Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
35.902 views

Hukum Mengonsumsi Obat yang Mengandung Alkohol

Oleh: DR. Ahmad Zain An Najah, MA.

Penggunaan obat-obatan yang mengandung alkohol masih banyak diperbincangkan tentang status halal-haramnya. Hal ini dipicu oleh anggapan bahwa alkohol  sama dengan khamr (minuman keras,-red). Padahal, kenyataannya ada beberapa perbedaan. Yang jelas, alkohol bukan satu-satunya zat yang memabukkan. Ada banyak zat yang juga memabukkan.

Dalam dunia medis, alkohol digunakan sebagai antiseptik. Bahkan alkohol merupakan jenis antiseptik yang cukup berpotensi. Cara kerjanya, alkohol menggumpalkan protein, struktur penting sel yang ada pada kuman, sehingga kuman mati. Begitu juga Povidon Iodin (Betadine) yang kadang dicampur dengan solusi alkohol, biasanya digunakan antuk pembersih kulit sebelum tindakan operasi. Selain itu, alkohol sering digunakan juga sebagai obat kompres penurun panas atau untuk campuran obat batuk.

Menggunakan Obat yang Tercampur Dengan Alkohol

Pada dasarnya segala bentuk pengobatan dibolehkan, kecuali jika mengandung hal-hal yang najis atau yang diharamkan syariah. Untuk obat-obatan yang mengandung alkohol, selama kandungannya tidak banyak serta tidak memabukkan, maka hukumnya boleh. Adapun dasar dari penetapan hukum ini adalah sebagai berikut:

Pertama, bahwa yang menjadi 'illah (alasan) pengharaman khamr adalah karena memabukkan. Jika faktor ini hilang, haramnya pun hilang. Ini sesuai dengan kaidah Ushul fiqih,

اَلْحُكْمُ يَدُوْرُ مَعَ عِلَّتِهِ وُجُوْدًا وَعَدَمًا

"Hukum itu mengikuti keberadaan 'illah (alasannya). Jika ada 'illahnya, hukum itu ada. Jika 'illah tidak ada maka hukumnya pun tidak ada."

Kedua, unsur alkohol dalam obat tersebut sudah hancur menjadi satu dengan materi lain, sehingga ciri fisiknya menjadi hilang secara nyata. Para ulama menyebutnya dengan istilah Istihlak, yaitu bercampurnya benda najis atau haram dengan benda lainnya yang suci atau halal yang jumlahnya lebih banyak sehingga menghilangkan sifat najis dan keharaman benda yang najis tersebut.

Hal ini berdasarkan hadits Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bahwa beliau bersabda,

إذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ يَحْمِلْ الْخَبَثَ

"Jika air telah mencapai dua kullah, maka tidak mungkin dipengaruhi kotoran (najis)." (HR. Daruquthni, Darimi, Hakim dan Baihaqi)

Hal ini sama dengan setetes air kencing bercampur dengan air yang sangat banyak, air itu tetap suci dan menyucikan selama tidak ada pengaruh dari air kencing tersebut.

Ketiga, dalam suatu hadits disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

مَا أَسْكَرَ كَثِيرُهُ فَقَلِيلُهُ حَرَامٌ

"Sesuatu yang apabila banyaknya memabukkan, maka meminum sedikit darinya dinilai haram." (Hadits Shahih Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Maksud dari hadits tersebut adalah apabila sesuatu yang jika diminum dalam jumlah banyak bisa memabukkan, maka sesuatu tersebut haram walaupun dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Seperti khamr jika diminum dalam jumlah yang banyak akan memabukkan, maka setetes khamr murni (tanpa campuran) diharamkan untuk diminum, walaupun jumlahnya sedikit dan tidak memabukkan.

Lain halnya dengan air dalam satu bejana dan diberi setetes khamr yang tidak mempengaruhi air tersebut, baik dari segi warna, rasa, maupun sifat, dan dia tidak memabukkan, maka minum air yang ada campuran setetes khamr itu dibolehkan.

Adapun perbedaan antara keduanya: Setetes khamr yang pertama haram karena murni khamr; dan seseorang jika mengonsumsi setetes khamr tersebut dikatakan dia minum khamr. Adapun setetes khamr kedua adalah tidak haram, karena sudah dicampur dengan zat lain yang suci dan halal. Dan seseorang jika meminum air dalam bejana yang ada campuran setetes khamr, akan dikatakan dia meminum air dari bejana dan tidak dikatakan dia minum khamr dari bejana. Hukum ini berlaku bagi obat yang ada campuran dengan alkohol.

