Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
69.396 views

MLM Dalam Pandangan Islam

Suatu lembaga bisnis pastinya akan berusaha agar pemasaran produk berjalan baik. Sehingga penjualan barang terus meningkat, di antaranya mengikat konsumen agar setia dengan produk yang dijual. Caranya sangat beragam di antaranya dengan menerapkan system Multi Level Marketing (MLM).

System pemasaran dan penjualan dengan MLM semakin marak. Banyak produk yang dipasarkan dengan system ini. Bahkan sebagian produk bisa diperoleh dengan harga yang lebih murah dengan menjadi member pada lembaga yang menerapkan system ini. Sehingga masyarakat yang membutuhkan suatu produk tersebut tertarik untuk menjadi anggotanya. Atau dalam beberapa prakteknya, banyak point dan bonus yang dijanjikan bagi para anggota. Sehingga mereka bersemangat memasarkan produk tersebut untuk mengejar point dan bonus tersebut. Dan terkadang ada yang berniat gabung demi mendapatkan bonus, bukan karena butuh kepada produk yang dijual.

Karenanya akhir-akhir ini banyak masyarakat muslim yang menanyakan hukum melakukan transaksi jual beli dengan system MLM (Multi Level Marketing) ini. Apakah system tersebut dibenarkan dan dibolehkan oleh syariat? Atau malah dilarang?

Seorang muslim harusnya memperhatikan masalah halal dan haram. Segala yang haram harus dia jauhi, khususnya dalam masalah nafkah yang didapatkan. Karena barang haram –baik haram dzatnya atau sebab memperolehnya- yang dikonsumsi akan menyebabkan ibadahnya tidak diterima dan doanya tidak dikabulkan. Dan keharaman akan menjadi sebab datangnya banyak musibah.

Begitulah dalam menyikapi system MLM, dia harus memastikan apakah hukumnya dibenarkan oleh syariat atau tidak? Maka pada sabtu malam (04/12/2010) yang lalu, Pengurus masjid Al-Muhajirin, Kavling Harapan Kita, Seroja, Bekasi Utara dalam kajian rutin bulanan di malam Ahad pertama mengkaji masalah ini.

Ustadz Dr. Ahmad Zain An Najah, MA. pengasuh kajian tersebut menyimpulkan bahwa Sistem MLM secara konvensional yang banyak ditemui di masyarakat hukumnya haram dengan enam alasan yang beliau kemukakan. Walaupun, menurut beliau masih banyak lagi alasan yang lain. Namun enam alas an tersebut sudah mencukupi untuk menyimpulkan hukumnya.

Menurut Doktor alumnus Al-Azhar Kairo ini, boleh atau tidaknya penjualan dengan MLM ditentukan oleh system yang dipraktekkan. Sebatas lebel syariah tidak menentukan kehalalan. Karenanya setiap system pemasaran dan penjualan barang dengan system MLM yang berlabel syariah perlu dikaji secara tersendiri dan khusus. Adakah kaidah dasar syariah yang dilanggarnya sehingga menyebabkan haramnya system yang digunakan? Berikut ini kami suguhkan kepada pembaca artikel, “MLM Dalam Pandangan Islam” yang menjadi panduan pada kajian di atas. Dan semoga tulisan beliau ini bisa menjawab pertanyaan seputar hukum MLM tersebut:

MLM Dalam Pandangan Islam

 

Oleh: Dr. Ahmad Zain An Najah, MA

Akhir-akhir ini banyak masyarakat yang menanyakan hukum melakukan transaksi jual beli dengan system MLM (Multi Level Marketing). Tulisan di bawah ini mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaan tersebut:  

Pengertian MLM

MLM adalah sistem penjualan yang memanfaatkan konsumen sebagai tenaga penyalur secara langsung. Sistem penjualan ini menggunakan beberapa level (tingkatan) di dalam pemasaran barang dagangannya.

Promotor (upline) adalah anggota yang sudah mendapatkan hak keanggotaan terlebih dahulu, sedangkan bawahan (downline) adalah anggota baru yang mendaftar atau direkrut oleh promotor. Akan tetapi, pada beberapa sistem tertentu, jenjang keanggotaan ini bisa berubah-ubah sesuai dengan syarat pembayaran atau pembelian tertentu.

Komisi yang diberikan dalam pemasaran berjenjang dihitung berdasarkan banyaknya jasa distribusi yang otomatis terjadi jika bawahan melakukan pembelian barang. Promotor akan mendapatkan bagian komisi tertentu sebagai bentuk balas jasa atas perekrutan bawahan.

