Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
47.048 views

Macam-macam Sikap Muslim Saat Dizalimi

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Saat seseorang dizalimi atau disakiti orang lain ada tiga macam sikap dalam meresponnya. Pertama, membalasnya secara berlebihan. Kedua, membalas sekadar dengan kezaliman tersebut. Ketiga, bersabar, memaafkan dan membuat perbaikan.

Siapa yang membalas secara berlebihan maka ia telah berbuat dosa dari sikap berlebihannya tersebut. Siapa yang membalas sesuai dengan kadar kezaliman yang menimpanya maka ia tidak mendapat dosa dan tidak mendapat pahala. Sedangkan siapa yang bersabar, memaafkan, dan membuat perbaikan maka ialah yang mendapat pahala besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Allah Ta'ala berfirman,

وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

"Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah.  Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim." (QS. Al-Syura: 40)

. . . Allah menyiapkan pahala besar kepada orang yang memaafkan karena ia memperlakukan hamba dengan sesuatu yang ia suka jika Allah memperlakukan dirinya dengan hal itu. Ia suka kalau Allah memaafkan kesalahannya, karenanya ia memaafkan orang yang telah berbuat salah kepada dirinya. . .

Dalam ayat ini disebutkan tiga tingkatan dalam merespon tindak kezaliman. Yaitu adil, utama, dan zalim.

Pertama, tingkatan adil ditunjukkan oleh kalimat, "Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa." Tindakan kejahatan dibalas dengan kejahatan serupa tidak melebihi dan tidak menguranginya. Ini dinilai lebih adil dan memuaskan jiwa orang yang dizalimi. Karenanya Islam menyariatkan qishahs. Yaitu membunuh dibalas bunuh, melukai dibalas melukai yang serupa, dan selainnya. Ini seperti firman Allah yang lain,

فَمَنِ اعْتَدَى عَلَيْكُمْ فَاعْتَدُوا عَلَيْهِ بِمِثْلِ مَا اعْتَدَى عَلَيْكُمْ

"Oleh sebab itu barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu." (QS. Al-Baqarah: 194)

وَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُمْ بِهِ وَلَئِنْ صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِلصَّابِرِينَ

"Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar." (QS. Al-Nahl: 126)

"Bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada qishashnya. Barang siapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya." (QS. Al-Maidah: 45)

Namun perlu diingat, siapa yang membalas kejahatan dengan yang serupa ia tidak mendapat dosa dan tidak pula mendapat pahala.

Kedua, tingkatan utama, memaafkan dan berbuat baik kepada orang yang telah berbuat buruk kepadanya. Ini ditunjukkan oleh kalimat, "Maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah." Artinya, Allah akan memberikan ganjaran yang besar dan pahala yang banyak kepadanya.

Ibnu Katsir berkata: "Maksudnya: Allah tidak akan menyia-nyiakan sikapnya itu di sisi-Nya. Tetapi Allah akan memberikan pahala yang besar dan balasan baik yang setimpal. Disebutkan dalam hadits shahih, "Tidaklah Allah menambah kepada hamba melalui maaf yang ia berikan kecuali kemuliaan"." (HR. Muslim)

Allah menyiapkan pahala besar kepada orang yang memaafkan karena ia memperlakukan hamba dengan sesuatu yang ia suka jika Allah memperlakukan dirinya dengan hal itu. Ia suka kalau Allah memaafkan kesalahannya, karenanya ia memaafkan orang yang telah berbuat salah kepada dirinya. Karena balasan sesuai dengan jenis amal. (Lihat Tafsir Al-Sa'di)

Namun di sini ada syaratnya, memaafkan tersebut menimbulkan perbaikan. Maka jika orang yang berbuat jahat dimaafkan ia tetap pada kejahatannya atau akan berbuat jahat kepada selainnya atau akan lebih banyak lagi membuat kerusakan maka syariat memerintahkan untuk menghukumnya. Orang seperti ini tidak layak mendapat dimaafkan. Karenanya tidak disyariatkan memberikan maaf kepadanya.  

