Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
12.994 views

Alex Hendra Lukman, Ketua PDIP Sumbar: Menjadi Muallaf Melalui Penelitian Ilmiah

PILIHAN menjadi muallaf bagi Alex Hendra Lukman, bukanlah sebuah keputusan yang terjadi tiba-tiba. Namun, proses itu telah dilaluinya sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Bergaul dengan banyak sahabat muslim, membuatnya tertarik mempelajari agama Islam lebih dalam. Rasa ketertarikannya pada agama Islam itulah akhirnya mengubah keyakinan yang sejak kecil telah dianutnya. Setelah melakukan penelitian panjang terhadap Islam, ia pun mantap memilih Islam sebagai agamanya.

Sejak kecil Alex –panggilan  Alex Hendra Lukman– lahir dalam keluarga Pancasilais. Masing-masing anggota keluarga memiliki keyakinan yang berbeda. Menariknya, semuanya tetap menghargai apa pun keyakinan yang dianut anggota keluarga yang lain. Rasa toleransi telah hidup dalam keluarga besar Alex.

“Saat saya sekolah di Pemancungan, saya banyak bergaul dengan teman-teman muslim. Dari merekalah saya belajar Islam sedikit demi sedikit. Keputusan mengubah akidah saya bukan terjadi secara instan, tapi melalui proses cukup panjang. Tak mudah bagi saya membuat keputusan tersebut, mungkin bagi orang-orang yang sejak kecil sudah beragama Islam tak merasakan apa yang saya rasakan. Saya menjadi muallaf lewat proses pemilihan bukan terlahir sebagai muslim,” ujar Alex.

....Saya menjadi muallaf lewat proses pemilihan bukan terlahir sebagai muslim...

Meski banyak bergaul dengan muslim, tak berarti Alex langsung mengubah keyakinannya. Ia mulai melakukan perbandingan dengan agama yang dianutnya, serta agama lainnya. Menurutnya, pada dasarnya setiap agama mengajarkan kebaikan. Namun, ia merasakan ajaran Islam jauh lebih komprehensif membahas tatapergaulan di masyarakat. Ia pun terus menggali informasi dan pengetahuan tentang ajaran Islam dari berbagai sumber. Semakin ia menggali ajaran Islam, rasa ketertarikannya terhadap Islam semakin kuat.

“Rasa ketertarikan mempelajari Islam di saat SMA tak cukup membuat saya segera berubah keyakinan. Saya tetap dengan keyakinan saya. Saat kuliah di Luftanza, Jerman, saya juga bergaul dengan banyak orang muslim ditempat itu. Terkadang saya juga ikut-ikutan puasa kalau teman-teman berpuasa. Hal itu terjadi secara otomatis saja, karena saya menghormati agama mereka,” ucapnya.

Ketua Umum DPD PDIP Sumbar ini berada di Luftanza dari tahun 1990 sampai 1996. Di sana ia bekerja sambil kuliah. Di tempat itu pun ia kembali menggali ajaran Islam dari rekan-rekannya. Baginya semakin ia mengenal lebih banyak soal ajaran Islam, rasa ketertarikannya semakin kuat. Namun, saat menempuh pendidikan di tempat itu, ia masih saja belum berani membuat keputusan berpindah agama.

Tahun 2007, setelah melalui proses yang cukup panjang, Alex memutuskan berpindah agama. Ia pun menghubungi Buya Masoed Abidin untuk mengislamkan dirinya. Keinginan berpindah agama tersebut didukung Buya Masoed Abidin dan juga Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang kala itu masih menjabat sebagai Gubernur Sumbar. Waktu itu, Gamawan Fauzi dan mantan Wakil Gubernur Sumbar Marlis Rahman, jadi saksi.

...Tahun 2007, setelah melalui proses yang cukup panjang, Alex memutuskan berpindah agama...

“Prosesi saya menjadi muallaf dilakukan di Gubernuran, disaksikan banyak orang. Sebetulnya, saya tak mau juga perpindahan keyakinan diketahui banyak orang. Bagi saya, urusan agama adalah urusan individu dengan tuhan. Tak ada korelasinya dengan sesama manusia,” ucapnya

Jika sebelumnya Alex hanya belajar ajaran Islam, setelah masuk Islam ia mulai melaksanakan ajaran secara sungguh-sungguh. Bagi Alex menjalankan shalat dan ibadah puasa pertama di bulan Ramadhan, bukanlah suatu hal yang berat. Sebab, ia telah terbiasa berpuasa.

“Jika semuanya berasal dari hati tak ada yang sulit. Misalnya saja saat ada orang nonmuslim merokok dan makan di depan saya, tak ada sedikit pun niat saya untuk membatalkan puasa. Bagi saya itulah hakikat dari puasa, yakni menahan diri dari berbagai macam godaan termasuk godaan dari penjual-penjual makanan,” ucapnya.

Empat tahun Alex resmi menjadi muallaf, ia terus menggali pengetahuannya soal ajaran Islam. Jika ada ajaran Islam yang tidak dimengertinya, ia akan langsung menanyakan  persoalan itu pada buya Masoed Abidin. Sebut saja menghitung zakat mall dari harta yang ia miliki. Termasuk menghitung fidyah yang harus dibayarkan istrinya. “Kalau saya bingung, langsung saya koordinasikan bagaimana cara pembayarannya. Sampai hari ini saya masih terus belajar agama Islam. Untuk belajar tentunya tak akan pernah ada kata cukup,” katanya.

Saat memutuskan memeluk agama Islam, Alex mengaku, keluarga besarnya tak mempersoalkan agama baru yang dianutnya. Keluarganya tetap menghargai apa pilihan hidupnya. Bahkan, saat ia belum menikah orangtuanya kerap membuatkan makanan untuk sahur baginya. Padahal, orangtuanya tak muslim. Demikian juga saudaranya yang lain, sangat menghargai agama barunya.

“Kalau mereka makan, minum atau merokok saat saya sedang puasa, biasanya mereka akan sembunyi dari saya. Tapi, kalau mereka tak ingat, ada juga yang makan, minum dan merokok di depan saya. Setelah teringat, dia berhenti makan, minum dan merokok,” katanya.

Alex juga merasa miris atas tudingan sejumlah pihak padanya yang mengatakan kepindahan keyakinannya adalah sebagai salah satu cara menarik dukungan politik. Padahal, pandangan tersebut adalah pandangan keliru. Sebab, hal tersebut tak pernah sama sekali terlintas dalam pikiran dan hatinya. Bahkan, ia baru menjabat sebagai ketua partai setelah cukup lama ia memeluk Islam.

“Saya tak pernah menarik dukungan dengan mendatangi masjid atau pun mengucapkan selamat saat momen-momen perayaan agama Islam. Bagi saya, semua itu sangat prinsip sekali. Ibadah adalah urusan saya dengan tuhan, orang lain tak perlu tahu bagaimana hubungan saya dengan tuhan. Sekarang dari segi mana saya memanfaatkan agama untuk kepentingan politik? Tidak ada kan? Keputusan saya menjadi muslim itu adalah pilihan hati saya, bukan karena adanya embel-embel tertentu,” jelasnya.

Alex juga menyesalkan anggapan miring sekelompok orang yang mengaitkan kepindahan agamanya dikarenakan agar ia bisa menikah. “Memang untuk sesuatu yang baik itu keimanan kita selalu diuji, termasuk saya. Berbagai tudingan miring saat saya baru memeluk Islam kerap datang. Namun, saya berusaha  untuk ikhlas menerimanya. Mungkin, itu adalah ujian juga terhadap keimanan saya,” jelasnya.

....Berbagai tudingan miring saat saya baru memeluk Islam kerap datang. Namun, saya berusaha ikhlas menerimanya. Mungkin, itu adalah ujian keimanan saya...

Meski banyak anggapan orang yang meragukan alasannya untuk berpindah keyakinan, Alex mengaku tidak terpengaruh dengan semua itu. Sebab, kata hati seseorang hanya orang tersebut dan tuhan mengetahuinya. Sementara orang lain hanya bisa menerka-nerka. Manusia dapat saja membohongi orang lain dengan perkataan dan perbuatannya, namun manusia atau muslim tentu tak dapat membohongi penciptanya.

“Makanya, saya tak ambil pusing soal itu. Hanya saya dan tuhan yang tahu apa yang ada dalam pikiran dan hati saya. Manusia lain tidak akan pernah tahu apa yang saya rasakan dan pikirkan. Biarlah itu jadi rahasia  saya dan tuhan saja,” ucapnya. [taz/jpn]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Keluarga Yatim Syuhada: Ustadzah Ummu Daffa Dirawat Intensif Karena Pendarahan Batang Otak. Ayo Bantu!!!

Ia menjadi tulang punggung bagi keenam anak yatimnya, sejak sang suami gugur dalam amaliah jihadnya 6 tahun silam. Kritis di rumah sakit, tagihan sudah mencapai 14 juta rupiah....

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Istri Mujahidin Asir Jalani Operasi Pengangkatan Kelenjar di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Saat sang suami menjalani ujian penjara, Ummu Muhammad mendapat ujian penyakit kelenjar. Di leher dan beberapa bagian tubuhnya tumbuh benjolan yang harus dioperasi....

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis Remaja Ini Menderita Kanker Tulang yang Ganas, Harus Segera Diamputasi. Ayo Bantu!!

Gadis ini hanya bisa tergolek lemah, merintih menahan sakitnya tumor ganas. Pahanya membesar seukuran bola basket. Ayahnya kuli bangunan, tidak bisa mencari nafkah karena harus menunggunya di...

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Program Cinta Yatim Syuhada: Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Didedikasikan sebagai rasa cinta dan ta?zhim terhadap anak-anak yatim syuhada. Semoga para dermawan sukses meraih pahala jihad dan masuk surga bersama Nabi sedekat dua jari....

