Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.491 views

Pemuda PAS: Presiden MCA Biadab dan Tak Pantas Bicara Hukum Islam

MALAYSIA (voa-islam.com) - Pemuda PAS pusat meminta Presiden Asosiasi China-Malaysia (MCA), Datuk Seri Dr Chua Soi Lek, yang menyinggung soal hukum hudud dalam sebuah forum semalam, menutup mulut dan jangan berbicara mengenai hukum Islam itu jika tidak mengetahui secara betul dan tepat.

Ketua Penerangan Pemuda PAS Riduan Mohd Nor berkata, pihaknya melihat pemimpin itu amat biadab karena meributkan agama Islam yang merupakan agama resmi di negara itu dengan mempersoalkan hukum hudud.

Riduan menambah, pihaknya sanggup bertatap muka dengan Dr Chua untuk memberi penjelasan menyeluruh jika beliau mau mendalami pengetahuan mengenai Islam.

“Jangan karena mau meraih suara kaum Tionghoa ia berbicara seperti itu, suara Umno juga menyusut karena umat Islam terlalu marah dengan beliau sehingga menghukum Umno pula,” katanya lagi.

“Beliau tidak berhak berbicara mengenai Islam dalam forum tersebut karena beliau tidak tahu mengenai Islam. Jika ada wakil umat Islam yang turut hadir sebagai pembicara daripada Umno, ini tidak memberi gambaran beliau boleh berbicara apa saja mengenai Islam,” kata Riduan dalam satu pernyataan.

Sepatutnya tegas Riduan, beliau menyentuh mengenai usaha beliau untuk membela bangsa kaum Tionghoa di negara ini serta bagaimana mau mengembalikan dukungan masyarakat China kepada MCA, bukan berbicara mengenai Islam.

Oleh itu katanya lagi, bagi Pemuda PAS, isu hukum hudud atau hukum Islam tidak wajar dibicarakan secara terbuka oleh masyarakat yang bukan beragama Islam karena ia bisa jadi menimbulkan polemik yang lebih besar.

“Isu hukum Islam sepatutnya dibincangkan secara ilmiah oleh mereka yang berkelayakan dan melibatkan semua pihak, barulah isu ini mendapat penjelasan secara betul dan menyeluruh,” katanya lagi.

Malah kata Riduan, alasan para investor akan meninggalkan Malaysia manakala negara tersebut berhadapan dengan ‘kehancuran diri sendiri’ jika hukum hudud dilaksanakan di Malaysia adalah alasan yang tidak bisa diterima sama sekali.

“Dewan Pemuda PAS menjelaskan, hakikatnya jika hukum Islam terlaksana di Malaysia, para investor pasti akan datang ke Malaysia karena tujuan undang-undang Islam meletakkan keadilan dan keselamatan kepada semua rakyat di negara ini.

“Secara logika, jika keadilan dan keselamatan rakyat terjaga, pasti investor akan berani datang ke Malaysia karena hak dan keselamatan mereka dijamin,” kata beliau lagi.

Selain itu, kata Riduan, pihaknya juga menyangkal tuduhan Dr Chua bahawa sistem perundangan Islam tidak adil kepada semua pihak khususnya wanita.

“Dewan Pemdua PAS mempersoalkan dari mana rujukan dia sehingga menuduh syariat Islam tidak adil khususnya kepada wanita?

“(Malah) Dewan Pemuda PAS yakin jika beliau mendapat informasi dan fakta yang sebenarnya, pasti beliau tidak mengeluarkan pernyataan tersebut,” kata Riduan lagi.

Riduan mengatakan, hukum Islam menjaga hak semua rakyat khususnya kaum wanita dan dengan pelaksanaan hukum Islam, sudah tentu kehormatan wanita akan terjaga.

“Pelacuran, perzinaan, pemerkosaan, Pemuda PAS pusat meminta Presiden MCA, Datuk Seri Dr Chua Soi Lek, yang menyentuh soal hukum hudud semalam, menutup mulut dan jangan bercakap mengenai perundangan Islam itu jika tidak mengetahui secara betul dan tepat.

Ketua Penerangannya Riduan Mohd Nor berkata, pihaknya melihat pemimpin itu amat biadap kerana mempertikai agama Islam yang merupakan agama rasmi di negara ini dengan mempersoalkan hukum hudud.

