Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS

Laporan Pembantaian di Suriah

Selama beberapa hari terakhir pemerintah  Suriah berusaha menutup rapat (blackout)  arus informasi yang akan keluar dari Suriah. Rezim Bashar al-Assad tidak ingin kondisi yang serius di Suriah dapat didengar oleh dunia luar.

Dua orang wartawan dari media internasional, Marie Colvin dan Remi Ochlik, yang rumahnya digunakan mangkal wartawan internasional hancur, akibat serangan roket yang dilakukan pasukan yang setia kepada presiden Basar al-Assad. Menurut Marie dan Remi kota Homs benar-benar lumat akibat serangan yang dilancarkan oleh pasukan pemerintah dengan menggunakan senjata berat.

Bangunan rumah itu menjadi  pusat para aktivis di Homs yang melaporkan dengan gambar-gambar yang berhasil diabadikannya, dan diambil melalui jendela-jendela rumah. Gambar-gambar itu menceritakan bagaimana pasukan Bashar al-Assad  dengan sangat ganasnya membantai perempuan, anak-anak, laki-laki di kota Baba Amr, tanpa belas  kasihan. Rumah yang digunakan mengabadikan peistiwa itu, sekarang sudah menjadi puing. Para akitvisnya telah meninggalkan kota itu, dan mungkin sudah lari ke Lebanon atau Turki, ujar Marie.

Sekarang aparat intelijen Suriah terus mengejar, mencari para wartawan yang masih tersisa, dan berusaha menghancurkan jaringan mereka. Intelijen Suriah tidak memberikan peluang bagi fihak luar yang ingin membawa kondisi Suriah keluar dari negeri itu.

Rezim Bashar Al-Assad sangat takut wartawan yang masih ada  di Suriah, membahayakannya dengan memberikan gambar-gambar dokumenter. “Mereka memberikan bukti dokumenter yang paling menarik dari kejahatan yang dilakukan oleh negara. Penggunaan kekerasan yang terus-menerus  dan sistematis,tembakan senjata artileri berat terhadap penduduk yang padat di Baba Amr, mengakibatkan  banyaknya jumlah korban yang tewas. Gambar-gambar yang sangat menakutkan itu, berkat keberanian para aktivis, sekarang menjadi sebuah saksi atas segala kejahatan yang dilakukan oleh Bashar al-Asssad.

Bashar al-Assad melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Dengan cara-cara yang sangat luar biasa. Assad melakukan teror yang sangat biadab, dimana pasukan pemerintah menyembelih wanita, dan memotong-motong anak-anak,  yang kemudian dimasukkan ke dalam  kantong plastik, kemudian dibuang di depan rumah para aktivis. Ini semua dilakukan mereka, yang tujuannya menteror mental terhadap para aktivis yang menentang pemerintah.

Ali Othman, seorang penjual sayur, kini dalam tahanan yang kondisinya sangat  mengkawatirkan.  Ia ditangkap pada tanggal 28 Maret di dekat kota Aleppo, dan - menurut sumber yang dipercaya  - sekarang ia sedang disiksa.

Masyarakat internasional meminta pembebasannya, tetapi tak ada tanggapan dari pemerintah. Ada laporan Ali Othman pernah menyelundupkan wartawan internasional masuk ke Suriah. Dia adalah salah satu jurnalis pertama yang membuat  film aksi protes damai. Kejahatan satu-satunya, karena ia dituduh menyelundupkan wartawan ke Suriah. Dunia internasional harus menyerukan pembebasannya.

Tokoh terkemuka yang menghilang minggu ini adalah Noura Aljizawi, salah satu aktivis revolusi. Noura memberikan bantuan kemanusiaan, membagi-bagikan obat-obatan dan bantuan medis di rumah sakit lapangan. Ia mengunjungi mereka, dan rumah-rumah penduduk dan menawarkan bantuan medis.

Noura meninggalkan rumah Rabu lalu, 28 Maret dan belum pernah terlihat sejak itu. Adiknya melaporkan enam dari kamera dan laptop telah hilang dan sejak tujuh perempuan lain hilang, dan lima aktivis laki-laki juga hilang. Ia juga menyerukan kepada aktivis lainnya, dan  mendesak mereka - membuat seruan dari tempat persembunyian mereka.

Rasa takut di antara jaringan aktivis bahwa Noura, yang begitu berat kondisinya akibat tekanan aparat intelijen, dan terus mencarinya.Noura bisa menjadi kunci yang memungkinkan rezim Assad menghadapi pukulan atas segala kejahatan yang telah dilakukannya. Sementara itu, rezim Assad terus memiliki kebebasan dalam penghancuran secara sistematis dan membunuh mereka yang terlibat dalam pemberontakan di negeri itu.

Sementara dunia terus menonton kejahatan Bashar al-Assad yang sangat biadab, tanpa belas kasihan, dan melakukan pembantaian secara besar-besaran, tanpa peduli lagi. Rezim Bashar al-Assad, lebih kejam, dibandingkan dengan rezim Zionis-Israel sekalipun. (af/tm)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri

Menerima Pendaftaran Mahasantri Baru (Putra-Putri) Tahun Ajaran 2014/2015. Mencetak kader penerus ulama berstandar Hafidzul Quran yang berjiwa dai dan mujahid serta berakhlaq mulia.
http://www.voa-islam.com/ads/baitulquranwonogiri/

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Rumah Dijual di Solo, Cluster Minimalis

Jual rumah minimalis dengan konsep mini-cluster (hanya 9 unit saja). Lokasi di Kartasura, Sukoharjo. Lt 80 m2, Lb 60 m2, SHM. Lokasi Strategis, khusus MUSLIM. Telp/SMS/WA: 081320582868
http://rumahmurahsolo.wordpress.com/

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Perjalanan rohani Hidayatullah Ong Liong Ju dari penginjil Kristen menjadi aktivis Islam sungguh terjal. Kini ia mendapat ujian dengan musibah penyakit anaknya yang harus dioperasi...

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

Kerasnya ujian hidup tak melemahkan mental para istri mujahidin untuk mandiri dan berdakwah. IDC akan membekali mereka dengan skill Thibbun Nabawi, perlu dana Rp 35 Juta....

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Setelah dirawat inap selama sepuluh hari, kondisi Zulfa sudah membaik. Tagihan yang sudah mencapai Rp 22 juta akan terus meroket, karena belum bisa dipastikan kapan diizinkan pulang....

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Sehubungan dengan upgrade HP Blackberry admin Infaq Dakwah Center, maka dengan ini kami umumkan bahwa PIN BBM IDC yang baru adalah: 2AF8061E...

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Saat sang abi menghadapi ujian penjara thaghut karena jihad fisabilillah, balita Zulfa Khanza Sabitah menghadapi ujian tak kalah hebatnya. Ia berjuang melawan masa kritis di rumah sakit....

Latest News




Must Read!
X