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Beginilah Seharusnya Akhlak Siswa terhadap Gurunya!

Beginilah Seharusnya Akhlak Siswa terhadap Gurunya!

Senin, 29 Aug 2016 03:08

Inilah Prestasi Kelas Dunia Ahok Menurut Habib Rizieq

Inilah Prestasi Kelas Dunia Ahok Menurut Habib Rizieq

Ahad, 28 Aug 2016 22:53

Nasionalisme Itu Lahir dari Kesamaan Nasib & Sejarah

Nasionalisme Itu Lahir dari Kesamaan Nasib & Sejarah

Ahad, 28 Aug 2016 22:47

Banyak Imigran Syiah di Pekanbaru, DPRD Khawatirkan Remaja Putri Menjadi Korban Nikah Mut'ah

Banyak Imigran Syiah di Pekanbaru, DPRD Khawatirkan Remaja Putri Menjadi Korban Nikah Mut'ah

Ahad, 28 Aug 2016 22:11

Rahmawati: Indonesia Liberal-Kapitalis adalah Hasil Karya Megawati

Rahmawati: Indonesia Liberal-Kapitalis adalah Hasil Karya Megawati

Ahad, 28 Aug 2016 20:47

Indikasi Ahok Korupsi Sumber Waras, Ka'ban: Benarkah Istana Tekan KPK?

Indikasi Ahok Korupsi Sumber Waras, Ka'ban: Benarkah Istana Tekan KPK?

Ahad, 28 Aug 2016 18:47

Aktivis Anti-Islam Jerman Lakukan Unjuk Rasa Di Atas Gerbang Brandenburg Berlin

Aktivis Anti-Islam Jerman Lakukan Unjuk Rasa Di Atas Gerbang Brandenburg Berlin

Ahad, 28 Aug 2016 12:45

Wasekjen MUI: Imigran Syiah dan China Bahayakan Indonesia

Wasekjen MUI: Imigran Syiah dan China Bahayakan Indonesia

Ahad, 28 Aug 2016 09:57

Peraturan Baru Izinkan Polisi Wanita Turki untuk Kenakan Jilbab

Peraturan Baru Izinkan Polisi Wanita Turki untuk Kenakan Jilbab

Ahad, 28 Aug 2016 09:15

Kota Darayya di Pinggiran Damaskus Sepenuhnya Kosong dari Penduduknya

Kota Darayya di Pinggiran Damaskus Sepenuhnya Kosong dari Penduduknya

Ahad, 28 Aug 2016 07:54

Inillah 6 Penyebab Umat Islam Mudah Dimurtadkan

Inillah 6 Penyebab Umat Islam Mudah Dimurtadkan

Sabtu, 27 Aug 2016 23:19

Prof. KH. Miftah Faridl: Jadikan Silaturahim Sebagai Momentum untuk Perbaiki Citra Islam

Prof. KH. Miftah Faridl: Jadikan Silaturahim Sebagai Momentum untuk Perbaiki Citra Islam

Sabtu, 27 Aug 2016 20:25

Perhatikanlah Urusan Anda

Perhatikanlah Urusan Anda

Sabtu, 27 Aug 2016 20:18

Astagfirullah! Berdalih Toleransi, Seorang Ustadz Jemput Kayu Salib dan Mampir di Mushalla

Astagfirullah! Berdalih Toleransi, Seorang Ustadz Jemput Kayu Salib dan Mampir di Mushalla

Sabtu, 27 Aug 2016 18:06

Militer Yaman Klaim Rebut Benteng Terakhir Al-Qaidah di Provinsi Abyan

Militer Yaman Klaim Rebut Benteng Terakhir Al-Qaidah di Provinsi Abyan

Sabtu, 27 Aug 2016 17:00

Polisi Turki Tangkap 56 Tersangka Terkait islamic State (IS)

Polisi Turki Tangkap 56 Tersangka Terkait islamic State (IS)

Sabtu, 27 Aug 2016 15:30

70.752 Jamaah Indonesia berada di Mekkah

70.752 Jamaah Indonesia berada di Mekkah

Sabtu, 27 Aug 2016 15:07

Revaluasi Aset vs Tax Amnesty = Berlian vs Gundu

Revaluasi Aset vs Tax Amnesty = Berlian vs Gundu

Sabtu, 27 Aug 2016 14:50

Ulama Majelis Buhuts Al Islamiyah dan HTI Serukan Tolak Kepemimpinan Kafir di Indonesia

Ulama Majelis Buhuts Al Islamiyah dan HTI Serukan Tolak Kepemimpinan Kafir di Indonesia

Sabtu, 27 Aug 2016 14:47

Selamatkan Generasi Pemuda!!!

Selamatkan Generasi Pemuda!!!

Sabtu, 27 Aug 2016 14:46


Must Read!
X

Sabtu, 27/08/2016 13:40

71 Tahun Merdeka; Negeri Tak Berjamban