Harga barang yang ditawarkan di tingkat konsumen adalah harga produksi ditambah komisi yang menjadi hak konsumen karena secara tidak langsung telah membantu kelancaran distribusi. (http://id.wikipedia.org)

Untuk menjadi keanggotaan MLM, seseorang biasanya diharuskan mengisi formulir dan membayar uang dalam jumlah tertentu dan kadang diharuskan membeli produk tertentu dari perusahaan MLM tersebut, tetapi kadang ada yang tidak mensyaratkan untuk membeli produk tersebut. Pembayaran dan pembelian produk tersebut sebagai syarat untuk mendapatkan point tertentu.

Kadang point bisa didapatkan oleh anggota jika ada pembelian langsung dari produk yang dipasarkan, maupun melalui pembelian tidak langsung melalui jaringan keanggotaan. Tetapi kadang point bisa diperoleh tanpa pembelian produk, namun dilihat dari banyak dan sedikitnya anggota yang bisa direkrut oleh orang tersebut, yang sering disebut dengan pemakelaran.

Transaksi jual beli dengan menggunakan sistem MLM hukumnya haram. Alasan-alasannya adalah sebagai berikut :

Alasan Pertama: Di dalam transaksi dengan metode MLM, seorang anggota mempunyai dua kedudukan: Kedudukan pertama,  sebagai pembeli produk, karena dia membeli produk secara langsung dari perusahaan atau distributor. Pada setiap pembelian, biasanya dia akan mendapatkan bonus berupa potongan harga.

Kedudukan kedua, sebagai makelar, karena selain membeli produk tersebut, dia harus berusaha merekrut anggota baru. Setiap perekrutan dia mendapatkan bonus juga.

Pertanyaannya adalah bagaimana hukum melakukan satu akad dengan menghasilkan dua akad sekaligus, yaitu sebagai pembeli dan makelar?

Dalam Islam hal itu dilarang, ini berdasarkan hadist-hadist di bawah ini:

1. Hadits abu Hurairah radhiyallahu 'anhu:

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعَتَيْنِ فِي بَيْعَةٍ

 “Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam telah melarang dua pembelian dalam satu pembelian.”( HR Tirmidzi, Nasai dan Ahmad. Berkata Imam Tirmidzi : Hadist Abu Hurairah adalah hadist Hasan Shahih dan bisa menjadi pedoman amal menurut para ulama)

Imam Syafi’i rahimahullah berkata tentang hadist ini, sebagaimana dinukil Imam Tirmidzi,  “Yaitu jika seseorang mengatakan, ’Aku menjual rumahku kepadamu dengan harga sekian dengan syarat kamu harus menjual budakmu kepadaku dengan harga sekian. Jika budakmu sudah menjadi milikku berarti rumahku juga menjadi milikmu’.” (Sunan Tirmidzi, Beirut, Dar al Kutub al Ilmiyah, Juz : 3, hlm. 533)

Kesimpulannya bahwa melakukan dua macam akad dalam satu transaksi yang mengikat satu dengan yang lainnya adalah haram berdasarkan hadist di atas.

2. Hadist Abdullah bin Amr, bahwasanya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam bersabda :

 لَا يَحِلُّ سَلَفٌ وَبَيْعٌ وَلَا شَرْطَانِ فِي بَيْعٍ وَلَا رِبْحُ مَا لَمْ تَضْمَنْ وَلَا بَيْعُ مَا لَيْسَ عِنْدَكَ

"Tidak halal menjual sesuatu dengan syarat memberikan hutangan, dua syarat dalam satu transaksi, keuntungan menjual sesuatu yang belum engkau jamin, serta menjual sesuatu yang bukan milikmu." (HR. Abu Daud)

Hadits di atas juga menerangkan tentang keharaman melakukan dua transaksi dalam satu akad, seperti melakukan akad utang piutang dan jual beli, satu dengan yang lainnya saling mengikat. Contohnya: Seseorang berkata kepada temannya, “Saya akan jual rumah ini kepadamu dengan syarat kamu meminjamkan mobilmu kepada saya selama satu bulan.” Alasan diharamkan transaksi seperti ini adalah tidak jelasnya harga barang dan menggantungkan suatu transaksi kepada syarat yang belum tentu terjadi. (Al Mubarkufuri, Tuhfadh al Ahwadzi,  Beirut, Dar al Kutub al Ilmiyah, Juz : 4, hlm. 358, asy Syaukani, Nailul Author, Riyadh, Dar an Nafais, juz : 5, hlm: 173)

Alasan Kedua: Di dalam MLM terdapat makelar berantai.  Sebenarnya makelar (samsarah) dibolehkan di dalam Islam, yaitu transaksi di mana pihak pertama mendapatkan imbalan atas usahanya memasarkan produk dan pertemukannya dengan pembelinya.

