Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.034 views

Pidato Jokowi Soal Ini untuk Kepentingan Pilpres

JAKARTA (voa-islam.com)- Pada 16 Agustus 2018 lalu, pada acara menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 73, di depan Sidang Tahunan MPR (DPR-DPD), Presiden Jokowi  menyampaikan Pidato Kenegaraan. Jokowi  menyampaikan  pencapaian Pemerintah dan  kinerja lembaga tinggi negara lain. 

Untuk pencapaian Pemerintah, Jokowi mengajukan 2 (dua) butir yakni (1) Fokus kepada UMKM dan 40 persen lapisan masyarakat terbawah; (2) Rasio Gini yang membaik.

Terkait pencapaian UMKM dan 40 persen masyarakat bawah, Jokowi mengklaim, Pemerintah  tidak hanya memperhatikan usaha besar-besar saja, tapi juga fokus pada UMKM dan 40 persen lapisan masyarakat terbawah. Untuk menyasar 40 persen lapisan masyarakat terbawah, Pemerintah tengah menjalankan program Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial, serta peningkatan akses permodalan bagi usaha  ultra mikro, usaha mikro, dan usaha kecil. 

Selanjutnya, Jokowi juga mengklaim, untuk mendorong perkembangan usaha UMKM, Pemerintah menurunkan tarif pajak final UMKM menjadi 0,5 persen serta penajaman KUR bisa dinikmati 12,3 juta UMKM.

Pidato Kenegaraan Jokowi ini sungguh mengundang tanda tanya. Pertama, mengapa setelah 4 tahun berkuasa baru kali ini mempromosikan Pemerintah urus bidang UMKM? Padahal selama ini sibuk mempromosikan pembangunan infrastruktur.

Bisa jadi, diangkatnya bidang UMKM ini sekarang untuk mencari dukungan suara dari segmen pemilih berkerja untuk UMKM. Tahun ke lima Jokowi berkuasa dijadikan tahun mencari dukungan suara pemilih. Kedua, apakah betul selama ini Pemerintah Jokowi telah memperhatian bidang UMKM? Jawabannya: TIDAK!  Selama 4 (Empat) Tahun ini Jokowi gagal urus UMKM.

Salah satu urusan pemerintahan harus diselenggarakan Presiden RI Jokowi yakni bidang Koperasi dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Jokowi harus bertanggungjawab bidang Koperasi dan UMKM. 

Untuk menilai kinerja dan keberhasilan Jokowi urus Koperasi dan UMKM dapat digunakan Standar  kriteria:

1. Janji lisan kampanye Jokowi saat Pilpres 2014 terkait bidang Koperasi dan UKM.

2. Janji tertulis kampanye Jokowi saat Pilpres 2014 tertuang  di dlm dokumen NAWACITA.

3. RPJMN 2015-2019 diterbitkan Presiden Jokowi.

4. Renstra Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2015-2019.

Saat kampanye lisan Pilpres 2014, Jokowi berjanji akan memberi bantuan dana Rp10 juta per tahun untuk UMKM/Koperasi. Janji ini sama sekali tidak dipenuhi Jokowi. Ia ingkar janji.

Selanjutnya, di dalam 9 (sembilan) agenda prioritas NAWACITA, tidak terdapat rencana bidang Koperasi  dan UMKM. Relatif detail terdapat di dalam RPJMN 2015-2019, antara lain:

1. Pertumbuhan kontribusi Koperadi dan UMKM thdp pembentukan PDB rata2 6,5-7,5 persen per tahun.

2. Pertumbuhan jumlah tenaga kerja UMKM rata2  4,0-5,5 persen per tahun.

3. Pertumbuhan kontribusi Koperasi dan UMKM dalam ekspor non migas rata2 5,0-7,0 persen per tahun. 

4. Pertumbuhan kontribusi Koperasi dan UMKM dalam investasi rata2 8,5-10,5 persen per tahun. 

5. Pertumbuhan produktivitas UMKM rata2  5,0-7,0 % per tahun. 

6. Proporsi UMKM mengakses pembiayaan formal target 2019 sebesar 25,0 persen. 

7. Pertambahan jumlah wirausaha baru melalui program pusat dan daerah, selama 5 tahun lahir 1 juta unit.

Tidak jauh berbeda RPJMN 2015-2019, di dalam RENSTRA Kemenkop dan  UKM  tertuang adalah: 

