Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.554 views

Pemuda PAS: Presiden MCA Biadab dan Tak Pantas Bicara Hukum Islam

MALAYSIA (voa-islam.com) - Pemuda PAS pusat meminta Presiden Asosiasi China-Malaysia (MCA), Datuk Seri Dr Chua Soi Lek, yang menyinggung soal hukum hudud dalam sebuah forum semalam, menutup mulut dan jangan berbicara mengenai hukum Islam itu jika tidak mengetahui secara betul dan tepat.

Ketua Penerangan Pemuda PAS Riduan Mohd Nor berkata, pihaknya melihat pemimpin itu amat biadab karena meributkan agama Islam yang merupakan agama resmi di negara itu dengan mempersoalkan hukum hudud.

Riduan menambah, pihaknya sanggup bertatap muka dengan Dr Chua untuk memberi penjelasan menyeluruh jika beliau mau mendalami pengetahuan mengenai Islam.

“Jangan karena mau meraih suara kaum Tionghoa ia berbicara seperti itu, suara Umno juga menyusut karena umat Islam terlalu marah dengan beliau sehingga menghukum Umno pula,” katanya lagi.

“Beliau tidak berhak berbicara mengenai Islam dalam forum tersebut karena beliau tidak tahu mengenai Islam. Jika ada wakil umat Islam yang turut hadir sebagai pembicara daripada Umno, ini tidak memberi gambaran beliau boleh berbicara apa saja mengenai Islam,” kata Riduan dalam satu pernyataan.

Sepatutnya tegas Riduan, beliau menyentuh mengenai usaha beliau untuk membela bangsa kaum Tionghoa di negara ini serta bagaimana mau mengembalikan dukungan masyarakat China kepada MCA, bukan berbicara mengenai Islam.

Oleh itu katanya lagi, bagi Pemuda PAS, isu hukum hudud atau hukum Islam tidak wajar dibicarakan secara terbuka oleh masyarakat yang bukan beragama Islam karena ia bisa jadi menimbulkan polemik yang lebih besar.

“Isu hukum Islam sepatutnya dibincangkan secara ilmiah oleh mereka yang berkelayakan dan melibatkan semua pihak, barulah isu ini mendapat penjelasan secara betul dan menyeluruh,” katanya lagi.

Malah kata Riduan, alasan para investor akan meninggalkan Malaysia manakala negara tersebut berhadapan dengan ‘kehancuran diri sendiri’ jika hukum hudud dilaksanakan di Malaysia adalah alasan yang tidak bisa diterima sama sekali.

“Dewan Pemuda PAS menjelaskan, hakikatnya jika hukum Islam terlaksana di Malaysia, para investor pasti akan datang ke Malaysia karena tujuan undang-undang Islam meletakkan keadilan dan keselamatan kepada semua rakyat di negara ini.

“Secara logika, jika keadilan dan keselamatan rakyat terjaga, pasti investor akan berani datang ke Malaysia karena hak dan keselamatan mereka dijamin,” kata beliau lagi.

Selain itu, kata Riduan, pihaknya juga menyangkal tuduhan Dr Chua bahawa sistem perundangan Islam tidak adil kepada semua pihak khususnya wanita.

“Dewan Pemdua PAS mempersoalkan dari mana rujukan dia sehingga menuduh syariat Islam tidak adil khususnya kepada wanita?

“(Malah) Dewan Pemuda PAS yakin jika beliau mendapat informasi dan fakta yang sebenarnya, pasti beliau tidak mengeluarkan pernyataan tersebut,” kata Riduan lagi.

Riduan mengatakan, hukum Islam menjaga hak semua rakyat khususnya kaum wanita dan dengan pelaksanaan hukum Islam, sudah tentu kehormatan wanita akan terjaga.

“Pelacuran, perzinaan, pemerkosaan, Pemuda PAS pusat meminta Presiden MCA, Datuk Seri Dr Chua Soi Lek, yang menyentuh soal hukum hudud semalam, menutup mulut dan jangan bercakap mengenai perundangan Islam itu jika tidak mengetahui secara betul dan tepat.

Ketua Penerangannya Riduan Mohd Nor berkata, pihaknya melihat pemimpin itu amat biadap kerana mempertikai agama Islam yang merupakan agama rasmi di negara ini dengan mempersoalkan hukum hudud.

Riduan menambah, pihaknya sanggup bersemuka dengan Dr Chua (gambar) bagi memberi penjelasan menyeluruh jika beliau mahu mendalami pengetahuan mengenai Islam.

