Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.139 views

Prof. DR. dr. Dadang Hawari: Miras Akibatkan Jantung Koroner & Kanker

JAKARTA (VoA-Islam) Menurut Psikiater Prof. DR. dr. H. Dadang Hawari, dari sudut kesehatan jiwa, penyakit masyarakat yang dikenal dengan sebutan MO-LIMO. Madat (Narkotika dan Zat Adiktif), Main (Berjudi), Maling (Korupsi), dan Madon (Perzinaan dan Pelacuran) adalah penyakit gangguan mental dan perilaku (mental and behavior disorders).

Sedangkan dari segi agama, praktek MO-LIMO ini haram hukumnya. Untuk menanggulangi praktek MO-LIMO ini tidak cukup  hanya dengan himbauan saja (amar ma’ruf) melainkan disertai dengan suatu gerakan yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri (nahi munkar).

“Praktek MO-LIMO ini pada gilirannya dapat menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat, berbangsa dan bernegara.  Untuk itu, hendaknya kita mempertebal keimanan dan ketakwaan kita agar terhindar dan tidak tertular penyakit ini,” himbau Dadang.

Menurut Dadang Hawari, mereka yang mengkonsumsi Narkotik, Alkohol dan Zat Adiktif (NAZA) akan mengalami gangguan mental organic (GMO) atau gangguan mental dan perilaku (GMP). Gangguan tersebut disebabkan karena NAZA mengganggu sistem, atau fungsi neuro-transmitter pada susunan saraf pusat (otak), sehingga mengakibatkan terganggunya fungsi berpikir, berperasaan, dan berperilaku.

NAZA yang dimaksud Dadang, meliputi: alcohol (minuman keras), ganja opiate (heroin), amphetamine (shabu-shabu, ekstasi), kokain, obat penenang/tidur dan tembakau (rokok). Berikut dampak buruk mengkonsumsi alcohol alias miras:

  • Perubahan perlaku, misalnya: perkelahian dan tindak kekerasan lainnya, ketidakmamouan menilai realitas, gangguan dalam fungsi social dan pekerjaan.
  • Gejala Fisiologik, seperti bicara cadel, gangguan koordinasi, cara jalan yang tidak mantap, mata jerang (nistakmus), dan muka merah.
  • Gejala Psikologik, meliputi: perubahan alam perasaan, mudah marah dan tersinggung, banyak bicara (ngelantur), Hendaya atau gangguan perhatian/konsentrasi. Hendaya ini besar pengaruhnya bagu terjadinya kecelakaan lalu lintas.
  • Gejala Putus Alkohol (bila konsumsi dihentikan), seperti: gemetaran (tremor) kasar pada tangan, lidah dan kelopak mata. Kemudian, mual dan muntah, kelemahan, jantung berdebar-debar, tekanan darah meninggi dan keringat berlebihan.

Lalu kecemasan (gelisah, tidak tenang dan rasa ketakutan) serta Perubahan alam perasaan (pemurung dan mudah tersinggung, depresi berat, pikiran kematian dan keinginan bunuh diri).  Kemudian, tekanan darah menurun karena perubahan posisi tubuh (hipotensi ortostatik), halusinasi pendengaran (mendengar suara-suara ancaman, padahal tidak ada sumber/stimulus suara itu.)

Dampak Sosial Miras

Berdasarkan penelitian ilmiah dari segi kesehatan (fisik dan mental) serta social, membuktikan bahwa miras jauh lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya.Secara ekonomi, keuntungan yang diperoleh dari pajak miras, tidak sebanding dengan dengan kerugian harta, benda serta nyawa masyarakat.

Disebutkan Dadang Hawari,  58% tindak kekerasan, perkosaan, dan pembunuhan di bawah pengaruh miras. Selain daripada itu penelitian membuktikan, di negara-negara modern dan industri, kecelakaan di bawah pengaruh miras, termasuk kecelakaan lalu lintas, adalah merupakan penyakit besar ke-4 setelah penyakit jantung koroner, kanker dan gangguan jiwa.

