Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
28.301 views

KH. Abdullah Mukmin; Dikubur 26 Tahun Jasad Masih Utuh

Jakarta (voa-islam) - Lahan seluas lapangan bulutangkis itu kini hanya tinggal puing-puing. Dulu di lahan tersebut berdiri sebuah mushala yang diberi nama An-Najat. Di mushala itu KH. Abdullah memberikan pengajian kepada murid-muridnya, sejak tahun 1950-an.

Nama Kiai Abdullah kini ramai menjadi perbincangan di Tangerang karena jasadnya yang sudah dikubur selama 26 tahun ternyata masih utuh bahkan bau wangi. Kondisi jenazah persis sama seperti saat dikubur dulu. Hanya tubuhnya agak menyusut saja, dan rambutnya memutih.

Jasad KH. Abdullah sudah dikubur selama 26 tahun ternyata masih utuh dan bau wangi. Kondisi jenazah persis sama seperti saat dikubur dulu. Hanya tubuhnya agak menyusut saja, dan rambutnya memutih.

Sepanjang hidupnya, Kiai Abdullah banyak menghabiskan waktunya untuk belajar dan mengajar agama. Menurut Achmad Fathi, putra Kiai Abdullah, sewaktu muda Kiai Abdullah sempat dibimbing Kiai Mursan, seorang ulama yang tinggal di kampung Blenduk, Batu Ceper, Tangerang, yang letaknya sekitar 2 kilometer dari kediamannya.

Setelah 5 tahun menuntut ilmu di Kiai Mursan, pria kelahiran 16 Desember 1919 itu kemudian diperintah KH Marsan untuk menambah ilmu di Darul Ulum, Mekkah, Arab Saudi. Di sana ia belajar selama kurang lebih 7 tahun.

Kiai Abdullah akhirnya pulang ke tanah air setelah gurunya, Syekh Yasin, asal Padang, Sumatera Barat, memintanya pulang ke Indonesia, untuk menularkan ilmunya kepada masyarakat, khususnya di wilayah Batu Ceper, Tangerang.

"Ayah saya diperintahkan pulang untuk mengajar oleh Syekh Yasin, saat perang dunia ke II (1939-1945)," jelas Achmad Fathi saat ditemui detikcom.

Sesuai perintah gurunya, Kiai Abdullah kemudian mulai memberikan pengajian di sekitar rumahnya. Sistem pengajaran yang dilakukan Kiai Abdullah bukan model pesantren melainkan berbentuk majelis.

Lokasi pengajian dilakukan di Musala An-Najat sejak beduk Magrib hingga jam sembilan malam. Usai pengajian, biasanya murid-murid  bermalam di musala dan pulang selepas salat Subuh berjamaah.

Materi pengajian yang diajarkan Kiai Abdullah berupa ilmu Fiqih (hukum) maupun tafsir Al Quran. Adapun kitab-kitab yang diajarjakan, antara lain, Jurmiyah, Nahwu, Shorof, Fathul Qorib, Fathul Muin, maupun tafsir Jalalain karya Imam Jalaluddin Al-Mahalli dan Imam Jalaludin As-Suyiti.

Saat mengajar, sang kiai dikenal sangat tegas. Namun meski dikenal galak dalam mengajar, murid-muridnya justru semakin hari semakin bertambah. Mereka umumnya datang dari daerah Batu Ceper dan wilayah Tanggerang.

Selain mengajarkan ilmu agama, Kiai Abdullah juga mengajarkan murid-muridnya cara bercocok tanam. Saat siang hari biasanya murid-muridnya bekerja di sawah maupun kebun pepaya milik Abdullah. "Murid-murid kalau siang hari ditugasi mengelola sawah dan kebun milik keluarga kami," jelas Achmad Fathi.

Kesolehan dan ilmu yang mumpuni yang dimiliki Kiai Abdullah lama-lama tersiar ke seantero Tangerang. Itu sebabnya, Pemda Tangerang pada tahun 1973 memintanya untuk menjadi Wakil Ketua Pengadilan Agama Tengerang.

Namun sekalipun telah bekerja di pemerintahan, sikap sederhana dan rendah hati tetap melekat dalam diri Kiai Abdullah. Setiap bekerja ia hanya menggunakan sepeda ontel. Jarak antara rumahnya ke Pengadilan Agama Tangerang berjarak sekitar 10 kilometer.

"Kata bapak hidup sederhana dan apa adanya merupakan perintah Nabi Muhammad SAW. Karena itu selama hidup bapak tidak mau hidup secara berlebih-lebihan," jelas Abdul Zibaki, anak Kiai Abdullah Lainnya.

