Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.751 views

Alex Hendra Lukman, Ketua PDIP Sumbar: Menjadi Muallaf Melalui Penelitian Ilmiah

PILIHAN menjadi muallaf bagi Alex Hendra Lukman, bukanlah sebuah keputusan yang terjadi tiba-tiba. Namun, proses itu telah dilaluinya sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Bergaul dengan banyak sahabat muslim, membuatnya tertarik mempelajari agama Islam lebih dalam. Rasa ketertarikannya pada agama Islam itulah akhirnya mengubah keyakinan yang sejak kecil telah dianutnya. Setelah melakukan penelitian panjang terhadap Islam, ia pun mantap memilih Islam sebagai agamanya.

Sejak kecil Alex –panggilan  Alex Hendra Lukman– lahir dalam keluarga Pancasilais. Masing-masing anggota keluarga memiliki keyakinan yang berbeda. Menariknya, semuanya tetap menghargai apa pun keyakinan yang dianut anggota keluarga yang lain. Rasa toleransi telah hidup dalam keluarga besar Alex.

“Saat saya sekolah di Pemancungan, saya banyak bergaul dengan teman-teman muslim. Dari merekalah saya belajar Islam sedikit demi sedikit. Keputusan mengubah akidah saya bukan terjadi secara instan, tapi melalui proses cukup panjang. Tak mudah bagi saya membuat keputusan tersebut, mungkin bagi orang-orang yang sejak kecil sudah beragama Islam tak merasakan apa yang saya rasakan. Saya menjadi muallaf lewat proses pemilihan bukan terlahir sebagai muslim,” ujar Alex.

....Saya menjadi muallaf lewat proses pemilihan bukan terlahir sebagai muslim...

Meski banyak bergaul dengan muslim, tak berarti Alex langsung mengubah keyakinannya. Ia mulai melakukan perbandingan dengan agama yang dianutnya, serta agama lainnya. Menurutnya, pada dasarnya setiap agama mengajarkan kebaikan. Namun, ia merasakan ajaran Islam jauh lebih komprehensif membahas tatapergaulan di masyarakat. Ia pun terus menggali informasi dan pengetahuan tentang ajaran Islam dari berbagai sumber. Semakin ia menggali ajaran Islam, rasa ketertarikannya terhadap Islam semakin kuat.

“Rasa ketertarikan mempelajari Islam di saat SMA tak cukup membuat saya segera berubah keyakinan. Saya tetap dengan keyakinan saya. Saat kuliah di Luftanza, Jerman, saya juga bergaul dengan banyak orang muslim ditempat itu. Terkadang saya juga ikut-ikutan puasa kalau teman-teman berpuasa. Hal itu terjadi secara otomatis saja, karena saya menghormati agama mereka,” ucapnya.

Ketua Umum DPD PDIP Sumbar ini berada di Luftanza dari tahun 1990 sampai 1996. Di sana ia bekerja sambil kuliah. Di tempat itu pun ia kembali menggali ajaran Islam dari rekan-rekannya. Baginya semakin ia mengenal lebih banyak soal ajaran Islam, rasa ketertarikannya semakin kuat. Namun, saat menempuh pendidikan di tempat itu, ia masih saja belum berani membuat keputusan berpindah agama.

Tahun 2007, setelah melalui proses yang cukup panjang, Alex memutuskan berpindah agama. Ia pun menghubungi Buya Masoed Abidin untuk mengislamkan dirinya. Keinginan berpindah agama tersebut didukung Buya Masoed Abidin dan juga Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang kala itu masih menjabat sebagai Gubernur Sumbar. Waktu itu, Gamawan Fauzi dan mantan Wakil Gubernur Sumbar Marlis Rahman, jadi saksi.

...Tahun 2007, setelah melalui proses yang cukup panjang, Alex memutuskan berpindah agama...

