Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.516 views

Pemuda PAS: Presiden MCA Biadab dan Tak Pantas Bicara Hukum Islam

MALAYSIA (voa-islam.com) - Pemuda PAS pusat meminta Presiden Asosiasi China-Malaysia (MCA), Datuk Seri Dr Chua Soi Lek, yang menyinggung soal hukum hudud dalam sebuah forum semalam, menutup mulut dan jangan berbicara mengenai hukum Islam itu jika tidak mengetahui secara betul dan tepat.

Ketua Penerangan Pemuda PAS Riduan Mohd Nor berkata, pihaknya melihat pemimpin itu amat biadab karena meributkan agama Islam yang merupakan agama resmi di negara itu dengan mempersoalkan hukum hudud.

Riduan menambah, pihaknya sanggup bertatap muka dengan Dr Chua untuk memberi penjelasan menyeluruh jika beliau mau mendalami pengetahuan mengenai Islam.

“Jangan karena mau meraih suara kaum Tionghoa ia berbicara seperti itu, suara Umno juga menyusut karena umat Islam terlalu marah dengan beliau sehingga menghukum Umno pula,” katanya lagi.

“Beliau tidak berhak berbicara mengenai Islam dalam forum tersebut karena beliau tidak tahu mengenai Islam. Jika ada wakil umat Islam yang turut hadir sebagai pembicara daripada Umno, ini tidak memberi gambaran beliau boleh berbicara apa saja mengenai Islam,” kata Riduan dalam satu pernyataan.

Sepatutnya tegas Riduan, beliau menyentuh mengenai usaha beliau untuk membela bangsa kaum Tionghoa di negara ini serta bagaimana mau mengembalikan dukungan masyarakat China kepada MCA, bukan berbicara mengenai Islam.

Oleh itu katanya lagi, bagi Pemuda PAS, isu hukum hudud atau hukum Islam tidak wajar dibicarakan secara terbuka oleh masyarakat yang bukan beragama Islam karena ia bisa jadi menimbulkan polemik yang lebih besar.

“Isu hukum Islam sepatutnya dibincangkan secara ilmiah oleh mereka yang berkelayakan dan melibatkan semua pihak, barulah isu ini mendapat penjelasan secara betul dan menyeluruh,” katanya lagi.

Malah kata Riduan, alasan para investor akan meninggalkan Malaysia manakala negara tersebut berhadapan dengan ‘kehancuran diri sendiri’ jika hukum hudud dilaksanakan di Malaysia adalah alasan yang tidak bisa diterima sama sekali.

“Dewan Pemuda PAS menjelaskan, hakikatnya jika hukum Islam terlaksana di Malaysia, para investor pasti akan datang ke Malaysia karena tujuan undang-undang Islam meletakkan keadilan dan keselamatan kepada semua rakyat di negara ini.

“Secara logika, jika keadilan dan keselamatan rakyat terjaga, pasti investor akan berani datang ke Malaysia karena hak dan keselamatan mereka dijamin,” kata beliau lagi.

Selain itu, kata Riduan, pihaknya juga menyangkal tuduhan Dr Chua bahawa sistem perundangan Islam tidak adil kepada semua pihak khususnya wanita.

“Dewan Pemdua PAS mempersoalkan dari mana rujukan dia sehingga menuduh syariat Islam tidak adil khususnya kepada wanita?

“(Malah) Dewan Pemuda PAS yakin jika beliau mendapat informasi dan fakta yang sebenarnya, pasti beliau tidak mengeluarkan pernyataan tersebut,” kata Riduan lagi.

Riduan mengatakan, hukum Islam menjaga hak semua rakyat khususnya kaum wanita dan dengan pelaksanaan hukum Islam, sudah tentu kehormatan wanita akan terjaga.

“Pelacuran, perzinaan, pemerkosaan, Pemuda PAS pusat meminta Presiden MCA, Datuk Seri Dr Chua Soi Lek, yang menyentuh soal hukum hudud semalam, menutup mulut dan jangan bercakap mengenai perundangan Islam itu jika tidak mengetahui secara betul dan tepat.

Ketua Penerangannya Riduan Mohd Nor berkata, pihaknya melihat pemimpin itu amat biadap kerana mempertikai agama Islam yang merupakan agama rasmi di negara ini dengan mempersoalkan hukum hudud.

