Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.073 views

Anggota Keluarga Pejuang Taliban Diusir Dari Lembah Swat

Peshawar (Voa-Islam.com) - Hanya karena mereka merupakan keluarga dari orang-orang yang di duga sebagai pejuang Islam Taliban, dewan lokal mengusir keluarga-keluarga tersebut dari lembah Swat Pakistan. Dengan alasan keamanan pihak militer pakistan kemudian mengumpulkan mereka di sebuah kamp yang di jaga oleh puluhan polisi dan tentara. Meskipun terlihat aman, namun mereka tidak dapat keluar masuk kamp tempat tinggal mereka tanpa izin dari pihak keamanan, sehingga ini bisa menimbulkan kecurigaan bahwa mereka di usir dan dikumpulkan di satu kamp yang di jaga militer agar mereka bisa terus-menerus diawasi.

Sekitar 130 orang keluarga dari orang-orang yang diduga pejuang Taliban telah diusir dari lembah Swat Pakistan dan sekarang tinggal di sebuah kamp yang dijaga oleh militer, kata para pejabat dan saksi mengatakan.

Pihak militer yang memerangi Taliban dari distrik barat laut Pakistan tahun lalu dan yang saat ini bertanggung jawab untuk keamanan di wilayah tersebut mengatakan para keluarga itu di usir oleh dewan lokal atau jirga karena keluarga mereka (pejuang Taliban) menolak untuk menyerah.

"Ada sekitar 25 keluarga dan 130 individu," kata Kolonel Akhtar Abbas, seorang juru bicara militer di Swat, kepada AFP melalui telepon.

"Jirga mengusir orang-orang ini karena ada ketakutan bahwa mereka masih memberikan dukungan kepada pejuang Taliban dan pembunuhan yang di targetkan dimulai di daerah tersebut," kata juru bicara itu.

..Keluarga-keluarga tersebut diusir keluar setelah tenggat waktu 20 Mei bagi para pejuang Taliban untuk menyerah berakhir..

Keluarga-keluarga tersebut diusir keluar setelah tenggat waktu 20 Mei bagi para pejuang Taliban untuk menyerah berakhir dan militer mengumpulkan mereka ke kamp dengan alasan "atas dasar kemanusiaan", kata Abbas.

Beberapa pembunuhan baru-baru ini telah mencapai target anggota komite perdamaian lokal dan para tetua masyarakat di daerah Kabal Swat utara, yang dianggap sebagai basis Taliban sebelum serangan tentara.

Para pria, wanita dan anak-anak tinggal di tenda-tenda di sebuah kamp pengungsi Afghanistan di Palai mantan, daerah tandus dan pegunungan di wilayah Malakand, sekitar 130 kilometer (80 mil) utara Peshawar, kata saksi.

Salah satu wartawan lokal yang mengunjungi wilayah itu mengatakan mustahil untuk memasuki atau meninggalkan kamp tanpa izin dari militer dan bahwa tempat itu dijaga ketat oleh puluhan polisi dan tentara.

Pihak militer mengatakan kepada AFP pada Selasa bahwa tidak akan mungkin untuk mengunjungi kamp setidaknya selama beberapa hari.

Petugas koordinasi distrik lokal Marwat Javed mengatakan keluarga-keluarga tersebut sedang disimpan di "tahanan perlindungan" untuk keamanan mereka sendiri karena mungkin operasi militer akan segera terjadi di Kabal.

"Ada ketakutan bahwa keluarga-keluarga tersebut memberikan informasi atau mendukung pejuang Taliban. Itulah sebabnya mereka telah dipindah di sini dan dimasukkan ke dalam kamp, "kata Marwat kepada AFP.

..Kami menentang hukum tanggung jawab kolektif. Jika seseorang menjadi pejuang militan, keluarganya tidak seharusnya dihukum..

Ketika ditanya apakah "penahanan" terhadap orang terlantar adalah sah, Marwat menjawab: "Situasinya sangat tegang dan orang-orang marah. Ada ketakutan bahwa orang-orang ini akan memberikan informasi dan dukungan kepada para pejuang Taliban".

