Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.304 views

Laporan Pembantaian di Suriah

Selama beberapa hari terakhir pemerintah  Suriah berusaha menutup rapat (blackout)  arus informasi yang akan keluar dari Suriah. Rezim Bashar al-Assad tidak ingin kondisi yang serius di Suriah dapat didengar oleh dunia luar.

Dua orang wartawan dari media internasional, Marie Colvin dan Remi Ochlik, yang rumahnya digunakan mangkal wartawan internasional hancur, akibat serangan roket yang dilakukan pasukan yang setia kepada presiden Basar al-Assad. Menurut Marie dan Remi kota Homs benar-benar lumat akibat serangan yang dilancarkan oleh pasukan pemerintah dengan menggunakan senjata berat.

Bangunan rumah itu menjadi  pusat para aktivis di Homs yang melaporkan dengan gambar-gambar yang berhasil diabadikannya, dan diambil melalui jendela-jendela rumah. Gambar-gambar itu menceritakan bagaimana pasukan Bashar al-Assad  dengan sangat ganasnya membantai perempuan, anak-anak, laki-laki di kota Baba Amr, tanpa belas  kasihan. Rumah yang digunakan mengabadikan peistiwa itu, sekarang sudah menjadi puing. Para akitvisnya telah meninggalkan kota itu, dan mungkin sudah lari ke Lebanon atau Turki, ujar Marie.

Sekarang aparat intelijen Suriah terus mengejar, mencari para wartawan yang masih tersisa, dan berusaha menghancurkan jaringan mereka. Intelijen Suriah tidak memberikan peluang bagi fihak luar yang ingin membawa kondisi Suriah keluar dari negeri itu.

Rezim Bashar Al-Assad sangat takut wartawan yang masih ada  di Suriah, membahayakannya dengan memberikan gambar-gambar dokumenter. “Mereka memberikan bukti dokumenter yang paling menarik dari kejahatan yang dilakukan oleh negara. Penggunaan kekerasan yang terus-menerus  dan sistematis,tembakan senjata artileri berat terhadap penduduk yang padat di Baba Amr, mengakibatkan  banyaknya jumlah korban yang tewas. Gambar-gambar yang sangat menakutkan itu, berkat keberanian para aktivis, sekarang menjadi sebuah saksi atas segala kejahatan yang dilakukan oleh Bashar al-Asssad.

Bashar al-Assad melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Dengan cara-cara yang sangat luar biasa. Assad melakukan teror yang sangat biadab, dimana pasukan pemerintah menyembelih wanita, dan memotong-motong anak-anak,  yang kemudian dimasukkan ke dalam  kantong plastik, kemudian dibuang di depan rumah para aktivis. Ini semua dilakukan mereka, yang tujuannya menteror mental terhadap para aktivis yang menentang pemerintah.

Ali Othman, seorang penjual sayur, kini dalam tahanan yang kondisinya sangat  mengkawatirkan.  Ia ditangkap pada tanggal 28 Maret di dekat kota Aleppo, dan - menurut sumber yang dipercaya  - sekarang ia sedang disiksa.

Masyarakat internasional meminta pembebasannya, tetapi tak ada tanggapan dari pemerintah. Ada laporan Ali Othman pernah menyelundupkan wartawan internasional masuk ke Suriah. Dia adalah salah satu jurnalis pertama yang membuat  film aksi protes damai. Kejahatan satu-satunya, karena ia dituduh menyelundupkan wartawan ke Suriah. Dunia internasional harus menyerukan pembebasannya.

Tokoh terkemuka yang menghilang minggu ini adalah Noura Aljizawi, salah satu aktivis revolusi. Noura memberikan bantuan kemanusiaan, membagi-bagikan obat-obatan dan bantuan medis di rumah sakit lapangan. Ia mengunjungi mereka, dan rumah-rumah penduduk dan menawarkan bantuan medis.

Noura meninggalkan rumah Rabu lalu, 28 Maret dan belum pernah terlihat sejak itu. Adiknya melaporkan enam dari kamera dan laptop telah hilang dan sejak tujuh perempuan lain hilang, dan lima aktivis laki-laki juga hilang. Ia juga menyerukan kepada aktivis lainnya, dan  mendesak mereka - membuat seruan dari tempat persembunyian mereka.

Rasa takut di antara jaringan aktivis bahwa Noura, yang begitu berat kondisinya akibat tekanan aparat intelijen, dan terus mencarinya.Noura bisa menjadi kunci yang memungkinkan rezim Assad menghadapi pukulan atas segala kejahatan yang telah dilakukannya. Sementara itu, rezim Assad terus memiliki kebebasan dalam penghancuran secara sistematis dan membunuh mereka yang terlibat dalam pemberontakan di negeri itu.