Adapun makelar di dalam MLM bukanlah memasarkan produk, tetapi memasarkan komisi. Maka, kita dapatkan setiap anggota MLM memasarkan produk kepada orang yang akan memasarkan dan seterusnya, sehingga terjadilah pemasaran berantai. Dan ini tidak dibolehkan karena akadnya mengandung gharar dan spekulatif.

Alasan Ketiga: Di dalam MLM terdapat unsur perjudian, karena seseorang ketika membeli salah satu produk yang ditawarkan, sebenarnya niatnya  bukan karena ingin memanfaatkan atau memakai produk tersebut, tetapi dia membelinya sekedar sebagai sarana untuk mendapatkan point yang nilainya jauh lebih besar dari harga barang tersebut. Sedangkan nilai yang diharapkan tersebut belum tentu ia dapatkan.

Perjudian juga seperti itu, yaitu seseorang menaruh sejumlah uang di meja perjudian, dengan harapan untuk meraup keuntungan yang lebih banyak, padahal keuntungan tersebut belum tentu bisa ia dapatkan.  

Alasan Keempat: Di dalam MLM banyak terdapat unsur gharar  (spekulatif) atau sesuatu yang tidak ada kejelasan yang diharamkan Syariat, karena anggota yang sudah membeli produk tadi, mengharap keuntungan yang lebih banyak. Tetapi dia sendiri tidak mengetahui apakah berhasil mendapatkan keuntungan tersebut atau malah merugi.

Dan Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wasallam sendiri melarang setiap transaksi yang mengandung gharar, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwasanya ia berkata : 

نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْحَصَاةِ وَعَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ

“Rasulullah shallallaahu 'alaihi wasallam melarang jual beli dengan cara al-hashah (yaitu: jual beli dengan melempar kerikil) dan cara lain yang mengandung unsur gharar (spekulatif).“ (HR. Muslim, no: 2783)

Alasan Kelima: Di dalam MLM terdapat hal-hal yang bertentangan dengan kaidah umum jual beli, seperti kaidah : Al Ghunmu bi al Ghurmi, yang artinya bahwa keuntungan itu sesuai dengan tenaga yang dikeluarkan atau resiko yang dihadapinya. Di dalam MLM ada pihak-pihak yang paling dirugikan yaitu mereka yang berada di level-level paling bawah, karena merekalah yang sebenarnya bekerja keras untuk merekrut anggota baru, tetapi keuntungannya yang menikmati adalah orang-orang yang berada pada level atas.

Merekalah yang terus menerus mendapatkan keuntungan-keuntungan tanpa bekerja, dan mereka bersenang-senang di atas penderitaan orang lain. Apalagi jika mereka kesulitan untuk  melakukan perekrutan, dikarenakan jumlah anggota sudah sangat banyak.

Alasan Keenam: Sebagian ulama mengatakan bahwa transaksi dengan sistem MLM mengandung riba riba fadhl, karena anggotanya membayar sejumlah kecil dari hartanya untuk mendapatkan jumlah yang lebih besar darinya, seakan-akan ia menukar uang dengan uang dengan jumlah yang berbeda. Inilah yang disebut dengan riba fadhl (ada selisih nilai). Begitu juga termasuk dalam kategori riba nasi’ah, karena anggotanya mendapatkan uang penggantinya tidak secara cash.

Sementara produk yang dijual oleh perusahaan kepada konsumen tiada lain hanya sebagai sarana untuk barter uang tersebut dan bukan menjadi tujuan anggota, sehingga keberadaannya tidak berpengaruh dalam hukum transaksi ini.

Keharaman jual beli dengan sistem MLM ini, sebenarnya sudah difatwakan oleh sejumlah ulama di Timur Tengah, diantaranya adalah Fatwa Majma’ Al-Fiqh Al-Islamy Sudan yang dikeluarkan pada tanggal 17 Rabi’ul Akhir 1424 H, bertepatan dengan tanggal 17 Juni 2003 M pada majelis no. 3/24. Kemudian dikuatkan dengan Fatwa Lajnah Daimah Arab Saudi pada tanggal 14/3/1425 dengan nomor (22935). Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Biaya Operasi Mujahid Eksekutor Pendeta Penghujat Islam Sudah Diserahkan, Tapi Diinfakkan Kembali

Bantuan Rp 5 juta untuk operasi sudah diserahkan. Karena dana sudah terpenuhi maka mujahid ini menginfakkan kembali kepada IDC untuk keluarga mujahid yang memerlukan....

