Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
11.417 views

Ustadz Fadzlan Garamatan: Yahudi Tak Ingin Indonesia-Malaysia Harmonis

Ustadz Fadzlan Garamatan menjelaskan hubungan Indonesia-Malaysia tidak hanya disatukan oleh ketauhidan, tapi juga garis keturunan. Kedua negara adalah saudara, sama-sama berada di wilayah yang mayoritas penduduknya Muslim, negeri yang sangat ditakuti oleh bangsa lain. Karenanya, patut dicurigai adanya tangan-tangan Yahudi yang berusaha mengadudomba Indonesia-Malaysia dalam berbagai ketegangan kedua negara.

Demikian pernyataan dai asal Papua ini, usai Peringatan Muharram di Bekasi, hubungan Indonesia-Malaysia, sesungguhnya adalah hubungan darah, yang terlahir dari rahim rumpun yang sama. Sebelum kedatangan bangsa-bangsa Eropa, kedua negara tersebut telah disatukan dengan bingkai Kerajaan Nusantara.

“Ada beberapa alasan hubungan Indonesia-Malaysia dianggap penting. Pertama, orang Indonesia-Malaysia itu satu rumpun. Satu saudara, satu ikatan. Orang Malaysia keturunannya rata-rata orang Indonesia. Baik dari Sulawesi, Sumatara, maupun Jawa,” ujar Fadzlan.

Dikatakan Fadzlan, hubungan baik Indonesia-Malaysia ini pernah dibangun oleh para pendakwah kedua negara jauh sebelumnya. Bahwa Malaysia sesungguhnya adalah bagian dari Nusantara, yang berada di bawah kekuasaan Majapahit. Karena itu tidak bisa dipisahkan. Termasuk Singapura dan Philipina,” ujar Ustadz Fadzlan.

Jika dilihat dari sisi tauhid dan akidah, lanjut Fadzlan, tidak ada lagi urusan wilayah. ”Ini urusan bersama kaum muslimin membangun negeri. Yang diuntungkan dari kerjasama ini adalah umat Islam. Jangan karena soal politik, hubungan Indonesia-Malaysia terganggu.

....jangan-jangan ada kekuatan lain yang menginginkan hubungan Indonesia-Malaysia tidak harmonis. Bukan tidak mungkin, Yahudi berada dibalik itu semua....

Ustadz Fadzlan mensinyalir, jangan-jangan ada kekuatan lain yang menginginkan hubungan Indonesia-Malaysia tidak harmonis. Bukan tidak mungkin, Yahudi berada dibalik itu semua. Ada kesan, umat Islam Indonesia-Malaysia sedang diadu domba, yang dikait-kaitkan dengan persoalan tenaga kerja Indonesia (TKI), pegawai perikanan Indonesia ditangkap, tentang nelayan Malaysia ditangkap. ”Kita tahu, siapa yang selama ini berteriak itu, agar Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia. Mereka adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Atas nama rakyat, mereka hendak memperuncing hubungan kedua negara,” ungkap Fadzlan.

Dengan demikian, hubungan Indonesia-Malaysia tidak hanya disatukan oleh ketauhidan, tapi juga garis keturunan, kita adalah saudara, sama-sama berada di wilayah yang mayoritas penduduknya Muslim, negeri yang sangat ditakuti oleh bangsa lain.

”Dulu orang Malaysia belajar dengan Indonesia, tapi sekarang Indonesia belajar kepada Malaysia. Ormas Islam. Dakwah harus dilakukan. Kita tidak ada urusan dengan politik. Yang satu jajahan Inggris, yang satu jajahan Belanda dibuat kacau, sehingga  ciri khas Islam itu akan muncul,” tandas Fadzlan.

Kerjasama AFKN-HPA

Selama berhubungan dengan Malaysia, ada kerjasama saling menguntungkan yang dibangun. Selain dakwah, juga dijalin pula kerjasama di bidang pendidikan dan usaha. Selain kapal, HPA telah memberikan dukungan fasilitas dakwah seperti kubah masjid, Al Qur’an, peternakan kambing dan sebagainya. ”AFKN dan HPA juga mengkader anak-anak, khususnya di bidang farmasi, manajemen klinik dan usaha herba. Dalam usaha itu, industri dari masyarakat Irian dibeli oleh HPA. Hasil penjualannya kemudian dikembalikan kepada orang Irian,” jelas Fadzlan.

Kerjasama ini akan terus dikembangkan. Indonesia-Malaysia punya dai. Mereka harus ketemu, dan bicara soal kemajuan dakwah. Tapi yang menjadi persoalan, negara tidak pernah mengurus lembaga-lembaga ini. ”Jadi, tidak ada lagi urusan perasaan, yang ada adalah urusan takwa saja. Ke depan, harapannya adalah orang Malaysia-Indonesia harus bersatu padu dalam jami’iyah dan khilafah Islamiyah. Jika sudah merupakan kesatuan, maka dalam dakwah tidak ada lagi batasan wilayah. Ketauhidan dan akidah lah yang mempersatukan kita.”

Kerjasama AFKN dan HPA, diharapkan bukan yang terakhir. Akan ada kerjasama dibidang yang lain. Dalam bidang pendidikan, HPA  memberikan beasiswa kepada 10 anak Irian untuk belajar bisnis di Malaysia. ”Mereka dididik menjadi enterpreneur yang handal dan menjalankan bisnis yang berlandaskan syariat,” tukasnya.

Di bidang pemberdayaan ekonomi umat, AFKN dan HPA juga telah menandatangani kerjasama. Seperti diketahui, AFKN selama ini melakukan pemberdayaan ekonomi umat dalam bentuk produk olahan yang ada di desa-desa Irian, seperti buah merah, buah pala, sarang semut, ikan kaleng dan sebagainya.

