Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.252 views

Mantan Anggota DPR: 66 Janji Pilpres Gagal, Presiden Malah Minta 2 Periode

JAKARTA (voa-islam.com) - Djoko Edhi Abdurrahman mantan Anggota Komisi Hukum DPR 2004 - 2009, Advokat & Wasek Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama, PBNU menulis dalam laman daringnya.

Ia menulis, ada 66 janji Pilpres gagal, dan kini Presiden Jokowi malah minta 2 periode,  "Kalau Jokowi sampai 2 periode, kian parah kesengsaraan rakyat. Sekarang saja 66 biji janji pilpresnya, tak sebiji pun yang dipenuhi. Kalau 2 periode, niscaya dustanya 2 kali lipat. Dosa besar dalam politik adalah berdusta. " unggahnya.

Ia menambahkan, "Janji pilpres adalah social contract, wajib dipenuhi menurut Thomas Hobbes, John Locke, Jacques Rosseau, dan Montesqieu. Menurut keempat icon pakem Ilmu Negara itu, plus Al Mawardi, jika janji tadi tak dipenuhi pemimpin terpilih, rakyat kudu tarik mandat." jelasnya lagi.

Jika yang ditimbulkan oleh pembangkangan atas social contract, telah melanggar HAM, rakyat berhak memberontak. kata Djoko Edhi lagi.

 

Bolehkah Pemimpin berbohong?

"Hanya satu orang di atas bumi yang membolehkan kepala negara berbohong. Yaitu ahli dan penulis buku "Discoursi" ialah Niccholo Machiavelli yang sangat masyhur." jelas Edhi di wall Facebooknya.

Dalam buku keduanya, "Il Principe", Machiavelli memberi saran, "Berdustalah yang banyak, jika itu untuk mempertahankan kekuasaan!". Machiavelli segenerasi dengan Jamaludin El Afghani, peletak dasar Emansipasi pertama di dunia, "Tahrir El Mar'ah", telah menjadi sangat masyhur berkat saran paradok berat itu.

Habis itu, para sosiolog se dunia, menurut Profesor Hunt dan Profesor Horton dari Michigan University, dalam "Sociology I", memberi juluk kepada Machiavelli, ilmuwan syetan.

Hukum Macet Menurut Joan Bodin 

Sesungguhnya hanya satu yang diderma oleh kedaulatan rakyat kepada pemimpin terpilih. Yaitu kedaulatan rakyat dari demokrasi itu mewariskan kekuasaan kepada kepala negara untuk menghukum yang bersalah.

Sudah 4 tahun berjalan kekuasaan Jokowi, tak satupun ia melakukan kekuasaan teorema Bodin itu.

Hukum macet di mana-mana. Sejak dari excess du pavoir (penyalahgunaan kekuasaan), detournament du pavoir (penyalahgunaan wewenang), dan tort (kesalahan pidana) menjadi pemandangan luar biasa yang biasa, business as usual.

Tapi saya setuju Machiavelli, bahwa rakyat Indonesia tidak memiliki "Nasib Baik" untuk memiliki "pemimpin yang baik" ketika Jokowi terpilih menjadi presiden.

Sedangkan Jokowi tak memiliki "Nasib Baik" untuk menjadi "Pemimpin yang Baik". Machiavelli menyebutnya "Nasib Baik" tadi dengan frasa "Glorium". Rakyat Indonesia dan Jokowi sama-sama tak memiliki glorium yang kini menampilkan sikon negara menuju titik nadir, nyungsep.

Di sini perbedaan Jokowi dengan Soeharto

Ketika Soeharto jadi kepala negara. Soeharto memiliki "Nasib Baik" untuk menjadi "Pemimpin yang Baik", dan pada saat bersamaan rakyat Indonesia memiliki "Nasib Baik" untuk memiliki "Pemimpin yang Baik".

Soeharto dan rakyatnya sama-sama memiliki glorium. Saya tidak melihat Machiavelli masuk ke ilmu kanuragan, klenik, kejawen, sinkretisme, atau paranormal.

