Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
19.360 views

Menengok Islam di Brunei Darussalam

Saudara, yang segera terbayang dari benak kita jika mendengar perkataan
Brunei Darusalam tentunya adalah nuansa ke-Islaman yang sangat kental di
tengah gemilang kehidupan disana hasil emas hitam yang mengalir tanpa henti
di negeri kecil di Kepulauan Kalimantan tersebut. Penduduk Brunei Darusalam
hanya berjumlah 370 ribu orang dengan pendapatan berkapita sekitar 23,600
dollar Amerika atau sekitar 225 juta rupiah ini, 67 persennya beragama
Islam. Budha 13 persen, Kristen 10 persen dan kepercayaan lainnya sekitar 10
persen. Islam adalah agama resmi kerajaan Brunei Darusalam yang dipimpin
oleh Sultan Hasanal Bolkiah. Sultan Bolkiah mengikrarkan negaranya Brunei
Darusalam sebagai negara Islam-Melayu-Beraja.

Saudara dilihat dari sejarahnya, Brunei adalah salah satu kerajaan tertua di
Asia Tenggara. Sebelum abad 16, Brunei memainkan peranan penting dalam
penyebaran Islam di Wilayah Kalimantan dan Filipina. Sesudah merdeka di
tahun 1984, Brunei kembali menunjukkan usaha serius bagi memulihkan nafas
keislaman dalam suasana politik yang baru. Di antara langkah-langkah yang
diambil ialah mendirikan lembaga-lembaga moden yang selaras dengan tuntutan
Islam. Disamping menerapkan hukum syariah dalam perundangan negara, berdiri
pula Pusat Kajian Islam serta lembaga keuangan Islam. Dosen dari Universitas
Brunei Darusalam, Dr Haji Awang Asbol Bin Haji Mail memberi penjelasan
mengenai peran negara dalam perkembangan Islam.

"Di Brunei memang kerajaan memainkan peranan penting, dia ada satu pusat
dakwah, kita cuba menerapkan falsafah Islam Melayu kerajaan, memang selaras
dengan Islam, memang sudah di buat kemudian di sambung lagi oleh Sultan
Hassanal Bolkiah, mlah setiap keramaian Islam, pegawai2 pekerjaan di
wajibkan datang, di jemput seperti Maulud Nabi, Quran, Isra Mikraj."

Meskipun demikian, langkah mengembangkan Islam dalam sendi-sendi masyarakat
di Brunei dilaksanakan dengan hati hati agar proses itu berjalan seimbang.
Proses pengislaman itu diatur sedemikian rupa hingga tidak memberikan dampak
pada keamanan. Sesudah itu, proses tersebut ditekankan pada bisa pendidikan.
Sementara yang ketiga, kerajaan Brunei Darusalam menegaskan bahwa proses
pengembangan Islam mestilah terjadi keseimbangan antara keperluan duniawi
dan Ukhrawi. Itulah sebabnya, dampak tragedy 11 September tidak begitu
dirasakan di kalangan masyarakat Brunei.

"Kita di Brunei agak sensitif, bukan jenis terbuka, kerajaan tidak mahu kita
membuat benda yang boleh mengancam keselamatan. Kerajaan mempastikan Islam
itu bergerak terus, terutama sekali dalam bidang education. Dalam dakwah2,
kerajaan sudah mengatakan, dalam kita memahami Islam, hanya tidak pada
akhirat, kita mesti melihat dunia juga."

Dr Haji Awang Asbol Bin Haji Mail, dosen Universitas Brunei Darussalam.

Saudara, Secara umum, muslim di Brunei menganut Mazhab Syafiin dalam urusan
Fiqih dan ahlusunnah waljamaah di bidang akidah. Dasar ini sengaja diatur
oleh negara untuk mengelakkan perbedaan pendapat yang mungkin terjadi
dikalangan Muslim Brunei sekiranya pemikiran lain masuk. Sementara itu,
dakwah modern yang digagas oleh aliran tarikat meraih keberhasilan di
Brunei. Dan selaras dengan kedudukan Islam sebagai agama resmi negara yang
menopang falsafah “ Melayu-Islam-Beraja”, kerajaan Brunei Darusalam
mendirikan juga lembaga kajian Islam. Profesor Iik Arifin Mansur Noor,
seorang Indonesia yang mengajar sejarah di Universitas Brunei Darusalam,
menjelaskan hubungan lembaga Islam dan kerajaan, seperti sebuah kehidupan
antara Bapak dan anak.

"Kalau di Brunei ini, memang negara kecil, hidup seperti bapak dengan anak,
kerana kecil mudah di atur, seperti Islamisasi, memperkuat imej negara
Brunei Islam. yang menjadi masalah tentu kadang-kadang orang memaksa simbol
itu sehingga meninggalkan substancenya, seperti kalau kita lihat Universiti
di Brunei, ada faculty of Islamic Studies, jadi digalakkan fakulti-fakulti
ini ada interactions, yang di Islamic studies juga tahu discipline lain,
yang belajar sains juga mengerti apa prinsip2 Islam mengenai sains, di
anggap sebagai satu discourse yang baik bukan dipaksakan."

