Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
13.975 views

Memberikan Zakat Kepada Orang Tua

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Pemilik harta tidak boleh memberikan zakat hartanya kepada orang yang wajib ia nafkahi olehnya seperti anak-anaknya, istrinya, orang tuanya yang miskin, dan selain mereka. Mereka termasuk orang berkecukupan dengan harta yang dimiliki olehnya. Karena mereka berhak mendapat nafkah dari harta yang dimiliki orang tadi. Jika ia memberikan zakat hartanya kepada mereka maka dengan sendirinya jatah nafkah untuk mereka gugur. Secara tidak langsung ia memberikan zakat hartanya untuk dirinya sendiri.

Ibnu Qudamah berkata, "Ibnul Munzir berkata: para ulama sepakat bahwa zakat tidak boleh diberikan kepada kedua orang tua yang dalam satu waktu nafkah keduanya wajib ditunaikan olehnya. Juga karena zakatnya untuk mereka akan menghilangkan kewajiban nafkah dirinya dan menggugurkan darinya lalu manfaatnya akan kembali kepada dirinya sendiri. Seolah-olah ia memberikan zakat itu kepada dirinya sendiri, karenanya ini tidak boleh. Sebagaimana juga kalau ia membayar hutang dengan zakat tadi."

Tetapi jika orang tadi adalah orang tidak/kurang mampu untuk mencukupkan nafkah kepada orang tuanya, maka sebagian ulama membolehkan untuk memberikan zakatnya kepada kedua orang tuanya atau anak-anaknya dari orang yang wajib ia nafkahi namun ia kurang mampu. Ini pendapat yang dipilih oleh Ibnu Taimiyah rahimahullah.

Ibnul Qayyim dalam Hasyiyah al-Raudh berkata, "Syaikhul Islam berkata: dibolehkan memberikan zakat kepada kedua orang tua dan anak apabila mereka termasuk fuqara' sedangkan dirinya tidak mampu menafkahi mereka. Ini adalah salah satu pendapat dalam madhab Ahmad."

Sedangkan memberikan zakat kepada kerabat yang mereka tidak dibawah tanggungan nafkah darinya maka memberikan zakat kepada mereka dibolehkan. Bahkan mereka lebih berhak dibandingkan orang lain -dengan catatan: mereka termasuk mustahiq (orang yang berhak menerima zakat)-. Karena memberikan zakat kepada mereka bernilai dua, yakni sebagai sedekah dan menyambung tali kekerabatan (silaturahim), sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadits, "Sedekah kepada orang miskin adalah sedekah. Sedangkan kepada orang yang memiliki hubungan kerabat dua nilai: sedekah dan menyambung tali kekerabatan (silaturahim)." (HR. Ahmad, al-Nasai, Ibnu Hibban, dan al-Tirmidzi yang menghassankannya)

Keutamaan Menafkahi Orang Tua yang Tidak Mampu

Berbakti dan memberikan kebaikan kepada kedua orang tua termasuk amal ibadah yang agung. Maka jika seorang anak yang berkecukupan menanggung nafkah kedua orang tuanya yang miskin itu termasuk kewajiban yang sangat penting dan memiliki pahala yang besar.

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

إِنَّ أَطْيَبَ مَا أَكَلْتُمْ مِنْ كَسْبِكُمْ وَإِنَّ أَمْوَالَ أَوْلَادِكُمْ مِنْ كَسْبِكُمْ فَكُلُوهُ هَنِيئًا

"Sesungguhnya sebaik-baik apa yang kamu makan adalah hasil dari kerjamu sendiri. Sesungguhnya harta anakmu termasuk dari usahamu, maka makanlah dengan nikmat." (HR. Ahmad, al-Tirmidzi, dan Ibnu Majah. Dishahihkan oleh Al-Albani dan Syu'aib al-Arnauth)

Ibnul Mundzir berkata: "Para ulama sepakat, menafkahi kedua orang tua yang miskin yang tidak punya pekerjaan dan tidak punya harta merupakan kewajiban yang ada dalam harta anak, baik kedua irang tua itu muslim atau kafir, baik anak itu laki-laki atau perempuan."

Beliau mendasarkannya kepada firman Allah Ta'ala,

وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا

"Dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik." (QS. Luqman: 15) di antaranya melalui nafkah dan pemberian yang membuat mereka senang.

Jika kedua orang tua adalah orang kaya yang berkecukupan, maka seorang anak tidak wajib menafkahi kedua orang tuanya tersebut. Kecuali ia memberikan jatah nafkahnya kepada keduanya sebagai kesempurnaan ihsan (berbuat baik) kepada keduanya walau keduanya tidak betul-betul membutuhkannya. Wallahu Ta'ala A'lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah Dua Tahun Bertarung Melawan Kanker Ganas, Ummu Fatimah Tutup Usia

Setelah dua tahun lebih berjuang melawan penyakit kanker ganas, Ummu Fatimah meninggal dengan baik. Ia menghadap Rabbnya usai sedekah, memohon maaf dan ditalqin dua kalimat syahadat....

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Kondisi Makin Kritis, Mutia Az-Zahra Istri Mujahid Dilarikan ke RS Muhammadiyah Gombong. Ayo Bantu!!

Sudah tiga hari dirawat di rumah sakit swasta di Banyumas, tapi kondisi Mutia Az-Zahra makin memburuk. IDC memindahkan ke rumah sakit yang lebih bagus di Gombong....

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Mutia Az-Zahra, Istri Mujahid Kritis di Rumah Sakit Banyumas. Ayo Bantu!!

Karena terlambat penanganan, kondisi istri mujahid ini sangat memprihatinkan: sudah sepekan tidak bisa buang air besar, sesak nafas, HB turun drastis....

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Donasi Tahap Pertama Diserahkan, Kondisi Ummu Fatimah Makin Memprihatinkan. Ayo Bantu!!

Bantuan tahap pertama pengobatan kanker mulut Ummu Fatimah diserahkan oleh Tim Ruqyah IDC yang ditugaskan menerapi ruqyah sepekan dua kali. Perhatikan foto kondisi terbarunya!!...

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan Modal Usaha Muallaf Siska Masyitoh Rp 30 Juta Diserahkan, Semoga Berkah dan Mandiri

Bantuan modal usaha warung makan untuk muallaf Siska Masyitoh telah diserahkan. Mudah-mudahan bisa hidup mandiri dan menatap masa depan dengan mulia tanpa jadi peminta-minta...

Latest News


Must Read!
X