Ketika dihubungi oleh AFP, kementerian informasi dari provinsi barat laut Pakistan Khyber Pakhtunkhwa (KP) provinsi, Mian Iftikhar Hussain menolak memberikan komentar.

Namun Komisi Hak Asasi Manusia independen Pakistan (HRCP) yang mengkritk pengusiran mengatakan hal itu pelanggaran hukum karena mengusir keluarga militan dan meminta pemerintah untuk mengambil tindakan terhadap dewan suku.

"Ini melanggar hukum. Seseorang yang berdomisili di suatu daerah tidak dapat dikeluarkan, "kata Kamran Arif, wakil presiden HRCP provinsi KP.

"Kami menentang hukum tanggung jawab kolektif. Jika seseorang menjadi pejuang militan, keluarganya tidak seharusnya dihukum, "kata Arif kepada AFP.

"Lashkar (milisi lokal) atau dewan kesukuan tidak memiliki wewenang untuk mengusir atau menghukum siapa saja dan pemerintah harus mengambil tindakan terhadap itu," tambahnya . - AFP

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Mukena Bordir Mewah Harga Murah

Sambut Ramadhan dengan mukena bordir berkualitas, nyaman, adem dan harga terjangkau. Reseller welcome!
http://mukenariri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Kaki Anak Shalih ini Patah Tertabrak Motor Saat Berjalan Menuju Masjid, Butuh Biaya Operasi 13 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Sudah 8 hari Muhamad Zulzan (5,5 th) terkapar di pembaringan. Kedua tulang kakinya patah tertabrak sepeda motor saat hendak ke masjid. Butuh biaya operasi 13 juta rupiah. Ayo Bantu.!!!...

Berkah Ramadhan..!! Mari Sedekah Santunan Yatim Dhuafa Bersama Para Preman Tobat Jakarta

Berkah Ramadhan..!! Mari Sedekah Santunan Yatim Dhuafa Bersama Para Preman Tobat Jakarta

Menyambut bulan suci Ramadhan, IDC akan menggelar santunan yatim bersama para preman tobat. Target santunan 100 yatim ini membutuhkan dana 13 juta rupiah. Ayo Bantu..!!!...

Dapatkan Gratis.!! Buku Panduan Ramadhan Sesuai Sunnah, Agar Puasa Tak Keliru

Dapatkan Gratis.!! Buku Panduan Ramadhan Sesuai Sunnah, Agar Puasa Tak Keliru

Tebar buku "Tutorial Ramadhan" agar ibadah puasa sesuai sunnah, menghindari kekeliruan puasa yang sering dilakukan umat Islam. Semoga sukses meraih gelar takwa, menggapai surga Ar-Royyan....

Donasi 6,6 Juta Diserahkan, Lidah Fauzan Sukses Dioperasi. Semoga Jadi Lidah yang Fasih Berdakwah

Donasi 6,6 Juta Diserahkan, Lidah Fauzan Sukses Dioperasi. Semoga Jadi Lidah yang Fasih Berdakwah

Alhamdulillah, setelah menjalani operasi, dan perawatan selama sembilan hari, lidah Fauzan anak mujahid sudah sembuh dan sehat. Total biaya pengobatan sebesar Rp 6.612.300,- ...

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Sekujur Tubuh Khubaib Melepuh Tersiram Air Panas Saat Ayah dan Ibunya Shalat. Ayo Bantu.!!

Bocah ini tersiram air teh mendidih hingga 50 persen tubuhnya melepuh. Selama 6 hari ia hanya dirawat di rumah hingga lukanya membusuk....

Latest News
Waspada, Candu Animasi Melanda Anak Kita!

Waspada, Candu Animasi Melanda Anak Kita!