“Prosesi saya menjadi muallaf dilakukan di Gubernuran, disaksikan banyak orang. Sebetulnya, saya tak mau juga perpindahan keyakinan diketahui banyak orang. Bagi saya, urusan agama adalah urusan individu dengan tuhan. Tak ada korelasinya dengan sesama manusia,” ucapnya

Jika sebelumnya Alex hanya belajar ajaran Islam, setelah masuk Islam ia mulai melaksanakan ajaran secara sungguh-sungguh. Bagi Alex menjalankan shalat dan ibadah puasa pertama di bulan Ramadhan, bukanlah suatu hal yang berat. Sebab, ia telah terbiasa berpuasa.

“Jika semuanya berasal dari hati tak ada yang sulit. Misalnya saja saat ada orang nonmuslim merokok dan makan di depan saya, tak ada sedikit pun niat saya untuk membatalkan puasa. Bagi saya itulah hakikat dari puasa, yakni menahan diri dari berbagai macam godaan termasuk godaan dari penjual-penjual makanan,” ucapnya.

Empat tahun Alex resmi menjadi muallaf, ia terus menggali pengetahuannya soal ajaran Islam. Jika ada ajaran Islam yang tidak dimengertinya, ia akan langsung menanyakan  persoalan itu pada buya Masoed Abidin. Sebut saja menghitung zakat mall dari harta yang ia miliki. Termasuk menghitung fidyah yang harus dibayarkan istrinya. “Kalau saya bingung, langsung saya koordinasikan bagaimana cara pembayarannya. Sampai hari ini saya masih terus belajar agama Islam. Untuk belajar tentunya tak akan pernah ada kata cukup,” katanya.

Saat memutuskan memeluk agama Islam, Alex mengaku, keluarga besarnya tak mempersoalkan agama baru yang dianutnya. Keluarganya tetap menghargai apa pilihan hidupnya. Bahkan, saat ia belum menikah orangtuanya kerap membuatkan makanan untuk sahur baginya. Padahal, orangtuanya tak muslim. Demikian juga saudaranya yang lain, sangat menghargai agama barunya.

“Kalau mereka makan, minum atau merokok saat saya sedang puasa, biasanya mereka akan sembunyi dari saya. Tapi, kalau mereka tak ingat, ada juga yang makan, minum dan merokok di depan saya. Setelah teringat, dia berhenti makan, minum dan merokok,” katanya.

Alex juga merasa miris atas tudingan sejumlah pihak padanya yang mengatakan kepindahan keyakinannya adalah sebagai salah satu cara menarik dukungan politik. Padahal, pandangan tersebut adalah pandangan keliru. Sebab, hal tersebut tak pernah sama sekali terlintas dalam pikiran dan hatinya. Bahkan, ia baru menjabat sebagai ketua partai setelah cukup lama ia memeluk Islam.

“Saya tak pernah menarik dukungan dengan mendatangi masjid atau pun mengucapkan selamat saat momen-momen perayaan agama Islam. Bagi saya, semua itu sangat prinsip sekali. Ibadah adalah urusan saya dengan tuhan, orang lain tak perlu tahu bagaimana hubungan saya dengan tuhan. Sekarang dari segi mana saya memanfaatkan agama untuk kepentingan politik? Tidak ada kan? Keputusan saya menjadi muslim itu adalah pilihan hati saya, bukan karena adanya embel-embel tertentu,” jelasnya.

Alex juga menyesalkan anggapan miring sekelompok orang yang mengaitkan kepindahan agamanya dikarenakan agar ia bisa menikah. “Memang untuk sesuatu yang baik itu keimanan kita selalu diuji, termasuk saya. Berbagai tudingan miring saat saya baru memeluk Islam kerap datang. Namun, saya berusaha  untuk ikhlas menerimanya. Mungkin, itu adalah ujian juga terhadap keimanan saya,” jelasnya.

....Berbagai tudingan miring saat saya baru memeluk Islam kerap datang. Namun, saya berusaha ikhlas menerimanya. Mungkin, itu adalah ujian keimanan saya...