Selama hidup Kiai Abdullah memiliki tiga orang istri, yakni Rohani, Maswani, dan Romlah. Ia pertama menikah dengan Rohani, yang merupakan putri gurunya, KH Mursan, sekitar tahun 1945. Dari pernikahannya dengan Rohani, dikarunia dua orang anak. Namun tidak lama setelah melahirkan anak kedua, Rohani meninggal dunia.

Selang dua tahun kemudian Kiai Abdullah menikah lagi dengan Maswani, yang merupakan tetangga rumahnya. Dari Maswani, Kiai Abdullah dikaruniai 5 orang anak. Dan lagi-lagi istri keduanya ternyata pergi menghadap Sang Pencipta lebih dulu darinya. Maswani wafat tahun 1980.

Setelah kematian istri keduanya Kiai Abdullah sebenarnya tidak mau menikah lagi. Namun karena desakan anak-anaknya, ia akhirnya menikah dengan Romlah, warga tetangga Desa Juru Mudi. "Kami merasa kasian sama bapak karena tidak ada yang mengurusinya. Makanya kami mendesaknya untuk menikah lagi," tutur Mukhtar Ali, anak sulung Kiai Abdullah.

Namun dari pernikahannya dengan Romlah, Kiai Abdullah tidak dikaruniai anak hingga ia wafat pada 22 Oktober 1983. Kiai Abdullah meninggal dunia lantaran penyakit ginjal yang dideritanya. Sebelum meninggal ia sempat dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Kiai Abdullah dimakamkan di belakang musala An-Najat berdasarkan wasiat yang disampaikannya kepada anaknya, Mukhtar sebelum meninggal. Sang kiai beralasan ingin dikubur di sana mengingat musala itu merupakan tempat perjuangannya pertama kali di dunia dakwah.

Mushala tempatnya pertama kali mengajar seakan menjadi kenangan sendiri bagi Abdullah. Meskipun ia sebenarnya juga telah mendirikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang diberi nama Islahuddiniyah, sejak tahun 1970-an. Lokasi madrasah itu persis berada di depan rumah Kiai Abdullah.

Soal utuhnya jasad Kiai Abdulah setelah dikubur selama 26 tahun dikatakan salah seorang Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Said Budairy sebagai karunia Allah. Menurutnya, jenazah itu dilindungi oleh Allah.

"Utuhnya jasad Kiai Abdulah setelah dikubur selama 26 tahun sebagai karunia Allah. Jenazah itu dilindungi oleh Allah." Ungkap salah seorang ketua MUI, Said Budairy.

"Kejadian seperti itu sudah sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Dan biasanya yang jasadnya seperti itu adalah orang-orang yang hafidz Alquran dan alim," jelasnya.

Ditambahkannya, untuk melihat kealiman si jenazah bisa dilihat dari perjalanan hidup almarhum. "Dan kalau seperti yang saya dengar kiai itu sebagai orang yang ahli ilmu, itu sudah tidak salah lagi. Berarti kiai itu dilindungi Allah di dalam kuburnya,"imbuhnya.

Sementara Agus Hendratno, anggota Ikatan Ahli Geologi Yogyakarta mengatakan, dari teori geologi, memang bisa saja jasad manusia yang dikubur akan tetap utuh.
Penyebabnya mungkin saja di dalam tanah itu tidak terdapat hewan organik yang bisa mengubah jasad manusia, seperti kulit dan daging menjadi tanah.

Menurut Agus, dalam peristiwa utuhnya jenazah Kiai Abdullah mungkin saja bisa disebabkan di liang lahat tidak terdapat hewan organik.

"Sebenarnya peristiwa utuhnya jenazah masuk lebih kepada urusan spiritual. Tapi
kalau mau dikait-kaitkan ke dalam teori geologi, bisa saja di liang lahat itu tidak
terdapat hewan organik," urainya.

Agus Hendratno, anggota Ikatan Ahli Geologi, berpendapat, peristiwa utuhnya jenazah Kiai Abdullah sangat unik dan di luar kebiasaan.

Tapi, kata Agus, bila lokasi tanah yang berair dan lembab seperti di wilayah Batu Ceper, yang dikenal dahulunya merupakan daerah rawa-rawa, teori itu terbantahkan. Dengan kata lain Agus berpendapat jika peristiwa utuhnya jenazah Kiai Abdullah sangat unik dan di luar kebiasaan. (PurWD/Dtk)

Foto : Detik.com, KH.Abdullah (paling kiri) saat menuntut ilmu di Mekkah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Balita Penderita Tumor Mata dari Jambi Butuh Bantuan Biaya Pengobatan. Ayo Bantu!!!

Sudah dua tahun balita Irgi Perdana menderita tumor mata. Untuk menjalani pengobatan di RSCM Jakarta, ia butuh uluran tangan kaum Muslimin...