Riduan menambah, pihaknya sanggup bersemuka dengan Dr Chua (gambar) bagi memberi penjelasan menyeluruh jika beliau mahu mendalami pengetahuan mengenai Islam.

“Jangan kerana mahu meraih undi kaum Tionghoa, undi Umno pula menyusut kerana umat Islam terlalu marah dengan beliau sehingga menghukum Umno pula,” katanya lagi.

“Beliau tidak berhak bercakap mengenai Islam dalam forum tersebut kerana beliau tidak tahu mengenai Islam. Jika ada wakil umat Islam yang turut hadir sebagai panel daripada Umno, ini tidak memberi gambaran beliau boleh bercakap apa sahaja mengenai Islam,” kata beliau dalam satu kenyataan.

Sepatutnya tegas Riduan, beliau menyentuh mengenai usaha beliau bagi membela bangsa kaum Tionghoa di negara ini serta bagaimana mahu mengembalikan sokongan masyarakat Cina kepada MCA, bukan bercakap mengenai Islam.

Oleh itu katanya lagi, bagi Pemuda PAS, idu hukum hudud atau hukum Islam tidak wajar dibincangkan secara terbuka oleh masyarakat bukan Islam kerana ia boleh mencetus polemik yang lebih besar.

“Isu hukum Islam sepatutnya dibincangkan secara ilmiah oleh mereka yang berkelayakan dan melibatkan semua pihak, barulah isu ini mendapat penjelasan secara betul dan menyeluruh,” katanya lagi.

Malah kata Riduan, alasan pelabur-pelabur akan meninggalkan Malaysia manakala negara berhadapan dengan ‘kemusnahan diri’ jika hukum hudud dilaksanakan di Malaysia adalah alasan yang tidak boleh diterima sama sekali.

“Dewan Pemuda menjelaskan, hakikatnya jika hukum Islam terlaksana di Malaysia, pelabur pasti akan datang ke Malaysia kerana matlamat undang-undang Islam meletakkan keadilan dan keselamatan kepada semua rakyat di negara ini.

“Secara logiknya, jika keadilan dan keselamatan rakyat terkawal, pasti pelabur akan berani datang ke Malaysia kerana hak dan keselamatan mereka dijamin,” kata beliau lagi.

Selain itu, kata Riduan, pihaknya juga menyangkal dakwaan Dr Chua bahawa sistem perundangan Islam tidak adil kepada semua pihak khususnya wanita.

“Dewan Pemdua PAS mempersoalkan dari manakah rujukan beliau sehingga mendakwa syariat Islam tidak adil khususnya kepada wanita?

“(Malah) Dewan Pemuda PAS yakin jika beliau mendapat maklumat dan fakta yang sebenarnya, pasti beliau tidak mengeluarkan kenyataan sedemikian,” kata Riduan lagi.

Dia mengatakan, hukum Islam menjaga hak semua rakyat khususnya kaum wanita dan dengan pelaksanaan hukum Islam, sudah tentu kehormatan wanita akan terjaga.

“Pelacuran, perzinaan, pemerkosaan, liwat, menuduh berzina dan liwat, dan lain-lain lagi tidak akan berlaku secara bebas seperti sekarang ini.

“Oleh itu, Dewan Pemuda PAS meminta Dr Chua tidak lagi berbicara atau mengeluarkan pernyataan mengenai Islam jika tidak mau mengundang kemarahan umat Islam,” katanya mengakhiri. (by/tmi)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Terhimpit Ekonomi dan Musibah Kecelakaan, Muallaf Enny Hutajulu Diincar Kristenisasi. Ayo bantu!!

Dalam kondisi terpuruk, sang anak patah tangan dan kaki jadi korban tabrak lari. Saat sulit, gereja menawarkan bantuan asal kembali Kristen. Ia butuh dana 19 juta untuk pengobatan dan modal usaha....

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Mujahid di LP Cianjur Operasi Usus Buntu. Ayo Dukung Program Solidaritas Keluarga Mujahidin!!

Menjalani vonis 3 tahun penjara karena aktivitas jihad, Abu Umar menjalani operasi usus buntu. Istri dan keenam anaknya yang masih sekolah menumpang di rumah kerabatnya. Ayo Bantu!!!...

