Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.967 views

Perang Antara Mohammad Mursi Dengan Militer

Nampaknya tak dapat dihindari konflik antara Presiden Mesir Mohammad Mursi dengan para jenderal yang sekarang berkuasa. Militer tidak mau tunduk terhadap supremasi sipil, yang sudah mendapat legitimasi rakyat.

Di mana Jamaah Ikhwan telah memenangkan mayoritas parlemen, dan mengontrol parlemen dan sekaligus memegang jabatan ekskutif sebagai presiden.

Kemenangan Ikhwan yang menguasai mayoritas parlemen itu, kemudian mendorong militer membubarkan parlemen yang merupakan hasil pemilihan. Militer Mesir di bawah Menteri Partahanan Marsekal Mohammed Husien Tantawi, nampaknya tidak menginginkan parlemen akan melakukan perubahan terhadap konstitusi Mesir, yang selama ini telah memberikan wewenang yang sangat luas kepada militer.

Langkah-langkah yang membawa perubahan melaui mekanisme parlemen itu, ingin dihindari oleh militer Mesir, dan tidak membuka peluang dengan terbentuknya sebuah konstitusi yang dapat mereduki atau mengeleminir posisi militer dari kekuasaan.

Sementara itu, Presiden Mesir, Mohammad Mursi, sudah menegaskan, hendaknya militer Mesir, kembali kepada perannya yang pokok, yaitu menjaga keamanan dan kedaulatan negara, dan meninggalkan keterlibatannya dalam politik.

Maka langkah-langkah Mursi sesudah dilantik menjadi presiden oleh Mahkamah Konstitusi, berusha mengembalikan kewenangan dan hak-hak parlemen, yang sudah dibubarkan oleh militer. Langkah sangat penting terutama dalam menjaga hak-hak rakyat, serta terciptanya legitimasi politik terhadap lembaga parlemen.

Bila tidak dilakukan oleh Presiden Mursi, dan membiarkan parlemen dibubarkan oleh militer, maka hal itu akan menjadi preseden politik, di mana setiap saat militer dapat membubarkan parlemen dengan berbagai alasan. Alasan yang sangat tidak jelas, dan tidak memiliki landasan undang-undang, ketika militer membubarkan parlemen.

Di tengah-tengah situasi politik di Mesir, yang masih tidak stabil itu, Presiden Mohammed Mursi mengeluarkan dekrit, hari Minggu,  yang membatalkan keputusan  Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata (SCAF) bulan lalu untuk membubarkan parlemen.

Mursi melalui dekrit yang dikeluarkan  memutuskan  mengembalikan wewenang parlemen (Majelis Rakyat), yang merupakan hasil pemilihan parlemen, dan diperintahkan bekerja kembali pada bulan November, dan melakukan sesi persidangan yang baru guna membuat undang-undang. Keputusan yang dibuat oleh Presiden Mohammad Mursi, yang memulihkan hak-hak parlemen, nampaknya tidak menyenangkan para pemimpin militer.

Kemungkinan keputusan Mursi itu, bisa menimbulkan ledakan politik baru di Mesir, dan Ikhwan akan berhadapan dengan militer, yang didukung kaum sekuleris, liberal, nasionalis, dan minoritas Koptik.


Partai politik Ikhwanul Muslimin memenangkan hampir setengah dari perakitan dan Morsi, meskipun ia mengundurkan diri dari posisi kepemimpinan dalam Persaudaraan, masih anggota. Memang keputusan ini akan melabrka keputusan Mahkamah Agung,  yang menjadi perpanjangan tangan militer Mesir.

Militer vs Ikhwan

Konflik antara Ikhwan dengan militer sudah terjadi sepanjang sejarah pergerakan itu. Ikhwan tidak pernah bisa bertemu dengan militer, sejak lahirnya. Suatu kali Ikhwan ikut mendukung revolusi yang dilakukan para perwira muda, dibawah Jenderal Mohammad Najib, tetapi tidak berlangsung lama. Kemudian pecah, dan Ikhwan menghadapi kondisi yang sangat buruk di bawah Jenderal Gamal Abdul Nasser.

Saat Nasser digantikan oleh Anwar Sadat, sebagian tahanan Ikhwan dibebaskan dari penjara-penjara militer di Mesir. Tetapi, kemdian Sadat terbunuh, saat berlangsung upacara militer, tahun l98I, dan Ikhwan dituduh terlibat dalam pembunuhan itu.

Sejatinya,pembunuhan terhadap Anwar Sadat itu, dilakukan oleh Letanan Khalid Islambouli, yang sangat menentang perjanjian perdamaian dengan Israel, Camp David. Pertarungan antara Ikhwan  dilanjutkan saat Marsekal Hosni Mubarak berkuasa, menggantikan Presiden Anwar Sadat.  Banyak tokoh Ikhwan yang dijebloskan kedalam penjara.

