Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
1.694 views

ICRC Hentikan Operasi di Pakistan setelah Pekerjanya Tewas Dibunuh

PAKISTAN (voa-islam.com) - Komite Internasional Palang Merah menghentikan semua operasi di Karachi dan Peshawar dalam menanggapi pembunuhan pekerja senior mereka Khalil Rasjed Dale bulan lalu.

ICRC praktis telah menghentikan lebih dari 80 persen dari operasinya di Pakistan. Hanya sebuah pusat rehabilitasi fisik di "Azad Kashmir" dan kantor utama di Islamabad yang masih berfungsi di negara itu.

ICRC menghentikan kegiatan operasional di Baluchistan segera setelah pembunuhan Dale bulan lalu.

juru bicara ICRC Anastasia Isyuk mengatakan kepada Arab News mereka butuh untuk memeriksa dan menilai kembali kegiatan mereka saat ini di Pakistan.

"Kami sangat menyadari bahwa tindakan tersebut mempunyai dampak yang parah dan luas pada  merera yang terluka, sakit, orang yang rentan secara fisik cacat dan lainnya," kata Paul Castella, kepala delegasi ICRC di Pakistan.

Pekerja British Aid Khalil Rashed Dale diculik pada Januari tahun ini dan brutal dipenggal oleh orang tak dikenal setelah negosiasi mereka dengan ICRC untuk tebusan gagal pada 29 April menyebarkan gelombang kejut di antara pekerja bantuan Barat di Pakistan pada badan-badan bantuan yang berbeda.

..ICRC praktis telah menghentikan lebih dari 80 persen dari operasinya di Pakistan..

Lembaga bantuan Islam tidak terpengaruh

Sementara itu, berbeda dengan lembaga bantuan Barat, lembaga-lembaga donor dari negara-negara Muslim, bagaimanapun, bekerja dengan lancar tanpa masalah.

Abdu Mohammad Atain, direktur International Islamic Relief Organization-IIRO mengatakan kepada Arab News bahwa mereka akan terus bekerja seperti biasa untuk membantu orang melalui tanggap darurat, rehabilitasi dan proyek-proyek amal lainnya.

"Kami merasa nyaman di Pakistan seperti kita di Arab Saudi dan tidak pernah merasa takut apapun dari pihak manapun. Kami cukup senang dengan kerjasama yang diperpanjang kepada kami oleh pemerintah Pakistan, "kata Mohammad Atain yang mengelola beberapa proyek bantuan dan kesejahteraan skala besar di Pakistan atas nama IIRO dan MWL.

Organisasi Bulan Sabit Merah Pakistan dan IFRC, organisasi sejenis dari ICRC juga tidak mungkin akan terpengaruh oleh keputusan ICRC untuk menghentikan kegiatan mereka di Pakistan.

"Selain melanjutkan kegiatan rutin kami, PRCS akan segera meluncurkan sebuah proyek yang akan mempertimbangkan pembangunan 75.000 rumah atas sumbangan dari UEA dan IFRC untuk membantu jutaan korban banjir di Sindh dan Punjab," kata juru bicara PRCS Riaz Ahmed kepada Arab News.x

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X