Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
19.788 views

Kabar Terkini Muslim Patani: Ditangkap, Dibunuh, Dirampas & Diperkosa

Jakarta (voa-islam) – Belum lama ini, Kamis (8/12),  Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Pusat kedatangan tamu dari perwakilan Muslim Pattani, Thailand Selatan yang tergabung dalam PULO (Patani United Liberation Organization), sebuah elemen perjuangan rakyat Patani yang melakukan perlawanan terhadap pemerintah Thai (Thailand).

Perwakilan dari PULO tersebut berjumlah lima orang. Mereka adalah Abu Jihad, Abu Qaim Moh Najib, Ummu Madinah, dan dua orang lagi, tak mau disebut namanya, dikarenakan faktor keamanan dirinya di dalam negeri, tempat mereka tinggal yang hingga saat ini masih mencekam dan terjadi pembunuhan oleh penjajah Thai terhadap masyarakat Muslim Patani.

Seperti diakuinya, Abu Jihad kini tinggal di negeri Kincir Angin Belanda, sedangkan Abu Qaim lama tinggal di Syiria, adapun Ummu Madinah yang bersuamikan orang Malaysia kini tinggal di Kelantan, Malaysia. Dua muslim Patani lainnya yang tak mau disebut namanya itu masih tinggal di Pattani. Di hadapan pers dan sejumlah ormas Islam yang hadir pada Kamis malam, Abu Jihad  -- salah seorang perwakilan PULO --  menyampaikan kabar terkini apa yang terjadi di wilayah Thailand bagian selatan, seperti di Provinsi Patani, Narathiwat dan Yala.

Dikatakan Abu Jihad, saat ini kejahatan kemanusiaan yang dihadapi negara Muslim setelah Afghanistan dan Irak, adalah Muslim Patani diThailand Selatan. “Patani masuk urutan pembunuh nomor tiga, setelah Afghan dan Irak,” kata Abu Jihad, muslim Patani yang telah beberapa tahun tinggal di Negeri Kincir Angin Belanda.

Dalam maklumatnya, Badan Penerangan Dewan Syuro Pimpinan Pulo (DSPP) menyampaikan kabar terkini di Patani, pada bulan Oktober dan November 20011, terjadi 33 letupan bom di Kota Yala 16 bom di wilayah Narathiwat, dan 9 letupan bom di Kota Patani, masing-masing di lokasi berbeda dengan waktu yang sama. Kemudian di Sungai Golok, sebuah wilayah  perbatasan dengan Kelantan Malaysia, yang menyebabkan 4 warga Malaysia terbunuh dan 45 lainnya cedera. Laporan ini belum termasuk peristiwa harian lainnya, seperti pemerkosaan anak-anak Melayu di bawah umur, dan sebagainya.

Sejak Yingluck Chinawatra menjadi Perdana Menteri (PM) Thailand yang baru (6 Agustus 2011), menggantikan abangnya Thanksin yang telah digulingkan melalui kudeta militer pada tahun 2006, tidak ada perubahan yang berarti untuk membawa stabilitas keamanan di Thailand Selatan menjadi lebih baik.

Buktinya,  pemerintahan darurat militer masih diteruskan, jumlah aparat militer kian bertambah banyak, peristiwa penembakan, pengeboman dan penangkapan terhadap penduduk yang tidak bersalah masih terus terjadi. Belum lagi pelecehan seksual terhadap gadis-gadis dan istri-istri orang Melayu. Untuk menjaga keselamatan diri mereka, kini banyak anak-anak muda antara usia 18-27 tahun yang hijrah mencari perlindungan ke negeri jiran Malaysia, seperti di Perlis, Kedah, Perak dan Kelantan.

Janji-janji manis Partai Phucea Thai terhadap masyarakat Melayu Patani saat kampanye untuk mengurangi jumlah tentara di wilayah-wilayah penduduk Melayu dan akan memberi kerja kepada penduduk setempat, tak lebih hanya isapan jempol belaka.