Sekarang pun, situasi di Mesir menghadapi ketidak pastian. Nampaknya, militer belum ikhlas meninggalkan kekuasaannya. Hal itu sangat nampak dengan keputusan yang diambil, menjelang kemenangan dicapai oleh Ikhwan, yang kemudian melalui pengadilan Mahkamah Agung, militer membubarkan parlemen, yang merupakan hasil pemilihan. Selanjutnya, Ikhwan,  berpendapat dan bersikap bahwa keputusan pengadilan adalah salah, dan SCAF tidak memiliki hak secara hukum membubarkan parlemen.

Apakah Mursi berkonsultasi dengan militer atau kekuatan-kekuatan politik  lainnya sebelum mengeluarkan surat keputusan berupa dekrit? Menurut seorang pejabat Ikhwan, Presiden Mursi tidak melakukan  konsultasi denga para pejabat militer, saat membuat keputusan dekrit itu. Keputusan Mursi itu,menyebabkan kalangan militer Mesir, melakukan pertemuan darurat, yang akan membahas keputusan dekrit itu. Keputusan yang sangat penting itu diambil oleh Mursi, pada Minggu malam.

Kemungkinan, bila keputusan Mursi itu mendapatkan penolakan yang keras dari kalangan militer, pilihannya dalam waktu 60 hari akan diselenggarakan pemiihan anggota parlemen baru. Tentu, ini sangat tidak efisien, dan akan menimbulkan ketidak stabilan politik baru di Mesir, serta akan  merugikan kepentingan Mesir yang sekarang menghadapi masalah komplek, akibat peninggalan Mubarak.

Memang, kemenangan Ikhwan yang menguasi parlemen membuat kawatir  kalangan sekularis, liberal dan  minoritas Kristen, yang secara umum mereka lebih senang kalau  parlemen dibubarkan. Beberapa politisi sekuler terkemuka, termasuk Mohamed El-Baradei, mengkritik keputusan Mursi pada hari Minggu.

Keputusan Mahkamah Agung  Mesir menjatuhkan keputusan kontroversial yang  membubarkan parlemen sehari sebelum putaran kedua pemilihan presiden telah menimbulkan teka-teki politik yang luas. Tentang motive militer yang bertindak sangat tidak konstitutional itu.

Militer dengan membuat keputusan membubarkan parlemen itu, ingin membatasi kekuasaan presiden, dan keputusan itu tak lama sesudah TPS ditutup pada pemungutan suara presiden. SCAF mengeluarkan paket secara sepihak, dari amandemen konstitusi yang membatasi kekuasaan presiden, serta membuat parlemlen dibawah kekuasaan parlemen.

"Ini adalah langkah yang sangat menarik, karena ada pertanyaan, apa sebenarnya dibalik keputusan itu? ... Apakah ini benar pembangkangan  presiden baru terhadap para jenderal, atau ini sebuah keputusan yang diambil setelah konsultasi, dan dalam koordinasi dengan para  jenderal", ujar seorang pengamat politik di Cairo.

Ikhwan mengatakan pembubaran parlemen harus melalui referendum.Tidak bisa secara sepihak militer membubarkan parlemen. Ini merupakan langkah kudeta yang sangat bertentangan dengan tujuan revolusi rakyat Mesir, yang ingin menjujung supremasi sipil.

Konstitusi sementara Mesir, yang lahir pada  2011, tak lama sesudah rezim Hosni Mubarak runtuh, menegaskan tidak ada lembaga yang diberikan wewenang untuk membubarkan parlemen, dan tidak ada aturan dinyatakan mengatur situasi seperti itu.

Sementara itu, Presiden Mursi dijadwalkan akan melakukan lawatan pertamanya, ke Saudi, Gaza, Ethiopia, Turki, dan September dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Barack Obama di Washington.

Obama mengundang Mursi, dan akan membicarakan situasi politik di kawasan Timur Tengah. Tentu, Washington, akan mendorong Mursi, agar mentaati komitmen Mesir, terhadap perjanjian damai dengan Israel, yang telah disepakati di Camp David, pada tahun l978.

Presiden Mohammad Mursi menghadapi tekanan politik yang sangat keras, terutama dari kalangan sekuler, nasionalis, dan militer, yang tidak menginginkan Presiden Mursi memiliki wewenang yang luas, dan didukung parlemen yang kuat. Itulah wajah kaum sekuler, nasionalis, koptik, dan liberalis, yang menjadi pion Barat, terutama di dunia Islam. Wallahu'alam.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Latest News
Pemukim Ilegal Yahudi Curi Hasil Panen Zaitun Warga Palestina di Tepi Barat

Pemukim Ilegal Yahudi Curi Hasil Panen Zaitun Warga Palestina di Tepi Barat

Selasa, 17 Oct 2017 11:00

Untuk Islam Lebih Berkualitas, Tinggalkan Aktifitas yang Tak Berguna!