Sementara dunia terus menonton kejahatan Bashar al-Assad yang sangat biadab, tanpa belas kasihan, dan melakukan pembantaian secara besar-besaran, tanpa peduli lagi. Rezim Bashar al-Assad, lebih kejam, dibandingkan dengan rezim Zionis-Israel sekalipun. (af/tm)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Aksi FDPM Cimahi Mengecam Keras Pelaku Pembantaian Muslim Rohingya

Aksi FDPM Cimahi Mengecam Keras Pelaku Pembantaian Muslim Rohingya

Sabtu, 23 Sep 2017 23:04

Rohingya, Walaupun Disebut Masalah Etnis, Tetap Adili Myanmar

Rohingya, Walaupun Disebut Masalah Etnis, Tetap Adili Myanmar

Sabtu, 23 Sep 2017 19:13

Petempur Yazidi Terlibat Bentrok dengan Milisi Syi'ah Irak Dukungan Iran di Sinjar

Petempur Yazidi Terlibat Bentrok dengan Milisi Syi'ah Irak Dukungan Iran di Sinjar

Sabtu, 23 Sep 2017 18:00

Ada yang Catut Nama Jokowi untuk Pesan 5000 Senjata, Politisi: Siapa Ingin Buat Angkatan Kelima?

Ada yang Catut Nama Jokowi untuk Pesan 5000 Senjata, Politisi: Siapa Ingin Buat Angkatan Kelima?

Sabtu, 23 Sep 2017 17:49

Ketua DPA RI pun jadi Korban Keganasan PKI, Ini Dia Penampakannya

Ketua DPA RI pun jadi Korban Keganasan PKI, Ini Dia Penampakannya

Sabtu, 23 Sep 2017 16:49

MSF: Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh di Ambang 'Bencana Kesehatan'

MSF: Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh di Ambang 'Bencana Kesehatan'

Sabtu, 23 Sep 2017 16:30

Menakar Untung Rugi Divestasi Freeport

Menakar Untung Rugi Divestasi Freeport

Sabtu, 23 Sep 2017 16:26

Fadli: PKI Musuh NKRI, Pengkhianat Bangsa, Musuhi TNI dan Islam

Fadli: PKI Musuh NKRI, Pengkhianat Bangsa, Musuhi TNI dan Islam

Sabtu, 23 Sep 2017 15:49

Yusril: Komunisme Bertentangan dengan Pancasila dan Tidak dapat Dikompromikan dengan Islam

Yusril: Komunisme Bertentangan dengan Pancasila dan Tidak dapat Dikompromikan dengan Islam

Sabtu, 23 Sep 2017 14:49

Forum Jurnalis Muslim Luncurkan Program One Masjid One Journalist

Forum Jurnalis Muslim Luncurkan Program One Masjid One Journalist

Sabtu, 23 Sep 2017 13:22

Hadirilah! Tabligh 'Rohingya Panggilan Jihad Akhir Zaman' di Bandung

Hadirilah! Tabligh 'Rohingya Panggilan Jihad Akhir Zaman' di Bandung

Sabtu, 23 Sep 2017 13:21

Rohingya: Nestapa Umat Tanpa Persatuan

Rohingya: Nestapa Umat Tanpa Persatuan

Sabtu, 23 Sep 2017 13:11

Hanibal : G-30-S/PKI Jalan Buntu Rekonsiliasi dan Cornell Paper

Hanibal : G-30-S/PKI Jalan Buntu Rekonsiliasi dan Cornell Paper

Sabtu, 23 Sep 2017 10:32

Dilema Sistem Perekonomian Indonesia

Dilema Sistem Perekonomian Indonesia

Sabtu, 23 Sep 2017 10:08

Ini 88 Kronologis Sejarah Kejam PKI di Indonesia, Merinding..

Ini 88 Kronologis Sejarah Kejam PKI di Indonesia, Merinding..

Sabtu, 23 Sep 2017 09:43

COVER STORY September 2017: Kata Siapa PKI Tak Akan Bangkit? Ini Indikasi Menurut Habib Rizieq

COVER STORY September 2017: Kata Siapa PKI Tak Akan Bangkit? Ini Indikasi Menurut Habib Rizieq

Sabtu, 23 Sep 2017 07:26

Sembuhkan Amnesia dengan Al Aqsha Awareness Week

Sembuhkan Amnesia dengan Al Aqsha Awareness Week

Sabtu, 23 Sep 2017 07:07

Mantan Pemimpin Umum Ikhwanul Muslimin Mesir Mohammed Mahde Akef Meninggal Dunia

Mantan Pemimpin Umum Ikhwanul Muslimin Mesir Mohammed Mahde Akef Meninggal Dunia

Sabtu, 23 Sep 2017 06:48

COVER STORY September 2017: Kejam, Beginilah Hasil Otopsi Tujuh Jenderal Korban PKI

COVER STORY September 2017: Kejam, Beginilah Hasil Otopsi Tujuh Jenderal Korban PKI

Sabtu, 23 Sep 2017 06:47

Implementasi Dakwah Ala Mahasiswa

Implementasi Dakwah Ala Mahasiswa

Sabtu, 23 Sep 2017 06:19


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X