Machiavelli bukan itu. Ia adalah pejabat tinggi negara layer 1, yang pada akhirnya masuk penjara akibat pemikirannya.

Berbeda dengan buku keduanya yang ditulis di penjara "Il Principe", yang sangat pragmatis. Pada "Discoursi", Machiavelli jernih, ilmuwan murni. Machiavelli meneliti kekuasaan Romawi dan Yunani semasa Ecklesia (negara kota), asal muasal negara demokrasi.

"Mengapa paling lama 40 tahun, kekuasaan di Romawi mengalami pemberontakan? Dan runtuh. Mengapa di Yunani, selama 900 tahun lebih, di bawah hukum Liqurgus, dijagai para Spartan, tak ada gejolak yang berarti seperti di Roma?" Yaitu glorium." urainya.

Romawi tak punya glorium. Romawi selalu salah, rakyat Romawi salah pilih orang. Demokrasi di Ecklesia itu menipu, menjauhkan glorium dari sana.

"Jangan kau tangisi darah yang tumpah oleh revolusi. Tapi menangislah ketika pemimpin terpilih, tak memiliki nasib baik untuk menjadi pemimpin yang baik, dan rakyat yang memilih, tak memiliki nasib baik untuk memiliki pemimpin yang baik", kata Machivelli." demikian kutipnya lagi.

Bukti bahwa pemimpin terpilih tak punya glorium, diketahui dari janji dalam political contract (social contract) nya yang tak mampu direalisasikan. Game over!

Simak 66 Janji Jokowi > disini

Bagaimana pendapat Anda?

[adivammar/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Super Qurban ke Pesantren, Daerah Bencana, Kampung Muallaf dan Dakwah Pedalaman

Qurban adalah amal shalih yang paling utama, lebih utama daripada jihad. Mari berqurban ke pesantren, penjara, peluarga mujahid, dakwah pedalaman dan rawan pemurtadan. ...

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Super QURBAN untuk KORBAN Gempa Lombok. Ayo Bantu..!!!

Lombok luluhlantak diguncang gempa. Derita mereka duka kita juga. Mari berbagi kebahagiaan dengan berqurban untuk para korban gempa di lombok....

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Jenius Penghafal Al-Qur'an Bersanad Kecelakaan Terlindas Mobil. Ayo Bantu..!!

Ustadz Ahmad Syukri, dai penghafal Al-Qur'an 30 juz yang bersanad tujuh riwayat ini terlindas mobil dan banyak mengalami patah tulang. Dioperasi berulang kali, tagihan melonjak 58 juta rupiah....

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Fatkhur Kurniawan Bocah Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi 12,1 Juta Rupiah Sudah Diserahkan

Setelah bertarung melawan tumor selama 15 bulan, akhirnya Fatkhur menyerah kepada takdir kematian. Semoga para donatur mengganjar infaknya dengan keberkahan, pahala dan surga Firdaus...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Anak Yatim ini Butuh Biaya Operasi 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!

Bila kambuh, biji testis santri Rumah Tahfizh Qur?an ini bengkak dan nyeri hebat. Almarhum ayahnya adalah aktivis Nahi Munkar yang gencar memerangi rentenir, kemaksiatan dan pemurtadan. Ayo...

Latest News
Jenderal Rusia Desak Moskow Tembak Jatuh Pesawat Tempur Israel

Jenderal Rusia Desak Moskow Tembak Jatuh Pesawat Tempur Israel

Kamis, 20 Sep 2018 15:38

Debu Ajak Masyarakat Lombok Bergembira dengan Dzikir

Debu Ajak Masyarakat Lombok Bergembira dengan Dzikir

Kamis, 20 Sep 2018 14:51

Berpuasa Asyura, Tapi Punya Hutang Puasa Ramadhan. Sah Puasanya?

Berpuasa Asyura, Tapi Punya Hutang Puasa Ramadhan. Sah Puasanya?