Catatan Tragedi di Patani

Sejarah mencatat, perjuangan Patani Darussalam tak terpisahkan dari umat Islam di rantau. Wilayah yang pernah berdaulat selama 455 tahun (1457-1902) itu tiba-tiba dihapuskan dari peta dunia. Sungguh kenyataan ini sangat menyakitkan hati umat Islam Patani.

“Sejarah gemilang Patani Darussalam dari 1554-1661 itu dipadamkan begitu saja. Semua orang tahu, Patani Darussalam adalah mutiara Nusantara Islam Melayu yang pernah melahirkan banyak ulama terkenal di rantau ini,” kata Abu Jihad menyesalkan.

Tak dipungkiri, para pejuang Patani Darussalam dijiwai atasa dasar senasib sepenanggungan umat Islam serantau yang berasal dari rumpun yang satu. Sejak perjanjan “durjana” Anglo-Bangkok pada 1902,  Siam menjajah Patani, yang menyebabkan nama Patani Darussalam tidak lagi dipakai hingga saat ini.

Sejarah berdarah, terutama sejak perjuangan As-Syahid KH. Sulung, Major Tenhku Mahmood Mahyiddin, As-Syahid Husain Cik Mansur, Tengku Abdul Jalal dan KH. Syeik Ahmad Daud Al-Fatani serta beberapa pejuang lain, sejarah umat Islam tidak bisa dilupakan dari jiwa umat se-rantau.

Yang memperihatinkan, lanjut Abu Jihad, program asimilasi ke dalam budaya Buddha-Siam dipaksa oleh rezim Phibun Songgram pada 1938 atas warga Melayu atau umat Islam Patani Darussalam, namun umat Muslim Patani tetap mempertahankan hingga kini.

Dalam maklumatnya, Abu Jihad menyebutkan beberapa musibah yang menimpa umat Islam Patani yang ditimbulkan oleh penjajah (imperialis) Siam durjana.

  1. Nama Melayu dihapuskan dan diganti dengan nama Muslim Thai.
  2. Bahasa tulisan Melayu dihapuskan dan dipaksa belajar dan menggunakan bahasa Siam.
  3. Agama Islam tidak diberi kebebasan kepada warga Melayu untuk menjalankannnya.
  4. Harta benda dan segala peternakan dirampas dengan sewenang-wenang.
  5. Membunuh warga Melayu muslim dengan tidak melalui proses pengadilan.
  6. Pengaduan rakyat Melayu atas kezaliman-kezaliman pegawai Siam tidak diindahkan dan dipedulikan.
  7. Pada tahun 1948, telah menempatkan polisi dan militer bersenjata, dan melakukan pembunuhan hingga ratiusan rakyat Melayu Patani menjadi korban syahid, dan banyak sudah harta benda yang diramoas oleh militer Thai.
  8. Anak-anak dan istri umat Islam Melayu diperkosa oleh polisi dan pembesar-pembesar rezim Thailand.
  9. Pemerintahan acapkali memberi hukuman sesuka hati atas warga Melayu.

Sejak peristiwa pembunuhan massal di Masjid Kerisek di Patani dan Takbai di wilayah Menara (2004) dan di Masjid Al-Furqan di wilayah Menara (2009), tidak ada tempat umat islam untuk mengadu.  Kondisi inilah yang membuat gerakan-gerakan Pembebasan Patani Darusalam bangkit untuk melakukan perlawanan hingga detik ini.

Sayangnya, konflik umat Islam Patani tidak mendapat tempat dan perhatian dari dunia internasional, seperti Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), dan lembaga HAM dunia lainnya.

