Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS

Uzbekistan Diam-diam Sterilisasi Para Wanita Secara Paksa

TASHKENT, UZBEKSITAN (voa-islam.com) - Pemerintah Uzbekistan dilaporkan menjalankan program rahasia untuk mensterilkan perempuan tanpa pengetahuan mereka dalam upaya untuk mengontrol pertumbuhan populasi di negara mayoritas Muslim tersebut.

"Setiap tahun kami disajikan dengan sebuah rencana," kata seorang ginekolog dari ibukota Uzbekistan, Tashkent, kepada BBC News Online, Kamis, 12 April.

"Setiap dokter diberitahu berapa banyak perempuan yang kami diharapkan untuk diberikan kontrasepsi; berapa banyak wanita yang akan disterilkan."

Para dokter menyatakan bahwa mereka sedang diperintah oleh pemerintah Presiden Islam Karimov untuk mensterilkan wanita tanpa persetujuan dari para perempuan tersebut.

"Ada kuota. Kuota saya adalah empat wanita sebulan," tambah dokter kandungan yang tidak bersedia disebutkan namanya.

Dokter di daerah pedesaan diminta untuk mensterilkan lebih banyak perempuan.

Dua sumber medis mengatakan kepada BBC bahwa beberapa ginekolog diharapkan untuk mensterilkan hingga delapan wanita per minggu.

"Sekali atau dua kali sebulan, kadang-kadang lebih sering, seorang perawat dari klinik setempat datang ke rumah saya mencoba untuk membawa saya ke rumah sakit untuk operasi," kata seorang ibu tiga anak di wilayah Jizzakh Uzbekistan.

"Sekarang ini gratis, tetapi nanti Anda harus membayar untuk itu, jadi lakukan itu sekarang," kata sang perawat kepada ibu itu.
 
Sebuah sumber Departemen Kesehatan mengkonfirmasikan bahwa program sterilisasi rahasia bertujuan untuk mengontrol pertumbuhan penduduk Uzbekistan.

"Kita berbicara tentang puluhan ribu perempuan yang disterilkan di seluruh negeri," kata Sukhrob Ismailov, yang menjalankan Expert Working Group, salah satu dari sangat sedikit organisasi non-pemerintah yang beroperasi di Uzbekistan.

Pada tahun 2010, kelompok itu mengumpulkan bukti bahwa sekitar 80.000 perempuan telah disterilkan, suatu klaim yang belum dapat diverifikasi.

..mereka sedang diperintah oleh pemerintah Presiden Islam Karimov untuk mensterilkan wanita tanpa persetujuan dari para perempuan tersebut..

"Di atas kertas, sterilisasi harus bersifat sukarela, tetapi para wanita itu benar-benar tidak mendapatkan pilihan," kata seorang dokter senior dari sebuah rumah sakit provinsi, yang tetap menginginkan tidak disebutkan namanya.

"Ini sangat mudah untuk memanipulasi seorang wanita, terutama jika dia miskin. Anda dapat mengatakan bahwa kesehatannya akan memburuk jika dia memiliki anak lagi.. Anda dapat mengatakan padanya bahwa sterilisasi adalah yang terbaik baginya. Atau Anda dapat melakukan operasi."

Mimpi yang hancur

Adolat adalah salah satu wanita Uzbek disterilkan tanpa persetujuannya.

"Apakah aku ini setelah apa yang terjadi padaku?" perempuan itu berkata kepada BBC.

"Saya selalu bermimpi memiliki 4 anak, 2 anak laki-laki dan dua perempuan tapi setelah putri kedua saya, saya tidak bisa hamil lagi."

Ia ingat pergi ke dokter setelah melahirkan putrinya dalam operasi caesar.

Dia shock, dokter mengatakan bahwa dia telah disterilisasi.

"Saya terkejut saya menangis dan bertanya:" Tapi mengapa bagaimana bisa mereka melakukan ini? '. tanyanya.

"Itu hukum di Uzbekistan," dokter itu menjawab.

Perempuan Uzbekistan lain mengalami pengalaman serupa.

Seorang ibu Uzbekistan mengatakan kepada BBC bahwa dia mengalami sakit miterius berbulan-bulan dan mengalami perdarahan hebat setelah kelahiran anaknya.

Setelah pemeriksaan USG, ia menemukan bahwa rahimnya telah dihilangkan.

..dokter menyebutkan meningkatnya jumlah operasi caesar sebagai bukti program sterilisasi sedang berlangsung di Uzbekistan..

"Mereka hanya mengatakan kepada saya, 'Untuk apa Anda menginginkan memiliki lebih banyak anak? Anda sudah memiliki dua'," katanya.