Kamis, 20 Sep 2018 13:54

Permintaan Maaf Asia Sentinel ke SBY dan Demokrat Disambut Investigasi

Permintaan Maaf Asia Sentinel ke SBY dan Demokrat Disambut Investigasi

Kamis, 20 Sep 2018 13:13

PERSIS: Tak Ada Forum Legal Alumni Santri Kami Dukung Jokowi

PERSIS: Tak Ada Forum Legal Alumni Santri Kami Dukung Jokowi

Kamis, 20 Sep 2018 12:35

Impor Beras: Sikap Kepemimpinan Jokowi Disorot

Impor Beras: Sikap Kepemimpinan Jokowi Disorot

Kamis, 20 Sep 2018 12:13

Dahnil Anzar Jadi Koordinator Jubir Prabowo-Sandi

Dahnil Anzar Jadi Koordinator Jubir Prabowo-Sandi

Kamis, 20 Sep 2018 11:56

Dituduh Eksploitasi Isu Agama, GNPF: Hanya Kawal Fatwa Kiyai Ma'ruf

Dituduh Eksploitasi Isu Agama, GNPF: Hanya Kawal Fatwa Kiyai Ma'ruf

Kamis, 20 Sep 2018 11:42

Pegiat Medsos Ingatkan Kuda Troya di Timses Prabowo-Sandi

Pegiat Medsos Ingatkan Kuda Troya di Timses Prabowo-Sandi

Kamis, 20 Sep 2018 11:13

Agar Tak Terjadi Kecurigaan, KH Ma'ruf Amin Diminta Lepas Ketua Umum MUI

Agar Tak Terjadi Kecurigaan, KH Ma'ruf Amin Diminta Lepas Ketua Umum MUI

Kamis, 20 Sep 2018 06:41

Orangtua yang Menebus Dosa dengan Dosa

Orangtua yang Menebus Dosa dengan Dosa

Kamis, 20 Sep 2018 00:53

Perhatikan 5 Hal Penting Ini Sebelum Kamu Asyik Main HP

Perhatikan 5 Hal Penting Ini Sebelum Kamu Asyik Main HP

Kamis, 20 Sep 2018 00:36

Rusia Klaim Taliban Siap Hadiri Pembicaraan Damai Afghanistan di Moskow

Rusia Klaim Taliban Siap Hadiri Pembicaraan Damai Afghanistan di Moskow

Rabu, 19 Sep 2018 23:15

Komisi Anti Korupsi Malaysia Tangkap Mantan PM Najib Razak Terkait Korupsi 628 Juta USD

Komisi Anti Korupsi Malaysia Tangkap Mantan PM Najib Razak Terkait Korupsi 628 Juta USD

Rabu, 19 Sep 2018 22:59

Spanduk Acara GP Ansor di Tanjung Pura Juga Dibakar Massa

Spanduk Acara GP Ansor di Tanjung Pura Juga Dibakar Massa

Rabu, 19 Sep 2018 20:46

Menakjubkan 10 Manfaat Protein Gabus, Tak Hanya Untuk Luka Pasca Operasi

Menakjubkan 10 Manfaat Protein Gabus, Tak Hanya Untuk Luka Pasca Operasi

Rabu, 19 Sep 2018 20:32

Kena Batunya, Acara GP Ansor di Langkat Dibubarin Massa

Kena Batunya, Acara GP Ansor di Langkat Dibubarin Massa

Rabu, 19 Sep 2018 20:25

Jambore Dai Tidak Ada Unsur Politik

Jambore Dai Tidak Ada Unsur Politik

Rabu, 19 Sep 2018 20:02

Buntut Ditembaknya Pesawat Rusia, Giliran Israel Salahkah Suriah dan Iran dalam Insiden Itu

Buntut Ditembaknya Pesawat Rusia, Giliran Israel Salahkah Suriah dan Iran dalam Insiden Itu

Rabu, 19 Sep 2018 13:00

ICC Buka Penyelidikan Genosiga Terhadap Muslim Rohingya Oleh Militer Myanmar

ICC Buka Penyelidikan Genosiga Terhadap Muslim Rohingya Oleh Militer Myanmar

Rabu, 19 Sep 2018 12:00


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X