Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.162 views

Dapur Pemblokiran Konten Internet

Sahabat VOA-Islam...

Hari ini, genap 10 bulan saya dan tim diminta mengurus dapur pemblokiran konten internet negatif, ada beberapa diskusi para ‘koki’ terkait berbagai isu pemblokiran konten.

Pertama, soal Telegram! Seperti yang kami prediksi, pemilik Telegram mas Durov dengan senang hati datang ke Indonesia dan bertemu dengan pemerintah membahas berbagai isu terkait pemblokiran Telegram. Pribadi yang humble, tenang, dan cara bicaranya yang runut dan sistematis membuat suasana diskusi menjadi lebih santai namun tetap serius dan substantif.

Sebagaimana halnya diskusi dan negosiasi, belum semua ekspektasi kami dipenuhi oleh mas Durov. Tapi inti dari substansi pembicaraan sangat dipahami oleh mas Durov dan berjanji akan bersama-sama mencari solusi yang terbaik. Bagi kami, ini sebuah kemajuan dalam tahap sebuah hubungan.

Diskusi dan negosiasi dengan Telegram sebetulnya belum benar-benar usai. Ibarat bermain catur, kami baru bermain di langkah ketiga dari kemungkinan puluhan atau ratusan langkah berikutnya. Kami menikmati sportifitas permainan, bukan sekedar cari menang-menangan.

Kedua, Facebook! Tidak hanya Telegram, kemarin pagi kamipun mengundang beberapa petinggi Facebook untuk mendiskusikan banyak hal. Kami senang akhirnya kantor baru Facebook di Jakarta akan dilaunching pertengahan bulan ini (meskipun baru sebatas sales office).

Diskusi dengan Facebook sebetulnya sudah sangat sering kami lakukan (tanpa publikasi media), kami mempunyai agenda rutin pertemuan untuk membahas banyak isu khususnya terkait penanganan konten negatif (seperti pornografi, akun palsu, fraud, child pornography, dll). Diskusi terus dilakukan agar Facebook meningkatkan service level-nya dalam merespon permintaan pemerintah terkait pemutus akses konten-konten negatif. Saat ini baru sekitar 50% dari sekitar 400an permintaan yang disetujui untuk dilakukan take down (kecuali untuk urgent request yang hampir 100% dipenuhi).

Angka tersebut sebetulnya mengalami kemajuan dalam 6 bulan terakhir. Facebook juga sepakat dan sudah menempatkan orang Indonesia sebagai pegawainya untuk menjadi penghubung komunikasi dengan pemerintah.

Dalam beberapa bulan mendatang, pemerintah akan terus mengevaluasi terhadap service level Facebook terhadap permintaan pemerintah terkait pemutusan akses konten-konten negatif. Harapan kami (meski sulit), Facebook mau memenuhi 100% permintaan terkait pemutusan akses konten-konten negatif.

Ketiga, besok, kami lanjutkan berdiskusi dengan Google (termasuk youtube) dan Twitter terkait penanganan konten-konten negatif. Dua raksasa internet ini sebetulnya sudah menjalin hubungan sangat baik dan erat dengan pemerintah. Tapi bukan berarti semua permintaan pemerintah, dengan sukarela mereka penuhi. Ada banyak tahapan dan pembicaraan panjang agar kesepahaman terjalin di banyak aspek. Intinya diskusi dan silaturahmi masih akan terus dilakukan untuk manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Platform sosial media lain seperti Line dan Bigo Live sudah duluan berinisiatif untuk bekerjasama dengan pemerintah dalam penanganan konten-konten negatif dan menempatkan perwakilannya di Indonesia. Bigo Live bahkan setuju memindahkan pusat monitoring kontennya dari Guang Zou ke Jakarta sejak beberapa bulan lalu dengan merekrut puluhan pegawai orang Indonesia.

Kami tahu, pemerintah bisa saja dengan kewenangannya memaksakan para pemilik platform medsos atau aplikasi messenger untuk ikut semua yang diminta pemerintah. Tapi di dunia siber, cara tersebut tidak selalu dibenarkan. terlebih Indonesia sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia. Penghormatan terhadap privasi dan kebebasan berekspresi seolah harga mati. Tidak ada alasan untuk menggunakan kewenangan pemblokiran untuk bersikap otoriter dan sewenang-wenang. Tapi jika itu terpaksa harus dilakukan, maka kepentingan yang lebih besar yang akan kami utamakan!

Meski minim publikasi, jalan diskusi tetap akan kami lakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Kritik dan solusi akan sangat kami butuhkan, karena banyak hal (termasuk kesalahan-kesalahan) yang harus kami benahi.

Jadi, silahkan bermedsos dengan riang, tuangkan semua kebahagiaan, banjiri dengan banyak kebaikan. Yang masih sibuk main bani-banian atau rezim-reziman silahkan saja jika mau dilanjutkan, tapi maaf kami tidak ikutan! [syahid/voa-islam.com]

Kiriman Teguh A, Kominfo

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Kamis, 22 Feb 2018 23:03

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Kamis, 22 Feb 2018 22:36

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Kamis, 22 Feb 2018 22:30

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Kamis, 22 Feb 2018 22:15

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Kamis, 22 Feb 2018 22:00

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Kamis, 22 Feb 2018 21:37

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Kamis, 22 Feb 2018 19:18

PBB Tidak Diloloskan KPU, Politisi Demokrat: Ini Zaman Edan

PBB Tidak Diloloskan KPU, Politisi Demokrat: Ini Zaman Edan

Kamis, 22 Feb 2018 19:15

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Kamis, 22 Feb 2018 15:20

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Kamis, 22 Feb 2018 12:10

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

Kamis, 22 Feb 2018 11:21

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Kamis, 22 Feb 2018 11:05

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

Kamis, 22 Feb 2018 11:00

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

Kamis, 22 Feb 2018 10:12

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Kamis, 22 Feb 2018 05:43

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Kamis, 22 Feb 2018 05:29

Dont Worry be an Entreupreneur

Dont Worry be an Entreupreneur

Rabu, 21 Feb 2018 22:47

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Rabu, 21 Feb 2018 21:36

Banyak Ambruk, Keamanan Infrastruktur Rezim Jokowi Dipertanyakan

Banyak Ambruk, Keamanan Infrastruktur Rezim Jokowi Dipertanyakan

Rabu, 21 Feb 2018 21:17

Intelijen Libanon Tangkap Mantan Pejabat Keuangan Islamic State

Intelijen Libanon Tangkap Mantan Pejabat Keuangan Islamic State

Rabu, 21 Feb 2018 21:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Kamis, 22/02/2018 12:10

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan