Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.206 views

Pentaskan Drama Menghujat Nabi Muhammad 2 Guru Bangladesh Ditangkap

DHAKA, BANGLADESH (voa-islam.com) - Bangladesh telah menahan dua guru sekolah setelah sebuah pertunjukkan drama yang berisi pernyataan menghujat Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam.

"Drama ini berisi tentang pernyataan menghujat Nabi Muhammad, yang membuat marah warga Muslim," kata kepala polisi Farid Uddin Agence Perancis-Presse (AFP) pada hari Sabtu, (31/3/2012).

Sebuah drama tentang Nabi ini dimainkan oleh kepala sekolah dari sekolah Muslim itu dan seorang peempuan Hindu pekan lalu.

Drama itu menyebabkan ribuan warga Bangladesh marah dan turun ke jalan-jalan di Kaliganj, 250 kilometer barat daya ibukota Dhaka.

Pemrotes mengepung jalan utama serta mengadakan protes-protes di depan sekolah itu dan di kota-kota lain di distrik tersebut pada Jumat.

Kekerasan juga meletus pada Sabtu ketika hampir 7.000 Muslim meneriakkan slogan-slogan dan membakar rumah sutradara drama tersebut, yang melarikan diri dari daerah terpencil itu, seorang pejabat polisi senior lain, Zaiadul Haq mengatakan kepada AFP.

"Situasinya masih stabil," katanya.

Dua guru tersebut ditangkap pada hari Sabtu dalam upaya untuk menenangkan demonstran yanag marah.

Pejabat polisi Farid Uddin mengatakan guru tersebut telah dituduh "menyakiti sentimen keagamaan" karena membantu mengatur drama di sekolah mereka.

Bangladesh adalah negara terbesar ketiga di dunia yang mayoritas penduduknya Muslim dengan jumlah penduduk sekitar 148 juta jiwa.

Negara ini memiliki sistem hukum sekuler tetapi dewan desa mengeluarkan fatwa untuk menyelesaikan sengketa di daerah-daerah pedesaan.

Bangladesh mengikuti Syariah dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan warisan dan pernikahan.

Pemerintah sekuler negara itu telah menangani dengan keras setiap peristiwa atau publikasi yang dilihat sebagai berpotensi mengganggu perasaan keagamaan.

Sebelumnya pada Maret, pengadilan memerintahkan pemerintah Bangladesh untuk segera memblokir halaman dari situs dengan konten yang dianggap menyakiti sentimen keagamaan umat Islam.

Pengadilan tinggi mengeluarkan perintah setelah dua dosen mengajukan sebuah permohonan meminta tindakan terhadap publikasi materi ofensif pada halaman Facebook dan beberapa website lain, yang mereka katakan menghina Nabi Muhammad dan Islam. (by/oi)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Ketum Persis: Empat Pilar Kebangsaan Sudah Tak Asing Lagi di Umat Islam

Ketum Persis: Empat Pilar Kebangsaan Sudah Tak Asing Lagi di Umat Islam

Jum'at, 20 Oct 2017 21:47

UI Terus Kembangkan Inovasi Farmasi Halal

UI Terus Kembangkan Inovasi Farmasi Halal

Jum'at, 20 Oct 2017 21:41

Aplikasi WhatsApp akan Miliki Fitur Live Location

Aplikasi WhatsApp akan Miliki Fitur Live Location

Jum'at, 20 Oct 2017 21:34

Menteri Italia: Islamic State Belum Sepenuhnya Dikalahkan Meski Kehancuran Mereka di Raqqa

Menteri Italia: Islamic State Belum Sepenuhnya Dikalahkan Meski Kehancuran Mereka di Raqqa

Jum'at, 20 Oct 2017 21:30

Muhammadiyah Harapkan Pemerintah Menindak Pelaku Pembakaran Masjid di Aceh

Muhammadiyah Harapkan Pemerintah Menindak Pelaku Pembakaran Masjid di Aceh

Jum'at, 20 Oct 2017 21:30

UNICEF: Anak-anak Rohingya Saksikan 'Neraka di Bumi' Setelah Lari dari Kekerasan di Myanmar