Riduan menambah, pihaknya sanggup bersemuka dengan Dr Chua (gambar) bagi memberi penjelasan menyeluruh jika beliau mahu mendalami pengetahuan mengenai Islam.

“Jangan kerana mahu meraih undi kaum Tionghoa, undi Umno pula menyusut kerana umat Islam terlalu marah dengan beliau sehingga menghukum Umno pula,” katanya lagi.

“Beliau tidak berhak bercakap mengenai Islam dalam forum tersebut kerana beliau tidak tahu mengenai Islam. Jika ada wakil umat Islam yang turut hadir sebagai panel daripada Umno, ini tidak memberi gambaran beliau boleh bercakap apa sahaja mengenai Islam,” kata beliau dalam satu kenyataan.

Sepatutnya tegas Riduan, beliau menyentuh mengenai usaha beliau bagi membela bangsa kaum Tionghoa di negara ini serta bagaimana mahu mengembalikan sokongan masyarakat Cina kepada MCA, bukan bercakap mengenai Islam.

Oleh itu katanya lagi, bagi Pemuda PAS, idu hukum hudud atau hukum Islam tidak wajar dibincangkan secara terbuka oleh masyarakat bukan Islam kerana ia boleh mencetus polemik yang lebih besar.

“Isu hukum Islam sepatutnya dibincangkan secara ilmiah oleh mereka yang berkelayakan dan melibatkan semua pihak, barulah isu ini mendapat penjelasan secara betul dan menyeluruh,” katanya lagi.

Malah kata Riduan, alasan pelabur-pelabur akan meninggalkan Malaysia manakala negara berhadapan dengan ‘kemusnahan diri’ jika hukum hudud dilaksanakan di Malaysia adalah alasan yang tidak boleh diterima sama sekali.

“Dewan Pemuda menjelaskan, hakikatnya jika hukum Islam terlaksana di Malaysia, pelabur pasti akan datang ke Malaysia kerana matlamat undang-undang Islam meletakkan keadilan dan keselamatan kepada semua rakyat di negara ini.

“Secara logiknya, jika keadilan dan keselamatan rakyat terkawal, pasti pelabur akan berani datang ke Malaysia kerana hak dan keselamatan mereka dijamin,” kata beliau lagi.

Selain itu, kata Riduan, pihaknya juga menyangkal dakwaan Dr Chua bahawa sistem perundangan Islam tidak adil kepada semua pihak khususnya wanita.

“Dewan Pemdua PAS mempersoalkan dari manakah rujukan beliau sehingga mendakwa syariat Islam tidak adil khususnya kepada wanita?

“(Malah) Dewan Pemuda PAS yakin jika beliau mendapat maklumat dan fakta yang sebenarnya, pasti beliau tidak mengeluarkan kenyataan sedemikian,” kata Riduan lagi.

Dia mengatakan, hukum Islam menjaga hak semua rakyat khususnya kaum wanita dan dengan pelaksanaan hukum Islam, sudah tentu kehormatan wanita akan terjaga.

“Pelacuran, perzinaan, pemerkosaan, liwat, menuduh berzina dan liwat, dan lain-lain lagi tidak akan berlaku secara bebas seperti sekarang ini.

“Oleh itu, Dewan Pemuda PAS meminta Dr Chua tidak lagi berbicara atau mengeluarkan pernyataan mengenai Islam jika tidak mau mengundang kemarahan umat Islam,” katanya mengakhiri. (by/tmi)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Latest News
Tembakan Rudal Pemberontak Syi'ah Houtsi Tewaskan 2 Tentara Perbatasan Saudi

Tembakan Rudal Pemberontak Syi'ah Houtsi Tewaskan 2 Tentara Perbatasan Saudi

Kamis, 28 May 2015 16:15

Cina Penghancur Rakyat dan Bangsa Pribumi Indonesia?

Cina Penghancur Rakyat dan Bangsa Pribumi Indonesia?