1. Pertumbuhan kontribusi Koperadi dan UMKM terhadap PDB rata2 6,5-7,5 persen per tahun.

2. Pertumbuhan jumlah tenaga kerja UMKM rata2  4,0-5,5 persen per tahun.

3. Pertumbuhan kontribusi Koperasi dan UMKM dalam ekspor non migas rata2  5,0-7,0 persen per tahun.

4. Pertumbuhan kontribusi UMKM dan Koperasi dlm investasi   rata2  8,5-10,5 persen per tahun.

5. Pertumbuhan produktivitas UMKM rata2 5,0-7,0 persen per tahun.

6. Proporsi UMKM mengakses pembiayaan formal target 25,0 persen pada tahun 2019.

Apakah Pemerintah Jokowi berhasil mencapai target di atas? Kemenkop dan UKM AA Gede acapkali mengingatkan kondisi kontribusi Koperasi terhadap PDB sudah meningkat dan "pecah telur".  Menurutnya, pada 2014 (era SBY)  kontribusi hanya 1,71 persen. 

Lalu, Menteri ini  memperkirakan pada Triwulan III/2017 mencapai 4,48 persen. Data Kemenkop dan UKM mencatat, jika mengacu pada data BPS tentang total PDB Nasional Triwulan III/2017 atau hingga September 2017, sebesar Rp10.096 triliun maka kontribusi Koperasi sebagai lembaga sekitar Rp451 triliun. 

Perkembangan kontribusi ini sebagai berikut: 2014 tercatat 1,71 persen, 2015 naik 4,41 persen, 2016 turun menjadi 3,99 persen, 2017 kemudian diperkirakan naik 4,48 persen. Rata-rata kontribusi era Jokowi yakni sekitar 4,3 persen. 

Meski demikian, capaian era Jokowi ini masih jauh di bawah target capaian pertahun (6,5-7,5 persen). Kondisi Kinerja Jokowi buruk dan gagal urus Koperasi dan UMKM.

Dari sisi pertumbuhan jumlah tenaga kerja UMKM, Jokowi menargetkan rata-rata 4,0-5,5 persen per tahun. Kondisi  koperasi 4 (empat) tahun Jokowi jadi Presiden,  tidak ada perubahan jumlah berarti baik aktif maupun tidak aktif. 

Pada 2015 total Koperasi sebanyak 205.781 unit, aktif 148.589 unit, tidak aktif 57.192 unit. 

Pada 2016 total Koperasi 208.165 unit, aktif 150.789 unit, tidak aktif 75.376 unit. Pada per 20 Maret 2017 total 208.373 unit, aktif 151.456 unit, dan tidak aktif 56.917 unit (Sumber Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, 23 Maret 2017).

Salah satu masalah Koperasi yakni masih banyak koperasi tidak aktif. Bahkan LAKIP Menkop dan UKM 2015 mengakui, masih banyak Koperasi yang belum menerapkan nilai dan prinsip koperasi secara benar. Di lain pihak, diakui juga  masalah UMKM antara lain: kualitas SDM rendah, peran sistem pendukung kurang optimal, dan  kebijakan dan peraturan kurang efektif.

Data BPS menunjukkan, jumlah tenaga kerja UMKM pada 2014 sebanyak  8.362.746; pada 2015 menaik sedikit yakni 8.735.781. 

Selanjutnya target capaian pertumbuhan kontribusi UMKM dan Koperasi dlm ekspor non migas rata2  5,0-7,0 persen per tahun. Berhasilkah Jokowi mencapai target? Tidak juga!

Dari sisi pertumbuhan kontribusi UMKM dan Koperasi dlm investasi, target capaian   rata2  8,5-10,5 persen per tahun. Berhasilkah? Tidak juga!

Selanjutnya target capaian pertumbuhan kontribusi Koperasi dan UMKM dalam ekspor non migas rata2  5,0-7,0 persen per tahun. Berhasilkah? Tidak juga! 

