Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
16.740 views

DKI Jakarta Akhirnya Dipimpin Orang yang Tak Bisa Wudhu?

Jumat, 21 September 2012 | 09:43:41 WIB

Jakarta (SI ONLINE) - Hitung cepat (quick count) pemilihan gubernur DKI Jakarta menunjukkan Jokowi-Ahok meraih kemenangan mengalahkan Foke-Nara. Sejumlah lembaga survei sudah merilis hasil akhir hitung cepat Pilgub DKI. Meski dengan metoda dan jumlah sampel yang berbeda, hasilnya semua hampir sama.

Hitung cepat ini digelar real time dari sejumlah TPS di Jakarta. Sebagian ada yang disiarkan langsung televisi, sebagian lagi merilisnya di lokasi tertentu.

Berikut hasil hitung cepat lembaga survei Pilgub DKI Jakarta:

1. Quick Count LSI-TV One: Jokowi-Ahok 53,68%, Foke-Nara 46,32%.

2. Indo Barometer-Metro TV: Jokowi-Ahok 54,11%, Foke-Nara 45,89%.

3. LSI-SCTV: Jokowi-Ahok 53,81 persen, Foke-Nara 46,19 persen.

4. Kompas: Jokowi-Ahok 52,97 %, Foke-Nara 47,03%

5. INES: Jokowi-Ahok 57,39%, Foke-Nara 42,61%.

6. MNC Media-SMRC: Jokowi-Ahok 52,63, Foke-Nara 47,37 persen.

Jokowi Tak Bisa Wudhu?

Kontroversi mengenai kepribadian Jokowi terus muncul mendekati pencoblosan kemarin. Joko Widodo alias Jokowi dikabarkan tak bisa berwudhu dengan sempurna. Lalu, apa hubungannya dengan kemampuan kepemimpinannya?

Heboh soal Jokowi yang tak bisa berwudhu dengan sempurna itu, merebak di jejaring media sosial termasuk SMS dan BBM. Semua merujuk pada tayangan berita TVOne, Sabtu (15/9) sore yang menayangkan saat Jokowi berwudhu untuk menunaikan shalat Jumat di sebuah masjid di Menteng Dalam, Jakarta Pusat.

Akun kontroversial, Ade Ayu Sasmita atau ‏@TrioMacan2000 langsung berkicau, “Di Liputan TVone sore, Jokowi Ke Menteng Dlm,ktk hendak sholat jum’at ambil wudhu abis masukan air ke hidung lgsg basuh Kaki…”

‏@TrioMacan2000 melanjutkan twitnya dengan “dulu jokowi atau timsesnya ngaku jokowi salah satu qori /pembaca quran terbaik. Ternyata bohong. Wudhu aja dia salah”

Ketua Taruna Muslim, Alfian Tanjung, menganggap kasus itu merupakan kesalahan yang cukup fatal bagi seorang calon gubernur DKI. "Wudhu saja salah, gimana shalatnya. Orang yang akan menjalankan shalat harus berwudhu dulu. Ini sangat dasar dalam wudhu dan shalat," paparnya.

Bagi mereka yang bukan pemeluk agama Islam, kemampuan berwudhu dengan sempurna tentu sama sekali tidak penting. Tetapi, bagi seorang muslim, wudhu adalah penentu sah tidaknya shalat. Sedang shalat adalah tolok ukur kesempurnaan keislaman seorang muslim.

Semoga dengan memimpin Jakarta, masyarakatnya yang religius dengan berbagai kegiatan keagamaan akan mampu mengubah Jokowi menjadi lebih baik dan lebih saleh. Lebih rajin berdzikir karena di DKI Jakarta penuh dengan majelis-majelis dzikir. Harapannya Jokowi makin taat beribadah dan tentu saja, pintar berwudhu.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Islam Online lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X