Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.266 views

RI dapat 51 Saham Freeport, Fahri: Memalukan, bukan Prestasi

JAKARTA (voa-islam.com)- Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyebut saham 51 persen Freeport yang baru saja didapatkan bukanlah sebuah prestasi. Fahri malah menilai sebaliknya.

“Pertanyaan penting adalah apakah kesepakatan Pemerintah RI via Inalum mendapat saham PTFI 51 persen adalah prestasi? Jawabannya bukan, tak ada prestasi karena saham tersebut harus beli. Itu mekanisme pasar biasa. 

Negara berdaulat tidak selayaknya meletakkan diri serendah itu. Membungkuk serendah perseroan. Ini memalukan,” demikian cuitanya, Sabtu (14/7/2018), di akun Twitter pribadi miliknya.

Ia pun sambil mengingatkan di kasus lain, di mana terjadi divestasi terhadap Newmont. “Ingatlah kasus divestasi Newmont, utang membuat daerah tak dapat apa-apa dan akhirnya harus dijual lagi, dan sekarang akan dibeli lagi oleh perusahaan asing pasca IPO, di mana kedaulatan divestasi? Kita baru tahu kita ditipu.”

Menurutnya, kesepakatan dengan PTFI membuat FU untung dua hal secara langsung. Pertama bisa eksport konsentrat. Dan kedua dapat jaminan perpanjangan operasi dan tak perlu bayar kerugian negara.

“Semua ini keuntungan seketika kaum kapitalis itu. Padahal menurut UU Minerba, ekspor konsentrat bisa dilakukan jika PTFI, kontrak karyanya diubah jadi IUP dan harus membangun smelter di Indonesia (khususnya papua). 

Sekarang bagaimana?” Perubahan rezim KK (Kontrak Karya) menjadi IUP (Ijin Usaha Pertambangan), bangun smelter, divestasi saham, perubahan besaran royalti dan luas wilayah penambangan adalah untuk mematuhi UU Minerba, bukan perpanjangan KK. 

“Ini nego apa? Pembahasan perpanjangan KK mustinya dilakukan oleh pemerintahan terpilih tahun 2019, atau 2 tahun sebelum KK berakhir. Apa yang diburu? Rakyat berhak tahu apakah ini ada hubungan dengan Pemilih? 

Atau dukungan negara tertentu? Dan semua itu harus dilakukan dengan disesuaikan dengan UU Minerba, sebab jika tidak bisa timbulkan kerugian negara. Silahkan KPK menyurih BPK  mengaudit secara menyeluruh. Kalau berani terbuka sekalian deh.”

UU Minerba adalah bentuk fungsi pengaturan dalam hak menguasai negara. Kini pemerintah via negosiator menurut dia sedang jalankan negosiasi. “Tentu tak boleh bertentangan dengan kebijakan dan pengaturan Minerba sebab itu juga artinya bertentangan dengan UUD45.”

Jangan lupa bahwa untuk menegakkan Pasal 33 UUD 1945 maka Kebijakan yang tersurat dalam UU Minerba adalah mengkoreksi model kontrak karya. “Jadi bukan sekedar ganti jadi IUP tetapi meletakkan negara sebagai penguasa SDA.”

Masalah dalam negosiasi KK ini ada karena tidak bisa membedakan antara penyesuaian kepada UU Minerba dengan mekanisme perpanjangan kontrak yang sebetulnya lebih teknis. “Saya menduga hal-hal teknis telah melangkahi substansi salam UU dan Konstitusi.

Seharusnya dalam negosiasi, posisi pemerintah adalah jika PTFI tidak mau patuh pada UU Minerba maka KK tidak akan diperpanjang. Itu saja dulu. 

Dia ngancam angkat perkakas silahkan. Yang berharga kan mineralnya bukan perkakasnya.”

Soal emas yang sekarang viral, misalnya. Tadinya tidak ada klausul soal emas dalam KK 1 meski PTFI menambang emas sejak awal. Dan kita sering tidak tahu apa yang sebenarnya mereka angkut 24 jam dari perut bumi pertiwi. 

