Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.598 views

Ustadz Fadzlan Garamatan: Yahudi Tak Ingin Indonesia-Malaysia Harmonis

Ustadz Fadzlan Garamatan menjelaskan hubungan Indonesia-Malaysia tidak hanya disatukan oleh ketauhidan, tapi juga garis keturunan. Kedua negara adalah saudara, sama-sama berada di wilayah yang mayoritas penduduknya Muslim, negeri yang sangat ditakuti oleh bangsa lain. Karenanya, patut dicurigai adanya tangan-tangan Yahudi yang berusaha mengadudomba Indonesia-Malaysia dalam berbagai ketegangan kedua negara.

Demikian pernyataan dai asal Papua ini, usai Peringatan Muharram di Bekasi, hubungan Indonesia-Malaysia, sesungguhnya adalah hubungan darah, yang terlahir dari rahim rumpun yang sama. Sebelum kedatangan bangsa-bangsa Eropa, kedua negara tersebut telah disatukan dengan bingkai Kerajaan Nusantara.

“Ada beberapa alasan hubungan Indonesia-Malaysia dianggap penting. Pertama, orang Indonesia-Malaysia itu satu rumpun. Satu saudara, satu ikatan. Orang Malaysia keturunannya rata-rata orang Indonesia. Baik dari Sulawesi, Sumatara, maupun Jawa,” ujar Fadzlan.

Dikatakan Fadzlan, hubungan baik Indonesia-Malaysia ini pernah dibangun oleh para pendakwah kedua negara jauh sebelumnya. Bahwa Malaysia sesungguhnya adalah bagian dari Nusantara, yang berada di bawah kekuasaan Majapahit. Karena itu tidak bisa dipisahkan. Termasuk Singapura dan Philipina,” ujar Ustadz Fadzlan.

Jika dilihat dari sisi tauhid dan akidah, lanjut Fadzlan, tidak ada lagi urusan wilayah. ”Ini urusan bersama kaum muslimin membangun negeri. Yang diuntungkan dari kerjasama ini adalah umat Islam. Jangan karena soal politik, hubungan Indonesia-Malaysia terganggu.

....jangan-jangan ada kekuatan lain yang menginginkan hubungan Indonesia-Malaysia tidak harmonis. Bukan tidak mungkin, Yahudi berada dibalik itu semua....

Ustadz Fadzlan mensinyalir, jangan-jangan ada kekuatan lain yang menginginkan hubungan Indonesia-Malaysia tidak harmonis. Bukan tidak mungkin, Yahudi berada dibalik itu semua. Ada kesan, umat Islam Indonesia-Malaysia sedang diadu domba, yang dikait-kaitkan dengan persoalan tenaga kerja Indonesia (TKI), pegawai perikanan Indonesia ditangkap, tentang nelayan Malaysia ditangkap. ”Kita tahu, siapa yang selama ini berteriak itu, agar Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia. Mereka adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Atas nama rakyat, mereka hendak memperuncing hubungan kedua negara,” ungkap Fadzlan.

Dengan demikian, hubungan Indonesia-Malaysia tidak hanya disatukan oleh ketauhidan, tapi juga garis keturunan, kita adalah saudara, sama-sama berada di wilayah yang mayoritas penduduknya Muslim, negeri yang sangat ditakuti oleh bangsa lain.

”Dulu orang Malaysia belajar dengan Indonesia, tapi sekarang Indonesia belajar kepada Malaysia. Ormas Islam. Dakwah harus dilakukan. Kita tidak ada urusan dengan politik. Yang satu jajahan Inggris, yang satu jajahan Belanda dibuat kacau, sehingga  ciri khas Islam itu akan muncul,” tandas Fadzlan.

Kerjasama AFKN-HPA

Selama berhubungan dengan Malaysia, ada kerjasama saling menguntungkan yang dibangun. Selain dakwah, juga dijalin pula kerjasama di bidang pendidikan dan usaha. Selain kapal, HPA telah memberikan dukungan fasilitas dakwah seperti kubah masjid, Al Qur’an, peternakan kambing dan sebagainya. ”AFKN dan HPA juga mengkader anak-anak, khususnya di bidang farmasi, manajemen klinik dan usaha herba. Dalam usaha itu, industri dari masyarakat Irian dibeli oleh HPA. Hasil penjualannya kemudian dikembalikan kepada orang Irian,” jelas Fadzlan.

Kerjasama ini akan terus dikembangkan. Indonesia-Malaysia punya dai. Mereka harus ketemu, dan bicara soal kemajuan dakwah. Tapi yang menjadi persoalan, negara tidak pernah mengurus lembaga-lembaga ini. ”Jadi, tidak ada lagi urusan perasaan, yang ada adalah urusan takwa saja. Ke depan, harapannya adalah orang Malaysia-Indonesia harus bersatu padu dalam jami’iyah dan khilafah Islamiyah. Jika sudah merupakan kesatuan, maka dalam dakwah tidak ada lagi batasan wilayah. Ketauhidan dan akidah lah yang mempersatukan kita.”

Kerjasama AFKN dan HPA, diharapkan bukan yang terakhir. Akan ada kerjasama dibidang yang lain. Dalam bidang pendidikan, HPA  memberikan beasiswa kepada 10 anak Irian untuk belajar bisnis di Malaysia. ”Mereka dididik menjadi enterpreneur yang handal dan menjalankan bisnis yang berlandaskan syariat,” tukasnya.

Di bidang pemberdayaan ekonomi umat, AFKN dan HPA juga telah menandatangani kerjasama. Seperti diketahui, AFKN selama ini melakukan pemberdayaan ekonomi umat dalam bentuk produk olahan yang ada di desa-desa Irian, seperti buah merah, buah pala, sarang semut, ikan kaleng dan sebagainya.

....Selama berhubungan dengan Malaysia, ada kerjasama saling menguntungkan yang dibangun. Selain dakwah, juga dijalin pula kerjasama di bidang pendidikan dan usaha....

”HPA sudah mengambil produk-produk AFKN, seperti manisan pala, sarang semut, buah merah. Semua produk itu diolah lebih baik. Lagi pula AFKN masih kecil. Kita ingin sesuatu yang lebih besar, maka perlu bergandengan dengan HPA. Kami bekerjasama atas dasar saling menguntungkan. Ini bukan hanya keuntungan orang Indonesia-Malaysia saja, tapi kepentingan dan keuntungan dakwah, kemaslahatan umat. Selama memberi manfaat untuk umat, seluruh potensi produk yang ada di Irian, HPA bisa mengambilnya,” jelas Fadzlan.

Yang namanya kendala selalu ada, namun kata Fadzlan,  rintangan itu jangan dilihat menjadi problem, hambatan menjadi  rintangan. Sebagai pejuang, hendaknya tantangan itu menjadi rahmat. Bagi umat Islam, kapal dakwah adalah sarana. Dengan kapal ini, Insya Allah AFKN akan menjangkau sejumlah pedalaman di Irian dari Fakfak hingga Merauke. Safari Ramadhan kemarin, AFKN berlayar ke Kokas, Sorong Selatan, Teluk Bintuni, Kaimana, dan Raja Ampat. Wilayah itu masih berada di Provinsi Papua Barat.

”Karena wilayah Irian begitu luas, tentu kehadiran dua kapal ini masih dirasakan kurang. Yang pasti, umat butuh fasilitas. Bagaimana mau berdakwah kalau tidak punya fasilitas,” kata Fadzlan. [Desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Kecelakaan, Lidahnya Sobek Butuh Biaya Operasi 5 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Anak Mujahid Kecelakaan, Lidahnya Sobek Butuh Biaya Operasi 5 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Lidah Fauzan sobek 2 cm karena terjatuh dari sepeda. Harus segera dioperasi dengan biaya Rp 5 juta. Ayahnya mujahid aktivis nahi munkar dan dakwah tauhid waljihad sedang kesulitan ekonomi....

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Bantuan 3,5 Juta Rupiah Diserahkan, Balita Hidrosefalus Mulai Jalani Pengobatan. Ayo Bantu.!!!

Amanah donasi 3,5 juta rupiah sudah disalurkan untuk biaya pengobatan Sofia. Balita malang ini bisa melanjutkan pengobatan hydrocephalus, tapi masih butuh bantuan pengobatan rutin...

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan,  Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Bantuan Biaya Persalinan Sudah Diserahkan, Istri Mujahid Aktivis Nahi Munkar Pulang ke Rumah

Sepekan usai operasi persalinan caesar, Ummi Keysan dan bayinya membaik dan diizinkan pulang meninggalkan rumah sakit. Amanah bantuan dari donatur IDC telah diserahkan. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Latest News
Ini Penjelasan Felix Siauw Soal Pembubaran Pengajian oleh Polisi di Malang

