Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.344 views

Dialog Islam - Barat Bukan Dialog Agama, Tapi Dialog Peradaban

JAKARTA (VoA-Islam) - Selama ini Islam dipahami Barat atau masyarakat Internasional sebagai agama. Sedangkan agama dalam pengertian Barat adalah dogma. Dan dogma dalam kacamata Barat adalah fundamentalis, dan fundamentalis sekarang sudah dekat dengan teroris.

“Adapun Islam adalah agama dan peradaban. Ketika ingin bicara dengan Barat, maka kita bukan bicara Islam sebagai agama, tapi Islam sebagai peradaban. Barat bukanlah agama, Barat adalah peradaban. Karena itu dialog dengan Barat yang betul adalah dialog peradaban, dan bukan dialog agama.” Demikian diungkapkan Pendiri INSIST (Institute for The Study of Islamic Thought and Civilizations) Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi , M.Phil, Ph.D yang juga Ketua Majelis Pimpinan  Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI).

Dikatakan Hamid, Islam adalah sesuatu yang privat dan juga publik, tidak bisa diprivatkan. Islam adalah agama yang menghargai materi dan spritualitas, Islam adalah agama yang berbasis pada teori dan praktik, Islam adalah ilmiah dan amaliah. Islam adalah agama lahiriah dan batiniah, Islam adalah akidah dan syariah, Islam adalah agama yang menghargai dan menjunjung tinggi ilmu, iman dan amal. Itulah arti Islam sebagai peradaban.

Dalam sejarahnya, Islam bermula dari sebuah kitab suci, bahkan dalam Al-Qur'an terdapat 800 kata ilmu disebutkan. Hamid mengaku sangat tidak suka membaca bukunya Kim Well, seorang Amerika yang menulis dalam bukunya “Is Religion  Killing? Isi buku itu mengatakan, bahwa agama menyuruh seseorang untuk melakukan pembunuhan. Penulis buku tersebut tampaknya tidak membaca Al- Qur'an.

“Di dalam Al-Quran kata ilmu paling banyak disebutkan setelah kata Allah. Ilmu pengetahuan dalam Islam itu dikembangkan melalui akidah Islamiyah. Hanya Islamlah, agama yang akidahnya mempunyai basis keilmuan. Akidah tidak mendorong kita pada ekstrimisme, tapi justru mendorong pada intelektualisme. Etiologi Islam mengandung  Epistimologi, dan epistimologi mengandung theologi. Sebab itu, Agama mendorong kita untuk berpikir sekaligus beriman,” ujar Hamid.

Adapun tempat seseorang berpikir dan beriman adalah qalb (hati). Dari sinilah Islam menjadi sebuah tradisi ilmiah dan keilmuan yang luar biasa berkembang, hingga bertemulah dengan peradaban asing. Ketika bertemu peradaban asing terjadi proses asimilasilasi, sehingga Islam tidak alergi dengan perabadan dan konsep-konsep asing. “Tentu saja, di dalam proses itu melalui asimilasi atau islamisasi. Dari situlah Islam menjadi peradaban Islam yang luar biasa besarnya,” tandasnya.

Lebih lanjut Hamid menjelaskan, ketika Baghdad menjadi pusat peraban dan negara Islam, tradisi keilmuan melebihi tradisi politiknya. Islam berjaya bukan karena kekuasan para khalifah, tapi karena ulamanya sangat produktif dan semua berdasar pada keilmuan.

Di zaman Abbasiyah dulu, seorang ulama bisa memiliki buku yang jumlahnya ratusan ribu. Bahkan, di sebuah kota terdapat sekurangnya 30-40 perpusatakaan  umum, dan saudagar kaya akan bangga bila perpusatakaan di rumahnya dikunjungi orang. Toko-toko buku jumlahnya mencapai ratusan, orang yang suka mencopy buku dengan cara menulis buku jumlahnya ribuan. Bukti, ketika itu tradisi ilmu luar biasa,  dan telah mewarnai peradaban Islam.

Segala persoalan diselesaikan dengan cara menulis. Sebagai contoh, ketika Ibnu Taimiyah melihat praktik kebatinan dan mengaku sebagai wali Allah, ia menulis buku. Selain  menulis buku, ia juga melihat persoalan  masyarakat yang dianggap sesat, kemudian ia datangi dan memberi nasihat, lalu orang itu tobat.

Begitu juga dengan Imam Ghazali ketika menghadapi pemikiran yang tidak jelas karena pengaruh filsafat Yunani. Beliau pun menulis buku. Oleh karenanya,   perubahan apapun yang akan kita lakukan harus didasarkan pada ilmu pengetahuan. Persoalan serumit apapun, bila kita duduk bersama dan bicara pada konteks ilmu pengetahuan, Insya Allah berbagai persoalan akan selesai diatasi.

Peradaban Islam

Perlu diketahui, peradaban Islam adalah peradaban yang berdiri karena kekuasaan poilitik, kekuatan ekonomi, stabilitas politik, pendidikan dan berkembangnya ilmu pengetahuan.

Hami Fahmy Zarkasyi mengungkapkan, sekarang ini banyak ulama yang menjadi politisi. Banyak pula orang yang mendaftar menjadi ulama. Ketika kyai menjadi politisi, maka ada pula yang mendaftar menjadi kiai. “Kita ingin ada sekelompok  orang yang tafakuhu fiddin, atau yang kerjaanya hanya mencari lmu dan memperdalam ilmu pengetahuan, dan memberi nasihat kepada orang yang berkecimpung di dunia politik  bila melakukan kesalahan. Kita khawatir, semua orang akan berpolitik, dan khawatir jika kursi majelis ilmu ini menjadi kosong,” tandas Hamid.

