Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
6.038 views

Dialog Islam - Barat Bukan Dialog Agama, Tapi Dialog Peradaban

JAKARTA (VoA-Islam) - Selama ini Islam dipahami Barat atau masyarakat Internasional sebagai agama. Sedangkan agama dalam pengertian Barat adalah dogma. Dan dogma dalam kacamata Barat adalah fundamentalis, dan fundamentalis sekarang sudah dekat dengan teroris.

“Adapun Islam adalah agama dan peradaban. Ketika ingin bicara dengan Barat, maka kita bukan bicara Islam sebagai agama, tapi Islam sebagai peradaban. Barat bukanlah agama, Barat adalah peradaban. Karena itu dialog dengan Barat yang betul adalah dialog peradaban, dan bukan dialog agama.” Demikian diungkapkan Pendiri INSIST (Institute for The Study of Islamic Thought and Civilizations) Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi , M.Phil, Ph.D yang juga Ketua Majelis Pimpinan  Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI).

Dikatakan Hamid, Islam adalah sesuatu yang privat dan juga publik, tidak bisa diprivatkan. Islam adalah agama yang menghargai materi dan spritualitas, Islam adalah agama yang berbasis pada teori dan praktik, Islam adalah ilmiah dan amaliah. Islam adalah agama lahiriah dan batiniah, Islam adalah akidah dan syariah, Islam adalah agama yang menghargai dan menjunjung tinggi ilmu, iman dan amal. Itulah arti Islam sebagai peradaban.

Dalam sejarahnya, Islam bermula dari sebuah kitab suci, bahkan dalam Al-Qur'an terdapat 800 kata ilmu disebutkan. Hamid mengaku sangat tidak suka membaca bukunya Kim Well, seorang Amerika yang menulis dalam bukunya “Is Religion  Killing? Isi buku itu mengatakan, bahwa agama menyuruh seseorang untuk melakukan pembunuhan. Penulis buku tersebut tampaknya tidak membaca Al- Qur'an.

“Di dalam Al-Quran kata ilmu paling banyak disebutkan setelah kata Allah. Ilmu pengetahuan dalam Islam itu dikembangkan melalui akidah Islamiyah. Hanya Islamlah, agama yang akidahnya mempunyai basis keilmuan. Akidah tidak mendorong kita pada ekstrimisme, tapi justru mendorong pada intelektualisme. Etiologi Islam mengandung  Epistimologi, dan epistimologi mengandung theologi. Sebab itu, Agama mendorong kita untuk berpikir sekaligus beriman,” ujar Hamid.

Adapun tempat seseorang berpikir dan beriman adalah qalb (hati). Dari sinilah Islam menjadi sebuah tradisi ilmiah dan keilmuan yang luar biasa berkembang, hingga bertemulah dengan peradaban asing. Ketika bertemu peradaban asing terjadi proses asimilasilasi, sehingga Islam tidak alergi dengan perabadan dan konsep-konsep asing. “Tentu saja, di dalam proses itu melalui asimilasi atau islamisasi. Dari situlah Islam menjadi peradaban Islam yang luar biasa besarnya,” tandasnya.

Lebih lanjut Hamid menjelaskan, ketika Baghdad menjadi pusat peraban dan negara Islam, tradisi keilmuan melebihi tradisi politiknya. Islam berjaya bukan karena kekuasan para khalifah, tapi karena ulamanya sangat produktif dan semua berdasar pada keilmuan.

Di zaman Abbasiyah dulu, seorang ulama bisa memiliki buku yang jumlahnya ratusan ribu. Bahkan, di sebuah kota terdapat sekurangnya 30-40 perpusatakaan  umum, dan saudagar kaya akan bangga bila perpusatakaan di rumahnya dikunjungi orang. Toko-toko buku jumlahnya mencapai ratusan, orang yang suka mencopy buku dengan cara menulis buku jumlahnya ribuan. Bukti, ketika itu tradisi ilmu luar biasa,  dan telah mewarnai peradaban Islam.

Segala persoalan diselesaikan dengan cara menulis. Sebagai contoh, ketika Ibnu Taimiyah melihat praktik kebatinan dan mengaku sebagai wali Allah, ia menulis buku. Selain  menulis buku, ia juga melihat persoalan  masyarakat yang dianggap sesat, kemudian ia datangi dan memberi nasihat, lalu orang itu tobat.