UNICEF: Anak-anak Rohingya Saksikan 'Neraka di Bumi' Setelah Lari dari Kekerasan di Myanmar

Jum'at, 20 Oct 2017 21:15

Pasukan Syi'ah Irak Rebut Sepenuhnya Provinsi Kirkuk dari Peshmerga Kurdi

Pasukan Syi'ah Irak Rebut Sepenuhnya Provinsi Kirkuk dari Peshmerga Kurdi

Jum'at, 20 Oct 2017 21:04

Budayawan Jaya Suprana Heran dan Gagal Paham kenapa Pidato Anies Diributkan

Budayawan Jaya Suprana Heran dan Gagal Paham kenapa Pidato Anies Diributkan

Jum'at, 20 Oct 2017 20:53

Jika Ada, Hak Rakyat untuk Referendum Reklamasi

Jika Ada, Hak Rakyat untuk Referendum Reklamasi

Jum'at, 20 Oct 2017 18:53

Tidak Lolos Diduga Sistem KPU Lemah dan Mudah Dihack, PBB akan Bawa Data ke Bawaslu

Tidak Lolos Diduga Sistem KPU Lemah dan Mudah Dihack, PBB akan Bawa Data ke Bawaslu

Jum'at, 20 Oct 2017 16:53

Kisah Pengungsi Rohingya: Berjalan Selama 34 Hari dalam Kondisi Hamil Tua

Kisah Pengungsi Rohingya: Berjalan Selama 34 Hari dalam Kondisi Hamil Tua

Jum'at, 20 Oct 2017 16:24

KAMMI Jaksel Sebut Jokowi 2 Periode Hanya Mimpi

KAMMI Jaksel Sebut Jokowi 2 Periode Hanya Mimpi

Jum'at, 20 Oct 2017 16:20

Yusril akan Perkarakan KPU apabila PBB Dinyatakan Tidak Ikut Pemilu

Yusril akan Perkarakan KPU apabila PBB Dinyatakan Tidak Ikut Pemilu

Jum'at, 20 Oct 2017 14:55

Ngotot Lanjutkan Reklamasi, LBP Salahgunakan Kekuasaan?

Ngotot Lanjutkan Reklamasi, LBP Salahgunakan Kekuasaan?

Jum'at, 20 Oct 2017 12:53

Pemimpin Jamaat-ul-Ahrar (JuA) Pakistan Gugur dalam Serangan Drone AS di Afghanistan

Pemimpin Jamaat-ul-Ahrar (JuA) Pakistan Gugur dalam Serangan Drone AS di Afghanistan

Jum'at, 20 Oct 2017 11:00

Hamas: Tidak Seorangpun yang Bisa Memaksa Kami Melucuti Senjata atau Mengakui Israel

Hamas: Tidak Seorangpun yang Bisa Memaksa Kami Melucuti Senjata atau Mengakui Israel

Jum'at, 20 Oct 2017 08:57

Empat Orang Barat ini Memuji Negara Khilafah

Empat Orang Barat ini Memuji Negara Khilafah

Kamis, 19 Oct 2017 23:40

Taliban Serbu Pangkalan Militer Afghanistan, Bunuh 43 Tentara

Taliban Serbu Pangkalan Militer Afghanistan, Bunuh 43 Tentara

Kamis, 19 Oct 2017 21:30

Jangan Lebay, Istilah Pribumi dalam Konteks Sejarah, Fahira: Ayo Move On!

Jangan Lebay, Istilah Pribumi dalam Konteks Sejarah, Fahira: Ayo Move On!

Kamis, 19 Oct 2017 21:29

Negarawan Perancis sebut hanya Penjajah dan Budak Asing yang Alergi dengan Pribumi

Negarawan Perancis sebut hanya Penjajah dan Budak Asing yang Alergi dengan Pribumi

Kamis, 19 Oct 2017 19:29


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Kamis, 19/10/2017 19:02

Berbuat Jahat Dengan Dalih Nasihat