Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
10.814 views

Alex Hendra Lukman, Ketua PDIP Sumbar: Menjadi Muallaf Melalui Penelitian Ilmiah

PILIHAN menjadi muallaf bagi Alex Hendra Lukman, bukanlah sebuah keputusan yang terjadi tiba-tiba. Namun, proses itu telah dilaluinya sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Bergaul dengan banyak sahabat muslim, membuatnya tertarik mempelajari agama Islam lebih dalam. Rasa ketertarikannya pada agama Islam itulah akhirnya mengubah keyakinan yang sejak kecil telah dianutnya. Setelah melakukan penelitian panjang terhadap Islam, ia pun mantap memilih Islam sebagai agamanya.

Sejak kecil Alex –panggilan  Alex Hendra Lukman– lahir dalam keluarga Pancasilais. Masing-masing anggota keluarga memiliki keyakinan yang berbeda. Menariknya, semuanya tetap menghargai apa pun keyakinan yang dianut anggota keluarga yang lain. Rasa toleransi telah hidup dalam keluarga besar Alex.

“Saat saya sekolah di Pemancungan, saya banyak bergaul dengan teman-teman muslim. Dari merekalah saya belajar Islam sedikit demi sedikit. Keputusan mengubah akidah saya bukan terjadi secara instan, tapi melalui proses cukup panjang. Tak mudah bagi saya membuat keputusan tersebut, mungkin bagi orang-orang yang sejak kecil sudah beragama Islam tak merasakan apa yang saya rasakan. Saya menjadi muallaf lewat proses pemilihan bukan terlahir sebagai muslim,” ujar Alex.

....Saya menjadi muallaf lewat proses pemilihan bukan terlahir sebagai muslim...

Meski banyak bergaul dengan muslim, tak berarti Alex langsung mengubah keyakinannya. Ia mulai melakukan perbandingan dengan agama yang dianutnya, serta agama lainnya. Menurutnya, pada dasarnya setiap agama mengajarkan kebaikan. Namun, ia merasakan ajaran Islam jauh lebih komprehensif membahas tatapergaulan di masyarakat. Ia pun terus menggali informasi dan pengetahuan tentang ajaran Islam dari berbagai sumber. Semakin ia menggali ajaran Islam, rasa ketertarikannya terhadap Islam semakin kuat.

“Rasa ketertarikan mempelajari Islam di saat SMA tak cukup membuat saya segera berubah keyakinan. Saya tetap dengan keyakinan saya. Saat kuliah di Luftanza, Jerman, saya juga bergaul dengan banyak orang muslim ditempat itu. Terkadang saya juga ikut-ikutan puasa kalau teman-teman berpuasa. Hal itu terjadi secara otomatis saja, karena saya menghormati agama mereka,” ucapnya.

Ketua Umum DPD PDIP Sumbar ini berada di Luftanza dari tahun 1990 sampai 1996. Di sana ia bekerja sambil kuliah. Di tempat itu pun ia kembali menggali ajaran Islam dari rekan-rekannya. Baginya semakin ia mengenal lebih banyak soal ajaran Islam, rasa ketertarikannya semakin kuat. Namun, saat menempuh pendidikan di tempat itu, ia masih saja belum berani membuat keputusan berpindah agama.

Tahun 2007, setelah melalui proses yang cukup panjang, Alex memutuskan berpindah agama. Ia pun menghubungi Buya Masoed Abidin untuk mengislamkan dirinya. Keinginan berpindah agama tersebut didukung Buya Masoed Abidin dan juga Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang kala itu masih menjabat sebagai Gubernur Sumbar. Waktu itu, Gamawan Fauzi dan mantan Wakil Gubernur Sumbar Marlis Rahman, jadi saksi.

...Tahun 2007, setelah melalui proses yang cukup panjang, Alex memutuskan berpindah agama...

