Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.179 views

Laporan Pembantaian di Suriah

Selama beberapa hari terakhir pemerintah  Suriah berusaha menutup rapat (blackout)  arus informasi yang akan keluar dari Suriah. Rezim Bashar al-Assad tidak ingin kondisi yang serius di Suriah dapat didengar oleh dunia luar.

Dua orang wartawan dari media internasional, Marie Colvin dan Remi Ochlik, yang rumahnya digunakan mangkal wartawan internasional hancur, akibat serangan roket yang dilakukan pasukan yang setia kepada presiden Basar al-Assad. Menurut Marie dan Remi kota Homs benar-benar lumat akibat serangan yang dilancarkan oleh pasukan pemerintah dengan menggunakan senjata berat.

Bangunan rumah itu menjadi  pusat para aktivis di Homs yang melaporkan dengan gambar-gambar yang berhasil diabadikannya, dan diambil melalui jendela-jendela rumah. Gambar-gambar itu menceritakan bagaimana pasukan Bashar al-Assad  dengan sangat ganasnya membantai perempuan, anak-anak, laki-laki di kota Baba Amr, tanpa belas  kasihan. Rumah yang digunakan mengabadikan peistiwa itu, sekarang sudah menjadi puing. Para akitvisnya telah meninggalkan kota itu, dan mungkin sudah lari ke Lebanon atau Turki, ujar Marie.

Sekarang aparat intelijen Suriah terus mengejar, mencari para wartawan yang masih tersisa, dan berusaha menghancurkan jaringan mereka. Intelijen Suriah tidak memberikan peluang bagi fihak luar yang ingin membawa kondisi Suriah keluar dari negeri itu.

Rezim Bashar Al-Assad sangat takut wartawan yang masih ada  di Suriah, membahayakannya dengan memberikan gambar-gambar dokumenter. “Mereka memberikan bukti dokumenter yang paling menarik dari kejahatan yang dilakukan oleh negara. Penggunaan kekerasan yang terus-menerus  dan sistematis,tembakan senjata artileri berat terhadap penduduk yang padat di Baba Amr, mengakibatkan  banyaknya jumlah korban yang tewas. Gambar-gambar yang sangat menakutkan itu, berkat keberanian para aktivis, sekarang menjadi sebuah saksi atas segala kejahatan yang dilakukan oleh Bashar al-Asssad.

Bashar al-Assad melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Dengan cara-cara yang sangat luar biasa. Assad melakukan teror yang sangat biadab, dimana pasukan pemerintah menyembelih wanita, dan memotong-motong anak-anak,  yang kemudian dimasukkan ke dalam  kantong plastik, kemudian dibuang di depan rumah para aktivis. Ini semua dilakukan mereka, yang tujuannya menteror mental terhadap para aktivis yang menentang pemerintah.

Ali Othman, seorang penjual sayur, kini dalam tahanan yang kondisinya sangat  mengkawatirkan.  Ia ditangkap pada tanggal 28 Maret di dekat kota Aleppo, dan - menurut sumber yang dipercaya  - sekarang ia sedang disiksa.

Masyarakat internasional meminta pembebasannya, tetapi tak ada tanggapan dari pemerintah. Ada laporan Ali Othman pernah menyelundupkan wartawan internasional masuk ke Suriah. Dia adalah salah satu jurnalis pertama yang membuat  film aksi protes damai. Kejahatan satu-satunya, karena ia dituduh menyelundupkan wartawan ke Suriah. Dunia internasional harus menyerukan pembebasannya.

Tokoh terkemuka yang menghilang minggu ini adalah Noura Aljizawi, salah satu aktivis revolusi. Noura memberikan bantuan kemanusiaan, membagi-bagikan obat-obatan dan bantuan medis di rumah sakit lapangan. Ia mengunjungi mereka, dan rumah-rumah penduduk dan menawarkan bantuan medis.

Noura meninggalkan rumah Rabu lalu, 28 Maret dan belum pernah terlihat sejak itu. Adiknya melaporkan enam dari kamera dan laptop telah hilang dan sejak tujuh perempuan lain hilang, dan lima aktivis laki-laki juga hilang. Ia juga menyerukan kepada aktivis lainnya, dan  mendesak mereka - membuat seruan dari tempat persembunyian mereka.

Rasa takut di antara jaringan aktivis bahwa Noura, yang begitu berat kondisinya akibat tekanan aparat intelijen, dan terus mencarinya.Noura bisa menjadi kunci yang memungkinkan rezim Assad menghadapi pukulan atas segala kejahatan yang telah dilakukannya. Sementara itu, rezim Assad terus memiliki kebebasan dalam penghancuran secara sistematis dan membunuh mereka yang terlibat dalam pemberontakan di negeri itu.

Sementara dunia terus menonton kejahatan Bashar al-Assad yang sangat biadab, tanpa belas kasihan, dan melakukan pembantaian secara besar-besaran, tanpa peduli lagi. Rezim Bashar al-Assad, lebih kejam, dibandingkan dengan rezim Zionis-Israel sekalipun. (af/tm)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X