Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
10.222 views

Poligami di Indonesia Kena Sanksi, di Malaysia Malah Diberi Insentif

VOA-ISLAM.COM – Di Indonesia, poligami dipandang sinis dan negatif oleh banyak kalangan, bahkan ada sanksinya berdasarkan undang-undang. Di Malaysia, menikah poligami malah dapat insentif dari pemerintah. Pemerintah Malaysia menyarankan agar suami berpoligami dengan janda karena di Kelantan sekarang terdapat 25.000 janda di bawah umur 60 tahun.

Poligami yang pernah dilakukan Kiyai kondang Abdullah Gymnastiar pada beberapa tahun yang lalu membuat gerah presiden SBY. Pasalnya tak lama usai Aa Gym mengumumkan Poligaminya di depan wartawan, SBY langsung memanggil Menteri Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta membahas poligami.

Hal itu dilakukan SBY karena ketakutannya jika umat Islam berbondong-bondong mengikuti langkah KH. Abdullah Gymnastiar yang menjalankan sunnah berpoligami. Sehingga pada waktu itu SBY menjadi begitu sensitif atau mungkin lebih tepatnya alergi terhadap sunnah Rasulullah yang satu ini dengan berupaya mengharamkan Sunnah tersebut bahkan mengenakan sanksi lewat Undang-Undang di negeri ini, terutama  adalah bagi PNS, Pejabat Negara maupun TNI/Polri dengan  memperluas cakupan UU 1/1974 tentang Perkawinan dan PP 45/1995 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi PNS.

Berbeda dengan Indonesia di mana SBY melalui Undang-Undang seolah mengharamkan apa yang disunnahkan oleh Allah dan Rasul-Nya, Negara Bagian Kelantan di Malaysia justru berencana memberikan hadiah kepada para suami yang secara terbuka beristri lebih dari satu dan mampu mengurus keluarga.

Ketua Komite Kesehatan dan Pembangunan Masyarakat Kelantan Wan Ubaidah Omar mengatakan tujuan rencana ini adalah untuk mendorong para suami agar tidak menyembunyikan pernikahan poligami dari istri-istri dan keluarga-keluarga yang lain. Bentuk insentif bisa berupa hadiah atau tunjangan keuangan.

Selain mendorong agar suami terbuka, kata Wan Ubaidah Omar, pemberian insentif juga untuk membantu mengharmoniskan kehidupan rumah tangga.

Namun dia menegaskan gagasan ini sedang digodok oleh pemerintah negara bagian Kelantan yang dikuasai oleh Partai Islam Se-Malaysia (PAS). Pemberian tunjangan rencananya akan dimulai tahun depan. "Ini bukan untuk mendorong poligami tetapi untuk memberikan pengakuan kepada pria-pria baik dalam masyarakat yang bisa menjadi contoh bagi orang lain,” jelas Wan Ubaidah. "Bila rencana ini disetujui, bukan hanya suami yang berpoligami yang diberi hadiah, para istri dan anak-anak mereka juga akan diberi insentif," tambahnya.

Menurutnya, langkah ini ditempuh karena banyak suami berpoligami yang menyembunyikan istri kedua dari istri pertama. "Ini bukan untuk mendorong poligami tetapi untuk memberikan pengakuan kepada pria-pria baik dalam masyarakat yang bisa menjadi contoh bagi orang lain," tambahnya.

Tahun lalu tercatat 1.600 pernikahan poligami di Kelantan, tetapi banyak lainnya diyakini tidak didaftarkan.

Utamakan poligami janda

Meski malaysia mengizinkan suami beristri sampai empat, tetapi mereka diwajibkan memenuhi semua persyaratan, antara lain mendapat izin dari istri yang ada, dan izin dari badan urusan agama.

Menanggapi kebijakan tersebut berbagai kelompok LSM perempuan menyerukan agar peraturan yang ada diperketat sehingga poligami tidak semudah sekarang. Alasannya, praktik ini mengurangi kesejahteraan istri dan anak.