“Jangan kerana mahu meraih undi kaum Tionghoa, undi Umno pula menyusut kerana umat Islam terlalu marah dengan beliau sehingga menghukum Umno pula,” katanya lagi.

“Beliau tidak berhak bercakap mengenai Islam dalam forum tersebut kerana beliau tidak tahu mengenai Islam. Jika ada wakil umat Islam yang turut hadir sebagai panel daripada Umno, ini tidak memberi gambaran beliau boleh bercakap apa sahaja mengenai Islam,” kata beliau dalam satu kenyataan.

Sepatutnya tegas Riduan, beliau menyentuh mengenai usaha beliau bagi membela bangsa kaum Tionghoa di negara ini serta bagaimana mahu mengembalikan sokongan masyarakat Cina kepada MCA, bukan bercakap mengenai Islam.

Oleh itu katanya lagi, bagi Pemuda PAS, idu hukum hudud atau hukum Islam tidak wajar dibincangkan secara terbuka oleh masyarakat bukan Islam kerana ia boleh mencetus polemik yang lebih besar.

“Isu hukum Islam sepatutnya dibincangkan secara ilmiah oleh mereka yang berkelayakan dan melibatkan semua pihak, barulah isu ini mendapat penjelasan secara betul dan menyeluruh,” katanya lagi.

Malah kata Riduan, alasan pelabur-pelabur akan meninggalkan Malaysia manakala negara berhadapan dengan ‘kemusnahan diri’ jika hukum hudud dilaksanakan di Malaysia adalah alasan yang tidak boleh diterima sama sekali.

“Dewan Pemuda menjelaskan, hakikatnya jika hukum Islam terlaksana di Malaysia, pelabur pasti akan datang ke Malaysia kerana matlamat undang-undang Islam meletakkan keadilan dan keselamatan kepada semua rakyat di negara ini.

“Secara logiknya, jika keadilan dan keselamatan rakyat terkawal, pasti pelabur akan berani datang ke Malaysia kerana hak dan keselamatan mereka dijamin,” kata beliau lagi.

Selain itu, kata Riduan, pihaknya juga menyangkal dakwaan Dr Chua bahawa sistem perundangan Islam tidak adil kepada semua pihak khususnya wanita.

“Dewan Pemdua PAS mempersoalkan dari manakah rujukan beliau sehingga mendakwa syariat Islam tidak adil khususnya kepada wanita?

“(Malah) Dewan Pemuda PAS yakin jika beliau mendapat maklumat dan fakta yang sebenarnya, pasti beliau tidak mengeluarkan kenyataan sedemikian,” kata Riduan lagi.

Dia mengatakan, hukum Islam menjaga hak semua rakyat khususnya kaum wanita dan dengan pelaksanaan hukum Islam, sudah tentu kehormatan wanita akan terjaga.

“Pelacuran, perzinaan, pemerkosaan, liwat, menuduh berzina dan liwat, dan lain-lain lagi tidak akan berlaku secara bebas seperti sekarang ini.

“Oleh itu, Dewan Pemuda PAS meminta Dr Chua tidak lagi berbicara atau mengeluarkan pernyataan mengenai Islam jika tidak mau mengundang kemarahan umat Islam,” katanya mengakhiri. (by/tmi)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Yatim Syuhada Zaky Maulana Dirawat Inap Karena Typus. Ayo bantu..!!!

Yatim Syuhada Zaky Maulana Dirawat Inap Karena Typus. Ayo bantu..!!!

Sudah empat hari bocah yatim syuhada ini tergolek lemah di Rumah Sakit Haji Medan. Ayahnya gugur tahun 2010 ditembak thaghut Densus karena menegakkan syariat i?dad bersama kafilah Mujahidin Aceh...

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Muallaf Usia 50 Tahun Butuh Biaya Khitan, Perlengkapan Shalat dan Modal Usaha. Ayo Bantu!!!

Mendapat hidayah di usia 50 tahun Pak Han pun hijrah meninggalkan Kristen. Untuk menjadi Muslim kaffah ia butuh peralatan ibadah, biaya khitan dan modal usaha....