Dari sisi pertumbuhan kontribusi Koperasi dan UMKM dalam investasi,  target capaian rata-rara 8,5-10,5 persen pertahun. Berhasilkah? Belum terbukti!

Selanjutnya, target  pertumbuhan produktivitas UMKM rata2 5,0-7,0 persen per tahun. Menurut BPS, pertumbuhan produksi UMKM rata2 tahunan 5,71 persen pada 2015. Angka ini menaik dibandingkan pd 2014 hanya 1,35 persen. Tetapi, untuk tahun 2016, 2017 dan 2018: belum terbukti!

Terakhir, target proporsi UMKM mengakses pembiayaan formal target  25,0 persen pada 2019. BPS menyajikan data posisi kredit UMKM pada Bank Umum untuk modal kerja Rp537.186 miliar pada 2015, lebih banyak ketimbang 2014, yakni 490.262 miliar rupiah. Penggunaan untuk investasi pd 2015 mencapai Rp202.615 miliar, melebihi tahun 2014 hanya Rp181.459 milyar. 

Bagaimana tahun 2016, 2017 dan 2018?  Belum terbukti mencapai target!

Sebagai pembanding, hasil kebijakan Bank Indonesia (BI) membantu pemberian kredit kepeda UMKM. Pada awal 2013, BI menerbitkan  Peraturan Bank Indonesia  Nomor 14/22/PBI/2012 dan revisinya  Nomor 1 7/12/PBI/2015). BI mewajibkan Bank Umum memberi kredit kepada UMKM minimal 20 persen dari total portofolio kredit pada 2018. Peraturan ini berlaku untuk semua Bank Umum.

Disebut  Bank Umum bank komersial, bank syariah dan bank campuran.

Antara tahun 2013 dan 2014, Bank diperbolehkan  menyalurkan kredit kepada UMKM sebanyak mereka mampu. Rasio kredit baru diberlakukan mulai 2015 ke atas. Pada 2015, rasio kredit UMKM tehadap total kredit minimal 5 persen.

Pada 2016  minimal 10 persen, 2017  minimal 15 persen, 2018 minimal 20 persen. 

Target BI l ini ternyata cukup sulit dipenuhi bagi beberapa Bank. Pada  Maret 2017, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan, sekitar seperlima Bank Umum tidak dapat memenuhi target rasio kredit UMKM sebesar 10 persen diberlakukan BI untuk 2016: Maknanya, Pemerintah gagal bantu penyaluran kredit UMKM.

Kini melalui Pidato Kenegaraan Jokowi mengangkat issu pencapaian UMKM. Padahal, “selama  empat  tahun  ini kondisi kinerja Jokowi buruk dan gagal di bidang UMKM”.

Selanjtnya, Jokowi juga mengangkat issu pencapaian 40 persen lapisan masyarakat terbawah. Jokowi mengklaim, Pemerintah  juga fokus 40 persen lapisan masyarakat terbawah. Untuk menyasar 40 persen lapisan masyarakat terbawah, Pemerintah tengah menjalankan program Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial.

Perhutanan social adalah program nasional untuk pemerataan ekonomi dan mengurangi ketimpangan melalui tiga pilar yakni lahan, kesempatan usaha dan sumber daya manusia. 

Perhutanan social adalah program legal membuat masyarakat bisa turut mengelola hutan dan mendapatkan manfaat ekonomi.

Semula Pemerintah menetapkan hutan negara seluas 12,7 juta Ha disediakan untuk program perhutanan social ini.  Tetapi, kemudian dikurangi hanya 4,3 juta Ha.  Program ini relatif berhasil memenuhi target 4,3 Juta Ha.  Hingga kini (Agustus 2018)  terlah tercapai target 1,7 juta Ha. Masih harus dipenuhi  2,6 juta Ha. Menurut Menteri LHK,  target capaian per bulan dipercepat dari 120 ribu Ha selama ini menjadi 170 ribu Ha per bulan. 

Jika berhasil, maka target 4,3 juta Ha 2019 akan tercapai. Kita tunggu saja akhir 2019, tercapaikah target 4,3 juta Ha?