“Prosesi saya menjadi muallaf dilakukan di Gubernuran, disaksikan banyak orang. Sebetulnya, saya tak mau juga perpindahan keyakinan diketahui banyak orang. Bagi saya, urusan agama adalah urusan individu dengan tuhan. Tak ada korelasinya dengan sesama manusia,” ucapnya

Jika sebelumnya Alex hanya belajar ajaran Islam, setelah masuk Islam ia mulai melaksanakan ajaran secara sungguh-sungguh. Bagi Alex menjalankan shalat dan ibadah puasa pertama di bulan Ramadhan, bukanlah suatu hal yang berat. Sebab, ia telah terbiasa berpuasa.

“Jika semuanya berasal dari hati tak ada yang sulit. Misalnya saja saat ada orang nonmuslim merokok dan makan di depan saya, tak ada sedikit pun niat saya untuk membatalkan puasa. Bagi saya itulah hakikat dari puasa, yakni menahan diri dari berbagai macam godaan termasuk godaan dari penjual-penjual makanan,” ucapnya.

Empat tahun Alex resmi menjadi muallaf, ia terus menggali pengetahuannya soal ajaran Islam. Jika ada ajaran Islam yang tidak dimengertinya, ia akan langsung menanyakan  persoalan itu pada buya Masoed Abidin. Sebut saja menghitung zakat mall dari harta yang ia miliki. Termasuk menghitung fidyah yang harus dibayarkan istrinya. “Kalau saya bingung, langsung saya koordinasikan bagaimana cara pembayarannya. Sampai hari ini saya masih terus belajar agama Islam. Untuk belajar tentunya tak akan pernah ada kata cukup,” katanya.

Saat memutuskan memeluk agama Islam, Alex mengaku, keluarga besarnya tak mempersoalkan agama baru yang dianutnya. Keluarganya tetap menghargai apa pilihan hidupnya. Bahkan, saat ia belum menikah orangtuanya kerap membuatkan makanan untuk sahur baginya. Padahal, orangtuanya tak muslim. Demikian juga saudaranya yang lain, sangat menghargai agama barunya.

“Kalau mereka makan, minum atau merokok saat saya sedang puasa, biasanya mereka akan sembunyi dari saya. Tapi, kalau mereka tak ingat, ada juga yang makan, minum dan merokok di depan saya. Setelah teringat, dia berhenti makan, minum dan merokok,” katanya.

Alex juga merasa miris atas tudingan sejumlah pihak padanya yang mengatakan kepindahan keyakinannya adalah sebagai salah satu cara menarik dukungan politik. Padahal, pandangan tersebut adalah pandangan keliru. Sebab, hal tersebut tak pernah sama sekali terlintas dalam pikiran dan hatinya. Bahkan, ia baru menjabat sebagai ketua partai setelah cukup lama ia memeluk Islam.

“Saya tak pernah menarik dukungan dengan mendatangi masjid atau pun mengucapkan selamat saat momen-momen perayaan agama Islam. Bagi saya, semua itu sangat prinsip sekali. Ibadah adalah urusan saya dengan tuhan, orang lain tak perlu tahu bagaimana hubungan saya dengan tuhan. Sekarang dari segi mana saya memanfaatkan agama untuk kepentingan politik? Tidak ada kan? Keputusan saya menjadi muslim itu adalah pilihan hati saya, bukan karena adanya embel-embel tertentu,” jelasnya.

Alex juga menyesalkan anggapan miring sekelompok orang yang mengaitkan kepindahan agamanya dikarenakan agar ia bisa menikah. “Memang untuk sesuatu yang baik itu keimanan kita selalu diuji, termasuk saya. Berbagai tudingan miring saat saya baru memeluk Islam kerap datang. Namun, saya berusaha  untuk ikhlas menerimanya. Mungkin, itu adalah ujian juga terhadap keimanan saya,” jelasnya.

