Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.833 views

Prof. DR. dr. Dadang Hawari: Miras Akibatkan Jantung Koroner & Kanker

JAKARTA (VoA-Islam) Menurut Psikiater Prof. DR. dr. H. Dadang Hawari, dari sudut kesehatan jiwa, penyakit masyarakat yang dikenal dengan sebutan MO-LIMO. Madat (Narkotika dan Zat Adiktif), Main (Berjudi), Maling (Korupsi), dan Madon (Perzinaan dan Pelacuran) adalah penyakit gangguan mental dan perilaku (mental and behavior disorders).

Sedangkan dari segi agama, praktek MO-LIMO ini haram hukumnya. Untuk menanggulangi praktek MO-LIMO ini tidak cukup  hanya dengan himbauan saja (amar ma’ruf) melainkan disertai dengan suatu gerakan yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri (nahi munkar).

“Praktek MO-LIMO ini pada gilirannya dapat menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat, berbangsa dan bernegara.  Untuk itu, hendaknya kita mempertebal keimanan dan ketakwaan kita agar terhindar dan tidak tertular penyakit ini,” himbau Dadang.

Menurut Dadang Hawari, mereka yang mengkonsumsi Narkotik, Alkohol dan Zat Adiktif (NAZA) akan mengalami gangguan mental organic (GMO) atau gangguan mental dan perilaku (GMP). Gangguan tersebut disebabkan karena NAZA mengganggu sistem, atau fungsi neuro-transmitter pada susunan saraf pusat (otak), sehingga mengakibatkan terganggunya fungsi berpikir, berperasaan, dan berperilaku.

NAZA yang dimaksud Dadang, meliputi: alcohol (minuman keras), ganja opiate (heroin), amphetamine (shabu-shabu, ekstasi), kokain, obat penenang/tidur dan tembakau (rokok). Berikut dampak buruk mengkonsumsi alcohol alias miras:

  • Perubahan perlaku, misalnya: perkelahian dan tindak kekerasan lainnya, ketidakmamouan menilai realitas, gangguan dalam fungsi social dan pekerjaan.
  • Gejala Fisiologik, seperti bicara cadel, gangguan koordinasi, cara jalan yang tidak mantap, mata jerang (nistakmus), dan muka merah.
  • Gejala Psikologik, meliputi: perubahan alam perasaan, mudah marah dan tersinggung, banyak bicara (ngelantur), Hendaya atau gangguan perhatian/konsentrasi. Hendaya ini besar pengaruhnya bagu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
  • Gejala Putus Alkohol (bila konsumsi dihentikan), seperti: gemetaran (tremor) kasar pada tangan, lidah dan kelopak mata. Kemudian, mual dan muntah, kelemahan, jantung berdebar-debar, tekanan darah meninggi dan keringat berlebihan.

Lalu kecemasan (gelisah, tidak tenang dan rasa ketakutan) serta Perubahan alam perasaan (pemurung dan mudah tersinggung, depresi berat, pikiran kematian dan keinginan bunuh diri).  Kemudian, tekanan darah menurun karena perubahan posisi tubuh (hipotensi ortostatik), halusinasi pendengaran (mendengar suara-suara ancaman, padahal tidak ada sumber/stimulus suara itu.)

Dampak Sosial Miras

Berdasarkan penelitian ilmiah dari segi kesehatan (fisik dan mental) serta social, membuktikan bahwa miras jauh lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya.Secara ekonomi, keuntungan yang diperoleh dari pajak miras, tidak sebanding dengan dengan kerugian harta, benda serta nyawa masyarakat.

Disebutkan Dadang Hawari,  58% tindak kekerasan, perkosaan, dan pembunuhan di bawah pengaruh miras. Selain daripada itu penelitian membuktikan, di negara-negara modern dan industri, kecelakaan di bawah pengaruh miras, termasuk kecelakaan lalu lintas, adalah merupakan penyakit besar ke-4 setelah penyakit jantung koroner, kanker dan gangguan jiwa.

Sebagai contoh, pada tahun 1987, tercatat, dampak miras di AS, sepertiga kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh pengemudi di bawah pengaruh miras. Kecelakaan lalu lintas tersebut menyebabkan kematian sebanyak 25.000 jiwa setiap tahunnya. Juga tercatat, kematian 15.000 jiwa setiap tahunnya yang berkaitan dengan pembunuhan atau bunuh diri juga disebabkan pengaruh miras.

Selanjutnya, kematian 20.000 jiwa setiap tahunnya yang berkaitan dengan komplikasi medic, yaitu penyakit hati atau liver (cirrhosis hepatis), disebabkan oleh konsumsi miras. Kemudian 40 juta anak, suami, istri telah menanggung derita mental, karena salah satu atau lebih anggota keluarganya menderita ketergantungan miras.  Setiap tahunnya terdapat 5 juta (50%) kasus penahanan yang dilakukan oleh polisi yang berkaitan dengan konsumsi miras.

