Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
10.824 views

Ustadz Fadzlan Garamatan: Yahudi Tak Ingin Indonesia-Malaysia Harmonis

Ustadz Fadzlan Garamatan menjelaskan hubungan Indonesia-Malaysia tidak hanya disatukan oleh ketauhidan, tapi juga garis keturunan. Kedua negara adalah saudara, sama-sama berada di wilayah yang mayoritas penduduknya Muslim, negeri yang sangat ditakuti oleh bangsa lain. Karenanya, patut dicurigai adanya tangan-tangan Yahudi yang berusaha mengadudomba Indonesia-Malaysia dalam berbagai ketegangan kedua negara.

Demikian pernyataan dai asal Papua ini, usai Peringatan Muharram di Bekasi, hubungan Indonesia-Malaysia, sesungguhnya adalah hubungan darah, yang terlahir dari rahim rumpun yang sama. Sebelum kedatangan bangsa-bangsa Eropa, kedua negara tersebut telah disatukan dengan bingkai Kerajaan Nusantara.

“Ada beberapa alasan hubungan Indonesia-Malaysia dianggap penting. Pertama, orang Indonesia-Malaysia itu satu rumpun. Satu saudara, satu ikatan. Orang Malaysia keturunannya rata-rata orang Indonesia. Baik dari Sulawesi, Sumatara, maupun Jawa,” ujar Fadzlan.

Dikatakan Fadzlan, hubungan baik Indonesia-Malaysia ini pernah dibangun oleh para pendakwah kedua negara jauh sebelumnya. Bahwa Malaysia sesungguhnya adalah bagian dari Nusantara, yang berada di bawah kekuasaan Majapahit. Karena itu tidak bisa dipisahkan. Termasuk Singapura dan Philipina,” ujar Ustadz Fadzlan.

Jika dilihat dari sisi tauhid dan akidah, lanjut Fadzlan, tidak ada lagi urusan wilayah. ”Ini urusan bersama kaum muslimin membangun negeri. Yang diuntungkan dari kerjasama ini adalah umat Islam. Jangan karena soal politik, hubungan Indonesia-Malaysia terganggu.

....jangan-jangan ada kekuatan lain yang menginginkan hubungan Indonesia-Malaysia tidak harmonis. Bukan tidak mungkin, Yahudi berada dibalik itu semua....

Ustadz Fadzlan mensinyalir, jangan-jangan ada kekuatan lain yang menginginkan hubungan Indonesia-Malaysia tidak harmonis. Bukan tidak mungkin, Yahudi berada dibalik itu semua. Ada kesan, umat Islam Indonesia-Malaysia sedang diadu domba, yang dikait-kaitkan dengan persoalan tenaga kerja Indonesia (TKI), pegawai perikanan Indonesia ditangkap, tentang nelayan Malaysia ditangkap. ”Kita tahu, siapa yang selama ini berteriak itu, agar Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia. Mereka adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Atas nama rakyat, mereka hendak memperuncing hubungan kedua negara,” ungkap Fadzlan.

Dengan demikian, hubungan Indonesia-Malaysia tidak hanya disatukan oleh ketauhidan, tapi juga garis keturunan, kita adalah saudara, sama-sama berada di wilayah yang mayoritas penduduknya Muslim, negeri yang sangat ditakuti oleh bangsa lain.

”Dulu orang Malaysia belajar dengan Indonesia, tapi sekarang Indonesia belajar kepada Malaysia. Ormas Islam. Dakwah harus dilakukan. Kita tidak ada urusan dengan politik. Yang satu jajahan Inggris, yang satu jajahan Belanda dibuat kacau, sehingga  ciri khas Islam itu akan muncul,” tandas Fadzlan.

Kerjasama AFKN-HPA

Selama berhubungan dengan Malaysia, ada kerjasama saling menguntungkan yang dibangun. Selain dakwah, juga dijalin pula kerjasama di bidang pendidikan dan usaha. Selain kapal, HPA telah memberikan dukungan fasilitas dakwah seperti kubah masjid, Al Qur’an, peternakan kambing dan sebagainya. ”AFKN dan HPA juga mengkader anak-anak, khususnya di bidang farmasi, manajemen klinik dan usaha herba. Dalam usaha itu, industri dari masyarakat Irian dibeli oleh HPA. Hasil penjualannya kemudian dikembalikan kepada orang Irian,” jelas Fadzlan.

