Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
24.389 views

Disyariatkannya Jima' di Malam Ramadhan

Oleh: Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Ada beberapa orang yang sangat semangat mengisi Ramadhan. Sampai-sampai ia melarang untuk melakukan hubungan suami istri pada malam harinya. Ia pun memberi fatwa dan anjuran untuk tidak melakukan jima' dengan istri agar bisa lebih maksimal dalam menjalankan kebaikan di bulan yang mulia. Bagaimana sebenarnya kedudukan jima' (hubungan suami istri) di malam Ramadhan? Bagaimana pula hukum orang yang melarangnya karena untuk memaksimalkan ibadah di malam-malam tersebut?

Sesungguhnya melakukan jima' (hubungan suami istri) di malam-malam Ramadhan adalah mubah sebagaimana makan dan minum. Hal itu didasarkan pada keterangan yang sangat jelas dari Al-Qur'an dan kesepakan kaum muslimin. Allah 'Azza wa Jalla  telah berfirman:

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَآئِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ عَلِمَ اللّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَخْتانُونَ أَنفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنكُمْ فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُواْ مَا كَتَبَ اللّهُ لَكُمْ

"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan Puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu . . ." (QS. Al-Baqarah: 187) apakah masih berlaku pendapat yang melarang jima' di malam Ramadhan sesudah jelas izin Allah bagi para hamba-Nya?

Al-Jashshah berkata, "Maka Allah membolehkan jima', makan, dan minum pada malam-malam puasa dari sejak awal malam sampai terbit fajar."

Al-Hafidz Ibnu Katsir rahimahullah berkata: Ini adalah rukhshah dari Allah Ta'ala bagi kaum muslimin. Dan Allah mengangkat hukum yang berlaku di awal Islam., yang apabila salah seorang mereka sudah berbuka maka halal baginya makan, minum, dan jima' sampai shalat isya' atau tidur sebelum itu. Maka kapan ia telah tertidur atau shalat Isya', diharamkan atasnya makan minum, dan jima' sampai malam berikutnya. Merekapun mendapi hal itu sangat berat. Dan rafats di sini adalah: al-Jima', (seperti) yang dikatakan Ibnu 'Abbas, 'Atha', Mujahid, Sa'id bin Jubair, Thawus, Salim bin Abdillah, Amru bin Dinar, al-Hasan, Qatadah, al-Zuhri, al-Dhahak, Ibrahim al-Nakha'I, al-Sudi, Atha' al-Khurasani, dan Muqatil bin Hayyan. . ." (Selesai dari perkataan beliau)

Maka jika orang tersebut meyakini haramnya jima' pada malam-malam puasa dan menfatwakan hal itu, maka ia dalam bahaya besar karena menyelisihi Sharihul Qur'an (ketarangan Al-Qur'an yang sangat jelas). Ia harus bertaubat kepada Allah Ta'ala dengan taubatan nasuha karena telah melarang sesuatu yang dihalalkan. Jika larangan jima' yang dia keluarkan dalam rangka mencari yang lebih baik dan lebih utama; -- lebih baik orang-orang menyibukkan diri dengan ibadah dan macam-macam amal ketaatan pada bulan ini dan tidak larut dalam syahwat-syahwat ini --, maka urusannya lebih ringan. Tetapi, tidak lantas dia benar seratus persen, dia tetap salah. Karena berjima' pada malam-malam puasa adalah dibolehkan. Tidaklah orang tersebut lebih wara' (menjaga diri dari yang haram) dari pada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam dan para sahabatnya. tidak pernah didapatkan satu keterangan dari mereka yang melarang hal itu, kecuali siapa yang beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. Maka ia tidak boleh mendekati istrinya sebagaimana yang sudah maklum. Dan dalam hadits diterangkan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ أَحْيَا اللَّيْلَ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ وَجَدَّ وَشَدَّ الْمِئْزَرَ

"Adalah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, apabila sudah masuk pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, maka beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengencangkan tali ikat pinggangnya." (Muttafaq 'Alaih dari 'Asiyah Radhiyallahu 'Anha)

Imam al-Syaukani rahimahullah menerangkan, "Perkataannya: Dan Syadda Mi'zarahu (mengencangkan tali ikat pinggangnya), maknanya menjauhi istri-istrinya."