Begitu juga dengan Imam Ghazali ketika menghadapi pemikiran yang tidak jelas karena pengaruh filsafat Yunani. Beliau pun menulis buku. Oleh karenanya,   perubahan apapun yang akan kita lakukan harus didasarkan pada ilmu pengetahuan. Persoalan serumit apapun, bila kita duduk bersama dan bicara pada konteks ilmu pengetahuan, Insya Allah berbagai persoalan akan selesai diatasi.

Peradaban Islam

Perlu diketahui, peradaban Islam adalah peradaban yang berdiri karena kekuasaan poilitik, kekuatan ekonomi, stabilitas politik, pendidikan dan berkembangnya ilmu pengetahuan.

Hami Fahmy Zarkasyi mengungkapkan, sekarang ini banyak ulama yang menjadi politisi. Banyak pula orang yang mendaftar menjadi ulama. Ketika kyai menjadi politisi, maka ada pula yang mendaftar menjadi kiai. “Kita ingin ada sekelompok  orang yang tafakuhu fiddin, atau yang kerjaanya hanya mencari lmu dan memperdalam ilmu pengetahuan, dan memberi nasihat kepada orang yang berkecimpung di dunia politik  bila melakukan kesalahan. Kita khawatir, semua orang akan berpolitik, dan khawatir jika kursi majelis ilmu ini menjadi kosong,” tandas Hamid.

Gerakan Majelis Intelektual dan Ulama Muda (MIUMI) yang diprakarsai Hamid dan kawan-kawan, tidak akan menyaingi organisasi manapun.  Majelis ini akan melakukan apa yang sudah dilakukan dan yang belum dilakukan ormas lain, termasuk MUI. “Jadi  tidak ada saingan ataupun penggembosan. Ini adalah upaya untuk menyatukan dari sekian banyak perbedaan. Majelis yang terdiri dari seluruh kelompok yang ada di Indonesia, bersatu membahas berbagai persoalan dengan  cara-cara ilmiah.”

Direktur INSIST itu teringat kata-kata, ketika melihat kalimat di depan Pintu gerbang Universitas Qordova-Spanyol: Kebaikan dunia  ini hanya ditangan empat kelompok: 1)  pengetahuan orang yang  bijak. 2) keadilan penguasa, 3) doanya orang-orang yang saleh, dan 4)  keberanian kesatria. “Kalau dalam bahasa modern, 4 unsur itu terdiri dari intelektual, penguasa, ulama, dan militer. Namun, kita hanya ambil dua porsi saja, intelektual dan ulama.

Tentu berbagai persoalan tidak bisa diselesaikan, kecuali dengan jalan kebijakan orang-orang  yang berpengetahuan dengan doanya para ulama. Kita berharap, Indonesia diwarnai dengan iman, ilmu, amal dan akhlak. Desastian

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Ustadz Ba'asyir: Kita Berdosa Jika Ada Yatim Syuhada Terlantar Akibat Ketidakpedulian Kita

Kaum muslimin wajib menyantuni anak-anak yatim para syuhada dan mujahidin. Jangan sampai kita semua berdosa karena ada anak Yatim Syuhada yang terlantar akibat ketidakpedulian kita...

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Diinfakkan Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Perwira Senior Pengawal Ayatola Kamenei Tewas Ditembak Pejuang Suriah di Aleppo

Perwira Senior Pengawal Ayatola Kamenei Tewas Ditembak Pejuang Suriah di Aleppo

Senin, 02 May 2016 18:45

Maaf, Buruh dan Pengusaha Lokal Harus Tetap Miskin, Terpinggirkan di Negeri Sendiri

Maaf, Buruh dan Pengusaha Lokal Harus Tetap Miskin, Terpinggirkan di Negeri Sendiri

Senin, 02 May 2016 16:51

Hukum Ilmu Pengasihan

Hukum Ilmu Pengasihan

Senin, 02 May 2016 16:35

Kebijakan Neolib Pemerintah Sebabkan Buruh dan Masyarakat Tertindas secara Ekonomi