Sebagai contoh, pada tahun 1987, tercatat, dampak miras di AS, sepertiga kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh pengemudi di bawah pengaruh miras. Kecelakaan lalu lintas tersebut menyebabkan kematian sebanyak 25.000 jiwa setiap tahunnya. Juga tercatat, kematian 15.000 jiwa setiap tahunnya yang berkaitan dengan pembunuhan atau bunuh diri juga disebabkan pengaruh miras.

Selanjutnya, kematian 20.000 jiwa setiap tahunnya yang berkaitan dengan komplikasi medic, yaitu penyakit hati atau liver (cirrhosis hepatis), disebabkan oleh konsumsi miras. Kemudian 40 juta anak, suami, istri telah menanggung derita mental, karena salah satu atau lebih anggota keluarganya menderita ketergantungan miras.  Setiap tahunnya terdapat 5 juta (50%) kasus penahanan yang dilakukan oleh polisi yang berkaitan dengan konsumsi miras.

Perkiraan dari National Institute of Health Research and Development (WHO/SEARO, 1998), menyatakan bahwa angka kesakitan dan kematian yang berhubungan dengan konsumsi miras secara nyata menyebabkan kecelakaan lalu lintas, tindak kekerasan, kerusuhan dan kriminalitas.

Perlu diketahui, menurut WHO tahun 1998 pernah mencatat, konsumsi miras mencapai 1.054.000 liter per tahun atau sama dengan US$ 530,848,400 (+ Rp. 4 trilyun). Di Indonesia sendiri, data-data kriminalitas, kerusuhan, perkosaan, pembunuhan, kecelakaan lalu lintas, dan tawuran semakin meningkat dari tahun ke tahun dan ternyata dipicu oleh miras.

Benar saja, kerusuhan di Ambon pada 19 Januari 1999  berawal dari pemerasan oleh pemuda mabuk dari daerah Batu Merah (mayoritas Islam) terhadap seorang sopir mobil yang menimbulkan perkelahian diantara mereka, lalu meluas hingga pecah konflik horizontal antara umat Islam dan Kristiani. Akibat itu, kurang lebih 50 korban jiwa (dari pihak Islam dan Kristen), 14 buah gereja dirusak (terbakar), ratusan rumah dirusak dan dibakar, toko dan pasar dirusak dan dibakar. Maka belajar lah dari kerusuhan di Ambon, betapa miras bisa menjadi penyebab kerusakan yang lebih parah di negeri ini.

Sungguh memperihatinkan, setelah Papua dan Ambon, ternyata Provinsi Nusa Tenggara Timur, khususnya Kota Kupang merupakan salah satu provinsi yang menempati rangking ketiga pengkonsumsi minumas keras (miras) di seluruh Indonesia. Ironisnya lagi, di berbagai daerah Nusantara, seperti: Medan dengan tuaknya, Indramayu dengan miras cap tikusnya, Manado, Ambon, Papua yang dikenal dengan Sopi-nya. Miras pun dianggap budaya masyarakat setempat. Hingga saat ini para ulama belum bisa mengubah adat yang jelek itu.

 

Prof Dadang berharap, pemerintah dan masyarakat bahu membahu untuk membuat suatu Gerakan Nasional Anti Miras atau Anti MO-LIMO. Yang utama bukan hanya political will (Kemauan politik), tetapi juga political action (pelaksanaan keputusan politik itu). Jangan sampai miras dan tindakan kemungkaran lainnya kian mewabah di negeri ini, yang justru akan membuat Allah murka dengan menurunkan bencana-Nya yang lebih besar.

Sudah Sengsara, Masuk Neraka Pula

Islam sangat tegas melarang miras, karena miras itu adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (Lihat QS. 5:90). Bahkan, setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu, karena (meminum) khamar (miras) akan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat, maka berhentilah kamu. (lihat QS 5:91) Dalam ayat lain, Allah mengingatkan, khamar (miras) terdapat dosa besar daripada manfaatnya. (QS:2: 219).

Rasulullah Saw melaknat beberapa orang terkait miras. Siapa saja orang yang dilaknat itu? Diantaranya: Para pembuatnya, orang-orang yang membantu membuatnya, peminumnya, pembawanya, penerima/penyimpannya, penjualnya, pembelinya, dan yang dibelikan untuknya, orang yang menuangkannya, tak terkecuali yang melegalkannya.