Boleh  jadi menggauli istri pada malam-malam puasa, terdapat maslahat yang lebih, yaitu kalau disertai niat yang baik sebagai bentuk qurbah dan tha'ah. Karena hal itu bisa membantu seseorang untuk menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Oleh karena itu, Allah Ta'ala berfirman, "Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu . . ." (QS. Al-Baqarah: 187)

Syaikh al-Sa'di rahimahullah berkata, "(Maka sekarang) sesudah adanya rukhshah dan kelapangan dari Allah ini, (campurilah mereka) dengan bersetubuh, ciuman, dan belaian, serta yang lainnya. (dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu) maksudnya: niatkan dalam menggauli istri-istrimu itu sebagai taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah Ta'ala. Dan tujuan utama dari berjima' terebut adalah untuk mendapatkan keturunan, menjaga kehormatan farjinya dan farji istrinya, dan mendapatkan tujuan-tujuan pernikahan."

Adapun jika tujuannya meninggalkan jima' dengan istrinya pada malam-malam puasa tidak membahyakan dirinya, maka tidak mengapa (tidak berdosa), karena ia meninggalkan hal yang mubah. Dan ini tetap tidak apa-apa (tidak ada dosa) kecuali jika hal itu menyiksa istri karena tak terpenuhi kebutuhan batinnya. Maka ia tidak boleh menyakiti dan menyiks istrinya dengan keputusannya tersebut. Bahkan, termasuk kewajiban para suami adalah menjaga 'iffah (kesucian) istrinya dan memenuhi kebutuhan batinnya sesuai dengan kemampuan suami dan kebutuhan istri. Wallahu Ta'ala A'lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Kecelakaan, Lidahnya Sobek Butuh Biaya Operasi 5 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Anak Mujahid Kecelakaan, Lidahnya Sobek Butuh Biaya Operasi 5 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Lidah Fauzan sobek 2 cm karena terjatuh dari sepeda. Harus segera dioperasi dengan biaya Rp 5 juta. Ayahnya mujahid aktivis nahi munkar dan dakwah tauhid waljihad sedang kesulitan ekonomi....

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Amanah donasi 3,5 juta rupiah sudah disalurkan untuk biaya pengobatan Sofia. Balita malang ini bisa melanjutkan pengobatan hydrocephalus, tapi masih butuh bantuan pengobatan rutin...

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan,  Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan, Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Sepekan usai operasi persalinan caesar, Ummi Keysan dan bayinya membaik dan diizinkan pulang meninggalkan rumah sakit. Amanah bantuan dari donatur IDC telah diserahkan. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Latest News
Tuntutan Hukuman Ahok Ringan, Umat Islam Solo Gelar Aksi Bela Islam

Tuntutan Hukuman Ahok Ringan, Umat Islam Solo Gelar Aksi Bela Islam

Jum'at, 28 Apr 2017 20:55

Ribuan Umat Islam Datang PN Jakut Tuntut Ahok Dihukum Berat

Ribuan Umat Islam Datang PN Jakut Tuntut Ahok Dihukum Berat

Jum'at, 28 Apr 2017 19:50

Anggota Parlemen Jerman Setuju Larangan Parsial Burqa

Anggota Parlemen Jerman Setuju Larangan Parsial Burqa

Jum'at, 28 Apr 2017 19:00

Marak Pelanggaran HAM kepada Ulama dan Aktifis, Presidium Alumni 212 Datangi Komnas HAM

Marak Pelanggaran HAM kepada Ulama dan Aktifis, Presidium Alumni 212 Datangi Komnas HAM