. . . jika orang yang berbuat jahat dimaafkan ia tetap pada kejahatannya atau akan berbuat jahat kepada selainnya atau akan lebih banyak lagi membuat kerusakan maka syariat memerintahkan untuk menghukumnya. . .

Ketiga, tingkatan zalim disebutkan dalam firman-Nya, "Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim. Yaitu orang yang memulai berbuat buruk kepada orang lain atau membalas keburukan orang lain dengan yang lebih banyak daripada keburukannya. Maka kelebihan tersebut dinilai sebagai perbuatan zalim.

Pembagian tiga tingkatan dari ayat di atas sesuai dengan tingkatan orang Islam dalam QS. Fathir: 32. Yakni Zhalimun Linafsihi (menganiaya diri sendiri), Muqtashid (pertengahan), dan Sabiqum Bil Khairat bi Idznillah (lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah).

Maka Muqtashid adalah "Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa." Sedangkan Sabiqum Bil Khairat bi Idznillah adalah , "Maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah." sementara zalimun Linafsih adalah "Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim. Maka Allah memerintahkan berbuat adil, lalu menganjurkan berbuat yang lebih utama, dan melarang dari berbuat zalim. Wallahu Ta'ala A'lam. [PurWD/voa-islam.com]

Tulisan Terkait:

1. Apakah Harus Melampiaskan Amarah Kepada Orang yang Menyakiti?

2. Mendoakan Keburukan Untuk Orang yang Menzalimi

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: Mari Tebar Hadiah Lebaran untuk Penghafal Al-Qur'an di Penjara

Idul Fitri Berbagi Bahagia: menyambut hari raya Idul Fitri berupa pemberian paket hadiah Idul Fitri kepada para aktivis Islam dan peserta program Tahfizhul Al-Qur'an di berbagai penjara....

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Mari Salurkan Zakat kepada Keluarga Mujahidin dan Yatim Syuhada di Berbagai Daerah

Sempurnakan amaliah Ramadhan dengan menunaikan kewajiban Zakat. IDC siap menerima zakat fitrah untuk disalurkan dalam bentuk beras kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah....

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Hijrah Meninggalkan Kristen, Muallaf Aisyah Magdalena Diterpa Ujian Bertubi-tubi. Ayo Bantu!!!

Muallaf mantan Katolik ini diterpa ujian hidup yang bertubi-tubi. Berawal dari suaminya kecelakaan dan di-phk, hutang menggunung berjuta-juta. Butuh bantuan 9,5 juta rupiah untuk hijrah dari...

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan Berbagi Bersama 100 Keluarga Yatim Syuhada dan Mujahidin Asir. Ayo Bantu!!

Ramadhan bulan berkah. Ayo dukung program Ramadhan Berbagi: buka puasa bersama, santunan keluarga syuhada dan mujahidin asir dengan anggaran 18 juta rupiah. Ayo Bantu!!...

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
IS Rebut Kembali Desa di Barat Manbij dari Pasukan SDF

IS Rebut Kembali Desa di Barat Manbij dari Pasukan SDF

Rabu, 27 Jul 2016 18:30

Turki Perintahkan Penahanan 47 Wartawan Lain yang Terkait Jaringan Fetullah Gulen

Turki Perintahkan Penahanan 47 Wartawan Lain yang Terkait Jaringan Fetullah Gulen

Rabu, 27 Jul 2016 17:35

Pejuang Oposisi Bersiap Lancarkan Serangan Balik untuk Hancurkan Pengepungan Aleppo

Pejuang Oposisi Bersiap Lancarkan Serangan Balik untuk Hancurkan Pengepungan Aleppo

Rabu, 27 Jul 2016 16:00

Sekutumu Harimaumu

Sekutumu Harimaumu

Rabu, 27 Jul 2016 15:14

Pemimpin MHP: Turki dalam Masalah Sangat Besar Jika AS Berada Dibalik Kudeta Gagal