Dalam haditsnya, Rasulullah Saw bersabda: “Malaikat Jibril datang kepadaku lalu berkata: “Hai Muhammad, Allah melaknat minuman kertas, pembuatnya, orang-orang yang membantu membuatnya, peminumnya, penerimanya/penyimpannya, penjualnya, pembelinya, penyuguhnya dan orang-orang yang mau disuguhinya.” (HR. Ahmad bin Hambal dari Ibnu Abbas).

Rasulullah Saw kemudian mengingatkan: “Apabila kamu melihat kemungkaran dan tidak bertindak terhadapnya, maka dikhawatirkan Allah menimpakan siksa yang sifatnya menyeluruh.” (HR. At Tirmidzi).

Ingat, Rasulullah bersabda: "Tiga jenis manusia tidak masuk surga, yaitu; pecandu khamr (minuman keras) orang yg mempercayai sihir dan pemutus hubungan kekeluargaan".

Diriwayatkan, seseorang datang dari perjalanan bisnis menghadiahkan khamer (miras) kepada Rasulullah Saw, namun beliau menolaknya dan mengatakan abhwa khamer telah diharamkan. Lalu orang itu bertanya, bagaimana kalau dia jual kepada orang Yahudi? Rasulullah menjawab: Yang diharamkan tidak boleh dijual-belikan. Lalu orang itu bertanya lagi: Bagaimana kalau saya berikan kepada orang Yahudi? Rasulullah lagi-lagi menjawab: Yang diharamkan tidak boleh diberikan. Lalu kembali orang itu bertanya: Jadi aku apakan? Rasulullah menjawab: Buang saja ke selokan! Lalu orang itu membuangnya ke selokan.

(Desastian)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Bedah Rumah Keluarga Mujahid Korban Puting Beliung, Dana 7.3 Juta Telah Disalurkan

Amanah Bedah Rumah Keluarga Mujahid di Bogor telah ditunaikan. Total dana Rp 7.300.000 telah disalurkan untuk perbaikan rumah korban puting beliung ini...

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Rumah Singgah Keluarga Mujahid di Cirebon Butuh Biaya Perbaikan Atap. Ayo Bantu!!

Kondisi atap Rumah Singgah ini sudah tidak layak. Gentingnya banyak yang pecah, kayu atap dan plafonnya pun sudah rapuh. Butuh dana sekitar 7 juta rupiah untuk perbaikan....

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Balita Hepatitis dan Gagal Hati ini Harus Dioperasi dengan Biaya 1,2 Miliar. Ayo Bantu!!!

Adrian Saputra penderita hepatitis dan gagal hati harus operasi cangkok (transplantasi) hati. Upah sang ayah sebagai buruh tani dan upah sang ibu sebagai TKW tak cukup untuk biaya pengobatan....

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Alhamdulillah, Muallaf NTT Dibebaskan dari Rumah Sakit atas Jaminan Direktur IDC

Meski tak ada biaya, muallaf Abdurrahman Liunima diizinkan pulang dari rumah sakit dengan jaminan Direktur IDC, seluruh biaya rumah sakit harus dilunasi selambat-lambatnya 31 Desember...

Masya Allah..!!! Satu Jam Bersama Keluarga Yatim Mujahid di Gang Sempit Ibukota Jakarta

Masya Allah..!!! Satu Jam Bersama Keluarga Yatim Mujahid di Gang Sempit Ibukota Jakarta

Hingga akhir hayatnya, ustadz Sanjaya Abdullah mengabdikan diri di jalan dakwah. Kini masa depan yatim Syifani dan Syafina yang masih SD, menjadi tanggungjawab kita hingga baligh...

Latest News
Komandan Lapangan Hizbullat LibanonTewas dalam Pertempuran di Desa Syi'ah Suriah

Komandan Lapangan Hizbullat LibanonTewas dalam Pertempuran di Desa Syi'ah Suriah

Ahad, 07 Feb 2016 09:45

Sosok Ibu Dimasa Kini; Oh Ibu...

Sosok Ibu Dimasa Kini; Oh Ibu...

Ahad, 07 Feb 2016 08:04

Melaksanakan Aqiqah di Hari ke 14 & 21, Bolehkah?

