Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.850 views

Pemberontak Suriah Kuasai Markas Militer Pemerintah di Rastan

SURIAH (voa-islam.com) - Pemberontak Suriah hari Senin (11/6/2012) mengatakan mereka telah secara singkat menguasai sebuah pangkalan militer strategis dan mengancam akan menembakkan rudal darat-udara di istana Presiden Bashar al-Assad, tapi dipaksa mundur oleh serangan balik pasukan pemerintah.

Dengan bantuan 22 tentara Suriah yang bersimpati kepada mereka, pemberontak mengatakan mereka menyerbu pangkalan militer al-Ghanto dan menjarah senapan mesin dan peluru sebelum tentara menghujani mereka dengan artileri dan memaksa mereka keluar dari markas yang terletak dekat dengan pusat kota Rastan tersebut.

"Radar ini, kendaraan-kendaraan ini dan roket-roket ini disita oleh Tentara Pembebasan Suriah," kata Kapten Abdullah Bahboh dalam sebuah video diposting di YouTube, yang menunjukkan dia menunjuk rudal darat ke udara dan truk militer di markas yang mereka rebut.

Kapten pemberontak tersebut dikelilingi oleh laki-laki muda yang mengacungkan senjata mereka dan mencium satu sama lain untuk merayakan penaklukan mereka yang berani tetapi berumur pendek.

Roket darat ke udara SA-2

"Roket ini sekarang diarahkan ke istana kepresidenan dan kami memperingatkan (Presiden) Bashar al-Assad bahwa jika ia tidak menyerah takhta-Nya, kami akan meluncurkan roket-roket ini," katanya.

Bahboh mengatakan serangan di pangkalan tersebut adalah pembalasan atas pembantaian oleh pasukan Assad, yang PBB dituduh menewaskan sedikitnya 14.000 orang lebih selama tindakan keras 15-bulan pada gerakan pro-demokrasi yang telah berkembang menjadi pemberontakan bersenjata.

..Bahboh mengatakan serangan di pangkalan tersebut adalah pembalasan atas pembantaian oleh pasukan Assad..

"Dengan koordinasi dari 22 prajurit dan perwira di Brigade Pertahanan Udara 743, kami merebut markas dan menyita senjata pada dini hari Ahad 10 Juni," kata Bahboh, yang menyebut dirinya sebagai kepala kantor militer pemberontak untuk provinsi utara Homs di mana markas itu berada.

Video itu menunjukkan tiga tahanan tentara Suriah duduk dengan tangan terikat di belakang punggung mereka.

"Mereka aman, mereka dengan kami," kata Bahboh.

Juru bicara pemberontak Letnan Kolonel Saad Qassim al-Din mengatakan kepada Reuters bahwa para pemberontak telah mengambil senapan mesin AK-47 dan RPG dari markas tersebut, tetapi tidak mampu untuk memindahkan rudal darat ke udara yang lebih besar sebelum tentara menyerang.

"Rudal-rudal itu tetap pada peluncurnya dan terlalu berat untuk dipindahkan," katanya.

Peter Bouckaert, direktur keadaan darurat Human Rights Watch, mengatakan video-video amatir muncul untuk menunjukkan rudal dart ke udara SA-2 dan menyediakan kepada Reuters dengan gambar dari citra satelit yang menunjukkan markas al-Ghanto terbakar.

Bouckaert mengatakan bahwa sejumlah besar rudal jatuh ke tangan milisi yang berbeda bukan masalah besar dalam proliferasi senjata global, karena mereka sulit untuk memindahkan dan mengoperasikan.

"Bahaya nyata adalah dari senjata yang lebih kecil, seperti rudal panggul darat ke udara. Seperti kita lihat di Libya, setelah senjata ini dijarah mereka menjadi sangat sulit dilacak, dan pada dasarnya di bawah tanah, "katanya.

Bouckaert menunjuk senjata dijarah oleh para pejuang revolusioner di Libya kini telah muncul kembali di pasar gelap di negara tetangga.

"Kami tahu ada anti-tank, ranjau dan bahkan senjata kimia di depot Assad," tambahnya. (ab/aby)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Infaq Dakwah Center

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Tebar Qurban ke Pesantren, Penjara, Keluarga Mujahid, Dakwah Pedalamandan dan Rawan Pemurtadan

Qurban adalah amal shalih yang paling utama. Mari berqurban ke pesantren, penjara, keluarga mujahid, dakwah pedalamandan dan rawan pemurtadan. ...

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair Mujahid LP Medan Wafat, Enam Anaknya Menjadi Yatim. Ayo Bantu!!!

Muhammad Chair adalah seorang mujahid yang sedang menjalani vonis 9 tahun penjara di LP Medan, Sumatera Utara. Keenam anaknya berstatus yatim, menjadi tanggung jawab kaum Muslimin....

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Ummi Syaja'ah Istri Mujahid Sudah Dioperasi, Biaya 30 Juta Rupiah Sudah Dilunasi

Kondisi Ummi Syaja'ah membaik pasca operasi. Untuk mengobati Serosis Hepatis (pengerasan hati) yang dideritanya, ditempuh terapi thibbun nabawi di rumah sehat Naturaid Jombang....