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

Latest News
Voa-Islamic Health (18) : Kala Kumis Perlu Dipersoalkan

Voa-Islamic Health (18) : Kala Kumis Perlu Dipersoalkan

Mantan PM Libanon: Campur Tangan Iran di Yaman Memaksa Arab Saudi Bereaksi

Mantan PM Libanon: Campur Tangan Iran di Yaman Memaksa Arab Saudi Bereaksi

Pejuang Oposisi Suriah Rebut Kota Kuno Busra Al-Sham dari Militer Rezim Assad

Pejuang Oposisi Suriah Rebut Kota Kuno Busra Al-Sham dari Militer Rezim Assad

Militer Suriah Eksekusi 36 Tentaranya yang Dituduh Berkolaborasi dengan Mujahidin di Idlib

Militer Suriah Eksekusi 36 Tentaranya yang Dituduh Berkolaborasi dengan Mujahidin di Idlib

Saudi Kerahkan 100 Jet Tempur dan 150.000 Tentara dalam Kampanye Militer Terhadap Syi'ah Houtsi

Saudi Kerahkan 100 Jet Tempur dan 150.000 Tentara dalam Kampanye Militer Terhadap Syi'ah Houtsi

Lima Negara Non Teluk Berpartisipasi dalam Kampanye Militer Melawan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Lima Negara Non Teluk Berpartisipasi dalam Kampanye Militer Melawan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Negara Teluk Arab Lakukan Kampanye Militer Untuk Lindungi Yaman dari Agresi Pemberontak Syiah Houtsi

Negara Teluk Arab Lakukan Kampanye Militer Untuk Lindungi Yaman dari Agresi Pemberontak Syiah Houtsi

Wakil Ketua DPR Fadli Zon Minta Jokowi Copot Menkumham Yasonna Laoly

Wakil Ketua DPR Fadli Zon Minta Jokowi Copot Menkumham Yasonna Laoly

Menag Menolak Pemberlakuan Moratorium Pendaftaran Jamaah Haji

Menag Menolak Pemberlakuan Moratorium Pendaftaran Jamaah Haji

Siarkan Secara Langsung Umpatan Kotor Ahok, Kompas TV dapat Sanksi dari KPI

Siarkan Secara Langsung Umpatan Kotor Ahok, Kompas TV dapat Sanksi dari KPI

Raja Salman Perintahkan untuk Berikan Perawatan Medis terhadap Korban Luka-luka Syiah Al-Houthi

Raja Salman Perintahkan untuk Berikan Perawatan Medis terhadap Korban Luka-luka Syiah Al-Houthi

Mengutamakan Non-Muslim, MNC dan Hary Tanoe Kembali Cari Gara-Gara dengan Umat Islam

Mengutamakan Non-Muslim, MNC dan Hary Tanoe Kembali Cari Gara-Gara dengan Umat Islam

Amplop Wartawan dan Wartawan Amplop

Amplop Wartawan dan Wartawan Amplop

Alhamdulillah, Akhirnya Jilbab untuk Polwan Secara Resmi Disahkan Kapolri

Alhamdulillah, Akhirnya Jilbab untuk Polwan Secara Resmi Disahkan Kapolri

Cintai Allah dengan Ilmu

Cintai Allah dengan Ilmu

Daulah Islam (IS) Kuasai Resimen 28 Tentara Syi'ah Irak di  Utara Baghdad

Daulah Islam (IS) Kuasai Resimen 28 Tentara Syi'ah Irak di Utara Baghdad

Antisipasi Pemberontak Syi'ah Houtsi, Saudi Pindahkan Peralatan Militer Berat ke Perbatasan Yaman

Antisipasi Pemberontak Syi'ah Houtsi, Saudi Pindahkan Peralatan Militer Berat ke Perbatasan Yaman

Setelah Ikuti Pesantren Kilat ISIS,Kristen Assyria ini Masuk Islam & Ajak Umat Kristiani Masuk Islam

Setelah Ikuti Pesantren Kilat ISIS,Kristen Assyria ini Masuk Islam & Ajak Umat Kristiani Masuk Islam

Diskriminasi dan Marjinalisasi Alasan Muslim Inggris Pergi Berjihad ke Irak dan Suriah

Diskriminasi dan Marjinalisasi Alasan Muslim Inggris Pergi Berjihad ke Irak dan Suriah

Seorang Brigadir Anggota Polres Batanghari Gabung ke Daulah Islamiyyah (ISIS) ?

Seorang Brigadir Anggota Polres Batanghari Gabung ke Daulah Islamiyyah (ISIS) ?



Must Read!
X