Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
2.624 views

Puntland Larang Media Liput Berita Tentang Mujahidin Somalia

Puntland (Voa-Islam.com) - Pemerintahan wilayah Puntland, di Somalia timur laut telah melarang para wartawan mewawancarai para pejuang Somailia yang dihubungkan Al-Qaida yang saat ini tengah memerangi negara semi-otonomi Somalia tersebut.

Para pejabat Putnland mengatakan bahwa pembatasan ini diperlukan untuk keamanan di kawasan itu, sementara itu kelompok hak-hak media telah mengecam larangan tersebut dan menganggapnya sebagai serangan terhadap kebebasan pers.

Pada konferensi pers di ibukota komersial Puntland, Bosaso, Menteri Informasi Abdihakin Ahem Guled mengeluarkan larangan atas penyebaran berita tentang pemimpin pejuang Islam Mohamed Said Atom dan pasukannya. Guled mengatakan kepada media Puntland bahwa hal itu diwajibkan untuk membantu menjaga perdamaian di daerah semi-otonomi tersebut dan memperingatkan bahwa setiap outlet yang didapati tidak mematuhi perintah itu akan menghadapi konsekuensi serius.

larangan ini terjadi dua hari setelah penangkapan terhadap beberapa karyawan stasiun radio Bosaso. Horseed FM, setelah menyiarkan wawancara dengan MOhamed Said Atom pada Jumat malam.

Pada hari Jumat, lima tentara pemerintah tewas dalam pertempuran dengan pasukan Mohamed Said Atom dekat Galgala. Dalam wawancara dengan Horseed FM, Atom mengaku bertanggung jawab atas kematian tersebut dan bersumpah untuk melanjutkan perang melawan pemerintah Puntland.

..tidak adil untuk mengizinkan media untuk menyiarkan laporan pemerintah, tapi melarang peliputan dari kelompok Pejuang Islam Somalia..

Wakil direktur Horseed FM, Abdifatah Jama Mire, pada hari Sabtu dituntut dengan pelanggaran undang-undang anti-teroris, dia dijatuhi hukuman enam tahun penjara dan denda $ 500 (Rp 4,500,000) karena siaran tersebut. Enam karyawan stasiun lainnya yang ditangkap bersama Abdifatah Jama Mire tidak dibawa ke pengadilan dan dibebaskan dari tahanan.

Persatuan Wartawan Nasional Somalia yang berbasis di Mogadishu mengatakan larangan dan penangkapan baru-baru ini mewakili sebuah perambahan "gangguan terus-menerus pada kebebasan dan kemerdekaan media;" Reporters Without Borders yang berbasis di Paris menyebut hukuman Mire adalah "mencolok dan sengaja" melanggar kebebasan pers dan menuntut pembebasannya .

Direktur stasiun juga mengecam keputusan itu, dengan mengatakan tidak adil untuk mengizinkan media untuk menyiarkan laporan pemerintah, tapi melarang peliputan dari kelompok Pejuang Islam Somalia.

Mohamed Said Atom adalah pemimpin dari sisa-sisa kelompok pejuang Al-Ittihad Al-Islamiyah. Mohamed Said Atom telah mendeklarasikan perang melawan pemerintah di Puntland untuk mendirikan sebuah negara Islam di wilayah ini. kelompok-Nya, yang mendirikan kamp-kamp di daerah pegunungan di sepanjang perbatasan barat Puntland, telah menjadi target dari kampanye militer pemerintah baru-baru ini untuk mengusir kelompok pejuang Islam dari wilayah tersebut.

Berbeda dengan wilayah selatan Somalia, Puntland telah menjadi relatif damai sejak menyatakan otonomi pada tahun 1998. Namun selama tahun lalu, masalah di Somalia selatan seperti pembajakan dan pemberontakan pejuang Islam telah mempengaruhi wilayah tersebut. (aa/garowe)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Panduan SEO Lengkap: SEO Linking Guide

Panduan komprehensif tentang teknik SEO ninja dan penjelasan menyeluruh tentang SEO, plus bonus Ultimate On Page & Link Building Manual. Agar website anda jadi no.1 di Google.
http://produk.syamsulalam.net/sl/seo-linking-guide/

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Butuh Biaya Rp 15 Juta, Bayi Nabil Mujahid Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Butuh Biaya Rp 15 Juta, Bayi Nabil Mujahid Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!

Begitu dilahirkan ke dunia, bayi Nabil Muhammad harus divacum di ruang ICU karena pernafasan tidak normal. Ayahnya adalah aktivis Islam yang berprofesi sebagai buruh pabrik....

Anak Mujahid Komplikasi Demam Berdarah & Meningitis. Ayo Bantu!!

Anak Mujahid Komplikasi Demam Berdarah & Meningitis. Ayo Bantu!!

Mujahid cilik ini tergolek kritis di ICU karena komplikasi Demam Berdarah dan Meningitis. Sang ayah sedang menjalani ujian penjara 9 tahun akibat i'dad bersama Kafilah Mujahidin Aceh....

IDC Salurkan Zakat Fitrah Rp 32 Juta Kepada Keluarga Mujahidin 'Asiir di Berbagai Daerah

IDC Salurkan Zakat Fitrah Rp 32 Juta Kepada Keluarga Mujahidin 'Asiir di Berbagai Daerah

Amanah zakat fitrah sebesar Rp 32.216.000 telah disalurkan kepada keluarga mujahidin di berbagai daerah. Distribusi dilakukan oleh Relawan dan kontributor IDC sehari sebelum shalat ied...

Donasi Rp 250 Juta Telah Diserahkan, Muslim Gaza Masih Butuh Pertolongan. Ayo Bantu!!

Donasi Rp 250 Juta Telah Diserahkan, Muslim Gaza Masih Butuh Pertolongan. Ayo Bantu!!

Infaq telah diserahkan kepada warga Gaza dalam bentuk uang tunai dan sembako. Warga Gaza masih butuhkan bahan makanan dan obat-obatan, karena kondisi Gaza begitu parah...

Solidaritas Peduli Gaza & Suriah: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Solidaritas Peduli Gaza & Suriah: Derita Mereka adalah Derita Kita Juga, Ayo Bantu!!

Kaum Muslimin di Gaza dan Suriah hidup dalam tekanan, penderitaan dan kesulitan dizalimi Zionis Israel dan rezim Syi?ah Nushairiyah Bashar Al-Assad. Ayo bantu!!...

Latest News


Must Read!
X