Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
32.521 views

Macam-macam Sikap Muslim Saat Dizalimi

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Saat seseorang dizalimi atau disakiti orang lain ada tiga macam sikap dalam meresponnya. Pertama, membalasnya secara berlebihan. Kedua, membalas sekadar dengan kezaliman tersebut. Ketiga, bersabar, memaafkan dan membuat perbaikan.

Siapa yang membalas secara berlebihan maka ia telah berbuat dosa dari sikap berlebihannya tersebut. Siapa yang membalas sesuai dengan kadar kezaliman yang menimpanya maka ia tidak mendapat dosa dan tidak mendapat pahala. Sedangkan siapa yang bersabar, memaafkan, dan membuat perbaikan maka ialah yang mendapat pahala besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Allah Ta'ala berfirman,

وَجَزَاءُ سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِثْلُهَا فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

"Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah.  Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim." (QS. Al-Syura: 40)

. . . Allah menyiapkan pahala besar kepada orang yang memaafkan karena ia memperlakukan hamba dengan sesuatu yang ia suka jika Allah memperlakukan dirinya dengan hal itu. Ia suka kalau Allah memaafkan kesalahannya, karenanya ia memaafkan orang yang telah berbuat salah kepada dirinya. . .

Dalam ayat ini disebutkan tiga tingkatan dalam merespon tindak kezaliman. Yaitu adil, utama, dan zalim.

Pertama, tingkatan adil ditunjukkan oleh kalimat, "Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa." Tindakan kejahatan dibalas dengan kejahatan serupa tidak melebihi dan tidak menguranginya. Ini dinilai lebih adil dan memuaskan jiwa orang yang dizalimi. Karenanya Islam menyariatkan qishahs. Yaitu membunuh dibalas bunuh, melukai dibalas melukai yang serupa, dan selainnya. Ini seperti firman Allah yang lain,

فَمَنِ اعْتَدَى عَلَيْكُمْ فَاعْتَدُوا عَلَيْهِ بِمِثْلِ مَا اعْتَدَى عَلَيْكُمْ

"Oleh sebab itu barang siapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu." (QS. Al-Baqarah: 194)

وَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوا بِمِثْلِ مَا عُوقِبْتُمْ بِهِ وَلَئِنْ صَبَرْتُمْ لَهُوَ خَيْرٌ لِلصَّابِرِينَ

"Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar." (QS. Al-Nahl: 126)

"Bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada qishashnya. Barang siapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya." (QS. Al-Maidah: 45)

Namun perlu diingat, siapa yang membalas kejahatan dengan yang serupa ia tidak mendapat dosa dan tidak pula mendapat pahala.

Kedua, tingkatan utama, memaafkan dan berbuat baik kepada orang yang telah berbuat buruk kepadanya. Ini ditunjukkan oleh kalimat, "Maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah." Artinya, Allah akan memberikan ganjaran yang besar dan pahala yang banyak kepadanya.

Ibnu Katsir berkata: "Maksudnya: Allah tidak akan menyia-nyiakan sikapnya itu di sisi-Nya. Tetapi Allah akan memberikan pahala yang besar dan balasan baik yang setimpal. Disebutkan dalam hadits shahih, "Tidaklah Allah menambah kepada hamba melalui maaf yang ia berikan kecuali kemuliaan"." (HR. Muslim)

Allah menyiapkan pahala besar kepada orang yang memaafkan karena ia memperlakukan hamba dengan sesuatu yang ia suka jika Allah memperlakukan dirinya dengan hal itu. Ia suka kalau Allah memaafkan kesalahannya, karenanya ia memaafkan orang yang telah berbuat salah kepada dirinya. Karena balasan sesuai dengan jenis amal. (Lihat Tafsir Al-Sa'di)

Namun di sini ada syaratnya, memaafkan tersebut menimbulkan perbaikan. Maka jika orang yang berbuat jahat dimaafkan ia tetap pada kejahatannya atau akan berbuat jahat kepada selainnya atau akan lebih banyak lagi membuat kerusakan maka syariat memerintahkan untuk menghukumnya. Orang seperti ini tidak layak mendapat dimaafkan. Karenanya tidak disyariatkan memberikan maaf kepadanya.  