Pemimpin MHP: Turki dalam Masalah Sangat Besar Jika AS Berada Dibalik Kudeta Gagal

Rabu, 27 Jul 2016 14:00

Iran Bantah Tuduhan AS Anggota Senior Al-Qaidah Berbasis di Negara Itu

Iran Bantah Tuduhan AS Anggota Senior Al-Qaidah Berbasis di Negara Itu

Rabu, 27 Jul 2016 11:00

Bukan Biru atau Pink, Hitam dan Putih adalah Warna Ideal bagi Bayi

Bukan Biru atau Pink, Hitam dan Putih adalah Warna Ideal bagi Bayi

Rabu, 27 Jul 2016 10:34

Hamas Kembali Adakan Kemah Musim Panas, Latih 30.000 Pemuda Palestina Dasar-dasar Militer

Hamas Kembali Adakan Kemah Musim Panas, Latih 30.000 Pemuda Palestina Dasar-dasar Militer

Rabu, 27 Jul 2016 08:29

Vaksin Palsu dalam Pandangan Islam

Vaksin Palsu dalam Pandangan Islam

Rabu, 27 Jul 2016 05:10

Marzuki Alie: Program Ahok Tidak Layak Disebut Prestasi

Marzuki Alie: Program Ahok Tidak Layak Disebut Prestasi

Selasa, 26 Jul 2016 22:33

Seorang Ibu Wakaf Tiga Sumur di Kampung Muallaf Kupang

Seorang Ibu Wakaf Tiga Sumur di Kampung Muallaf Kupang

Selasa, 26 Jul 2016 22:33

Pengamat Terorisme: Polisi Juga Kerap Melanggar HAM

Pengamat Terorisme: Polisi Juga Kerap Melanggar HAM

Selasa, 26 Jul 2016 21:34

Fetullag Gulen Mohon Washington Tidak Ekstradisi Dirinya ke Turki

Fetullag Gulen Mohon Washington Tidak Ekstradisi Dirinya ke Turki

Selasa, 26 Jul 2016 21:05

Felix Siauw: Komunitas Muslim Tidak Boleh Dipimpin oleh Pemimpin Nonmuslim

Felix Siauw: Komunitas Muslim Tidak Boleh Dipimpin oleh Pemimpin Nonmuslim

Selasa, 26 Jul 2016 20:51

A'maaq: IS Bertanggung Jawab atas Penyanderaan di Gereja di Prancis Utara

A'maaq: IS Bertanggung Jawab atas Penyanderaan di Gereja di Prancis Utara

Selasa, 26 Jul 2016 20:30

Kegagalan Sistemik Memelihara Urusan Rakyat

Kegagalan Sistemik Memelihara Urusan Rakyat

Selasa, 26 Jul 2016 20:18

Hotel Syariah Diharapkan tak Hanya Bisnis Saja, tetapi Juga Kedepankan Peran Dakwah

Hotel Syariah Diharapkan tak Hanya Bisnis Saja, tetapi Juga Kedepankan Peran Dakwah

Selasa, 26 Jul 2016 20:01

Video Pelaku Bom Jibaku di Ansbach Jerman Serukan Lebih Banyak Serangan

Video Pelaku Bom Jibaku di Ansbach Jerman Serukan Lebih Banyak Serangan

Selasa, 26 Jul 2016 19:46

Apapun yang Berbau Syariat Islam, Media Mainstream Siap Menggorengnya untuk Ditentang

Apapun yang Berbau Syariat Islam, Media Mainstream Siap Menggorengnya untuk Ditentang

Selasa, 26 Jul 2016 18:39

Uang Haram dari Tax Amnesty, Pengamat Ini Sebut Indonesia Negaranya Para Setan

Uang Haram dari Tax Amnesty, Pengamat Ini Sebut Indonesia Negaranya Para Setan

Selasa, 26 Jul 2016 16:59


Must Read!
X