Kebijakan Neolib Pemerintah Sebabkan Buruh dan Masyarakat Tertindas secara Ekonomi

Senin, 02 May 2016 14:57

Aksi Buruh Kemarin Sia-sia jika Hal Ini Tidak Diterapkan

Aksi Buruh Kemarin Sia-sia jika Hal Ini Tidak Diterapkan

Senin, 02 May 2016 11:57

Pemberontak Syi'ah Houtsi Rebut Pangkalan MIliter Umaliqa di Ibukota Sana'a

Pemberontak Syi'ah Houtsi Rebut Pangkalan MIliter Umaliqa di Ibukota Sana'a

Senin, 02 May 2016 10:30

Sempat Ingin Dibubarkan GP Ansor dan Banser, Muktamar Tokoh Umat HTI  di Jember Berjalan Lancar

Sempat Ingin Dibubarkan GP Ansor dan Banser, Muktamar Tokoh Umat HTI di Jember Berjalan Lancar

Senin, 02 May 2016 08:43

Islamic State (IS) Eksekusi 4 Pemuda di Raqqa yang Didakwa Sebagai Mata-mata Koalisi Salib

Islamic State (IS) Eksekusi 4 Pemuda di Raqqa yang Didakwa Sebagai Mata-mata Koalisi Salib

Senin, 02 May 2016 08:42

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Senin, 02 May 2016 08:04

Ruhut Sitompul Bilang Hak Asasi Monyet, Anggota MKD: Dia Melanggar Etika

Ruhut Sitompul Bilang Hak Asasi Monyet, Anggota MKD: Dia Melanggar Etika

Senin, 02 May 2016 07:20

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Senin, 02 May 2016 06:38

 Kadensus Beri Uang  Rp 100 Juta kepada Keluarga Siyono, Komisi III: Ada Upaya Gratifikasi

Kadensus Beri Uang Rp 100 Juta kepada Keluarga Siyono, Komisi III: Ada Upaya Gratifikasi

Ahad, 01 May 2016 21:05

Ingin Bubarkan Acara HTI, GP Ansor-Banser Jember Bentrok dan Dibubarkan Paksa Polisi

Ingin Bubarkan Acara HTI, GP Ansor-Banser Jember Bentrok dan Dibubarkan Paksa Polisi

Ahad, 01 May 2016 19:46

Bilang Hak Asasi Monyet, Ternyata Ruhut Sitompul Bolos di RDP Komisi III

Bilang Hak Asasi Monyet, Ternyata Ruhut Sitompul Bolos di RDP Komisi III

Ahad, 01 May 2016 19:23

Laporan: Kelompok Abu Sayyaf Bebaskan 10 Warga Indonesia yang Mereka Sandera

Laporan: Kelompok Abu Sayyaf Bebaskan 10 Warga Indonesia yang Mereka Sandera

Ahad, 01 May 2016 17:57

Seorang Komandan Senior Milisi Syi'ah Pro-Assad Tewas Misterius di Damaskus

Seorang Komandan Senior Milisi Syi'ah Pro-Assad Tewas Misterius di Damaskus

Ahad, 01 May 2016 13:30

Serangan Bom Jibaku Islamic State (IS) Tewaskan Puluhan Tentara Syi'ah Irak di Anbar

Serangan Bom Jibaku Islamic State (IS) Tewaskan Puluhan Tentara Syi'ah Irak di Anbar

Ahad, 01 May 2016 11:00

FBI Tankap 3 Anggota Keluarga Pelaku Penembakan San Benardino

FBI Tankap 3 Anggota Keluarga Pelaku Penembakan San Benardino

Ahad, 01 May 2016 09:30

PSPI: Kolonial yang Memisahkan Budaya Jawa dengan Islam

PSPI: Kolonial yang Memisahkan Budaya Jawa dengan Islam

Sabtu, 30 Apr 2016 22:04

Rezim Biadab Assad Kembali Targetkan Pusat Kesehatan di Kota Aleppo Suriah

Rezim Biadab Assad Kembali Targetkan Pusat Kesehatan di Kota Aleppo Suriah

Sabtu, 30 Apr 2016 22:00


Must Read!
X