Memang, untuk cari suara pemilih di strata sosial bawah, program ini sangat efektif dan efisien. Efektif karena langsung rakyat dapat memanfaatkan tanah hutan negara tanpa batar, bahkan dapat bantuan pembibaan. Efisien karena bisa dapat suara pemilih tanpa biaya kampanye Pasangan Jokowi-Ma'ruf. Atas nama program pemerintah, bisa gunakan dana negara. Legal!

*Peneliti NSEAS, Muchtar Effendi Harahap

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

Latest News
[Video] Jokowi Akhirnya 'Tumbang' Sakit di Pengungsian Donggala

[Video] Jokowi Akhirnya 'Tumbang' Sakit di Pengungsian Donggala

Rabu, 24 Oct 2018 09:20

Mengolok-Olok Agama dalam Lawakan, Dua Komika Ini Resmi Dilaporkan ke Polda Jawa Timur

Mengolok-Olok Agama dalam Lawakan, Dua Komika Ini Resmi Dilaporkan ke Polda Jawa Timur

Rabu, 24 Oct 2018 09:04

Penjaga Panji Tauhid, Kitakah Satu Diantaranya?

Penjaga Panji Tauhid, Kitakah Satu Diantaranya?

Rabu, 24 Oct 2018 08:57

Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Keras Pembakaran

Pemuda Muslimin Indonesia Kecam Keras Pembakaran

Rabu, 24 Oct 2018 08:23

Panji Tauhid Jati Diri Islam, Jangan Antipati

Panji Tauhid Jati Diri Islam, Jangan Antipati

Rabu, 24 Oct 2018 07:42

Bakar yang Membakar

Bakar yang Membakar

Rabu, 24 Oct 2018 07:10

Ini Kronologis Pembakaran Bendera Tauhid di Garut,  Polisi Akan Lakukan Tindakan Hukum

Ini Kronologis Pembakaran Bendera Tauhid di Garut, Polisi Akan Lakukan Tindakan Hukum

Rabu, 24 Oct 2018 06:45

Kita Muslim, Kita Layak Marah Bendera Rasulullah Dihinakan

Kita Muslim, Kita Layak Marah Bendera Rasulullah Dihinakan

Rabu, 24 Oct 2018 06:32

Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Pelaku Pembakaran Bendera Tauhid di Garut Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Rabu, 24 Oct 2018 06:32

Plin-plan Menentukan Harga Premium?

Plin-plan Menentukan Harga Premium?

Rabu, 24 Oct 2018 05:04

Pembakaran Bendera Tauhid

Pembakaran Bendera Tauhid

Rabu, 24 Oct 2018 02:48

Diduga Menista Agama, IKAMI Minta Presiden Bubarkan Banser

Diduga Menista Agama, IKAMI Minta Presiden Bubarkan Banser

Selasa, 23 Oct 2018 23:59

Bakar Bendera Tauhid, Muhammadiyah: Banser Garut Harus Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Bakar Bendera Tauhid, Muhammadiyah: Banser Garut Harus Meminta Maaf Kepada Umat Islam

Selasa, 23 Oct 2018 23:52

Bakar Bendera Tauhid Manifestasi Kesesatan Nalar

Bakar Bendera Tauhid Manifestasi Kesesatan Nalar

Selasa, 23 Oct 2018 23:33

Bendera Tertinggal

Bendera Tertinggal

Selasa, 23 Oct 2018 23:05

Gardah: Sebenci Itukah Banser Pada Bendera Tauhid Sampai-sampai Membakarnya?

Gardah: Sebenci Itukah Banser Pada Bendera Tauhid Sampai-sampai Membakarnya?

Selasa, 23 Oct 2018 22:50

Kalimat Tauhid Menghiasi Tahlilan

Kalimat Tauhid Menghiasi Tahlilan

Selasa, 23 Oct 2018 22:04

Laporan: Bagian Tubuh Jamal Khashoggi Ditemukan

Laporan: Bagian Tubuh Jamal Khashoggi Ditemukan

Selasa, 23 Oct 2018 21:45

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Selasa, 23 Oct 2018 21:08

Belajar dari Konsep Islam tentang Penanganan Bencana Alam

Belajar dari Konsep Islam tentang Penanganan Bencana Alam

Selasa, 23 Oct 2018 21:06


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X