Latest News
Mundurnya Pejabat DKI, Ahok Sebut Mereka Buat Kacau Anggaran

Mundurnya Pejabat DKI, Ahok Sebut Mereka Buat Kacau Anggaran

Jum'at, 28 Aug 2015 21:45

Militer Filipina Klaim Bunuh 3 Anggota Abu Sayyaf Saat Operasi Penyelamatan Sandera di Jolo

Militer Filipina Klaim Bunuh 3 Anggota Abu Sayyaf Saat Operasi Penyelamatan Sandera di Jolo

Jum'at, 28 Aug 2015 21:00

Atasi Krisis Ekonomi, Pemerintah Dihimbau Tidak Kembali Libatkan IMF

Atasi Krisis Ekonomi, Pemerintah Dihimbau Tidak Kembali Libatkan IMF

Jum'at, 28 Aug 2015 20:45

Jabhah al-Nusrah Mengambil Bandar Udara Terakhir Rezim Assad di Idlib

Jabhah al-Nusrah Mengambil Bandar Udara Terakhir Rezim Assad di Idlib

Jum'at, 28 Aug 2015 19:35

Mantan Uskup Vatikan Ditemukan Tewas di Bui untuk Kasus Pencabulan Anak

Mantan Uskup Vatikan Ditemukan Tewas di Bui untuk Kasus Pencabulan Anak

Jum'at, 28 Aug 2015 18:13

Rakyat Jakarta Bangkit Melawan Ahok

Rakyat Jakarta Bangkit Melawan Ahok

Jum'at, 28 Aug 2015 17:54

Muslim Meningkat di Inggris, Pub Dibeli untuk Bangun Masjid

Muslim Meningkat di Inggris, Pub Dibeli untuk Bangun Masjid

Jum'at, 28 Aug 2015 16:05

Ekonomi Islam Lebih Dulu Diterapkan di Inggris daripada di Indonesia

Ekonomi Islam Lebih Dulu Diterapkan di Inggris daripada di Indonesia

Jum'at, 28 Aug 2015 15:11

Hacker Daulah Islam (IS) Asal Inggris Dilaporkan Gugur dalam Serangan Udara AS di Raqqa

Hacker Daulah Islam (IS) Asal Inggris Dilaporkan Gugur dalam Serangan Udara AS di Raqqa

Jum'at, 28 Aug 2015 14:00

Arab Saudi Kerahkan Pasukan Darat ke Wilayah Utara Yaman

Arab Saudi Kerahkan Pasukan Darat ke Wilayah Utara Yaman

Jum'at, 28 Aug 2015 13:45

Astaghfirullah! Dedengkot Milisi Syiah Irak Panggang Pemuda Sunni hingga Hangus

Astaghfirullah! Dedengkot Milisi Syiah Irak Panggang Pemuda Sunni hingga Hangus

Jum'at, 28 Aug 2015 12:44

MPR RI: Mahasiswa, Peran Penting dalam Perjalanan Bangsa

MPR RI: Mahasiswa, Peran Penting dalam Perjalanan Bangsa

Jum'at, 28 Aug 2015 11:30

Untuk Melacak, Anjing dari Luar Negeri pun Didatangkan oleh Pemerintah

Untuk Melacak, Anjing dari Luar Negeri pun Didatangkan oleh Pemerintah

Jum'at, 28 Aug 2015 11:01

Dalam Sakit, Ada Nikmat untuk Tetap Bersyukur Pada-Nya

Dalam Sakit, Ada Nikmat untuk Tetap Bersyukur Pada-Nya

Jum'at, 28 Aug 2015 10:21

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Akan Bertemu Barak Obama

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Akan Bertemu Barak Obama

Jum'at, 28 Aug 2015 09:27

Malapetaka Hantu Krisis Ekonomi '98 Bakal Datang Kembali

Malapetaka Hantu Krisis Ekonomi '98 Bakal Datang Kembali

Jum'at, 28 Aug 2015 08:13

Direktur GI: Korsel-Korut Jadi Kambing Hitam, Bukti Jokowi Kehilangan Akal Sehat

Direktur GI: Korsel-Korut Jadi Kambing Hitam, Bukti Jokowi Kehilangan Akal Sehat

Kamis, 27 Aug 2015 23:55

Ekonom Senior: Dimana Suara Partai yang Sering Mendengungkan Keadilan Sosial?

Ekonom Senior: Dimana Suara Partai yang Sering Mendengungkan Keadilan Sosial?

Kamis, 27 Aug 2015 22:52

Menggugat Mazhab Kekuasaan dalam Fikih Kebhinekaan Versi Islam Nusantara

Menggugat Mazhab Kekuasaan dalam Fikih Kebhinekaan Versi Islam Nusantara

Kamis, 27 Aug 2015 22:30

Ahok Bongkar Sendiri Niatnya Menggusur Warga di Kampung Pulo

Ahok Bongkar Sendiri Niatnya Menggusur Warga di Kampung Pulo

Kamis, 27 Aug 2015 22:00



Must Read!
X