Keempat, bahwa alkohol tidaklah identik dengan khamr. Tidak setiap khamr itu alkohol, karena ada zat-zat lain yang memabukkan selain alkohol. Begitu juga sebaliknya, tidak setiap alkohol itu khamr. Menurut sebagian kalangan bahwa jenis alkohol yang bisa memabukkan adalah jenis etil atau etanol. Begitu juga khamr yang diharamkan pada zaman Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallan bukanlah alkohol, tapi jenis lain.

Kelima, menurut sebagian ulama bahwa khamr tidaklah najis secara lahir, tapi najis secara maknawi. Artinya,  bukanlah termasuk benda najis seperti benda-benda lainnya secara umum. Sehingga alkohol boleh dipakai untuk pengobatan luar.

Keenam, suatu minuman atau makanan dikatakan memabukkan jika memenuhi dua kriteria: Pertama, minuman atau makanan tersebut menghilangkan atau menutupi akal.

Kedua, yang meminum atau memakannya merasakan 'nikmat' ketika mengonsumsi makanan atau minuman tersebut, bahkan menikmatinya serta merasakan senang dan gembira yang tiada taranya. Banyak orang sering menyebutnya dengan "fly", seakan-akan dia sedang terbang jauh di angkasa luar, makanya kegembiraan akibat mabuk ini tidak terkontrol. Dan sering kita dapatkan orang yang mabuk tidak karuan ketika berbicara, dan dia sendiri tidak menyadari yang dia katakan. Hal dapat kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu orang yang sangat gembira, kadang hilang kontrolnya, sehingga berbicara dengan hal-hal yang mungkin kalau dia sadar tentu tidak akan mengatakannya.

Adapun obat bius tidaklah demikian, karena yang memakainya tidaklah menikmatinya dan tidak merasakan senang dengan obat bius tersebut. Demikian juga obat bius ini menjadikan orang tidak sadar alias pingsan. Kalau khamr yang memabukkan tidaklah menjadikiannya pingsan tapi justru dia menikmatinya, sehingga menjadikannya terus menerus ketagihan terhadap minuman tersebut. (Syaikh Utsaimin, Syarh Bulughul maram, Kairo, Dar Ibnu al Jauzi, 2008, hlm: 300)

            Fenomena ini pernah dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam ketika menceritakan seseorang yang karena terlalu senangnya ketika dia menemukan kembali kuda dan seluruh bekalnya sehingga dia mengucpakan secara salah;

للَّهُمَّ أَنْتَ عَبْدِي وَأَنَا رَبُّكَ

"Ya Allah, Engkau adalah hambaku dan aku adalah Rabb-Mu." (HR. Al-Bukhari dan Muslim) 

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, bisa disimpulkan bahwa alkohol yang digunakan untuk obat-obatan jika dipakai untuk obat luar, maka hukumnya boleh selama hal itu membawa manfaat bagi yang berobat, dan menurut pendapat sebagian ulama bahwa alkohol tidak najis.

Adapun jika dipakai untuk obat dalam dan dikonsumsi (dimakan atau diminum), maka hukumnya dirinci terlebih dahulu: Jika obat tersebut dimunum dalam jumlah yang banyak akan memabukkan, maka hukumnya haram mengonsumsi obat yang mengandung alkohol tersebut. Tetapi jika tidak memabukkan, maka hukumnya boleh.

Walau demikian dianjurkan setiap muslim untuk menghindari obat-obatan yang beralkohol, karena berpengaruh buruk untuk kesehatan. Wallahu A'lam. [PurWD/voa-islam.com/ar-risalah]

Ditulis di Cipayung, Jakarta Timur, 3 Rabi'ul Akhir 1432 H./9 Maret 2011 M.

  • Sumber: Majalah Islam Ar-Risalah, Edisi 119/Mei 2011.  

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Rumah Anak Yatim Cikarang ini Sering Roboh, Ayo Bantu Renovasi..!!

Di usia senja, Bu Janih bersama 5 anak yatimnya tinggal di rumah rombeng yang kumuh, lapuk dan sering roboh. Upah sebagai buruh cuci serabutan pun tak menentu sehingga tidak bisa memasak nasi...

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Santri Korban Tabrak Ini Remuk Telapak Tangannya. Ayo Bantu Biaya Operasi!

Sudah 23 hari tangan Ramdani remuk dalam insiden tabrak lari. Ia harus segera dioperasi supaya patahan tulang tidak berantakan dan dagingnya tidak membusuk. Butuh dana puluhan juta untuk operasi....