Kerjasama ini akan terus dikembangkan. Indonesia-Malaysia punya dai. Mereka harus ketemu, dan bicara soal kemajuan dakwah. Tapi yang menjadi persoalan, negara tidak pernah mengurus lembaga-lembaga ini. ”Jadi, tidak ada lagi urusan perasaan, yang ada adalah urusan takwa saja. Ke depan, harapannya adalah orang Malaysia-Indonesia harus bersatu padu dalam jami’iyah dan khilafah Islamiyah. Jika sudah merupakan kesatuan, maka dalam dakwah tidak ada lagi batasan wilayah. Ketauhidan dan akidah lah yang mempersatukan kita.”

Kerjasama AFKN dan HPA, diharapkan bukan yang terakhir. Akan ada kerjasama dibidang yang lain. Dalam bidang pendidikan, HPA  memberikan beasiswa kepada 10 anak Irian untuk belajar bisnis di Malaysia. ”Mereka dididik menjadi enterpreneur yang handal dan menjalankan bisnis yang berlandaskan syariat,” tukasnya.

Di bidang pemberdayaan ekonomi umat, AFKN dan HPA juga telah menandatangani kerjasama. Seperti diketahui, AFKN selama ini melakukan pemberdayaan ekonomi umat dalam bentuk produk olahan yang ada di desa-desa Irian, seperti buah merah, buah pala, sarang semut, ikan kaleng dan sebagainya.

....Selama berhubungan dengan Malaysia, ada kerjasama saling menguntungkan yang dibangun. Selain dakwah, juga dijalin pula kerjasama di bidang pendidikan dan usaha....

”HPA sudah mengambil produk-produk AFKN, seperti manisan pala, sarang semut, buah merah. Semua produk itu diolah lebih baik. Lagi pula AFKN masih kecil. Kita ingin sesuatu yang lebih besar, maka perlu bergandengan dengan HPA. Kami bekerjasama atas dasar saling menguntungkan. Ini bukan hanya keuntungan orang Indonesia-Malaysia saja, tapi kepentingan dan keuntungan dakwah, kemaslahatan umat. Selama memberi manfaat untuk umat, seluruh potensi produk yang ada di Irian, HPA bisa mengambilnya,” jelas Fadzlan.

Yang namanya kendala selalu ada, namun kata Fadzlan,  rintangan itu jangan dilihat menjadi problem, hambatan menjadi  rintangan. Sebagai pejuang, hendaknya tantangan itu menjadi rahmat. Bagi umat Islam, kapal dakwah adalah sarana. Dengan kapal ini, Insya Allah AFKN akan menjangkau sejumlah pedalaman di Irian dari Fakfak hingga Merauke. Safari Ramadhan kemarin, AFKN berlayar ke Kokas, Sorong Selatan, Teluk Bintuni, Kaimana, dan Raja Ampat. Wilayah itu masih berada di Provinsi Papua Barat.

”Karena wilayah Irian begitu luas, tentu kehadiran dua kapal ini masih dirasakan kurang. Yang pasti, umat butuh fasilitas. Bagaimana mau berdakwah kalau tidak punya fasilitas,” kata Fadzlan. [Desastian]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

GRATISS..!! Buku Panduan Puasa Ramadhan: Agar Diterima, Sesuai Sunnah dan Tidak Keliru

GRATISS..!! Buku Panduan Puasa Ramadhan: Agar Diterima, Sesuai Sunnah dan Tidak Keliru

Program Sedekah Buku Panduan Puasa Ramadhan: agar benar, sesuai sunnah, menghindari kekeliruan, dan emoga sukses meraih gelar takwa, menggapai surga Ar-Royyan....

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Masya Allah!!! Fatir Terlahir tanpa Tempurung Kepala, Hidung dan Otak. Ayo Bantu!!

Dalam usia dua tahun, bayi ini harus berjuang hidup dengan kesulitan yang mahaberat. Ia terlahir tanpa tempurung kepala, otak sempurnya, hidung dan tangan...

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Bukan kepalang repotnya Ummu Abdullah saat putra sulungnya dirawat inap karena sakit demam berdarah. Tanpa didampingi sang suami, ia juga harus merawat dua balita lainnya....

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Preman Leo menghabiskan hidupnya dalam kerasnya kehidupan dan gelapnya kehidupan malam. Dengan dakwah Relawan IDC, ia bertaubat dan banyak beristigfar menjelang ajal, meninggalkan dua anak yatim....

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Latest News
Kapitalis Komunis Beli Partai untuk Kuasai Indonesia?

Kapitalis Komunis Beli Partai untuk Kuasai Indonesia?