Ini Penjelasan Felix Siauw Soal Pembubaran Pengajian oleh Polisi di Malang

Ahad, 30 Apr 2017 23:47

RZ Bagikan 1000 Hijab di Surabaya

RZ Bagikan 1000 Hijab di Surabaya

Ahad, 30 Apr 2017 23:26

Islam Datang Sebagai Penyelamat dan Pemersatu

Islam Datang Sebagai Penyelamat dan Pemersatu

Ahad, 30 Apr 2017 23:15

Pengajian Felix Siauw di Malang Dibubarkan Polisi Atas Desakan Ormas

Pengajian Felix Siauw di Malang Dibubarkan Polisi Atas Desakan Ormas

Ahad, 30 Apr 2017 23:05

Mualaf Michael Cummings: Kemenangan Trump adalah Jalanku Menemukan Islam

Mualaf Michael Cummings: Kemenangan Trump adalah Jalanku Menemukan Islam

Ahad, 30 Apr 2017 22:50

Dapat Ancaman Pembunuhan dari Warga Surabaya, Fahira Idris dan Fadli Zon Bereaksi

Dapat Ancaman Pembunuhan dari Warga Surabaya, Fahira Idris dan Fadli Zon Bereaksi

Ahad, 30 Apr 2017 22:48

Pejabat MUI: Jangan Biarkan Penista dapat Hak Hidup dan Tumbuh Subur di Indonesia

Pejabat MUI: Jangan Biarkan Penista dapat Hak Hidup dan Tumbuh Subur di Indonesia

Ahad, 30 Apr 2017 22:35

Karangan Bunga Ahok Capai 7 Ribu Lebih, Damin Sada Tolak Sampahnya Dibuang ke Bekasi

Karangan Bunga Ahok Capai 7 Ribu Lebih, Damin Sada Tolak Sampahnya Dibuang ke Bekasi

Ahad, 30 Apr 2017 22:25

Teknologi Tanpa Edukasi

Teknologi Tanpa Edukasi

Ahad, 30 Apr 2017 21:50

Indonesia Darurat Sekulerisme

Indonesia Darurat Sekulerisme

Ahad, 30 Apr 2017 21:14

Misteri Cita-Cita Kartini

Misteri Cita-Cita Kartini

Ahad, 30 Apr 2017 21:05

Natalius Pigai: Mereka Bukan Islam Radikal, Saya yang Katolik Saja Dipercaya

Natalius Pigai: Mereka Bukan Islam Radikal, Saya yang Katolik Saja Dipercaya

Ahad, 30 Apr 2017 21:03

Tuntutan Hukuman ke Ahok Dinilai Bergeser dari Tuntutan Awal, Ini Penjelasannya

Tuntutan Hukuman ke Ahok Dinilai Bergeser dari Tuntutan Awal, Ini Penjelasannya

Ahad, 30 Apr 2017 20:35

Pasca Pilkada Jakarta, Bagaimana Teka-tekinya?

Pasca Pilkada Jakarta, Bagaimana Teka-tekinya?

Ahad, 30 Apr 2017 20:32

 9 Tentara Yaman Tewas atau Terluka dalam Serangan Pejuang Al-Qaidah di Provinsi Lahj

9 Tentara Yaman Tewas atau Terluka dalam Serangan Pejuang Al-Qaidah di Provinsi Lahj

Ahad, 30 Apr 2017 20:15

MUI Sumbar: Seruan Menag Multi Tafsir, Pesan Sponsor Lebih Kental

MUI Sumbar: Seruan Menag Multi Tafsir, Pesan Sponsor Lebih Kental

Ahad, 30 Apr 2017 20:02

Ratusan Masa Anti-Muslim Tutup Paksa 2 Sekolah Islam di Yangon Myanmar

Ratusan Masa Anti-Muslim Tutup Paksa 2 Sekolah Islam di Yangon Myanmar

Ahad, 30 Apr 2017 19:15

Jubir FPI Bantah Kabar Habib Rizieq Melarikan Diri ke Arab Saudi karena Diteror

Jubir FPI Bantah Kabar Habib Rizieq Melarikan Diri ke Arab Saudi karena Diteror

Ahad, 30 Apr 2017 19:01

Rezim Jokowi, Rezim yang Ingin Satukan Pemahaman & Ada Tirani oleh Minoritas

Rezim Jokowi, Rezim yang Ingin Satukan Pemahaman & Ada Tirani oleh Minoritas

Ahad, 30 Apr 2017 18:35

Seorang Tentara AS Tewas Akibat Ledakan Bom Islamic State (IS) di Mosul

Seorang Tentara AS Tewas Akibat Ledakan Bom Islamic State (IS) di Mosul

Ahad, 30 Apr 2017 18:05


Mukena bordir mewar harga murah
Must Read!
X