Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.271 views

Ketika Buku seharga Emas

Ada satu masa ketika harga buku itu dinilai dengan emas. Wah…pasti mahal donk. Mana bisa rakyat menjangkaunya? Bisa tuh karena harga buku tersebut dibayarkan oleh negara dengan emas seberat buku yang ditulis. Buku tersebut kemudian dipasarkan dengan gratis atau harga minimal sekadar mengganti ongkos cetak. Sedangkan penulisnya tidak lagi menerima bayaran dari penerbit ataupun royalti. Hal ini terjadi di masa Khalifah Al-Makmun yang memberikan emas kepada Hunain bin Ishak seberat kitab-kitab yang ia salin ke bahasa Arab dengan ukuran yang sama beratnya.

Semua orang boleh dan berhak bahkan wajib menyebarkan buku-buku tersebut ketika isinya adalah ajakan pada kebaikan. Bukan hanya menyebarkan saja, tapi setiap orang berhak untuk menggandakan dengan cara apa pun. Tidak akan ada penulis atau penerbit yang merasa dirugikan karena konsumen menggandakan tanpa seizin mereka. Bahkan sebaliknya, mereka akan sangat mendorong setiap orang untuk sama-sama menyebarkan buku dan isinya tersebut.

Tidak ada orang yang berteriak-teriak menuntut ganti rugi karena bukunya disalin atau digandakan tanpa seizinnya. Alasannya adalah hak cipta, padahal intinya ia berteriak karena dirugikan secara materi. Hal ini sangat biasa di alam Kapitalisme karena memang segala sesuatu selalu dinilai secara materi. Meskipun hak cipta didengungkan di alam Kapitalisme, nasib pengarang tetap saja merana tanpa ada perlindungan sama sekali. Hanya segelintir pengarang yang karyanya best seller saja yang hidup layak. Itu pun juga tidak terlepas dari potongan pajak ini-itu.

Berbeda dengan sistem Islam yang sangat menghargai ilmu pengetahuan. Kaya tidaknya seorang ulama/ilmuwan tidak bergantung dari laku tidaknya karya tersebut di pasaran. Tapi pemimpin dalam hal ini Khalifah telah memberikan imbalan lebih dari cukup kepada pengarang, penterjemah dan ilmuwan demi agar mereka bisa hidup layak. Bila kehidupan terjamin maka konsentrasi dan dedikasi bisa lebih fokus untuk pengembangan ilmu pengetahuan demi kemajuan Islam. Tak heran bila saat itu, wilayah kekhilafahan Islam menjadi pusat ilmu pengetahuan dan teknologi mengalahkan peradaban lainnya di zaman itu.

…nasib penulis, penterjemah dan ilmuwan di zaman ini lebih menghargai kemolekan tubuh daripada ilmu pengetahuan. Profesi artis, selebritis, foto model dan sebangsanya jauh lebih dihargai mahal daripada mereka yang memeras keringat demi kemajuan bangsa. …

Bandingkan dengan nasib penulis, penterjemah dan ilmuwan di zaman ini ketika sistem yang ada jauh lebih menghargai kemolekan tubuh daripada ilmu pengetahuan. Profesi artis, selebritis, foto model dan sebangsanya jauh lebih dihargai mahal daripada mereka yang memeras keringat demi kemajuan bangsa. Sudahlah dihargai murah, hasil keringat dari penulis dan penterjemah banyak yang masuk ke kantong penerbit dalam hal ini sebagai pemilik modal. Parahnya, pemerintah masih dengan teganya memotong hasil yang cuma sekitar 8 % dari harga jual itu dengan pajak. Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin peribahasa ini tepat untuk menggambarkan nasib penulis dan penterjemah di zaman ini. Bukan hanya di Indonesia, tapi praktis hampir di seluruh dunia hal ini berlaku.

Melihat hal demikian, hanya orang bebal saja yang bangga dengan kondisi memprihatinkan ini. Hanya orang yang rela hidup terhina saja yang mau dijajah. Orang beriman, tentu saja menolak hidup dalam kungkungan kapitalisme yang selalu mendewakan materi dan kenikmatan jasadi. Tak ada pilihan lain bagi orang beriman kecuali berjuang untuk perubahan. Dakwah tanpa kekerasan untuk merubah kondisi dari terhina menjadi mulia.
 
Yuk, kita kembalikan lagi kemuliaan manusia ketika isi kepala lebih dihargai daripada goyang ngebor. Kita dudukkan lagi posisi para ilmuwan ke tempatnya yang mulia dengan mendapat penghargaan semestinya, bukan malah yang pamer aurat dihormati di mana-mana. Kita rindu satu masa ketika buku adalah sesuatu yang dirindu karena ada ilmu pengetahuan di sana, dan bukan malah sinetron puluhan episode yang menjadi tuntunan. So, mari berjuang demi perubahan ini. Semangat! ^_^

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Pesan Syekh Ali Jaber yang Sangat Diingat Presiden PKS Ahmad Syaikhu

Sabtu, 16 Jan 2021 23:17

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Penyusup Taliban Tewaskan 12 Milisi Pro-Pemerintah Afghanistan di Distrik Ghorian Herat

Sabtu, 16 Jan 2021 21:25

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Pembalap Israel 'Diam-diam' Berpartisipasi Dalam Reli Dakar Yang Diselenggarakan Arab Saudi

Sabtu, 16 Jan 2021 21:05

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Pria Keturunan Libanon Jadi Pelatih Muslim Pertama Dalam Sejarah Sepak Bola Amerika NFL

Sabtu, 16 Jan 2021 20:13

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Whatsapp Tunda Perubahan Pembagian Data Setelah Banyak Pengguna Berpindah Ke Aplikasi Lain

Sabtu, 16 Jan 2021 16:41

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Syekh Ali Jaber Wafat, Menag: Saya Berduka, Jasa Almarhum Besar dalam Dakwah

Sabtu, 16 Jan 2021 11:59

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

MUI Sampaikan Keberatan Kremasi Jenazah Muslim Covid-19 Sri Lanka

Sabtu, 16 Jan 2021 11:19

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Semasa Muda, Syekh Ali Jaber Sempat Bela Klub Sepakbola Terkenal di NTB

Sabtu, 16 Jan 2021 07:51

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Pak Taufan Damanik, Komnas HAM Itu Bukan Organisasi Selebriti

Sabtu, 16 Jan 2021 07:37

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Pesan Syeikh Ali Jaber kepada Putranya: Jaga Shalat dan Ibu!

Sabtu, 16 Jan 2021 06:27

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16


MUI

Must Read!
X