Sabtu, 27 May 2017 07:19

KAMMI Kecam Tindakan Represif dan Tebang Pilih Aparat Kepolisian Terhadap Aksi Mahasiswa

KAMMI Kecam Tindakan Represif dan Tebang Pilih Aparat Kepolisian Terhadap Aksi Mahasiswa

Sabtu, 27 May 2017 06:12

Fahira Idris: Bom Kampung Melayu Upaya Mengadu Domba Bangsa

Fahira Idris: Bom Kampung Melayu Upaya Mengadu Domba Bangsa

Sabtu, 27 May 2017 02:22

Baznas Luncurkan Buku Khutbah Zakat

Baznas Luncurkan Buku Khutbah Zakat

Jum'at, 26 May 2017 23:57

Jual Masjid Wakaf Bisa Dipidana

Jual Masjid Wakaf Bisa Dipidana

Jum'at, 26 May 2017 22:52

Polisi Dibantu FPI dan FBR Berhasil Ringkus Belasan Geng Motor yang Hendak Tawuran

Polisi Dibantu FPI dan FBR Berhasil Ringkus Belasan Geng Motor yang Hendak Tawuran

Jum'at, 26 May 2017 22:18

Masjid Baiturrahman Cawang Dijual Diam-diam Senilai Rp 1,5 Miliar

Masjid Baiturrahman Cawang Dijual Diam-diam Senilai Rp 1,5 Miliar

Jum'at, 26 May 2017 21:38

Pengamat: Bom di Kampung Melayu Bermotif Dendam

Pengamat: Bom di Kampung Melayu Bermotif Dendam

Jum'at, 26 May 2017 21:10

Alumni KAMMI Minta Presiden Berhentikan Kapolri

Alumni KAMMI Minta Presiden Berhentikan Kapolri

Jum'at, 26 May 2017 20:49

Banyak Perjuangkan NKRI, Jokowi Diminta Hormati Ulama dan Umat Islam

Banyak Perjuangkan NKRI, Jokowi Diminta Hormati Ulama dan Umat Islam

Jum'at, 26 May 2017 20:27

Selain Amar Maruf, Ramadhan Juga Harus Tetap Semarak dalam Nahi Munkar

Selain Amar Maruf, Ramadhan Juga Harus Tetap Semarak dalam Nahi Munkar

Jum'at, 26 May 2017 17:54

Lagi-lagi Teror Bom

Lagi-lagi Teror Bom

Jum'at, 26 May 2017 17:34

FBI Awasi Menantu Sekaligus Penasihat Senior Presiden Donald Trump, Jared Khusner

FBI Awasi Menantu Sekaligus Penasihat Senior Presiden Donald Trump, Jared Khusner

Jum'at, 26 May 2017 17:30

Tidak Ada Temuan BPK seperti Sumber Waras, Kenapa Sidang Isbat Dimasalahkan?

Tidak Ada Temuan BPK seperti Sumber Waras, Kenapa Sidang Isbat Dimasalahkan?

Jum'at, 26 May 2017 17:27

Sebut Sidang Isbat Telan Biaya Milyaran, Wasekjen MUI: Itu Fitnah

Sebut Sidang Isbat Telan Biaya Milyaran, Wasekjen MUI: Itu Fitnah

Jum'at, 26 May 2017 16:27

Inilah Doa Saat Masuk Ramadhan

Inilah Doa Saat Masuk Ramadhan

Jum'at, 26 May 2017 15:47

Taliban Tewaskan 35 Tentara Saat Rebut Pangkalan Militer AfghanIstan di Kandahar

Taliban Tewaskan 35 Tentara Saat Rebut Pangkalan Militer AfghanIstan di Kandahar

Jum'at, 26 May 2017 15:00

Ini Maklumat, Himbauan, dan Permintaan Alumni 212 ke Pemerintah dan Aparat Kepolisian

Ini Maklumat, Himbauan, dan Permintaan Alumni 212 ke Pemerintah dan Aparat Kepolisian

Jum'at, 26 May 2017 14:27

Fitnah Makin Kencang Menjelang Ramadhan, Dr. Tiar: Umat Islam Jangan Lengah

Fitnah Makin Kencang Menjelang Ramadhan, Dr. Tiar: Umat Islam Jangan Lengah

Jum'at, 26 May 2017 14:17

Afiliasi Al-Qaidah Telah Lancarkan 101 Serangan Sejak Januari 2017 di Seluruh Afrika Barat

Afiliasi Al-Qaidah Telah Lancarkan 101 Serangan Sejak Januari 2017 di Seluruh Afrika Barat

Jum'at, 26 May 2017 13:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X