Salah satu discourse atau perdebatan yang hangat diperbincangkan di Asia
Tenggara adalah mengenai Islamisation of Knowledge atau Islamisasi ilmu
pengetahuan. Idenya adalah bagaimana ilmu pengetahuan yang ada dimuka bumi
ini ditonjolkan segi ke Islamannya. Pandangan ini memicu perdebatan hangat
karena ada yang mengatakan ilmu yang sesuatu yang netral. Person atau
individu Islamlah yang kemudian mewarnainya hingga tidak perlu lagi ada
cabang ilmu seperti Sosiologi yang di Islamkan dan sebagainya.

"Sebagai satu konsep, bagi saya, pemikir seperti Ghazali, pemikir seperti
Ibn Khaldun, bertanyakan apakah ilmu itu samawi, bagaimana ilmu samawi, ilmu
itu penting bagi Islam, yang menjadi masalah orang Islam
mempertanggungjawabkan sewaktu dia mempelajari ilmu2 ini, bagaimana sebagai
seorang Muslim memahaminya. Islamisasi knowledge itu bukan sesuatu yang
mengejutkan, itu memang selalu ada, untuk memperkaya discourse, wacana
memang perlu, yang menjadi masalah kalau discourse seperti ini dipaksakan,
jangan sampai mengalahkah disiplin2 yang sebenarnya tidak ada masalah dengan
Islam, kalau kita mempelajari biologi, bagaimana seorang itu yang sudah
mencapai ilmu sedemikian rupa, adakah dia akan menginjak. Kalau ingin
menjadi specialist, perlu menjadi specialist dalam biology tapi menjadi
orang Islam yang benar, masalahnya bukan ilmu sociology menjadikan ilmu
Islam, tapi orang yang mempelajari itu, menjadi Muslim yang bertanggung
jawab terhadap ilmunya dan bertanggung jawab terhadap dirinya orang Islam
yang benar."

Beliau bagaimanapun melahirkan kebimbangan kemungkinan pendekatan kurang
terbuka menimbulkan masalah-masalah tersendiri bagi Brunei. Misalnya, orang
mungkin akan lebih memberikan perhatian kepada simbol-simbol, tetapi
meremehkan isu prinsip. Yang menjadi masalah tentu kadang-kadang orang
memaksa simbol itu sehingga meninggalkan substancenya.

Profesor Iik Arifin Mansur Noor, mengatakan perdebatan semacam ini juga
berlangsung di Brunei. Namun yang dilakukan di Universitas Brunei Darusalam,
satu satunya perguruan tinggi di Brunei adalah memastikan bahwa siswa siswa
yang belajar di Pusat Kajian Islam disana berinteraksi satu sama lain dengan
mahasiswa dari fakultas lain, sehingga mereka mendapatkan pandangan yang
komprehensif.

Seperti kalau kita lihat Universiti di Brunei, ada faculty of Islamic
Studies, jadi digalakkan faculty-faculty ini ada interactions, yang di
Islamic studies juga tahu discipline lain, yang belajar sains juga mengerti
apa prinsip-prinsip Islam mengenai sains, di anggap sebagai satu discourse
yang baik bukan dipaksakan."

Dengan model pendidikan ini, maka perdebatan mengenai Islamisation of
Knowledge dapat dijadikan wacana yang menurut Profesor IIk Arifin
Mansurnoor, seorang Indonesia yang mengajar di universitas Brunei Darusalam,
akan menghasilkan seorang akademisi dan praktisi yang Islami.

"Islamisasi knowledge itu bukan sesuatu yang mengejutkan, itu memang selalu
ada, untuk memperkaya discourse, wacana memang perlu, yang menjadi masalah
kalau discourse seperti ini dipaksakan, jangan sampai mengalahkah
disiplin-disiplin yang sebenarnya tidak ada masalah dengan Islam, kalau kita
mempelajari biologi, bagaimana seorang itu yang sudah mencapai ilmu
sedemikian rupa, adakah dia akan menginjak. Kalau ingin menjadi specialist,
perlu menjadi specialis dalam biology tapi menjadi orang Islam yang benar,
masalahnya bukan ilmu sosiologi menjadikan ilmu Islam, tapi orang yang
mempelajari itu, menjadi Muslim yang bertanggung jawab terhadap ilmunya dan
bertanggung jawab terhadap dirinya orang Islam yang benar."

Profesor Iik Arifin Mansur Noor, pengajar Sejarah pada Universitas Brunei
Darussalam. [Budi : bsetiawa @ mediacorpradio.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Sabtu, 04 Dec 2021 21:45

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Sabtu, 04 Dec 2021 21:16

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Sabtu, 04 Dec 2021 20:05

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

Sabtu, 04 Dec 2021 17:18

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Sabtu, 04 Dec 2021 17:10

 Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Sabtu, 04 Dec 2021 16:47

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Sabtu, 04 Dec 2021 15:25

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Sabtu, 04 Dec 2021 15:20

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Sabtu, 04 Dec 2021 15:03

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Sabtu, 04 Dec 2021 15:02

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

Sabtu, 04 Dec 2021 11:50

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Sabtu, 04 Dec 2021 11:39

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Sabtu, 04 Dec 2021 10:13

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Jum'at, 03 Dec 2021 21:15

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Jum'at, 03 Dec 2021 20:45

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Jum'at, 03 Dec 2021 14:53

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 03/12/2021 08:54

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi