Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.388 views

Jangan Jadi Remaja Yang Diperbudak Gadget

Oleh: Ashaima Va (Pegiat Revowriter Bogor)

Sobat, siapa diantara kalian yang ga punya gadget? Era digital kayak gini, seperti ada yang kurang yaa kalau tidak punya gadget. Sampai ada yang ngerasa minder dan cupu lho, kalau nggak pegang gadget.

Dengan gadget, semesta serasa di genggaman. Segala informasi bisa diperoleh. Dunia bisa terhubung secara real time, saat itu juga tanpa lag tanpa buffering. Kita merasa keren kalau kita jadi yang paling update. Apa yang sedang viral kita harus jadi yang pertama tahu.

Alhasil berkat gadget remaja jadi rajin menundukkan pandangan. Ups, sayangnya ini bukan menundukkan pandangan atau ghadul bashor yang Rasulullah perintahkan. Tapi menundukkan pandangan karena fokus pada gadget di tangan.

 

Berhitung Plus Minus Gadget

Dibalik gadget sebagai mesin informasi ternyata keberadaannya juga membawa kemudharatan. Remaja jadi anti sosial saat disibukkan dengan gadget. Eksis di sosmed tapi absen di dunia nyata. Belum lagi ancaman pornografi. Dari benda pipih bernama gadgetlah segala content pornografi bebas diakses. LGBT dan pedofil tersebar luas pengaruhnya via sosmed yang tentunya diakses dari gadget.

Ternyata banyak ya hal negatif yang dibawa oleh gadget. Eit, belum selesai, masih ada satu lagi pengaruh negatif gadget. Yup, game online. Game online zaman now rupanya membuat penggunanya kecanduan. Siapa diantara kalian yang punya akun di aplikasi game online Mobile legend? Sudah sampai mana rankmu? Masih warior, epic, atau sudah mytic? Tiap rank yang diperoleh hanya semakin membuat kita tidak puas dan menginginkan lebih, rite? Ujung-ujungnya kita jadi tidak bisa lepas dari gadget.

Memiliki akun di game online dengan rank yang tinggi, lalu punya skin ciamik, dan juga punya senjata yang tidak dimiliki oleh akun lain, pastinya bikin bangga. Merasa keren pastinya, berjaya di dunia maya dengan pencapaian sedemikian rupa. Tapi sobat, pernah ngga sih kalian berpikir bahwa semua pencapaian itu semu. Terjadi hanya di dunia maya dan hanyalah fatamorgana, karena di dunia nyata kita nihil pencapaian.

Cobalah sekali-kali berhitung untung rugi. Bukan untung rugi duit ya. Karena sebenarnya dengan main game online sudah pasti ngabisin duit. Tapi ini untung rugi terhadap jatah waktu yang Allah kasih ke kita. Berapa jam kamu ngabisin waktu untuk khusyu' di depan gadget? Coba kalau waktu yang ada dimanfaatkan untuk khusyu' menghapal Al-Qur'an. Sudah berapa juz tuh hapalannya?

Dari waktu yang lebih banyak dihabiskan di depan gadget bisa kita bayangkan betapa banyak generasi muda yang merugi.  Setiap yang melalaikan itu dibuat menyenangkan. Pelakunya ogah berhenti karena nyandu. Begitulah cara kerjanya kemaksiatan. Padahal Allah secara tegas mengingatkan manusia dalam Al-Qur'an surat Al-Asr 1-3

"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." (TQS. Al-Asr: 1-3)

Nah, pertanyaannya sudah berapa banyak amal sholih yang sudah kita kerjakan kalau kita selalu disibukkan dengan amalan yang sia-sia. Sudahkah kita nasihat menasihati dalam kebenaran? Sayang, kan. Mending kalau jatah waktu kita di dunia masih lama, kalau hanya sebentar. Dobel rugi namanya.

 

Agar Tidak Diperbudak Gadget

Gadget sama seperti pisau, hanya benda yang mubah penggunaannya. Digunakan untuk apa benda mubah tersebut, untuk mengiris sayur atau membunuh? Itu yang akan dimintai pertanggungjawaban. Jika menghantarkan pada kemaksiatan maka perbuatan tersebut harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Begitu juga jika gadget justru melalaikan dari yang wajib maka saat yaumul hisab siap-siap dengan pertanggungjawabannya.

Karena gadget hanyalah benda maka hal-hal apa saja yang harus disepakati sebelum kita menggunakannya, agar gadget tidak menjerumuskan pada kesia-siaan dan pada perbuatan maksiat.

 

  1. Batasi usia pengguna gadget

Usia memengaruhi kemampuan menilai sesuatu. Anak-anak tentu belum memiliki kemampuan untuk menilai baik dan buruk, karena perkembangan otaknya masih berproses menyerap informasi. Butuh kematangan berpikir dalam mencerna dan memilah-milah konten yang tersedia dalam gadget. Maka pembatasan minimal usia untuk memiliki gadget mutlak dilakukan.

Maka ada sebagian orang tua yang baru akan memberikan gadget saat anaknya SMA atau kuliah. Sebagai anak kalian ga boleh protes yaa, kalau ortu kalian belum memberikan gadget. Semua orang tua lakukan demi memproteksi kalian dari pengaruh negatif gadget.

  1. Terikat hukum syara'

Sebagai muslim sudah sepatutnya kita terikat dengan aturan Allah dalam segala perbuatan. Tadi kita sepakat kan, kalau gadget itu hukumnya mubah/boleh. Namun yang mubah pun ternyata bisa menghantarkan pada perkara haram jika kita menggunakannya untuk keburukan. Disinilah kita perlu berhati-hati dalam menggunakan gadget. Konten porno, selfie nampak auratnya, kecanduan game, dll adalah perkara haram dan sia-sia. Yuk, dicek gadget kita, apakah pernah dipergunakan untuk itu?

Dengan selalu terikat dengan aturan Allah, kita akan lebih berhati-hati menggunakan gadget kita. Maka tak akan menghantarkan pada yang haram dan tak akan melalaikan. Untuk memahami mana yang halal mana yang haram, mau tidak mau sobat semua harus mengkaji Islam. Nggak ngaji, nggak keren, sepakat?

  1. Jadikan gadgetmu produktif

Salah satu cara untuk kita memanfaatkan gadget dengan cara yang benar adalah menjadikan gadget kita sebagai sarana menghasilkan karya. Pastinya aplikasi yang terinstal adalah yang menunjang karya kita. Kalau kamu suka sama hal-hal yang berbau fotografi kebayangkan aplikasi apa saja yang akan ada di gadget kita.

  1. Beraulawiyat yang benar

Nah, ini salah satu kunci kita bisa terjaga dari aktivitas yang melalaikan yaitu melakukan aulawiyat yang benar atau melakukan skala prioritas dengan benar.

Bila di satu waktu kita dihadapkan pada aktivitas mubah dan wajib, maka yang harus kita pilih adalah melaksanakan yang wajib. Sehingga pilihan menjadi jelas untuk kita meninggalkan hal-hal yang mubah di depan gadget untuk bersegera melaksanakan yang wajib. Jadi, udah ga bingung lagi, yaa, harus milih yang mana. Menghapal Al-Qur'an atau main game.

Dengan menetapkan aulawiyat kita diarahkan untuk senantiasa melakukan amalan sholih dan meninggalkan amalan sia-sia yang melalaikan.

Nah, Sobat, mulai sekarang manfaatkan gadgetmu untuk sesuatu yang positif, ya. Jangan mau diperbudak oleh gadget yang berujung pada amalan haram atau sia-sia. pacu diri dengan karya nyata, tunjukkan prestasi dengan menjadi hafidz Qur'an.

Untuk kamu yang belum punya gadget karena belum waktunya, chill aja, ga punya gadget nggak akan bikin kamu cupu, kok. Cupu itu kalau kamu banyak melanggar aturan Allah. So, banyak mengkaji Islam agar kamu jadi remaja cerdas. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tekno lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Kanada Kecam Kematian wartawan Jamal Khashoggi Versi Arab Saudi

Kanada Kecam Kematian wartawan Jamal Khashoggi Versi Arab Saudi

Ahad, 21 Oct 2018 20:59

Beredar Wine Halal di Indonesia, Ini Kata LPPOM MUI

Beredar Wine Halal di Indonesia, Ini Kata LPPOM MUI

Ahad, 21 Oct 2018 15:51

Mark Zuckerberg Didesak Mundur dari Facebook

Mark Zuckerberg Didesak Mundur dari Facebook

Ahad, 21 Oct 2018 15:40

Misteri Meikarta Kembali Terbuka, Ada Apa?

Misteri Meikarta Kembali Terbuka, Ada Apa?

Ahad, 21 Oct 2018 15:35

Peran Wanita Sebagai Ibu Pencetak Generasi Peradaban

Peran Wanita Sebagai Ibu Pencetak Generasi Peradaban

Ahad, 21 Oct 2018 15:30

Sobat Muda, Yuk Bangkit! Jannah Menunggumu!

Sobat Muda, Yuk Bangkit! Jannah Menunggumu!

Ahad, 21 Oct 2018 15:02

Nyali KPK Diragukan di bawah Kepemimpinan Jokowi

Nyali KPK Diragukan di bawah Kepemimpinan Jokowi

Ahad, 21 Oct 2018 14:45

Dahnil Singgung Janji Jokowi Soal Ekonomi

Dahnil Singgung Janji Jokowi Soal Ekonomi

Ahad, 21 Oct 2018 13:45

BPJS Kesehatan Menjadi Perhatian Prabowo-Sandi

BPJS Kesehatan Menjadi Perhatian Prabowo-Sandi

Ahad, 21 Oct 2018 12:45

Dua Komika Diduga Lakukan Penistaan Agama, MUI: Laporkan Saja

Dua Komika Diduga Lakukan Penistaan Agama, MUI: Laporkan Saja

Ahad, 21 Oct 2018 07:35

[Stroy Hamka-6] Yang Membuat Hamka Berbeda

[Stroy Hamka-6] Yang Membuat Hamka Berbeda

Ahad, 21 Oct 2018 06:00

Imam Qunut Shubuh, Makmum Ikut Mengaminkan?

Imam Qunut Shubuh, Makmum Ikut Mengaminkan?

Sabtu, 20 Oct 2018 23:15

Bikin Video Masak Daging Babi Campur Kurma dan Madu, Dua Komika Ini Disebut Lakukan Penistaan Agama

Bikin Video Masak Daging Babi Campur Kurma dan Madu, Dua Komika Ini Disebut Lakukan Penistaan Agama

Sabtu, 20 Oct 2018 21:16

SOHR: Islamic State Bebaskan 6 dari 27 Sandera Druze yang Mereka Tawan di Sweida Suriah

SOHR: Islamic State Bebaskan 6 dari 27 Sandera Druze yang Mereka Tawan di Sweida Suriah

Sabtu, 20 Oct 2018 19:45

Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015

Rusia Klaim Tewaskan 88.000 Pejuang Oposisi sejak Mulai Intervensi di Suriah 2015

Sabtu, 20 Oct 2018 18:16

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Serangan Udara Koalisi Pimpinan AS Tewaskan 30 Lebih Warga Sipil di Deir Al-ZOr

Sabtu, 20 Oct 2018 17:15

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Saudi Pecat Jenderal Tingkat Atas Setelah Akui Khashoggi Tewas di Konsulat Istanbul

Sabtu, 20 Oct 2018 16:15

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Jumlah LGBT di Tasikmalaya Ribuan, Almumtaz Serukan Masyarakat dan Aparat Aktif Penanganan

Sabtu, 20 Oct 2018 15:32

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Dosa Sebab Datangnya Bencana

Sabtu, 20 Oct 2018 14:42

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

GNPF Ulama Bogor Ajak Waspadai LGBT

Sabtu, 20 Oct 2018 12:30


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X