Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.768 views

Sadis, Polisi AS Bunuh Remaja Afghanistan Tak bersenjata dengan 90 Berondongan Peluru

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Polisi AS telah menembakkan lebih dari 90 butir peluru pada seorang remaja keturunan Afghanistan di Los Angeles setelah pengejaran kecepatan tinggi singkat ketika ia gagal untuk berhenti kepada polisi.

Abdul Arian tewas di 101 Freeway di Woodland Hills pada Rabu malam, The Los Angeles Times melaporkan.

Polisi mengatakan mereka melihat Arian mengemudi tak menentu dekat Northridge Fashion Center dan mencoba menghentikannya. Tapi dia menolak dan malah membawa mereka pada pengejaran berkecepatan tinggi melalui jalan-jalan kota sebelum ke Ventura Freeway.

Delapan polisi Los Angeles menembakkan lebih dari 90 tembakan yang membunuh remaja 19-tahun tersebut.

Paman Abdul,  Hamed Arian mengatakan keluarga Arian datang ke Amerika Serikat dari Afghanistan sekitar 20 tahun yang lalu.

"Kita semua hancur," kata sang paman. "Kami kehilangan seorang pemuda yang sangat baik."

Polisi mengklaim Abdul Arian menelepon 911 selama pengejaran dan mengaku memiliki senjata dan membuat ancaman kepada polisi. Pada kenyataannya, ia tidak memiliki senjata.

..Polisi mengklaim Abdul Arian menelepon 911 selama pengejaran dan mengaku memiliki senjata dan membuat ancaman kepada polisi. Pada kenyataannya, ia tidak memiliki senjata..

Hamed Arian juga membantah pernyataan polisi dan mengatakan keponakannya menelpon 911 di mana ia mengatakan ia takut karena ia dikejar oleh polisi.

Tragedi serupa yang melibatkan remaja telah menjadi berita utama di kota-kota Amerika yang berbeda termasuk Pasadena di mana dua remaja Afrika-Amerika ditembak dan dibunuh oleh polisi selama beberapa bulan terakhir.

Remaja Afrika-Amerika tak bersenjata  Trayvon Martin ditembak mati oleh seorang relawan pengawas lingkungan bersenjata pada 26 Februari. Kelompok hak asasi manusia menegaskan bahwa penembakan Trayvon Martin bermotif rasial.

Remaja Afrika-Amerika tidak bersenjata lain ditembak pada Maret oleh dua petugas polisi Pasadena. Mahasiswa 19 tahun, Kendrec McDade ditembak dan tewas setelah seorang warga Pasadena, Oscar Carrillo, menelepon polisi untuk melaporkan bahwa dua pria bersenjata telah merampas komputer dan ranselnya.

Polisi melepaskan tembakan dan membunuh McDade ketika ia membuat gerakan di pinggangnya. Tidak ada sama sekali senjata atau salah satu item curian yang dituduhkan ditemukan pada dirinya. (by/ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X