Kamis, 28 May 2015 14:51

Komisioner Aparatur Negara: Lelang Jabatan Melanggar Undang-undang

Komisioner Aparatur Negara: Lelang Jabatan Melanggar Undang-undang

Kamis, 28 May 2015 12:30

5 Cara Agar Bayi Mudah Lelap Saat Travelling

5 Cara Agar Bayi Mudah Lelap Saat Travelling

Kamis, 28 May 2015 11:27

Secara Ilmiah, Suara Terompet Sangkakala Benar Adanya

Secara Ilmiah, Suara Terompet Sangkakala Benar Adanya

Kamis, 28 May 2015 11:10

Niger Perpanjang Keadaan Darurat Selama 3 Bulan di Wilayah Diffa Menyusul Ancaman Boko Haram

Niger Perpanjang Keadaan Darurat Selama 3 Bulan di Wilayah Diffa Menyusul Ancaman Boko Haram

Kamis, 28 May 2015 09:45

Siapa Sejatinya Teroris dan Ekstrimis?  Para Menlu OKI Seperti Beo

Siapa Sejatinya Teroris dan Ekstrimis? Para Menlu OKI Seperti Beo

Kamis, 28 May 2015 06:44

Sama Rata Sama Rasa; Ide Komunis yang Sedang di Masyarakatkan

Sama Rata Sama Rasa; Ide Komunis yang Sedang di Masyarakatkan

Kamis, 28 May 2015 06:35

Pemimpin Jabhat Al-Nusrah, Syaikh Abu Muhammad Al-Jaulani: Kejatuhan Asad Tidak Akan Lama Lagi

Pemimpin Jabhat Al-Nusrah, Syaikh Abu Muhammad Al-Jaulani: Kejatuhan Asad Tidak Akan Lama Lagi

Kamis, 28 May 2015 06:30

Ciptakan Hasut & Langgar Hukum, Menhan Siap Usir Jurnalis Asing di Papua

Ciptakan Hasut & Langgar Hukum, Menhan Siap Usir Jurnalis Asing di Papua

Kamis, 28 May 2015 04:40

Video Wawancara Ustadz Bernard Abdul Jabar 'Mantan Pendeta' Soal Kristenisasi di Indonesia

Video Wawancara Ustadz Bernard Abdul Jabar 'Mantan Pendeta' Soal Kristenisasi di Indonesia

Rabu, 27 May 2015 23:55

Mantan Menpan: Birokrasi Saat Ini Berantakan dan Juga Hancur

Mantan Menpan: Birokrasi Saat Ini Berantakan dan Juga Hancur

Rabu, 27 May 2015 22:09

Berita Foto : Rekaman Aksi Ratusan Umat Islam dari MMI, FPI, FUI, Kamra di depan Kedubes Myanmar

Berita Foto : Rekaman Aksi Ratusan Umat Islam dari MMI, FPI, FUI, Kamra di depan Kedubes Myanmar

Rabu, 27 May 2015 21:35

Abu Jibril: Kejahatan Genosida Muslim Rohingya Sejak 1978, Tak Bisa Dibenarkan Aturan Negara Manapun

Abu Jibril: Kejahatan Genosida Muslim Rohingya Sejak 1978, Tak Bisa Dibenarkan Aturan Negara Manapun

Rabu, 27 May 2015 20:09

Forum Cinta Sragen, Kepsek SMPN 2 Sragen harus Minta Maaf di Depan Umum

Forum Cinta Sragen, Kepsek SMPN 2 Sragen harus Minta Maaf di Depan Umum

Rabu, 27 May 2015 20:05

[Video] Aksi Bakar Boneka Biksu Budha di Kedubes Myanmar Pacu Tensi Aparat

[Video] Aksi Bakar Boneka Biksu Budha di Kedubes Myanmar Pacu Tensi Aparat

Rabu, 27 May 2015 20:00

Indonesia Menjadi Tauladan di Dalam Kehidupan Sosial

Indonesia Menjadi Tauladan di Dalam Kehidupan Sosial

Rabu, 27 May 2015 19:59

ICW Berang Disebut Menerima Dana dari APBN dan KPK

ICW Berang Disebut Menerima Dana dari APBN dan KPK

Rabu, 27 May 2015 19:45

Jet Tempur Koalisi Saudi Bombardir Markas Komando Pasukan Khusus  Yaman di Ibukota Sana'a

Jet Tempur Koalisi Saudi Bombardir Markas Komando Pasukan Khusus Yaman di Ibukota Sana'a

Rabu, 27 May 2015 19:30

Orang Bersenjata Berusaha Bunuh PM Libya Abdullah Al-Thani yang Didukung Barat

Orang Bersenjata Berusaha Bunuh PM Libya Abdullah Al-Thani yang Didukung Barat

Rabu, 27 May 2015 19:15



Must Read!
X