Wan Ubaidah Omar menyarankan agar suami yang ingin menikah lagi untuk menikahi janda karena di Kelantan sekarang terdapat 25.000 janda di bawah umur 60 tahun. [ahmed widad/bbc]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, keluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Latest News
Tolak Tokoh Pembantai ke Indonesia, ISFH Siap Hadang di Istana

Tolak Tokoh Pembantai ke Indonesia, ISFH Siap Hadang di Istana

Kamis, 03 Sep 2015 15:45

Zionis Israel Serang Markas Pelatihan Hamas di Gaza

Zionis Israel Serang Markas Pelatihan Hamas di Gaza

Kamis, 03 Sep 2015 15:35

Akui Tidak Ada Dasar Hukumnya, Ahok Tetap Belikan Mobil Baru

Akui Tidak Ada Dasar Hukumnya, Ahok Tetap Belikan Mobil Baru

Kamis, 03 Sep 2015 14:45

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Kamis, 03 Sep 2015 13:45

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Kamis, 03 Sep 2015 12:57

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Kamis, 03 Sep 2015 12:45

Kesimpulan Hakim Prancis Yasser Arafat Meninggal Bukan Karena Diracun

Kesimpulan Hakim Prancis Yasser Arafat Meninggal Bukan Karena Diracun

Kamis, 03 Sep 2015 12:30

Daulah Islam (IS) Rebut Kembali Bagian-bagian dari Kota Baiji di Irak Utara

Daulah Islam (IS) Rebut Kembali Bagian-bagian dari Kota Baiji di Irak Utara

Kamis, 03 Sep 2015 12:00

Pemerintah Tidak Becus, KMP Dijadikan Kambing Hitam

Pemerintah Tidak Becus, KMP Dijadikan Kambing Hitam

Kamis, 03 Sep 2015 11:45

Prediksi PBB: Tahun 2020 Gaza, Palestina Tidak Akan Berpenghuni

Prediksi PBB: Tahun 2020 Gaza, Palestina Tidak Akan Berpenghuni

Kamis, 03 Sep 2015 10:45

Dukungan PAN Pada Jokowi Tak Ngaruh, Rupiah Tetap Ambles Rp14.175/1USD

Dukungan PAN Pada Jokowi Tak Ngaruh, Rupiah Tetap Ambles Rp14.175/1USD

Kamis, 03 Sep 2015 10:24

Tragedi Anak Imigran Suriah Tewas Menjadi Trending Topic Dunia

Tragedi Anak Imigran Suriah Tewas Menjadi Trending Topic Dunia

Kamis, 03 Sep 2015 10:11

Antara Dubai dan Suriah, Antara Dosa Maksiat dan Jihad

Antara Dubai dan Suriah, Antara Dosa Maksiat dan Jihad

Kamis, 03 Sep 2015 07:49

Serangan Udara Koalisi Arab Gempur Sarang-sarang Pemberontak Syiah Yaman di Ma'rib

Serangan Udara Koalisi Arab Gempur Sarang-sarang Pemberontak Syiah Yaman di Ma'rib

Kamis, 03 Sep 2015 05:46

DPR RI Minta dengan Tegas Kepada Pemerintah Cabut Bebas Visa bagi Cina

DPR RI Minta dengan Tegas Kepada Pemerintah Cabut Bebas Visa bagi Cina

Rabu, 02 Sep 2015 23:55

Pelukan Kekasih, Bekal Istri Menghadapi Momen Sensi

Pelukan Kekasih, Bekal Istri Menghadapi Momen Sensi

Rabu, 02 Sep 2015 22:37

SBY Sentil Pemimpin Agama yang Suka Buat Gaduh

SBY Sentil Pemimpin Agama yang Suka Buat Gaduh

Rabu, 02 Sep 2015 22:35

Pemerintah Burma Tidak Mengizinkan Muslimin Rohingya Bangun Kembali Masjid Mereka yang Rusak

Pemerintah Burma Tidak Mengizinkan Muslimin Rohingya Bangun Kembali Masjid Mereka yang Rusak

Rabu, 02 Sep 2015 22:21

Indonesia Hadapi Krisis Ekonomi, DPR RI Tegaskan Tidak Butuh IMF

Indonesia Hadapi Krisis Ekonomi, DPR RI Tegaskan Tidak Butuh IMF

Rabu, 02 Sep 2015 21:35

AS Lancarkan Kampanye Drone Rahasia di Suriah

AS Lancarkan Kampanye Drone Rahasia di Suriah

Rabu, 02 Sep 2015 20:35



Must Read!
X