Untuk Islam Lebih Berkualitas, Tinggalkan Aktifitas yang Tak Berguna!

Selasa, 17 Oct 2017 10:45

Erick Yusuf: Anies-Sandi Milik Umat bukan Partai

Erick Yusuf: Anies-Sandi Milik Umat bukan Partai

Selasa, 17 Oct 2017 10:00

Perhimpunan Al-Irsyad: Terjadi Tebang Pilih Penegakan Hukum di Indonesia

Perhimpunan Al-Irsyad: Terjadi Tebang Pilih Penegakan Hukum di Indonesia

Selasa, 17 Oct 2017 09:36

Kematian Petinggi ISIS Marawi Dinilai Pengaruhi Daya Dukung di Indonesia

Kematian Petinggi ISIS Marawi Dinilai Pengaruhi Daya Dukung di Indonesia

Selasa, 17 Oct 2017 09:32

Ilmuwan Kembangkan Lem Penutup Luka Tubuh

Ilmuwan Kembangkan Lem Penutup Luka Tubuh

Selasa, 17 Oct 2017 09:15

SMAN 3 Cimahi Budayakan Tilawah Al-Quran Sebelum KBM

SMAN 3 Cimahi Budayakan Tilawah Al-Quran Sebelum KBM

Selasa, 17 Oct 2017 09:03

Turki Perpanjang Keadaan Darurat untuk Kali Kelima

Turki Perpanjang Keadaan Darurat untuk Kali Kelima

Selasa, 17 Oct 2017 07:40

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

PERPPU 2/2017: Di manakah Perlindungan Negara Terhadap Ormas Islam?

Selasa, 17 Oct 2017 04:32

Beda Aksi, Beda Kondisi

Beda Aksi, Beda Kondisi

Senin, 16 Oct 2017 22:47

Kekristenan dan Komunisme di Indonesia (Bagian 2 - Habis)

Kekristenan dan Komunisme di Indonesia (Bagian 2 - Habis)

Senin, 16 Oct 2017 22:30

Anies-Sandi Diingatkan jangan Dahulukan Kepentingan Ormas Pendukung daripada Publik

Anies-Sandi Diingatkan jangan Dahulukan Kepentingan Ormas Pendukung daripada Publik

Senin, 16 Oct 2017 22:21

Turki Siap Bantu Pemerintah Syi'ah Irak Usir Petempur Komunis Kurdi dari Kirkuk

Turki Siap Bantu Pemerintah Syi'ah Irak Usir Petempur Komunis Kurdi dari Kirkuk

Senin, 16 Oct 2017 21:00

Penerbitan Sertifikasi Halal Diambil Alih Pemerintah?

Penerbitan Sertifikasi Halal Diambil Alih Pemerintah?

Senin, 16 Oct 2017 20:41

Ini Pola Komunikasi untuk Anies-Sandi dalam Menghadapi Reklamasi

Ini Pola Komunikasi untuk Anies-Sandi dalam Menghadapi Reklamasi

Senin, 16 Oct 2017 20:21

Filipina Klaim Bunuh Amir IS Asia Tenggara Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute di Marawi

Filipina Klaim Bunuh Amir IS Asia Tenggara Isnilon Hapilon dan Omarkhayam Maute di Marawi

Senin, 16 Oct 2017 19:42

Anies-Sandi Diminta Hidupkan Kebiasaan Pemprov DKI yang Hilang

Anies-Sandi Diminta Hidupkan Kebiasaan Pemprov DKI yang Hilang

Senin, 16 Oct 2017 18:21

Tak Hanya Djarot, Megawati pun Pernah Tolak Hadiri Pelantikan Penggantinya

Tak Hanya Djarot, Megawati pun Pernah Tolak Hadiri Pelantikan Penggantinya

Senin, 16 Oct 2017 17:46

SMAN 3 Cimahi Tangkal Dampak Negatif Gadget Dengan Akhlak Islam

SMAN 3 Cimahi Tangkal Dampak Negatif Gadget Dengan Akhlak Islam

Senin, 16 Oct 2017 17:42

Sejarawan Berharap Tidak Ada Lagi Uang yang Dianggap Tuhan di Kepemimpinan Baru DKI

Sejarawan Berharap Tidak Ada Lagi Uang yang Dianggap Tuhan di Kepemimpinan Baru DKI

Senin, 16 Oct 2017 16:21


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X