....Berbagai tudingan miring saat saya baru memeluk Islam kerap datang. Namun, saya berusaha ikhlas menerimanya. Mungkin, itu adalah ujian keimanan saya...

Meski banyak anggapan orang yang meragukan alasannya untuk berpindah keyakinan, Alex mengaku tidak terpengaruh dengan semua itu. Sebab, kata hati seseorang hanya orang tersebut dan tuhan mengetahuinya. Sementara orang lain hanya bisa menerka-nerka. Manusia dapat saja membohongi orang lain dengan perkataan dan perbuatannya, namun manusia atau muslim tentu tak dapat membohongi penciptanya.

“Makanya, saya tak ambil pusing soal itu. Hanya saya dan tuhan yang tahu apa yang ada dalam pikiran dan hati saya. Manusia lain tidak akan pernah tahu apa yang saya rasakan dan pikirkan. Biarlah itu jadi rahasia  saya dan tuhan saja,” ucapnya. [taz/jpn]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Panduan SEO Lengkap: SEO Linking Guide

Panduan komprehensif tentang teknik SEO ninja dan penjelasan menyeluruh tentang SEO, plus bonus Ultimate On Page & Link Building Manual. Agar website anda jadi no.1 di Google.
http://produk.syamsulalam.net/sl/seo-linking-guide/

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Hijrah Memeluk Islam, Nurul Hutabarat Menuai Banyak Ujian Hidup. Ayo Bantu!!

Hijrah Memeluk Islam, Nurul Hutabarat Menuai Banyak Ujian Hidup. Ayo Bantu!!

Keputusan masuk Islam disusul ujian yang bertubi-tubi: fitnah, pengasingan, intimidasi, penculikan, dan penodaan kehormatan. Setitik pun ia tak menyesali keputusan jadi muallaf....

QURBAN MULTIMANFAAT: Mari Berqurban di Pesantren, Penjara, Kampung Rawan Pemurtadan dan Daerah Bencana Alam

QURBAN MULTIMANFAAT: Mari Berqurban di Pesantren, Penjara, Kampung Rawan Pemurtadan dan Daerah Bencana Alam

Rasulullah SAW mengecam orang yang enggan berqurban. Mari bergabung dalam Tebar Qurban IDC ke pondok pesantren, penjara mujahidin, daerah miskin, dan kampung rawan pemurtadan...

Zakat & Infaq Cerdas: Salurkan Zakat dan Infaq untuk Beasiswa Yatim-Dhuafa

Zakat & Infaq Cerdas: Salurkan Zakat dan Infaq untuk Beasiswa Yatim-Dhuafa

Dalam harta yang kita ada hak orang lain. Zakat adalah senyum masa depan fakir miskin. Salurkan zakat, infaq dan sedekah ke program Zakat Cerdas untuk beasiswa Yatim-Dhuafa. Ini bukan zakat biasa!!...

Aktivis Masjid Ditangkap Densus, Keluarganya Butuh Biaya Hidup dan Sekolah, Ayo Bantu!!

Aktivis Masjid Ditangkap Densus, Keluarganya Butuh Biaya Hidup dan Sekolah, Ayo Bantu!!

Hanya bermodal mesin jahit, Ummu Zakiya harus berjuang sendiri menafkahi dan menyekolahkan ketiga putrinya. Suaminya ditangkap Densus dengan tuduhan anggota Mujahidin Indonesia Barat...

Cut Masyitah, Ustadzah Muda Menderita Komplikasi Jantung, Ginjal dan Liver. Ayo Bantu!!

Cut Masyitah, Ustadzah Muda Menderita Komplikasi Jantung, Ginjal dan Liver. Ayo Bantu!!

Dai muda asal Aceh ini tidak bisa berdakwah lagi. Ia hanya bisa terbaring di ICU karena komplikasi jantung bocor, gangguan liver dan ginjal. Anak didik dan jamaah merindukan kehadirannya...

Latest News