Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.633 views

Dapur Pemblokiran Konten Internet

Sahabat VOA-Islam...

Hari ini, genap 10 bulan saya dan tim diminta mengurus dapur pemblokiran konten internet negatif, ada beberapa diskusi para ‘koki’ terkait berbagai isu pemblokiran konten.

Pertama, soal Telegram! Seperti yang kami prediksi, pemilik Telegram mas Durov dengan senang hati datang ke Indonesia dan bertemu dengan pemerintah membahas berbagai isu terkait pemblokiran Telegram. Pribadi yang humble, tenang, dan cara bicaranya yang runut dan sistematis membuat suasana diskusi menjadi lebih santai namun tetap serius dan substantif.

Sebagaimana halnya diskusi dan negosiasi, belum semua ekspektasi kami dipenuhi oleh mas Durov. Tapi inti dari substansi pembicaraan sangat dipahami oleh mas Durov dan berjanji akan bersama-sama mencari solusi yang terbaik. Bagi kami, ini sebuah kemajuan dalam tahap sebuah hubungan.

Diskusi dan negosiasi dengan Telegram sebetulnya belum benar-benar usai. Ibarat bermain catur, kami baru bermain di langkah ketiga dari kemungkinan puluhan atau ratusan langkah berikutnya. Kami menikmati sportifitas permainan, bukan sekedar cari menang-menangan.

Kedua, Facebook! Tidak hanya Telegram, kemarin pagi kamipun mengundang beberapa petinggi Facebook untuk mendiskusikan banyak hal. Kami senang akhirnya kantor baru Facebook di Jakarta akan dilaunching pertengahan bulan ini (meskipun baru sebatas sales office).

Diskusi dengan Facebook sebetulnya sudah sangat sering kami lakukan (tanpa publikasi media), kami mempunyai agenda rutin pertemuan untuk membahas banyak isu khususnya terkait penanganan konten negatif (seperti pornografi, akun palsu, fraud, child pornography, dll). Diskusi terus dilakukan agar Facebook meningkatkan service level-nya dalam merespon permintaan pemerintah terkait pemutus akses konten-konten negatif. Saat ini baru sekitar 50% dari sekitar 400an permintaan yang disetujui untuk dilakukan take down (kecuali untuk urgent request yang hampir 100% dipenuhi).

Angka tersebut sebetulnya mengalami kemajuan dalam 6 bulan terakhir. Facebook juga sepakat dan sudah menempatkan orang Indonesia sebagai pegawainya untuk menjadi penghubung komunikasi dengan pemerintah.

Dalam beberapa bulan mendatang, pemerintah akan terus mengevaluasi terhadap service level Facebook terhadap permintaan pemerintah terkait pemutusan akses konten-konten negatif. Harapan kami (meski sulit), Facebook mau memenuhi 100% permintaan terkait pemutusan akses konten-konten negatif.

Ketiga, besok, kami lanjutkan berdiskusi dengan Google (termasuk youtube) dan Twitter terkait penanganan konten-konten negatif. Dua raksasa internet ini sebetulnya sudah menjalin hubungan sangat baik dan erat dengan pemerintah. Tapi bukan berarti semua permintaan pemerintah, dengan sukarela mereka penuhi. Ada banyak tahapan dan pembicaraan panjang agar kesepahaman terjalin di banyak aspek. Intinya diskusi dan silaturahmi masih akan terus dilakukan untuk manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Platform sosial media lain seperti Line dan Bigo Live sudah duluan berinisiatif untuk bekerjasama dengan pemerintah dalam penanganan konten-konten negatif dan menempatkan perwakilannya di Indonesia. Bigo Live bahkan setuju memindahkan pusat monitoring kontennya dari Guang Zou ke Jakarta sejak beberapa bulan lalu dengan merekrut puluhan pegawai orang Indonesia.

Kami tahu, pemerintah bisa saja dengan kewenangannya memaksakan para pemilik platform medsos atau aplikasi messenger untuk ikut semua yang diminta pemerintah. Tapi di dunia siber, cara tersebut tidak selalu dibenarkan. terlebih Indonesia sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia. Penghormatan terhadap privasi dan kebebasan berekspresi seolah harga mati. Tidak ada alasan untuk menggunakan kewenangan pemblokiran untuk bersikap otoriter dan sewenang-wenang. Tapi jika itu terpaksa harus dilakukan, maka kepentingan yang lebih besar yang akan kami utamakan!

Meski minim publikasi, jalan diskusi tetap akan kami lakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Kritik dan solusi akan sangat kami butuhkan, karena banyak hal (termasuk kesalahan-kesalahan) yang harus kami benahi.