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Masjid dan Kios Muslim di Tolikara Papua Dibakar Teroris Kristen. Ayo Bantu Jihad Harta..!!!

Umat Islam Tolikara Papua dizalimi mayoritas Kristen. Muslimah dilarang berjilbab menutup aurat, shalat Id dibubarkan paksa, masjid dibakar dan belasan kios aset umat Islam dibumihanguskan....

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Yatim Penderita Tumor Ganas Tutup Usia, Donasi Rp 17 Juta Telah Disalurkan

Akhwat yatim Rika Suranti tutup usia. Total dana Rp 17.200.000 telah diserahkan, semoga para donatur mendapat tiket masuk surga bersama Rasulullah SAW sedekat dua jari....

Latest News
Tolak Tokoh Pembantai ke Indonesia, ISFH Siap Hadang di Istana

Tolak Tokoh Pembantai ke Indonesia, ISFH Siap Hadang di Istana

Kamis, 03 Sep 2015 15:45

Zionis Israel Serang Markas Pelatihan Hamas di Gaza

Zionis Israel Serang Markas Pelatihan Hamas di Gaza

Kamis, 03 Sep 2015 15:35

Akui Tidak Ada Dasar Hukumnya, Ahok Tetap Belikan Mobil Baru

Akui Tidak Ada Dasar Hukumnya, Ahok Tetap Belikan Mobil Baru

Kamis, 03 Sep 2015 14:45

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Sudah Kepalang Janji dengan Cina, Buwas pun Dikorbankan Pemerintah

Kamis, 03 Sep 2015 13:45

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Rihlah Cordoba: Menjadi Saksi Masjid yang Diubah Menjadi Gereja

Kamis, 03 Sep 2015 12:57

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Bohongi KMP, PAN Main Dua Kaki

Kamis, 03 Sep 2015 12:45

Kesimpulan Hakim Prancis Yasser Arafat Meninggal Bukan Karena Diracun

Kesimpulan Hakim Prancis Yasser Arafat Meninggal Bukan Karena Diracun

Kamis, 03 Sep 2015 12:30

Daulah Islam (IS) Rebut Kembali Bagian-bagian dari Kota Baiji di Irak Utara

Daulah Islam (IS) Rebut Kembali Bagian-bagian dari Kota Baiji di Irak Utara

Kamis, 03 Sep 2015 12:00

Pemerintah Tidak Becus, KMP Dijadikan Kambing Hitam

Pemerintah Tidak Becus, KMP Dijadikan Kambing Hitam

Kamis, 03 Sep 2015 11:45

Prediksi PBB: Tahun 2020 Gaza, Palestina Tidak Akan Berpenghuni

Prediksi PBB: Tahun 2020 Gaza, Palestina Tidak Akan Berpenghuni

Kamis, 03 Sep 2015 10:45

Dukungan PAN Pada Jokowi Tak Ngaruh, Rupiah Tetap Ambles Rp14.175/1USD

Dukungan PAN Pada Jokowi Tak Ngaruh, Rupiah Tetap Ambles Rp14.175/1USD

Kamis, 03 Sep 2015 10:24

Tragedi Anak Imigran Suriah Tewas Menjadi Trending Topic Dunia

Tragedi Anak Imigran Suriah Tewas Menjadi Trending Topic Dunia

Kamis, 03 Sep 2015 10:11

Antara Dubai dan Suriah, Antara Dosa Maksiat dan Jihad

Antara Dubai dan Suriah, Antara Dosa Maksiat dan Jihad

Kamis, 03 Sep 2015 07:49

Serangan Udara Koalisi Arab Gempur Sarang-sarang Pemberontak Syiah Yaman di Ma'rib

Serangan Udara Koalisi Arab Gempur Sarang-sarang Pemberontak Syiah Yaman di Ma'rib

Kamis, 03 Sep 2015 05:46

DPR RI Minta dengan Tegas Kepada Pemerintah Cabut Bebas Visa bagi Cina

DPR RI Minta dengan Tegas Kepada Pemerintah Cabut Bebas Visa bagi Cina

Rabu, 02 Sep 2015 23:55

Pelukan Kekasih, Bekal Istri Menghadapi Momen Sensi

Pelukan Kekasih, Bekal Istri Menghadapi Momen Sensi

Rabu, 02 Sep 2015 22:37

SBY Sentil Pemimpin Agama yang Suka Buat Gaduh

SBY Sentil Pemimpin Agama yang Suka Buat Gaduh

Rabu, 02 Sep 2015 22:35

Pemerintah Burma Tidak Mengizinkan Muslimin Rohingya Bangun Kembali Masjid Mereka yang Rusak

Pemerintah Burma Tidak Mengizinkan Muslimin Rohingya Bangun Kembali Masjid Mereka yang Rusak

Rabu, 02 Sep 2015 22:21

Indonesia Hadapi Krisis Ekonomi, DPR RI Tegaskan Tidak Butuh IMF

Indonesia Hadapi Krisis Ekonomi, DPR RI Tegaskan Tidak Butuh IMF

Rabu, 02 Sep 2015 21:35

AS Lancarkan Kampanye Drone Rahasia di Suriah

AS Lancarkan Kampanye Drone Rahasia di Suriah

Rabu, 02 Sep 2015 20:35



Must Read!
X