Melaksanakan Aqiqah di Hari ke 14 & 21, Bolehkah?

Sabtu, 06 Feb 2016 23:41

Disebut BNPT Pendukung Terorisme, Pesantren Darusy Syahadah: Menurut Kemenag Kami Tidak Ada Masalah

Disebut BNPT Pendukung Terorisme, Pesantren Darusy Syahadah: Menurut Kemenag Kami Tidak Ada Masalah

Sabtu, 06 Feb 2016 22:30

Jika Head to Head dengan Ahok, Yusril Bersedia Maju Cagub

Jika Head to Head dengan Ahok, Yusril Bersedia Maju Cagub

Sabtu, 06 Feb 2016 21:48

Fenomena Kriminalisasi terhadap Aktivis, Pemerintah Diminta Kooperatif

Fenomena Kriminalisasi terhadap Aktivis, Pemerintah Diminta Kooperatif

Sabtu, 06 Feb 2016 21:29

PAN Siap Dukung Yusril sebagai Cagub DKI Jakarta

PAN Siap Dukung Yusril sebagai Cagub DKI Jakarta

Sabtu, 06 Feb 2016 20:46

Dalam 2 Hari 24 Tentara Syi'ah Iran Tewas dalam Pertempuran Melawan Mujahidin di Aleppo

Dalam 2 Hari 24 Tentara Syi'ah Iran Tewas dalam Pertempuran Melawan Mujahidin di Aleppo

Sabtu, 06 Feb 2016 20:45

Tiga Peneliti Jepang Datang ke Aceh Utara Meneliti Pengungsi Rohingya

Tiga Peneliti Jepang Datang ke Aceh Utara Meneliti Pengungsi Rohingya

Sabtu, 06 Feb 2016 20:20

Palestina Buka Kedutaan Besar di Brazil

Palestina Buka Kedutaan Besar di Brazil

Sabtu, 06 Feb 2016 20:05

Rezim Jokowi-JK, Rezim Kriminalisasi?

Rezim Jokowi-JK, Rezim Kriminalisasi?

Sabtu, 06 Feb 2016 19:29

KPAI Sebut Tayangan Sinetron Banyak Ajarkan Kekerasan pada Anak

KPAI Sebut Tayangan Sinetron Banyak Ajarkan Kekerasan pada Anak

Sabtu, 06 Feb 2016 18:59

Negeri Akhir Zaman Itu Bernama Syam

Negeri Akhir Zaman Itu Bernama Syam

Sabtu, 06 Feb 2016 17:51

KPR Syariah, Solusi Miliki Rumah Idaman?

KPR Syariah, Solusi Miliki Rumah Idaman?

Sabtu, 06 Feb 2016 17:48

CBA: Rata-rata Harga Sebuah Pengajuan RUU Sebesar Rp.2,4 Milyar

CBA: Rata-rata Harga Sebuah Pengajuan RUU Sebesar Rp.2,4 Milyar

Sabtu, 06 Feb 2016 17:29

Efektifkah Mengajarkan Materi per Materi Kepada Anak?

Efektifkah Mengajarkan Materi per Materi Kepada Anak?

Sabtu, 06 Feb 2016 16:35

Setelah Rilis Daftar PesantrenTerorisme, Kini Pemerintah Sebut Banyak Pesantren Terjangkit Narkoba

Setelah Rilis Daftar PesantrenTerorisme, Kini Pemerintah Sebut Banyak Pesantren Terjangkit Narkoba

Sabtu, 06 Feb 2016 14:59

Muhammadiyah Minta BNPT Jangan Asal Main Tuduh Pesantren Pendukung Terorisme

Muhammadiyah Minta BNPT Jangan Asal Main Tuduh Pesantren Pendukung Terorisme

Sabtu, 06 Feb 2016 14:29

Koalisi Permanen Diuji, PBB: KMP Jangan Bubar

Koalisi Permanen Diuji, PBB: KMP Jangan Bubar

Sabtu, 06 Feb 2016 13:29

Siapkah Masyarakat Indonesia Menyambut MEA?

Siapkah Masyarakat Indonesia Menyambut MEA?

Sabtu, 06 Feb 2016 13:08



Must Read!
X