. . . jika orang yang berbuat jahat dimaafkan ia tetap pada kejahatannya atau akan berbuat jahat kepada selainnya atau akan lebih banyak lagi membuat kerusakan maka syariat memerintahkan untuk menghukumnya. . .

Ketiga, tingkatan zalim disebutkan dalam firman-Nya, "Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim. Yaitu orang yang memulai berbuat buruk kepada orang lain atau membalas keburukan orang lain dengan yang lebih banyak daripada keburukannya. Maka kelebihan tersebut dinilai sebagai perbuatan zalim.

Pembagian tiga tingkatan dari ayat di atas sesuai dengan tingkatan orang Islam dalam QS. Fathir: 32. Yakni Zhalimun Linafsihi (menganiaya diri sendiri), Muqtashid (pertengahan), dan Sabiqum Bil Khairat bi Idznillah (lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah).

Maka Muqtashid adalah "Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa." Sedangkan Sabiqum Bil Khairat bi Idznillah adalah , "Maka Barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah." sementara zalimun Linafsih adalah "Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim. Maka Allah memerintahkan berbuat adil, lalu menganjurkan berbuat yang lebih utama, dan melarang dari berbuat zalim. Wallahu Ta'ala A'lam. [PurWD/voa-islam.com]

Tulisan Terkait:

1. Apakah Harus Melampiaskan Amarah Kepada Orang yang Menyakiti?

2. Mendoakan Keburukan Untuk Orang yang Menzalimi

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Solidaritas Peduli Muslim Rohingya: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Ribuan Muslim Rohingya mengungsi ke Aceh untuk menyelamatkan akidah dan nyawa dari intimidasi rezim dan militer Myanmar yang didukung oleh para teroris biksu radikal Budha....

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Rika Suranti: Anak Yatim Berprestasi Menderita Tumor Tulang Ganas, Ayo Bantu!!

Sejak usia 8 tahun sudah menjadi yatim. Saat tumbuh menjadi remaja muslimah berprestasi dan rajin beribadah, ia diuji dengan musibah tumor ganas di lututnya. ...

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini Lahir Caesar, Ayahnya Sedang Dipenjara Karena Jihad untuk Muslim Rohingnya. Ayo Bantu..!!

Bayi ini lahir Caesar dengan biaya sekitar 7 juta rupiah. Sang ayah uzur syar'i sedang menjalani vonis penjara 7,5 tahun karena Jihad Rohingnya....

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan Muallaf Enny Hutajulu Sudah Diserahkan Rp 24 Juta untuk Pengobatan dan Modal Usaha

Bantuan untuk muallaf Enny Hutajulu telah diserahkan untuk keluar dari keterpurukan, dimanfaatkan untuk: modal usaha, biaya pengobatan anaknya, biaya sekolah dan biaya kontrak rumah....

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Pembengkakan Jantung, Ummu Gaza Istri Mujahid Opname di Rumah Sakit, Ayo Bantu!!!

Sudah dua hari Ummu Ghaza opname di rumah sakit karena pembengkakan jantung hingga anfal. Sang suami tidak cukup dana karena baru keluar penjara akibat amaliah jihadnya di Cirebon beberapa tahun...

Latest News
Mengapa Pengadilan Mesir Menunda Keputusan Hukuman Mati Mursi?

Mengapa Pengadilan Mesir Menunda Keputusan Hukuman Mati Mursi?

Rabu, 03 Jun 2015 07:05

20 Ribu Umat Islam Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di GBK Getarkan Nusantara

20 Ribu Umat Islam Ikuti Sholat Subuh Berjamaah di GBK Getarkan Nusantara

Selasa, 02 Jun 2015 23:22

KH. Athian Ali Nilai Penyerangan Az Zikro & Daarut Tauhid adalah Warning Bagi Umat Islam dari Syiah

KH. Athian Ali Nilai Penyerangan Az Zikro & Daarut Tauhid adalah Warning Bagi Umat Islam dari Syiah

Selasa, 02 Jun 2015 22:30

Merasa Dibohongi Ahok, Karyawan Transjakarta Mogok Massal

Merasa Dibohongi Ahok, Karyawan Transjakarta Mogok Massal

Selasa, 02 Jun 2015 19:50

Gunakan Gelar Palsu, Wakil Ketua DPR RI Meminta Agar Ijazah Jalaludin Rahmat Dibakar

