Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS

Kekejaman Rezim Syiah Suriah: Wanita Sunni Diperkosa & Ditelanjangi

BEKASI (voa-islam.com) – Kejadian dan tragedi di Suriah mungkin hampir tak terdengar oleh muslim Indonesia. Kalau pun tahu, hanya sebatas berita dan sumber katanya. Padahal hakekat yang terjadi di Suriah berupa kekejaman atas muslim Ahlus Sunnah sangat menyayat hati.

Alhamdulillah, pada Sabtu malam (25/02/2012), Syaikh dari Suriah, Syaikh Ghayyats Abdul Baqi Ibrahim, berkunjung ke Islamic Center Al-Islam, Jl. Kampung Sawah 39 A Pondok Melati Bekasi, Jawa Barat memberikan kuliah di Masjid Al-Islam tentang perihal situasi dan kondisi umat Islam Suriah. Selain kaum muslimin Bekasi dan sekitarnya, Majelis ini dihadiri dan diberi sambutan oleh Ustadz Farid Ahmad Okbah, Lc dan Ustadz Hartono Ahmad Jaiz.

Syaikh Ghayyats berbicara dalam 2 permasalahan. Pertama, tentang penguasa di Suriah yang menganut aqidah Syi’ah Nusairiyah. Pada sesi ini beliau menjelaskan tentang kesesatan-kesesatan sekte Syi’ah Nusairiyah. Termasuk dari kesesatan sekte Nusairi adalah meyakini tidak wajibnya sholat 5 waktu, puasa, zakat dan halalnya khamer serta zina. Tidak hanya itu, sekte Nusairi juga punya permusuhan dengan Ahlus Sunnah.

Perlakuan kejam pun dilakukan mereka terhadap Ahlus Sunnah ketika mereka  mendapatkan kesempatan. Bahkan sejarah menyaksikan bahwa mereka senantisa berdiri bersama orang kafir memerangi ummat Islam.

Kedua, beliau menyampaikan tentang keadaan kaum muslimin dan penduduk Suriah. Penduduk Suriah berjumlah sekitar 20 juta jiwa. 80% adalah muslim Ahlus Sunnah, 10% sekte Syi’ah Nusairiyah, 5% Nasrani dan 5% penganut paham bathiniyyah (sempalan Syi’ah). Namun dengan jumlah yang minoritas ini (yaitu 5%), kaum Nusairi mampu menempati tempat strategis dipemerintahan.

Kekejaman Kaum Syi'ah Nusairiyah Terhadap Ahlus Sunnah Saat Mereka Berkuasa

Ratusan jamaah yang hadir mendengarkan penjelasan Syaikh Ghayyats dengan penuh khidmat. Jamaah yang datang dari luar Bekasi pun begitu antusias.

Syaikh Ghayyats malam itu menceritakan kekejaman rezim Asad yang amat kelewat batas terhadap Ahlus Sunnah. Sampai-sampai beliau mengambil pernyataan HAM bahwa apa yang dilakukan pemerintah Asad lebih kejam daripada binatang buas.

“Pada 1975 si Penjahat Hafizh Asad menghancurkan masjid-masjid di Damaskus dan Hama, menangkap para ulama Suriah dan menutup sekolah-sekolah islam dan pesantren pesantren di Suriah. Dan pada tahun 1980 M dia melakukan kejahatan besar, memenjarakan banyak kalangan baik dari para ulama besar, wartawan, dokter, arsitek, orang-orang universitas, jurnalistik, dan pejabat. Si penjahat ini mengirim pasukan berupa polisi khusus dibawah pimpinan saudaranya Rif’at Asad kemudian ia membunuh para tahanan. Dalam sehari yang mati 1200 orang tahanan” tegas ulama yang saat ini berkewarganegaraan Saudi.

Kemudian beliau melanjutkan penjelasannya tentang kejahatan Nusairi yang berkuasa. Beliau berkata; “Pada tahun 1982 M, tentara Suriah yang dipimpin oleh si Rif’at Asad dibawah pengawasan langsung Hafizh Asad (ayah Bashar Al Asad), menyerang kota Hama. Kota Hama di Suriah adalah kota para ulama, kota ilmu syar’i dan banyak masjid-masjid.