Perkiraan dari National Institute of Health Research and Development (WHO/SEARO, 1998), menyatakan bahwa angka kesakitan dan kematian yang berhubungan dengan konsumsi miras secara nyata menyebabkan kecelakaan lalu lintas, tindak kekerasan, kerusuhan dan kriminalitas.

Perlu diketahui, menurut WHO tahun 1998 pernah mencatat, konsumsi miras mencapai 1.054.000 liter per tahun atau sama dengan US$ 530,848,400 (+ Rp. 4 trilyun). Di Indonesia sendiri, data-data kriminalitas, kerusuhan, perkosaan, pembunuhan, kecelakaan lalu lintas, dan tawuran semakin meningkat dari tahun ke tahun dan ternyata dipicu oleh miras.

Benar saja, kerusuhan di Ambon pada 19 Januari 1999  berawal dari pemerasan oleh pemuda mabuk dari daerah Batu Merah (mayoritas Islam) terhadap seorang sopir mobil yang menimbulkan perkelahian diantara mereka, lalu meluas hingga pecah konflik horizontal antara umat Islam dan Kristiani. Akibat itu, kurang lebih 50 korban jiwa (dari pihak Islam dan Kristen), 14 buah gereja dirusak (terbakar), ratusan rumah dirusak dan dibakar, toko dan pasar dirusak dan dibakar. Maka belajar lah dari kerusuhan di Ambon, betapa miras bisa menjadi penyebab kerusakan yang lebih parah di negeri ini.

Sungguh memperihatinkan, setelah Papua dan Ambon, ternyata Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya Kota Kupang merupakan salah satu provinsi yang menempati rangking ketiga pengkonsumsi minumas keras (miras) di seluruh Indonesia. Ironisnya lagi, di berbagai daerah Nusantara, seperti: Medan dengan tuaknya, Indramayu dengan miras cap tikusnya, Manado, Ambon, Papua yang dikenal dengan Sopi-nya. Miras pun dianggap budaya masyarakat setempat. Hingga saat ini para ulama belum bisa mengubah adat yang jelek itu.

 

Prof Dadang berharap, pemerintah dan masyarakat bahu membahu untuk membuat suatu Gerakan Nasional Anti Miras atau Anti MO-LIMO. Yang utama bukan hanya political will (Kemauan politik), tetapi juga political action (pelaksanaan keputusan politik itu). Jangan sampai miras dan tindakan kemungkaran lainnya kian mewabah di negeri ini, yang justru akan membuat Allah murka dengan menurunkan bencana-Nya yang lebih besar.

Sudah Sengsara, Masuk Neraka Pula

Islam sangat tegas melarang miras, karena miras itu adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (Lihat QS. 5:90). Bahkan, setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu, karena (meminum) khamar (miras) akan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat, maka berhentilah kamu. (lihat QS 5:91) Dalam ayat lain, Allah mengingatkan, khamar (miras) terdapat dosa besar daripada manfaatnya. (QS:2: 219).

Rasulullah Saw melaknat beberapa orang terkait miras. Siapa saja orang yang dilaknat itu? Diantaranya: Para pembuatnya, orang-orang yang membantu membuatnya, peminumnya, pembawanya, penerima/penyimpannya, penjualnya, pembelinya, dan yang dibelikan untuknya, orang yang menuangkannya, tak terkecuali yang melegalkannya.

Dalam haditsnya, Rasulullah Saw bersabda: “Malaikat Jibril datang kepadaku lalu berkata: “Hai Muhammad, Allah melaknat minuman kertas, pembuatnya, orang-orang yang membantu membuatnya, peminumnya, penerimanya/penyimpannya, penjualnya, pembelinya, penyuguhnya dan orang-orang yang mau disuguhinya.” (HR. Ahmad bin Hambal dari Ibnu Abbas).

Rasulullah Saw kemudian mengingatkan: “Apabila kamu melihat kemungkaran dan tidak bertindak terhadapnya, maka dikhawatirkan Allah menimpakan siksa yang sifatnya menyeluruh.” (HR. At Tirmidzi).

Ingat, Rasulullah bersabda: "Tiga jenis manusia tidak masuk surga, yaitu; pecandu khamr (minuman keras) orang yg mempercayai sihir dan pemutus hubungan kekeluargaan".

Diriwayatkan, seseorang datang dari perjalanan bisnis menghadiahkan khamer (miras) kepada Rasulullah Saw, namun beliau menolaknya dan mengatakan abhwa khamer telah diharamkan. Lalu orang itu bertanya, bagaimana kalau dia jual kepada orang Yahudi? Rasulullah menjawab: Yang diharamkan tidak boleh dijual-belikan. Lalu orang itu bertanya lagi: Bagaimana kalau saya berikan kepada orang Yahudi? Rasulullah lagi-lagi menjawab: Yang diharamkan tidak boleh diberikan. Lalu kembali orang itu bertanya: Jadi aku apakan? Rasulullah menjawab: Buang saja ke selokan! Lalu orang itu membuangnya ke selokan.

(Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Latest News
Dewan Dakwah Mendorong Penegakan Hukum yang Adil untuk Semua

Dewan Dakwah Mendorong Penegakan Hukum yang Adil untuk Semua

Ahad, 26 Feb 2017 23:49

Sertifikasi Ulama; Upaya Mencegah Amar Ma'ruf Nahyi Munkar

Sertifikasi Ulama; Upaya Mencegah Amar Ma'ruf Nahyi Munkar

Ahad, 26 Feb 2017 21:50

DKM Baitul Mu'min Gelar Kajian 'Pemuda Pilihan Islam'

DKM Baitul Mu'min Gelar Kajian 'Pemuda Pilihan Islam'

Ahad, 26 Feb 2017 20:50

Jika Rasulullah SAW Dihadirkan Kembali untuk Menjadi Saksi Zaman Ini (Bagian-1)

Jika Rasulullah SAW Dihadirkan Kembali untuk Menjadi Saksi Zaman Ini (Bagian-1)

Ahad, 26 Feb 2017 20:17

Erdogan Sebut Dunia Tutup Mata Atas Kasus Kudeta Gagal 15 Juli di Turki

Erdogan Sebut Dunia Tutup Mata Atas Kasus Kudeta Gagal 15 Juli di Turki

Ahad, 26 Feb 2017 19:45

Kaum Muslim Harus Berdagang dengan Islam, Iman dan Ihsan

Kaum Muslim Harus Berdagang dengan Islam, Iman dan Ihsan

Ahad, 26 Feb 2017 18:25

BMH Jawa Tengah Bahagiakan 5000 Anak Yatim

BMH Jawa Tengah Bahagiakan 5000 Anak Yatim

Ahad, 26 Feb 2017 18:00

Taliban Tembak Jatuh Sebuah Helikopter Tempur Militer Afghanistan di Kunduz

Taliban Tembak Jatuh Sebuah Helikopter Tempur Militer Afghanistan di Kunduz

Ahad, 26 Feb 2017 16:35

Zionis Israel Kirim Pasukan untuk Lakukan Misi Mata-mata ke Wilayah Suriah

Zionis Israel Kirim Pasukan untuk Lakukan Misi Mata-mata ke Wilayah Suriah

Ahad, 26 Feb 2017 14:15

Fahira Idris Pertemukan

Fahira Idris Pertemukan

Ahad, 26 Feb 2017 12:56

Ketua MPR: Sudah Saatnya Umat Islam Melek Politik dan Bersatu

Ketua MPR: Sudah Saatnya Umat Islam Melek Politik dan Bersatu

Ahad, 26 Feb 2017 12:03

Lima Perusahaan Besar Rokok Pasang Iklan di Sekitar Sekolah, Ratusan Pelajar Protes ke Istana

Lima Perusahaan Besar Rokok Pasang Iklan di Sekitar Sekolah, Ratusan Pelajar Protes ke Istana

Ahad, 26 Feb 2017 11:46

Muhammadiyah: Peradaban Publik Tergerus oleh Kesenjangan Budaya

Muhammadiyah: Peradaban Publik Tergerus oleh Kesenjangan Budaya

Ahad, 26 Feb 2017 10:38

Pushami: Lawan Hoax dengan Pendidikan Literasi bukan Sertifikasi Akun Medsos

Pushami: Lawan Hoax dengan Pendidikan Literasi bukan Sertifikasi Akun Medsos

Ahad, 26 Feb 2017 09:33

Komentar Soal Ahok, Beberapa Perusahaan Batal Mengundang, Penulis: Rezeki dari Allah

Komentar Soal Ahok, Beberapa Perusahaan Batal Mengundang, Penulis: Rezeki dari Allah

Ahad, 26 Feb 2017 09:03

Bergerak dan Lawan!

Bergerak dan Lawan!

Ahad, 26 Feb 2017 08:32

Tim Advokasi GNPF-MUI: Tuduhan Polri Kepada Ketua YKUS Tidak Berdasar

Tim Advokasi GNPF-MUI: Tuduhan Polri Kepada Ketua YKUS Tidak Berdasar

Ahad, 26 Feb 2017 08:29

Jejak Islam untuk Bangsa (JIB) Luncurkan Buku 'Perjuangan yang Dilupakan'

Jejak Islam untuk Bangsa (JIB) Luncurkan Buku 'Perjuangan yang Dilupakan'

Ahad, 26 Feb 2017 07:23

Ingin Buat Akun Wifi Al Maidah dengan Password Kafir, Ahok Kembali Dilaporkan ke Polisi

Ingin Buat Akun Wifi Al Maidah dengan Password Kafir, Ahok Kembali Dilaporkan ke Polisi

Ahad, 26 Feb 2017 06:19

PP Pemuda Muhammadiyah: Mengapa Dana Teman Ahok Tidak Diusut Polisi?

PP Pemuda Muhammadiyah: Mengapa Dana Teman Ahok Tidak Diusut Polisi?

Ahad, 26 Feb 2017 06:03


Must Read!
X