....Selama berhubungan dengan Malaysia, ada kerjasama saling menguntungkan yang dibangun. Selain dakwah, juga dijalin pula kerjasama di bidang pendidikan dan usaha....

”HPA sudah mengambil produk-produk AFKN, seperti manisan pala, sarang semut, buah merah. Semua produk itu diolah lebih baik. Lagi pula AFKN masih kecil. Kita ingin sesuatu yang lebih besar, maka perlu bergandengan dengan HPA. Kami bekerjasama atas dasar saling menguntungkan. Ini bukan hanya keuntungan orang Indonesia-Malaysia saja, tapi kepentingan dan keuntungan dakwah, kemaslahatan umat. Selama memberi manfaat untuk umat, seluruh potensi produk yang ada di Irian, HPA bisa mengambilnya,” jelas Fadzlan.

Yang namanya kendala selalu ada, namun kata Fadzlan,  rintangan itu jangan dilihat menjadi problem, hambatan menjadi  rintangan. Sebagai pejuang, hendaknya tantangan itu menjadi rahmat. Bagi umat Islam, kapal dakwah adalah sarana. Dengan kapal ini, Insya Allah AFKN akan menjangkau sejumlah pedalaman di Irian dari Fakfak hingga Merauke. Safari Ramadhan kemarin, AFKN berlayar ke Kokas, Sorong Selatan, Teluk Bintuni, Kaimana, dan Raja Ampat. Wilayah itu masih berada di Provinsi Papua Barat.

”Karena wilayah Irian begitu luas, tentu kehadiran dua kapal ini masih dirasakan kurang. Yang pasti, umat butuh fasilitas. Bagaimana mau berdakwah kalau tidak punya fasilitas,” kata Fadzlan. [Desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Ayo Perang Melawan Riba dan Rentenir Bersama Laskar GARR

Hampir setiap hari IDC mendapat pengaduan dan permohonan bantuan kaum muslimin yang dililit hutang rentenir. Untuk mewadahi persoalan rentenir, silahkan lapor kepada Laskar GARR....

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

PENGUMUMAN..!! Perubahan Nomor Kontak IDC yang Baru 08122.700020

Untuk meningkatkan pelayanan dakwah dan infaq, IDC merubah nomor layanan ummat. Semoga komunikasi Admin IDC dengan para donatur, relasi dan klien IDC tidak tersendat...

Latest News
Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Lindsay Lohan dan Hikmah dari Rumor tentang Keislamannya

Rabu, 18 Jan 2017 23:50

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Kriminalisasi Terhadap Ulama adalah Pelecehan Terhadap Islam

Rabu, 18 Jan 2017 23:00

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

37 Milisi Pro-Pemerintah Mali Tewas dalam Serangan Bom Jibaku di Kamp Militer di Gao

Rabu, 18 Jan 2017 21:30

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Dokter Pakistan yang Bantu AS Temukan Syaikh Usamah Tidak Akan Dibebaskan dari Penjara

Rabu, 18 Jan 2017 20:35

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Framing Anti-Ahok Sebagai Intoleran, MUI: Media Lakukan Kekerasan Verbal

Rabu, 18 Jan 2017 19:37

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Din Syamsuddin: Umat Islam Selalu Dipojokkan, Berbahaya Bagi Ketahanan Nasional

Rabu, 18 Jan 2017 18:23

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Soal Isu Hoax, Rocky Gerung: Rezim Sedang Panik

Rabu, 18 Jan 2017 17:49

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Anggota DPR: Lima Kali Pergantian Presiden, Fatwa MUI Tidak Pernah Dipersoalkan Pemerintah

Rabu, 18 Jan 2017 16:32

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Dalam Sehari Pejuang Oposisi dan Islamic State (IS) Tewaskan 5 Jenderal Assad di 2 Front Terpisah

Rabu, 18 Jan 2017 16:15

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Habib Rizieq: Ada Gerakan Siluman untuk Kriminalisasi Petinggi GNPF-MUI

Rabu, 18 Jan 2017 15:40

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Guru Sekolah di Idlib Suriah Jadikan Peti Bekas Tempat Roket jadi Meja Belajar

Rabu, 18 Jan 2017 15:00

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Kompolnas Imbau Kapolda Jawa Barat Keluar dari GMBI

Rabu, 18 Jan 2017 14:14

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Salah Ketik Laporan, Polisi Dicecar Hakim dan Jaksa dalam Sidang Kasus Penodaan Agama

Rabu, 18 Jan 2017 13:13

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Kelompok Fatah dan Hamas Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan Palestina

Rabu, 18 Jan 2017 12:31

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Pemerintahan Jokowi Alergi dengan Demonstrasi? Ini Kata Wiranto

Rabu, 18 Jan 2017 12:11

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Belum Membaca tapi Jokowi Sudah Menganggap Buku ?Jokowi Undercover? Tidak Ilmiah

Rabu, 18 Jan 2017 10:11

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Sekjen FUI Pertanyakan Hubungan GMBI, Kapolda Jabar dengan Sukmawati

Rabu, 18 Jan 2017 08:42

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Karena Hukum, Keberagaman dan Pancasila dalam Kondisi Darurat

Rabu, 18 Jan 2017 08:11

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Sebut Fatwa MUI Potensi Picu Gangguan Keamanan, Kapolri Dinilai Tak Paham Sejarah MUI

Rabu, 18 Jan 2017 06:26

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Mengapa Wapres JK Himbau Pesantren untuk Toleransi?

Rabu, 18 Jan 2017 06:11


Must Read!
X