Didalamnya, masya Allah, ada ribuan masjid, ratusan sekolah-sekolah. Dan orang-orang sana adalah orang yang komitmen dengan dinul Islam, wanitanya senantiasa menjaga hijab. Maka dia menginginkan kota ini agar rusak. Karena beberapa saudara kami Ahlus Sunnah disana mengangkat panji jihad.  Maka si penjahat itu mengirim pasukan. Selama 2 minggu kota ini diserang dengan meriam, tank, rudal dan pesawat tempur. Dan kejahatan ini telah menjatuhkkan korban 50 ribu dari penduduk Hama yang Ahlus Sunnah” paparnya dengan nada meninggi.

Syaikh Ghayyats mengatakan bahwa pasukan Rif’at Asad memperlakukan kota Hama dengan seenaknya, sebagaimana Tartar memperlakukan Baghdad.

Pasukan tersebut memasuki kota kemudian mereka memperkosa wanita-wanitanya, mengeluarkan janin dari tubuh wanita hamil, mereka mengumpulkan para ulama dan keluarga mereka kemudian menggiringnya kejalan dan membunuh mereka dengan peluru panas secara massal. Tidak Cuma itu, mereka juga menghancurkan madrasah-madrasah, masjid-masjid, gudang makanan dan penampungan air.

Mereka juga mengeluarkan wanita-wanita yang menjaga kehormatan mereka ke jalan-jalan dalam keadaan telanjang, wal ‘iyadzu billah. Mereka memenjarakan 30 puluh ribu warga Hama dan yang 20 ribu mati karena penyiksaan tentara.

Ternyata kejahatan terhadapa Ahlus Sunnah ini tidak hanya terbatas di Suriah. Pemerintahan Asad dengan pasukannya juga membunuh ribuan pengungsi Palestina di Lebanon dan juga warga Lebanon muslim Ahlus Sunnah. Mereka membunuh warga Palestina lebih banyak daripada orang Yahudi Israel membunuh warga Palestina. Laa haula wala Quwwata Illa Billah.

Makanya beliau mengatakan bahwa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullah- memvonis mereka lebih jahat dari Yahudi dan Nasara. [widad, usamah]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri

Menerima Pendaftaran Mahasantri Baru (Putra-Putri) Tahun Ajaran 2014/2015. Mencetak kader penerus ulama berstandar Hafidzul Quran yang berjiwa dai dan mujahid serta berakhlaq mulia.
http://www.voa-islam.com/ads/baitulquranwonogiri/

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Rumah Dijual di Solo, Cluster Minimalis

Jual rumah minimalis dengan konsep mini-cluster (hanya 9 unit saja). Lokasi di Kartasura, Sukoharjo. Lt 80 m2, Lb 60 m2, SHM. Lokasi Strategis, khusus MUSLIM. Telp/SMS/WA: 081320582868
http://rumahmurahsolo.wordpress.com/

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

Kerasnya ujian hidup tak melemahkan mental para istri mujahidin untuk mandiri dan berdakwah. IDC akan membekali mereka dengan skill Thibbun Nabawi, perlu dana Rp 35 Juta....

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Setelah dirawat inap selama sepuluh hari, kondisi Zulfa sudah membaik. Tagihan yang sudah mencapai Rp 22 juta akan terus meroket, karena belum bisa dipastikan kapan diizinkan pulang....

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Sehubungan dengan upgrade HP Blackberry admin Infaq Dakwah Center, maka dengan ini kami umumkan bahwa PIN BBM IDC yang baru adalah: 2AF8061E...

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Saat sang abi menghadapi ujian penjara thaghut karena jihad fisabilillah, balita Zulfa Khanza Sabitah menghadapi ujian tak kalah hebatnya. Ia berjuang melawan masa kritis di rumah sakit....

Masjid dan Mushalla ini Rusak Parah Jadi Korban Letusan Gunung Kelud, Ayo Bantu!!

Masjid dan Mushalla ini Rusak Parah Jadi Korban Letusan Gunung Kelud, Ayo Bantu!!

Berbagai masjid, mushalla dan madrasah rusak parah dihujani batu dan pasir erupsi Gunung Kelud. Salurkan donasi dalam program Infaq Jariyah agar pahala terus tumbuh mengantar anda ke surga....

Latest News




Must Read!
X

Senin, 14/04/2014 16:09

Perempuan dan Kiprah Politiknya