"Kami menyesalkan, tragedy kemanusiaan di beberapa wilayah, mulai dari Narathiwat, Patani hingga Yala, selalu diredam, tak pernah diberitakan dalam media-media lokal di Thailand, Malaysia, bahkan di internasional.  Untuk itu, kami berharap pemerintah dan umat islam di Indonesia turut memberi dukungan terhadap perjuangan masyarakat Muslim Patani,” tandas Abu Jihad. Desastian

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Latest News
'The Untouchable Papah', Korupsi dan Solusi Islam Mengatasinya

'The Untouchable Papah', Korupsi dan Solusi Islam Mengatasinya

Ahad, 19 Nov 2017 22:30

300 Istri Pejuang Islamic State (IS) Menolak Pergi dari Al-Bukamal, Siap Lawan Pasukan Assad

300 Istri Pejuang Islamic State (IS) Menolak Pergi dari Al-Bukamal, Siap Lawan Pasukan Assad

Ahad, 19 Nov 2017 18:28

Mesir Buka Penyebrangan Rafah Gaza Selama 3 Hari

Mesir Buka Penyebrangan Rafah Gaza Selama 3 Hari

Sabtu, 18 Nov 2017 23:05

Laporan: Pejabat Saudi Akan Bebaskan Para Tahanan Terkenal Jika Serahkan 70 Persen Kekayaan

Laporan: Pejabat Saudi Akan Bebaskan Para Tahanan Terkenal Jika Serahkan 70 Persen Kekayaan

Sabtu, 18 Nov 2017 22:00

Baghdad Klaim Kehadiran IS Telah Berakhir di Irak

Baghdad Klaim Kehadiran IS Telah Berakhir di Irak

Sabtu, 18 Nov 2017 21:22

Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Rusia Kembali Veto Resolusi Senjata Kimia Suriah

Sabtu, 18 Nov 2017 16:39

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Al-Azhar dan Darul Iftaah Batasi Ulama yang Bisa Berfatwa di Televisi

Sabtu, 18 Nov 2017 16:28

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Kanada Desak Myanmar Laksanakan Resolusi PBB untuk Rakhine

Sabtu, 18 Nov 2017 16:25

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

(Video) Jawaban Dubes Saudi Terkait Fatwa Mufti Saudi Hamas Teroris

Sabtu, 18 Nov 2017 16:12

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Diduga Jurnalis MetroTV Terlibat Rekayasa Kecelakaan Setya Novanto, Benarkah?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:42

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Perjuangan Mahasiswa Tidak Akan Pernah Mati

Sabtu, 18 Nov 2017 10:41

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Apa Hubungannya Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan Meikarta?

Sabtu, 18 Nov 2017 10:11

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Menyoal Penyederhanaan Listrik

Sabtu, 18 Nov 2017 09:33

Keadilan yang Hilang

Keadilan yang Hilang

Sabtu, 18 Nov 2017 08:14

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Gejala Adanya Motif Lain dari Infrastruktur, Politisi: Saya Tak Curiga Nasionalismenya Jokowi, tapi

Sabtu, 18 Nov 2017 08:11

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Ada Dugaan Motif Lain sehingga Pekerja Asing justru Bekerja di Proyek Infrastruktur

Jum'at, 17 Nov 2017 22:13

Pengadilan Jerman Izinkan Maskapai Kuwait Airways Tolak Angkut Warga Israel

Pengadilan Jerman Izinkan Maskapai Kuwait Airways Tolak Angkut Warga Israel

Jum'at, 17 Nov 2017 21:00

Menimbang Dua Putusan Pengadilan Buni Yani dengan Ahok

Menimbang Dua Putusan Pengadilan Buni Yani dengan Ahok

Jum'at, 17 Nov 2017 20:30

Israel Luncurkan Aplikasi Smartphone Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Menggantinya dengan Kuil Suci

Israel Luncurkan Aplikasi Smartphone Penghancuran Masjid Al-Aqsa, Menggantinya dengan Kuil Suci

Jum'at, 17 Nov 2017 20:17

Biaya Dipertanyakan, Proyek Ini Akhirnya Berpotensi Kuat Terganggu

Biaya Dipertanyakan, Proyek Ini Akhirnya Berpotensi Kuat Terganggu

Jum'at, 17 Nov 2017 20:13


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X