Jadi, silahkan bermedsos dengan riang, tuangkan semua kebahagiaan, banjiri dengan banyak kebaikan. Yang masih sibuk main bani-banian atau rezim-reziman silahkan saja jika mau dilanjutkan, tapi maaf kami tidak ikutan! [syahid/voa-islam.com]

Kiriman Teguh A, Kominfo

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Untuk Islam Lebih Berkualitas, Tinggalkan Aktifitas yang Tak Berguna!

Untuk Islam Lebih Berkualitas, Tinggalkan Aktifitas yang Tak Berguna!

Selasa, 17 Oct 2017 10:45

Erick Yusuf: Anies-Sandi Milik Umat bukan Partai

Erick Yusuf: Anies-Sandi Milik Umat bukan Partai

Selasa, 17 Oct 2017 10:00

Perhimpunan Al-Irsyad: Terjadi Tebang Pilih Penegakan Hukum di Indonesia

Perhimpunan Al-Irsyad: Terjadi Tebang Pilih Penegakan Hukum di Indonesia

Selasa, 17 Oct 2017 09:36

Kematian Petinggi ISIS Marawi Dinilai Pengaruhi Daya Dukung di Indonesia

Kematian Petinggi ISIS Marawi Dinilai Pengaruhi Daya Dukung di Indonesia

Selasa, 17 Oct 2017 09:32

Ilmuwan Kembangkan Lem Penutup Luka Tubuh

Ilmuwan Kembangkan Lem Penutup Luka Tubuh

Selasa, 17 Oct 2017 09:15

SMAN 3 Cimahi Budayakan Tilawah Al-Quran Sebelum KBM

SMAN 3 Cimahi Budayakan Tilawah Al-Quran Sebelum KBM

Selasa, 17 Oct 2017 09:03

Turki Perpanjang Keadaan Darurat untuk Kali Kelima

Turki Perpanjang Keadaan Darurat untuk Kali Kelima

Selasa, 17 Oct 2017 07:40

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

Selasa, 17 Oct 2017 04:32

Beda Aksi, Beda Kondisi

Beda Aksi, Beda Kondisi

Senin, 16 Oct 2017 22:47

Kekristenan dan Komunisme di Indonesia (Bagian 2 - Habis)

Kekristenan dan Komunisme di Indonesia (Bagian 2 - Habis)

Senin, 16 Oct 2017 22:30

Anies-Sandi Diingatkan jangan Dahulukan Kepentingan Ormas Pendukung daripada Publik

Anies-Sandi Diingatkan jangan Dahulukan Kepentingan Ormas Pendukung daripada Publik

Senin, 16 Oct 2017 22:21

Turki Siap Bantu Pemerintah Syi'ah Irak Usir Petempur Komunis Kurdi dari Kirkuk

Turki Siap Bantu Pemerintah Syi'ah Irak Usir Petempur Komunis Kurdi dari Kirkuk

Senin, 16 Oct 2017 21:00

Penerbitan Sertifikasi Halal Diambil Alih Pemerintah?

Penerbitan Sertifikasi Halal Diambil Alih Pemerintah?

Senin, 16 Oct 2017 20:41

Ini Pola Komunikasi untuk Anies-Sandi dalam Menghadapi Reklamasi

Ini Pola Komunikasi untuk Anies-Sandi dalam Menghadapi Reklamasi

Senin, 16 Oct 2017 20:21

Filipina Klaim Bunuh Amir IS Asia Tenggara Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute di Marawi

Filipina Klaim Bunuh Amir IS Asia Tenggara Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute di Marawi

Senin, 16 Oct 2017 19:42

Anies-Sandi Diminta Hidupkan Kebiasaan Pemprov DKI yang Hilang

Anies-Sandi Diminta Hidupkan Kebiasaan Pemprov DKI yang Hilang

Senin, 16 Oct 2017 18:21

Tak Hanya Djarot, Megawati pun Pernah Tolak Hadiri Pelantikan Penggantinya

Tak Hanya Djarot, Megawati pun Pernah Tolak Hadiri Pelantikan Penggantinya

Senin, 16 Oct 2017 17:46

SMAN 3 Cimahi Tangkal Dampak Negatif Gadget Dengan Akhlak Islam

SMAN 3 Cimahi Tangkal Dampak Negatif Gadget Dengan Akhlak Islam

Senin, 16 Oct 2017 17:42

Sejarawan Berharap Tidak Ada Lagi Uang yang Dianggap Tuhan di Kepemimpinan Baru DKI

Sejarawan Berharap Tidak Ada Lagi Uang yang Dianggap Tuhan di Kepemimpinan Baru DKI

Senin, 16 Oct 2017 16:21

Freeport, Tak Perlu Negosiasi dan Divestasi

Freeport, Tak Perlu Negosiasi dan Divestasi

Senin, 16 Oct 2017 15:49


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X