“Dan Meski kemudian klausul emas masuk dalam KK 2. Kini royalti emas masih tetap 1 persen di bawah regulasi yang menetapkan 3 persen. Pemerintah harus transparan apakah mereka telah mengkoreksi kesalahan masa lalu. Termasuk soal lingkungan.”

Keuntungan PTFI di bawah rezim KK-nya UU Pokok Pertambangan yang kini dikoreksi oleh UU Minerba. Sudah lebih dari cukup bahwa pelepasan saham PTFI ke pemerintah tidak harus jual beli dan serahkan begitu saja. “Cukuplah kami mau kelola sendiri. Itulah mentalitas yang harusnya ada dan waktunya tahun depan setelah seorang presiden baru mendapat mandat yang kebih segar dari rakyat.”

Bukan yang lama yang kemungkinan besar tidak terpilih lagi. “Atau apakah ini dipakai terpilih lagi? Wallahualam. 

Ada banyak sebenarnya yang harus dibuka. Sampai masalah teknis. Tapi lain kali kita bongkar semuanya.” Ini semua demi menyelamatkan bumi, air dan kekayaan alam rakyat yang terkandung dalam bumi kita. (Robi/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Latest News
Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Berkali-kali Kasus Tercecernya e-KTP

Rabu, 12 Dec 2018 21:31

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

31 Juta DPT, Politisi: Pemilu 2019 Terduga tidak Jujur

Rabu, 12 Dec 2018 20:31

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Seorang Pengacara di Mesir Ditangkap Karena Kenakan 'Rompi Kuning' yang Dilarang

Rabu, 12 Dec 2018 19:00

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Pemberontak Syi'ah Houtsi dan Pemerintah Yaman Setujui Pertukaran 15.000 Lebih Tahanan

Rabu, 12 Dec 2018 18:15

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Laporan: UEA Gelontorkan Uang dalam Jumlah Besar untuk Memata-matai Warganya

Rabu, 12 Dec 2018 17:15

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Jaksa Malaysia Ajukan Tuduhan Korupsi Baru pada Mantan PM Najib Razak

Rabu, 12 Dec 2018 16:15

Serangan Taliban ke Pemerintah Afghanistan Tidak Kendor Meski Meningkatnya Tekanan dari AS

Serangan Taliban ke Pemerintah Afghanistan Tidak Kendor Meski Meningkatnya Tekanan dari AS

Rabu, 12 Dec 2018 15:20

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Rabu, 12 Dec 2018 11:46

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Reuni 212, Sejarah, dan Gagapnya Pers Kita

Selasa, 11 Dec 2018 22:22

Reuni 212 dan Tsunami Media

Reuni 212 dan Tsunami Media

Selasa, 11 Dec 2018 22:21

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Mesir Larang Penjualan Rompi Kuning, Takut Protes Gilets Jaunes di Prancis Ditiru

Selasa, 11 Dec 2018 22:15

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

DDII Ajak Pengurus dan Keluarga Besar Pilih Capres & Cawapres Hasil Pilihan Ijtima Ulama

Selasa, 11 Dec 2018 21:29

Enough Pak Jokowi!

Enough Pak Jokowi!

Selasa, 11 Dec 2018 21:20

Toleransi Salah Kaprah

Toleransi Salah Kaprah

Selasa, 11 Dec 2018 20:18

Raja Kodok dan Ular

Raja Kodok dan Ular

Selasa, 11 Dec 2018 19:17

Tahun Kegelapan Media

Tahun Kegelapan Media

Selasa, 11 Dec 2018 18:49

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

4 Orang Tewas dalam Serangan Bom yang Menargetkan Konvoi Intelijen Afghanistan

Selasa, 11 Dec 2018 17:18

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Liga Arab Kecam Rencana Presiden Terpilih Brazil untuk Memindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Selasa, 11 Dec 2018 16:15

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Dapat Remisi Natal, Ahok Sang Penista Agama akan Bebas pada 24 Januari 2019

Selasa, 11 Dec 2018 14:17

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Pemindahan BPN ke Jateng, Fadli: Kita Berusaha Kuasai Basis Lawan

Selasa, 11 Dec 2018 14:12


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X