Sementara itu pemerintah Uzbekistan menyangkal tuduhan tersebut, menggambarkan klaim itu sebagai fitnah dan melahirkan tidak ada hubungannya dengan realitas.

Dalam jawaban tertulis kepada BBC, pemerintah mengatakan bedah kontrasepsi tidak meluas dan dilakukan hanya atas dasar sukarela.

Tetapi beberapa dokter menyebutkan meningkatnya jumlah operasi caesar sebagai bukti program sterilisasi sedang berlangsung di Uzbekistan.

"Aturan dalam operasi Cesar digunakan sangat ketat, tapi sekarang saya percaya 80% wanita melahirkan melalui Cesar," kata seorang ahli bedah kepala di rumah sakit di dekat ibukota.

"Hal ini membuatnya sangat mudah untuk melakukan sterilisasi dan mengikat saluran tuba."

Beberapa dokter dan profesional medis mengatakan sterilisasi paksa tidak hanya alat kontrol populasi tetapi juga jalan pintas aneh untuk menurunkan tingkat kematian ibu dan bayi.

"Ini adalah rumus sederhana - sedikti perempuan yang melahirkan, sedikit dari mereka yang meninggal," kata seorang ahli bedah.

Uzbekistan merupakan negara Asia Tengah yang paling padat penduduknya, memiliki populasi sekitar 28-juta jiwa.

Negara itu, di mana Muslim membentuk 88 persen dari populasi 28 juta, merupakan salah satu produsen terbesar kapas di dunia dan memiliki cadangan gas alam dan mineral yang besar.

Namun, ekonomi lamban dan pengangguran menjulang.

Kelompok HAM telah lama menuduh Uzbekistan menekan kebebasan agama sebagai bagian dari kampanye melawan ekstremisme. (an/oi)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Ma'had Aly Baitul Qur'an Wonogiri

Menerima Pendaftaran Mahasantri Baru (Putra-Putri) Tahun Ajaran 2014/2015. Mencetak kader penerus ulama berstandar Hafidzul Quran yang berjiwa dai dan mujahid serta berakhlaq mulia.
http://www.voa-islam.com/ads/baitulquranwonogiri/

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

19 Video Debat Islam-kristen

Plus 4.000 artikel Islami, 6.000 kitab ulama, serta nasyid walimah dan jihad. Kunjungi sekarang !
http://www.digitalhuda.com

Paket Umroh Ramadhan bersama Rabbani Tour

Mulai dari $1.650 paket umroh reguler. Paket Umroh Ramadhan (awal, Nuzululul Quran, dan Idul Fitri). Tersedia juga Umroh Plus Eropa, Cairo Mesir, Turki, Al-Aqsa, dan Dubai.
http://www.rabbanitour.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Anak Mujahid Mantan Penginjil Harus Operasi Usus Buntu, Butuh Dana 11 Juta. Ayo Bantu!!

Perjalanan rohani Hidayatullah Ong Liong Ju dari penginjil Kristen menjadi aktivis Islam sungguh terjal. Kini ia mendapat ujian dengan musibah penyakit anaknya yang harus dioperasi...

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

IDC Akan Gelar Pelatihan Nasional Kedokteran Islami untuk Para Istri Mujahidin. Ayo Bantu!!

Kerasnya ujian hidup tak melemahkan mental para istri mujahidin untuk mandiri dan berdakwah. IDC akan membekali mereka dengan skill Thibbun Nabawi, perlu dana Rp 35 Juta....

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Balita Zulfa si Anak Mujahid Sudah Mulai Membaik, Tagihan Mencapai Rp 22 Juta

Setelah dirawat inap selama sepuluh hari, kondisi Zulfa sudah membaik. Tagihan yang sudah mencapai Rp 22 juta akan terus meroket, karena belum bisa dipastikan kapan diizinkan pulang....

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Pengumuman: Perubahan PIN BBM IDC (Infaq Dakwah Center) yang Baru adalah 2AF8061E

Sehubungan dengan upgrade HP Blackberry admin Infaq Dakwah Center, maka dengan ini kami umumkan bahwa PIN BBM IDC yang baru adalah: 2AF8061E...

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Ayahnya Diuji Penjara Thaghut, Balita Zulfa Kritis Akibat Infeksi Paru-paru. Ayo Bantu!!!

Saat sang abi menghadapi ujian penjara thaghut karena jihad fisabilillah, balita Zulfa Khanza Sabitah menghadapi ujian tak kalah hebatnya. Ia berjuang melawan masa kritis di rumah sakit....

Latest News




Must Read!
X