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Latest News
Kampanye Melawan LGBT di CFD Bandung

Kampanye Melawan LGBT di CFD Bandung

Kamis, 11 Feb 2016 23:53

Gaji Dibawah UMK, Puluhan Buruh CS IAIN Surakarta Mengadu ke Rektorat dan akan Surati Jokowi

Gaji Dibawah UMK, Puluhan Buruh CS IAIN Surakarta Mengadu ke Rektorat dan akan Surati Jokowi

Kamis, 11 Feb 2016 23:16

Benarkah Dana Desa Kurangi Pengangguran dan Tingkatkan Perekonomian?

Benarkah Dana Desa Kurangi Pengangguran dan Tingkatkan Perekonomian?

Kamis, 11 Feb 2016 23:11

Asing (Cina) Lakukan Penjajahan Melalui Kereta Cepat?

Asing (Cina) Lakukan Penjajahan Melalui Kereta Cepat?

Kamis, 11 Feb 2016 23:09

Kereta Cepat: Pulau Jawa Dominan Nikmati APBN daripada Daerah Lain

Kereta Cepat: Pulau Jawa Dominan Nikmati APBN daripada Daerah Lain

Kamis, 11 Feb 2016 21:09

Rumah Tahfidz Husnul Khatimah: Semangat Kaum Senja di Ujung Garut

Rumah Tahfidz Husnul Khatimah: Semangat Kaum Senja di Ujung Garut

Kamis, 11 Feb 2016 20:55

Istilah Radikal; Jebakan Barat bagi Umat Islam

Istilah Radikal; Jebakan Barat bagi Umat Islam

Kamis, 11 Feb 2016 20:55

Mendukung LGBT, Starbucks Indonesia Pastikan Sejalan dengan Manajemen Pusat

Mendukung LGBT, Starbucks Indonesia Pastikan Sejalan dengan Manajemen Pusat

Kamis, 11 Feb 2016 20:40

Perempuan dalam Jerat Perbudakan Modern Imbas MEA

Perempuan dalam Jerat Perbudakan Modern Imbas MEA

Kamis, 11 Feb 2016 20:30

AS Sebar Lebih Banyak Pasukan ke Helmand untuk Cegah Jatuh ke Tangan Taliban

AS Sebar Lebih Banyak Pasukan ke Helmand untuk Cegah Jatuh ke Tangan Taliban

Kamis, 11 Feb 2016 20:15

Psikolog: Homoseks Bukan Bawaan dari Lahir dan Bisa Disembuhkan

Psikolog: Homoseks Bukan Bawaan dari Lahir dan Bisa Disembuhkan

Kamis, 11 Feb 2016 19:52

Jokowi, Lain Dulu Lain Sekarang: Inkonsisten

Jokowi, Lain Dulu Lain Sekarang: Inkonsisten

Kamis, 11 Feb 2016 19:09

Alhamdulillah! Maret 2016, Pelabuhan Halal Mulai Beroperasi di Indonesia

Alhamdulillah! Maret 2016, Pelabuhan Halal Mulai Beroperasi di Indonesia

Kamis, 11 Feb 2016 18:54

Puldapii Anjurkan BNPT Agar Bersikap Mendidik dan Membina

Puldapii Anjurkan BNPT Agar Bersikap Mendidik dan Membina

Kamis, 11 Feb 2016 18:28

Pengamat, juga Pendukung Jokowi: Utang Kereta Cepat Sepanjang Hayat!

Pengamat, juga Pendukung Jokowi: Utang Kereta Cepat Sepanjang Hayat!

Kamis, 11 Feb 2016 17:09

Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an Mulai Gunakan Biogas

Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an Mulai Gunakan Biogas

Kamis, 11 Feb 2016 15:39

Mengeyampingkan Rakyat, Manjakan Pengusaha, Gerindra: Jokowi Inkonsisten!

Mengeyampingkan Rakyat, Manjakan Pengusaha, Gerindra: Jokowi Inkonsisten!

Kamis, 11 Feb 2016 15:09

Para Pemimpin Tradisional Afrika Selatan 'Resah' Cucu Nelson Mandela Masuk Islam

Para Pemimpin Tradisional Afrika Selatan 'Resah' Cucu Nelson Mandela Masuk Islam

Kamis, 11 Feb 2016 14:00

Mujahidin di Idlib Akan Eksekusi Siapapun yang Berkhianat Membantu Desa Syi'ah Fuaa dan Kafraya

Mujahidin di Idlib Akan Eksekusi Siapapun yang Berkhianat Membantu Desa Syi'ah Fuaa dan Kafraya

Kamis, 11 Feb 2016 13:15

ISIS/IS Undang Kapolri & Pimpinan Banser Ikut Berperang di Suriah?

ISIS/IS Undang Kapolri & Pimpinan Banser Ikut Berperang di Suriah?

Kamis, 11 Feb 2016 13:09



Must Read!
X