penyelesaian melalui pengadilan, menurut dia Perppu Ormas telah meniadakan hak ormas untuk membela diri berhadapan dengan tuntutan pembubaran di muka persidangan. “Sikap yang memandang bahwa tindakan pembubaran dapat digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara jelas tidak tepat.

Sebab pembubaran ormas tidak dapat diartikan sebatas tindakan penyelenggara negara mencabut surat keputusan, tetapi lebih dari itu, merupakan tindakan meniadakan suatu subyek hukum.” Selain itu, dalam keputusannya, MK pernah memberikan pertimbangan bahwa kewenangan negara melarang sesuatu yang merupakan pembatasan hak asasi tanpa due process law, menurut dia tidak dapat dibenarkan.

“Dengan alur demikian, tahapan yang semestinya adalah menggunakan jalur pengadilan untuk membatasi hak asasi; bukan sebaliknya, membatasi dulu, gugat ke pengadilan kemudian.” Ia pun menyebutkan bahwa adanya Perppu Ormas ini, maka Negara kembali seperti berhadap-hadapan dengan organisasi masyarakat sipil.

“Dengan mekanisme pembubarn sepihak, Perppu Ormas telah menempatkan posisi negara kembali berhadap-hadapan dengan ormas sipil, sama seperti yang terjadi pada masa Orde Baru. Ketentuan semacam ini menurut dia terakhir kali terjadi saat Pemerintah Orde Baru membubarkan sepihak organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) da Gerakan Pemuda Marhaen (GPM) pada 1987.” (Robi/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Ada Apa dengan Kepemimpinan Indonesia Saat Ini? Kok Nama Presiden sering Dicatut?

Ada Apa dengan Kepemimpinan Indonesia Saat Ini? Kok Nama Presiden sering Dicatut?

Senin, 25 Sep 2017 17:51

Roadshow Peduli Rohingya Sambangi Kota Bandung

Roadshow Peduli Rohingya Sambangi Kota Bandung

Senin, 25 Sep 2017 16:54

Polri, BIN, dan TNI Buat Riuh Politik? Pengamat: Genting, Jokowi harus Bertindak

Polri, BIN, dan TNI Buat Riuh Politik? Pengamat: Genting, Jokowi harus Bertindak

Senin, 25 Sep 2017 15:51

Situasi Perpolitikan Indonesia Kian Tidak Menentu karena Pejabat Berjalan Masing-masing

Situasi Perpolitikan Indonesia Kian Tidak Menentu karena Pejabat Berjalan Masing-masing

Senin, 25 Sep 2017 13:51

Pejuang Oposisi Suriah Bombardir Pasukan Assad di Kota Al-Qardaha Latakia dengan Roket Grad

Pejuang Oposisi Suriah Bombardir Pasukan Assad di Kota Al-Qardaha Latakia dengan Roket Grad

Senin, 25 Sep 2017 13:15

9 Jenis Rezeki Yang sering Kita Lupakan, Apa Saja?

9 Jenis Rezeki Yang sering Kita Lupakan, Apa Saja?

Senin, 25 Sep 2017 12:48

Semangat Hijrah Jalin Ukhuwah, Ribuan Kaum Muslimin Ikuti Jalan Sehat

Semangat Hijrah Jalin Ukhuwah, Ribuan Kaum Muslimin Ikuti Jalan Sehat

Senin, 25 Sep 2017 12:12

Komnas HAM Nilai Situs nilahsirri.com Rendahkan Martabat Kemanusiaan

Komnas HAM Nilai Situs nilahsirri.com Rendahkan Martabat Kemanusiaan

Senin, 25 Sep 2017 11:53

Komisioner HAM: Panglima TNI Sebaiknya Buka Siapa Dibalik Senjata Ilegal

Komisioner HAM: Panglima TNI Sebaiknya Buka Siapa Dibalik Senjata Ilegal

Senin, 25 Sep 2017 11:49

Peringatan International Hijab Solidarity Day 2017 Digelar di CFD

Peringatan International Hijab Solidarity Day 2017 Digelar di CFD

Senin, 25 Sep 2017 11:43

Seorang Ilmuan India 'Diusir' dari Oman Setelah Menyampaikan Pidato Anti-Saudi

Seorang Ilmuan India 'Diusir' dari Oman Setelah Menyampaikan Pidato Anti-Saudi

Senin, 25 Sep 2017 11:15

Rohingya Di Depan Mata

Rohingya Di Depan Mata

Senin, 25 Sep 2017 10:40

Rohingya Adalah Kita

Rohingya Adalah Kita

Senin, 25 Sep 2017 10:35

Turki Akan Bangun Tempat Penampungan untuk 100.000 Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Turki Akan Bangun Tempat Penampungan untuk 100.000 Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Senin, 25 Sep 2017 09:26

Ustadz Amin Muchtar Berharap Film A Hassan Sang Pembaharu Segara Terwujud

Ustadz Amin Muchtar Berharap Film A Hassan Sang Pembaharu Segara Terwujud

Senin, 25 Sep 2017 07:58

Debora dan Intropeksi Pemerintah

Debora dan Intropeksi Pemerintah

Senin, 25 Sep 2017 07:34

Sekum Persis: Jaga Keutuhan NKRI Tanpa PKI

Sekum Persis: Jaga Keutuhan NKRI Tanpa PKI

Senin, 25 Sep 2017 06:00

Jeritan Rakyat Miskin Di Tengah Polemik BPJS

Jeritan Rakyat Miskin Di Tengah Polemik BPJS

Senin, 25 Sep 2017 05:26

Semarak Literasi, Dr. Tiar: Struktur Masyarakat yang Mengapresiasi Penulis Persis Mesti Diciptakan

Semarak Literasi, Dr. Tiar: Struktur Masyarakat yang Mengapresiasi Penulis Persis Mesti Diciptakan

Senin, 25 Sep 2017 05:10

Pembom Jibaku Taliban Targetkan Konvoi Pasukan NATO di Ibukota Kabul Afghanistan

Pembom Jibaku Taliban Targetkan Konvoi Pasukan NATO di Ibukota Kabul Afghanistan

Ahad, 24 Sep 2017 21:12


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X