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Hebat.!!! Siswa SDI Cikal Cendikia Semangat Bersedekah Barang Melalui IDC

Ratusan murid SD Islam Cikal Cendekia Pinang Tangerang Banten antusias mengumpulkan barang-barang yang tidak terpakai, untuk disedekahkan kepada yatim dan dhuafa....

Latest News
Parlemen Jerman Kecam Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

Parlemen Jerman Kecam Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya

Ahad, 22 Apr 2018 09:01

Assad Memulai Serangan untuk Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Pejuang

Assad Memulai Serangan untuk Rebut Kembali Wilayah yang Dikuasai Pejuang

Ahad, 22 Apr 2018 08:54

PLO Desak Pengadilan Kriminal Internasional Selidiki Kejahatan Israel

PLO Desak Pengadilan Kriminal Internasional Selidiki Kejahatan Israel

Ahad, 22 Apr 2018 08:47

AS Siap Serang Suriah Lagi Jika Assad Abaikan Pesan Mereka

AS Siap Serang Suriah Lagi Jika Assad Abaikan Pesan Mereka

Ahad, 22 Apr 2018 08:40

Hamas: Mossad Dalang Pembunuhan Dr Fadi di Kuala Lumpur

Hamas: Mossad Dalang Pembunuhan Dr Fadi di Kuala Lumpur

Ahad, 22 Apr 2018 08:28

Hadirilah! Tabligh 'Misteri Dajjal Akhir Zaman' di Bandung

Hadirilah! Tabligh 'Misteri Dajjal Akhir Zaman' di Bandung

Sabtu, 21 Apr 2018 23:46

Warga Saudi Keluhkan Harga Tiket Bioskop yang Terlalu Mahal

Warga Saudi Keluhkan Harga Tiket Bioskop yang Terlalu Mahal

Sabtu, 21 Apr 2018 22:15

Wakil PM Malaysia Sebut Pembunuhan Ilmuan asal Palestina Kemungkinan Terkait Intelijen Asing

Wakil PM Malaysia Sebut Pembunuhan Ilmuan asal Palestina Kemungkinan Terkait Intelijen Asing

Sabtu, 21 Apr 2018 21:35

Jihad Islam: Mossad Berada di Balik Pembunuhan Ilmuan Palestina di Malaysia

Jihad Islam: Mossad Berada di Balik Pembunuhan Ilmuan Palestina di Malaysia

Sabtu, 21 Apr 2018 21:10

Mengamuk, WNA di Rudenim Rusak Fasilitas

Mengamuk, WNA di Rudenim Rusak Fasilitas

Sabtu, 21 Apr 2018 17:59

Itu Bukan Duniaku Lagi

Itu Bukan Duniaku Lagi

Sabtu, 21 Apr 2018 17:20

Logika Sesat Kesetaraan Gender

Logika Sesat Kesetaraan Gender

Sabtu, 21 Apr 2018 17:00

Hamas Berduka Atas Wafatnya Ilmuwan Palestina di Kuala Lumpur

Hamas Berduka Atas Wafatnya Ilmuwan Palestina di Kuala Lumpur

Sabtu, 21 Apr 2018 16:53

Meneropong Idealisme Partai Islam

Meneropong Idealisme Partai Islam

Sabtu, 21 Apr 2018 16:45

Ikutilah! Tabligh 'Tragedi Ukhuwah di Akhir Zaman' Bersama Ustadz Abu Fatiah Al-Adnani

Ikutilah! Tabligh 'Tragedi Ukhuwah di Akhir Zaman' Bersama Ustadz Abu Fatiah Al-Adnani

Sabtu, 21 Apr 2018 16:45

Wanita, Karirmu Tidak Hanya Sebatas Dunia

Wanita, Karirmu Tidak Hanya Sebatas Dunia

Sabtu, 21 Apr 2018 16:40

Kementan Apresiasi Bantuan Beras Ke Suriah

Kementan Apresiasi Bantuan Beras Ke Suriah

Sabtu, 21 Apr 2018 15:19

Rakernas KB-PII Dorong Konsolidasi Umat

Rakernas KB-PII Dorong Konsolidasi Umat

Sabtu, 21 Apr 2018 15:15

Pembangunan di Rezim Jokowi Tidak Sesuai dengan Kondisi di Lapangan, Kita hanya Tersandra Informasi

Pembangunan di Rezim Jokowi Tidak Sesuai dengan Kondisi di Lapangan, Kita hanya Tersandra Informasi

Sabtu, 21 Apr 2018 14:59

Tips Hindari Cyberbullying

Tips Hindari Cyberbullying

Sabtu, 21 Apr 2018 14:11


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X