Gunakan Gelar Palsu, Wakil Ketua DPR RI Meminta Agar Ijazah Jalaludin Rahmat Dibakar

Selasa, 02 Jun 2015 17:30

Pemimpin JI Tawarkan Hadiah 1 Miliar Rupee untuk Penangkapan PM India Narendra Modi

Pemimpin JI Tawarkan Hadiah 1 Miliar Rupee untuk Penangkapan PM India Narendra Modi

Selasa, 02 Jun 2015 17:05

Laporan BBC: Etnis Rohingya Diperkosa, Disiksa, & Dibunuh

Laporan BBC: Etnis Rohingya Diperkosa, Disiksa, & Dibunuh

Selasa, 02 Jun 2015 16:55

Studi: Perang di Afghanistan dan Pakistan Sejak 2001 Tewaskan Hampir 150.000 Orang

Studi: Perang di Afghanistan dan Pakistan Sejak 2001 Tewaskan Hampir 150.000 Orang

Selasa, 02 Jun 2015 16:50

Dulu Dukung, Kini Melawan, Mahasiwa Minta Jokowi Turun dari Jabatannya

Dulu Dukung, Kini Melawan, Mahasiwa Minta Jokowi Turun dari Jabatannya

Selasa, 02 Jun 2015 16:35

Hanya 25 Persen dari 7000 Lebih Serangan Udara AS Berhasil Targetkan Sasaran Daulah Islam (IS)

Hanya 25 Persen dari 7000 Lebih Serangan Udara AS Berhasil Targetkan Sasaran Daulah Islam (IS)

Selasa, 02 Jun 2015 16:16

Pasukan Pro-Assad Gali Parit Keamanan di Barat Suriah Antisipasi Serangan Koalisi Jaisyul Fath

Pasukan Pro-Assad Gali Parit Keamanan di Barat Suriah Antisipasi Serangan Koalisi Jaisyul Fath

Selasa, 02 Jun 2015 16:00

Pendukung Daulah Islam (IS) di Jalur Gaza Beri Ultimatum 48 Jam kepada Hamas

Pendukung Daulah Islam (IS) di Jalur Gaza Beri Ultimatum 48 Jam kepada Hamas

Selasa, 02 Jun 2015 15:45

Tak Ada Negara Seperti Turki, Menikahkan 2000 Muslim Palestina di Gaza

Tak Ada Negara Seperti Turki, Menikahkan 2000 Muslim Palestina di Gaza

Selasa, 02 Jun 2015 13:59

Asap Rokok Jadi Bencana Kesehatan di Indonesia

Asap Rokok Jadi Bencana Kesehatan di Indonesia

Selasa, 02 Jun 2015 11:22

Soekarno, Kemal Attaturk dan Gamal Abdul Nasser Telah Menjadi Berhala

Soekarno, Kemal Attaturk dan Gamal Abdul Nasser Telah Menjadi Berhala

Selasa, 02 Jun 2015 10:30

Nasionalisme Islam, Salah Satu Pemikiran Tokoh-Tokoh Gerakan Islam

Nasionalisme Islam, Salah Satu Pemikiran Tokoh-Tokoh Gerakan Islam

Selasa, 02 Jun 2015 10:00

Direktur CIA John Brennan : AS Tak  Akan Pernah  Mengalahkan ISIS

Direktur CIA John Brennan : AS Tak Akan Pernah Mengalahkan ISIS

Selasa, 02 Jun 2015 07:29

Tokoh Reformis Ajak Kepung Gedung DPR/MPR RI, Dua Mahasiswa Ditembak Aparat

Tokoh Reformis Ajak Kepung Gedung DPR/MPR RI, Dua Mahasiswa Ditembak Aparat

Selasa, 02 Jun 2015 07:00

Salah Paham, Setelah Di Interogasi 4 Jam di Bandara Istanbul, 10 WNI kembali Beraktivitas

Salah Paham, Setelah Di Interogasi 4 Jam di Bandara Istanbul, 10 WNI kembali Beraktivitas

Selasa, 02 Jun 2015 06:46

Fadli Zon dan Fachri Hamzah Sempat Melepas 10 WNI Tim FIPS yang di Interogasi di Turki

Fadli Zon dan Fachri Hamzah Sempat Melepas 10 WNI Tim FIPS yang di Interogasi di Turki

Selasa, 02 Jun 2015 06:17



Must Read!
X