Meski banyak anggapan orang yang meragukan alasannya untuk berpindah keyakinan, Alex mengaku tidak terpengaruh dengan semua itu. Sebab, kata hati seseorang hanya orang tersebut dan tuhan mengetahuinya. Sementara orang lain hanya bisa menerka-nerka. Manusia dapat saja membohongi orang lain dengan perkataan dan perbuatannya, namun manusia atau muslim tentu tak dapat membohongi penciptanya.

“Makanya, saya tak ambil pusing soal itu. Hanya saya dan tuhan yang tahu apa yang ada dalam pikiran dan hati saya. Manusia lain tidak akan pernah tahu apa yang saya rasakan dan pikirkan. Biarlah itu jadi rahasia  saya dan tuhan saja,” ucapnya. [taz/jpn]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
IUMS Kecam Pembantaian Warga Sipil Suriah oleh Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur

IUMS Kecam Pembantaian Warga Sipil Suriah oleh Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur

Jum'at, 23 Feb 2018 09:36

Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Miris, Pemimpin Buta Sejarah Bangsa Sendiri

Kamis, 22 Feb 2018 23:03

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Politik Ibadah vs Politisasi Ibadah

Kamis, 22 Feb 2018 22:36

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Bangladesh Percepat Rencana Relokasi 100.000 Muslim Rohingya ke Pulan Terisolir

Kamis, 22 Feb 2018 22:30

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Dalam 3 Hari, Serangan Rezim Teroris Assad di Ghouta Timur talah Tewaskan 250 Warga Sipil

Kamis, 22 Feb 2018 22:15

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Mesir Vonis Mati 21 Orang Karena Terkait Islamic State

Kamis, 22 Feb 2018 22:00

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Israel Beri Lampu Hijau Pembangunan 3000 Unit Rumah bagi Warga Yahudi di Tanah Palestina

Kamis, 22 Feb 2018 21:37

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Tabligh Akbar & Launching Pelatihan 100 Ribu Guru Al-Qur'an

Kamis, 22 Feb 2018 19:18

PBB Tidak Diloloskan KPU, Politisi Demokrat: Ini Zaman Edan

PBB Tidak Diloloskan KPU, Politisi Demokrat: Ini Zaman Edan

Kamis, 22 Feb 2018 19:15

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

[VIDEO-2] Anak Dewa Nyaris Meninggal, Ust Khalid Basalamah: Shalat Solusinya

Kamis, 22 Feb 2018 15:20

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Syetan Tersiksa dengan Suara Adzan

Kamis, 22 Feb 2018 12:10

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

[VIDEO-1] Kisah Dewa, Mualaf Hindu yang Temukan Islam & Nabi Muhammad SAW Dalam Kitab Weda

Kamis, 22 Feb 2018 11:21

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Catat! Besok PBB Siap Melawan KPU

Kamis, 22 Feb 2018 11:05

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

5 Cara Pengusaha Meningkatkan Produktivitas yang Patut Ditiru

Kamis, 22 Feb 2018 11:00

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

[VIDEO] Gedung Pernikahan Baru di Bekasi, Konsep Garden Party dan Vintage

Kamis, 22 Feb 2018 10:12

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Ulama Diserang, Ini Pesan Gatot ke Polri

Kamis, 22 Feb 2018 05:43

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Marak Proyek Roboh, Fahira Idris: Berdampak Turunkan Daya Saing Jasa Konstruksi Indonesia di ASEAN

Kamis, 22 Feb 2018 05:29

Dont Worry be an Entreupreneur

Dont Worry be an Entreupreneur

Rabu, 21 Feb 2018 22:47

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Hamas Sebut Israel Siksa Anggota Parlemen Palestina Yang Mereka Tahan

Rabu, 21 Feb 2018 21:36

Banyak Ambruk, Keamanan Infrastruktur Rezim Jokowi Dipertanyakan

Banyak Ambruk, Keamanan Infrastruktur Rezim Jokowi Dipertanyakan

Rabu, 21 Feb 2018 21:17


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X