Jum'at, 28 Apr 2017 18:58

Bantu Ungkap Kasus e-KTP, tetapi DPR Dituding Jual Hak Angket demi Politik

Bantu Ungkap Kasus e-KTP, tetapi DPR Dituding Jual Hak Angket demi Politik

Jum'at, 28 Apr 2017 18:55

Taliban Umumkan Dimulainya Ofensif Musim Semi Tahunan dengan Nama 'Operasi Mansouri'

Taliban Umumkan Dimulainya Ofensif Musim Semi Tahunan dengan Nama 'Operasi Mansouri'

Jum'at, 28 Apr 2017 18:15

Menteri Agama Keluarkan Maklumat Ketentuan Berceramah di Rumah Ibadah

Menteri Agama Keluarkan Maklumat Ketentuan Berceramah di Rumah Ibadah

Jum'at, 28 Apr 2017 17:09

Polisi India Tangkap Pemimpin Perlawanan Wanita Kashmir

Polisi India Tangkap Pemimpin Perlawanan Wanita Kashmir

Jum'at, 28 Apr 2017 17:06

Imam Qunut Shubuh, Makmum Ikut Qunut?

Imam Qunut Shubuh, Makmum Ikut Qunut?

Jum'at, 28 Apr 2017 16:59

DPR Gali Lubang Kuburannya Sendiri karena Gunakan Hak Angket atas KPK

DPR Gali Lubang Kuburannya Sendiri karena Gunakan Hak Angket atas KPK

Jum'at, 28 Apr 2017 15:55

Habib Rizieq Shihab Dikabarkan Umrah ke Arab Saudi diundang Raja Salman?

Habib Rizieq Shihab Dikabarkan Umrah ke Arab Saudi diundang Raja Salman?

Jum'at, 28 Apr 2017 15:22

Ahok Tak Nyaman Lihat Bocah Berjilbab Tampil di Depannya

Ahok Tak Nyaman Lihat Bocah Berjilbab Tampil di Depannya

Jum'at, 28 Apr 2017 15:20

Masyarakat dan Pemerintah Aceh Menolak LGBT, Barat Bersikeras Mengusung atas Dalih HAM

Masyarakat dan Pemerintah Aceh Menolak LGBT, Barat Bersikeras Mengusung atas Dalih HAM

Jum'at, 28 Apr 2017 15:15

Soal Hak Angket E-KTP, Pemuda Muhammadiyah: Kita Sedang Hadapi Firaun

Soal Hak Angket E-KTP, Pemuda Muhammadiyah: Kita Sedang Hadapi Firaun

Jum'at, 28 Apr 2017 14:51

Tingkatkan Ukhuwah, FSTS Gelar Silaturrahmi Akbar

Tingkatkan Ukhuwah, FSTS Gelar Silaturrahmi Akbar

Jum'at, 28 Apr 2017 13:08

Jangan Bicara Toleransi & Keadilan jika Masih Hobi Beri Stempel Radikalis & Teroris

Jangan Bicara Toleransi & Keadilan jika Masih Hobi Beri Stempel Radikalis & Teroris

Jum'at, 28 Apr 2017 12:55

Fahira Idris: Calon Senator Diseleksi DPRD, Ide Konyol dan Melecehkan

Fahira Idris: Calon Senator Diseleksi DPRD, Ide Konyol dan Melecehkan

Jum'at, 28 Apr 2017 12:26

Pejuang Oposisi Suriah Hancurkan Beberapa Tank dan Kendaraan Militer Assad di Front Hama

Pejuang Oposisi Suriah Hancurkan Beberapa Tank dan Kendaraan Militer Assad di Front Hama

Jum'at, 28 Apr 2017 11:30

Rahasia Tukimin di Kaki Sinabung

Rahasia Tukimin di Kaki Sinabung

Jum'at, 28 Apr 2017 11:22

Habib Rizieq Shihab dan Ustadz Bachtiar Nasir Tempati Urutan Teratas Tokoh Idola Remaja

Habib Rizieq Shihab dan Ustadz Bachtiar Nasir Tempati Urutan Teratas Tokoh Idola Remaja

Jum'at, 28 Apr 2017 10:58


Mukena bordir mewar harga murah
Must Read!
X