Selasa, 31 May 2016 17:01

Ditolak 'Warga', Ramai di Sosmed, Inilah SMPIT At-Taqwa Tahfidzul Quran Grabag Magelang

Ditolak 'Warga', Ramai di Sosmed, Inilah SMPIT At-Taqwa Tahfidzul Quran Grabag Magelang

Selasa, 31 May 2016 16:45

50 Warga Sipil, 17 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Bombardir Jet Tempur Rusia di Idlib

50 Warga Sipil, 17 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Bombardir Jet Tempur Rusia di Idlib

Selasa, 31 May 2016 16:00

Ahok Acapkali Buat Kontroversial Lewat Media untuk Tutupi Kinerjanya yang Buruk

Ahok Acapkali Buat Kontroversial Lewat Media untuk Tutupi Kinerjanya yang Buruk

Selasa, 31 May 2016 15:01

Ini Pesan Wapres untuk Pesantren di Indonesia

Ini Pesan Wapres untuk Pesantren di Indonesia

Selasa, 31 May 2016 13:01

Dewan Ulama Senior Al-Azhar Kecam Upaya Politisasi Haji oleh Syi'ah Iran

Dewan Ulama Senior Al-Azhar Kecam Upaya Politisasi Haji oleh Syi'ah Iran

Selasa, 31 May 2016 13:00

Inilah Kegagalan-kegagalan Ahok yang Perlu Diketahui Masyarakat DKI

Inilah Kegagalan-kegagalan Ahok yang Perlu Diketahui Masyarakat DKI

Selasa, 31 May 2016 11:01

Mantan Ajudan Muammar Khadhafi Tewas saat Berperang Bersama Islamic State (IS) di Libya

Mantan Ajudan Muammar Khadhafi Tewas saat Berperang Bersama Islamic State (IS) di Libya

Selasa, 31 May 2016 10:30

Inilah Bekal-bekal Berharga Memasuki Ramadhan

Inilah Bekal-bekal Berharga Memasuki Ramadhan

Selasa, 31 May 2016 10:12

57 Polisi Afghanistan Tewas dalam 2 Hari Pertempuran dengan Pejuang Taliban di Helmand

57 Polisi Afghanistan Tewas dalam 2 Hari Pertempuran dengan Pejuang Taliban di Helmand

Selasa, 31 May 2016 09:03

Bila Ahok Tetap Bersikeras Maju dalam Pilkada, Ekonomi & Sosial DKI Diprediksi Babak Belur

Bila Ahok Tetap Bersikeras Maju dalam Pilkada, Ekonomi & Sosial DKI Diprediksi Babak Belur

Selasa, 31 May 2016 09:01

Terkait Revisi UU Terorisme, MUI Akan Buat Draf Usulan

Terkait Revisi UU Terorisme, MUI Akan Buat Draf Usulan

Selasa, 31 May 2016 07:36

Pengamat Berharap Media, Akademisi dan LSM Mampu Berlaku Adil Melihat Negara Saat Ini

Pengamat Berharap Media, Akademisi dan LSM Mampu Berlaku Adil Melihat Negara Saat Ini

Selasa, 31 May 2016 07:01

Koh Hanny: Dulu Saya Mengira Sunda Wiwitan Itu Islam

Koh Hanny: Dulu Saya Mengira Sunda Wiwitan Itu Islam

Selasa, 31 May 2016 06:21

Tidak Ada Lagi Pilar Bangsa yang Dibanggakan, Indonesia Terancam Bubar

Tidak Ada Lagi Pilar Bangsa yang Dibanggakan, Indonesia Terancam Bubar

Selasa, 31 May 2016 05:01

Pemimpin Ingkar Janji Sebabkan Indonesia Diambang Terpecah Belah

Pemimpin Ingkar Janji Sebabkan Indonesia Diambang Terpecah Belah

Senin, 30 May 2016 22:45

Bela Pancasila tapi Sembah Berhala: untuk Kepentingan Taipan dan Konglomerat

Bela Pancasila tapi Sembah Berhala: untuk Kepentingan Taipan dan Konglomerat

Senin, 30 May 2016 20:45

Pengadilan Mesir Vonis Seumur Hidup Pemimpin Tertinggi Ikwahnul Muslimin Mohamed Badie

Pengadilan Mesir Vonis Seumur Hidup Pemimpin Tertinggi Ikwahnul Muslimin Mohamed Badie

Senin, 30 May 2016 20:08

Erdogan: Rusia Sediakan Senjata untuk Organisasi Teroris Separatis PKK

Erdogan: Rusia Sediakan Senjata untuk Organisasi Teroris Separatis PKK

Senin, 30 May 2016 19:30

Rahasia 5000 tahun Ilmu Kedokteran Timur, Hanya dalam Flashdisk Ajaib ini

Rahasia 5000 tahun Ilmu Kedokteran Timur, Hanya dalam Flashdisk Ajaib ini

Senin, 30 May 2016 18:53


Must Read!
X

Ahad, 29/05/2016 07:20

Hukum 'Nyekar' Jelang Ramadhan