Gerakan Majelis Intelektual dan Ulama Muda (MIUMI) yang diprakarsai Hamid dan kawan-kawan, tidak akan menyaingi organisasi manapun.  Majelis ini akan melakukan apa yang sudah dilakukan dan yang belum dilakukan ormas lain, termasuk MUI. “Jadi  tidak ada saingan ataupun penggembosan. Ini adalah upaya untuk menyatukan dari sekian banyak perbedaan. Majelis yang terdiri dari seluruh kelompok yang ada di Indonesia, bersatu membahas berbagai persoalan dengan  cara-cara ilmiah.”

Direktur INSIST itu teringat kata-kata, ketika melihat kalimat di depan Pintu gerbang Universitas Qordova-Spanyol: Kebaikan dunia  ini hanya ditangan empat kelompok: 1)  pengetahuan orang yang  bijak. 2) keadilan penguasa, 3) doanya orang-orang yang saleh, dan 4)  keberanian kesatria. “Kalau dalam bahasa modern, 4 unsur itu terdiri dari intelektual, penguasa, ulama, dan militer. Namun, kita hanya ambil dua porsi saja, intelektual dan ulama.

Tentu berbagai persoalan tidak bisa diselesaikan, kecuali dengan jalan kebijakan orang-orang  yang berpengetahuan dengan doanya para ulama. Kita berharap, Indonesia diwarnai dengan iman, ilmu, amal dan akhlak. Desastian

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Upclose lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Turki: Keputusan AS untuk Buka Kedutaan Besar di Yerusalem Merusak Perdamaian

Turki: Keputusan AS untuk Buka Kedutaan Besar di Yerusalem Merusak Perdamaian

Sabtu, 24 Feb 2018 22:30

500 Warga Sipil 121 Diantaranya Anak-anak Telah Tewas dalam 7 Hari Serangan Rezim Assad di Ghouta

500 Warga Sipil 121 Diantaranya Anak-anak Telah Tewas dalam 7 Hari Serangan Rezim Assad di Ghouta

Sabtu, 24 Feb 2018 22:15

Pemerintah Syi'ah Irak Tolak Permintaan Riyadh untuk Serahkan Tahanan Warga Saudi

Pemerintah Syi'ah Irak Tolak Permintaan Riyadh untuk Serahkan Tahanan Warga Saudi

Sabtu, 24 Feb 2018 21:45

Laporan: AS Akan Buka Kedutaan Besar Mereka di Yerusalem pada Bulan Mei

Laporan: AS Akan Buka Kedutaan Besar Mereka di Yerusalem pada Bulan Mei

Sabtu, 24 Feb 2018 21:25

Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Kelirunya Ucapan Selamat oleh Pemimpin Saat Indonesia jadi Pasar Narkotik Terbesar di Dunia

Sabtu, 24 Feb 2018 18:31

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Politisi: Kepala BIN Hadir di Rakernas PDIP, Pilpres 2019 Saya Pastikan Tidak Demokratis

Sabtu, 24 Feb 2018 17:31

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Pencalonan Jokowi oleh PDIP Dilihat Janggal oleh Pengamat

Sabtu, 24 Feb 2018 16:31

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Kronologis PBB yang Dianggap Tak Layak Lolos oleh KPU

Sabtu, 24 Feb 2018 15:21

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Ada Kesan Perbedaan dari Sikap Polri ke Masyarakat yang Kritis dengan Pemerintah

Sabtu, 24 Feb 2018 14:21

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Peringatan untuk Polri atasnya Banyaknya Masyarakat yang Ditangkap karena Dianggap Sebar Hoax

Sabtu, 24 Feb 2018 13:21

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Internasionalisasi Haji dan Ekspansi Ideologi Syiah

Sabtu, 24 Feb 2018 13:14

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Milad ke 21 FLP Gelar Seminar Literasi di Solo

Sabtu, 24 Feb 2018 13:09

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Ahok Ajukan PK, Pedri Kasman: Hakim Pasti Tak Asal Kabulkan

Sabtu, 24 Feb 2018 13:06

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Hanya di Zaman Ini Orang Gila Menjadi Pembunuh Ulama

Sabtu, 24 Feb 2018 12:21

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Kerjasama dengan Syarikat ITB, Pesan TGB: Agama dan Sain Bangun Peradaban Bangsa

Sabtu, 24 Feb 2018 11:21

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Menjadi Entrepreneur, Langkah Perangi Pengangguran

Sabtu, 24 Feb 2018 10:39

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Empat Tahun sebagai Presiden tapi Jokowi Belum dapat Bedakan antara Draft dan UU

Sabtu, 24 Feb 2018 10:21

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sah! PDIP Calonkan Jokowi sebagai Capres 2019, Ini Kata Politisi Gerindra

Sabtu, 24 Feb 2018 09:45

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Ini Pesan dari Politisi ke Bakal Capres Pengganti Jokowi

Sabtu, 24 Feb 2018 09:21

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Tidak Lolos di Pemilu 2019 karena Ketum PBB Kerap Membela Ulama dan Aktivis

Sabtu, 24 Feb 2018 08:21


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X