Latest News
Phobia, Atheis Akan Buat Kontes Lukis Nabi Muhammad di Masjid

Phobia, Atheis Akan Buat Kontes Lukis Nabi Muhammad di Masjid

Sabtu, 30 May 2015 04:55

Bela Wanita Muslim di Australia, Orang Ini Justeru Dipukul

Bela Wanita Muslim di Australia, Orang Ini Justeru Dipukul

Sabtu, 30 May 2015 04:50

Pornografi Buat Miris Bangsa, DPR RI Minta Menkominfo & Mensos Gerak Cepat

Pornografi Buat Miris Bangsa, DPR RI Minta Menkominfo & Mensos Gerak Cepat

Sabtu, 30 May 2015 04:40

Menhan Sentil Iran yang Suka Berperang dan Urusi Agama Lain

Menhan Sentil Iran yang Suka Berperang dan Urusi Agama Lain

Sabtu, 30 May 2015 04:30

Kisah Mualaf Freja, Muslimah dari Swedia

Kisah Mualaf Freja, Muslimah dari Swedia

Jum'at, 29 May 2015 23:17

Menhan AS Ashton Carter : Irak Akan Jatuh ke Kubangan Perang Sunni-Syi'ah

Menhan AS Ashton Carter : Irak Akan Jatuh ke Kubangan Perang Sunni-Syi'ah

Jum'at, 29 May 2015 20:24

Dibawah Erdogan Turki Akan Menjadi Imperium Islam dan Khilafah

Dibawah Erdogan Turki Akan Menjadi Imperium Islam dan Khilafah

Jum'at, 29 May 2015 19:59

Memandikan Jenazah, Haruskah Mandi Besar?

Memandikan Jenazah, Haruskah Mandi Besar?

Jum'at, 29 May 2015 18:25

12 Wanita Australia Berusaha Bergabung dengan Daulah Islam (IS)

12 Wanita Australia Berusaha Bergabung dengan Daulah Islam (IS)

Jum'at, 29 May 2015 18:00

Muslimah ICMI Akan Terus Memperjuangkan Jilbab di TNI

Muslimah ICMI Akan Terus Memperjuangkan Jilbab di TNI

Jum'at, 29 May 2015 17:54

Lomba Busana Mirip Istri Teroris: Bukan Hoax. Solusi Publishing Tuding Gramedia Depok Ketakutan

Lomba Busana Mirip Istri Teroris: Bukan Hoax. Solusi Publishing Tuding Gramedia Depok Ketakutan

Jum'at, 29 May 2015 17:38

Gramedia Depok Bikin Ulah, Gelar Acara 'Lomba Berbusana Mirip Istri Teroris', Ayo Gagalkan!

Gramedia Depok Bikin Ulah, Gelar Acara 'Lomba Berbusana Mirip Istri Teroris', Ayo Gagalkan!

Jum'at, 29 May 2015 17:31

Aktivis Pro-Palestina Desak FIFA Usir Israel dari Turnamen Sepak Bola Dunia

Aktivis Pro-Palestina Desak FIFA Usir Israel dari Turnamen Sepak Bola Dunia

Jum'at, 29 May 2015 17:14

270 Orang Bersenjata Bergabung dengan Taliban di Provinsi Ghor

270 Orang Bersenjata Bergabung dengan Taliban di Provinsi Ghor

Jum'at, 29 May 2015 17:00

Pakistan Keukeuh Kecam Vonis Mati Terhadap Mantan Presiden Mursi

Pakistan Keukeuh Kecam Vonis Mati Terhadap Mantan Presiden Mursi

Jum'at, 29 May 2015 17:00

Dr. Ahmad Annuri, MA: Qira'ah dengan Langgam Jawa Merusak Tujuan Dibacakannya Al-Qur'an

Dr. Ahmad Annuri, MA: Qira'ah dengan Langgam Jawa Merusak Tujuan Dibacakannya Al-Qur'an

Jum'at, 29 May 2015 16:41

Lembaga Kemanusiaan Turki Lanjutkan Pemberian Bantuan Kepada Pengungsi Rohingya di Aceh

Lembaga Kemanusiaan Turki Lanjutkan Pemberian Bantuan Kepada Pengungsi Rohingya di Aceh

Jum'at, 29 May 2015 15:42

Fahira Idris: Meski Dianggap Hoax, Ada Misteri Pada Launching Buku 'Akulah Istri Teroris'

Fahira Idris: Meski Dianggap Hoax, Ada Misteri Pada Launching Buku 'Akulah Istri Teroris'

Jum'at, 29 May 2015 14:53

Pasukan Koalisi Syiah Ingin Rebut Propinsi Anbar dengan Operasi

Pasukan Koalisi Syiah Ingin Rebut Propinsi Anbar dengan Operasi "Labbaika Ya Husein"

Jum'at, 29 May 2015 14:25

Menag Bertaubat dan Minta Maaf Soal Baca Al-Qur'an Langgam Jawa

Menag Bertaubat dan Minta Maaf Soal Baca Al-Qur'an Langgam Jawa

Jum'at, 29 May 2015 13:56



Must Read!
X