Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
4.077 views

Gabungan Syi'ah Bersenjata asal Irak, Libanon dan Suriah Jaga Kuil Suci dari Pejuang Sunni

DAMASKUS, SURIAH (voa-islam.com) - Para petempur Syi'ah bersenjata dari Irak dan Libanon telah bergabung dengan milisi bersenjata sesama Syi'ah asal Suriah,yang dikenal sebagai Shabiha, untuk mempertahankan sebuah kuil di selatan Damaskus yang mereka khawatirkan terancam oleh para pejuang Sunni yang melawan Presiden Bashar Al-Assad.

Kehadiran petempur Syi'ah dari negara-negara tetangga itu telah dikonfirmasi oleh sumber-sumber di Irak dan Suriah.

Brigade Abu al-Fadhl al-Abbas, dinamai dari anak sahabat Ali Bin Abi Thalib Radhiallahu 'Anhu yang syahid pada abad ke tujuh, dibentuk beberapa bulan yang lalu dan bertempur terutama di sekitar kuil Sayyida Zeinab di pinggiran selatan ibukota Suriah, sebuah sumber yang dekat dengan brigade tersebut mengatakan.

Sumber itu mengklaim brigade tersebut didirikan sebagai tanggapan terhadap bahaya yang dirasakan untuk kuil dan masjid sekte Syiah, yang merupakan minoritas namun berkuasa di Suriah, dari pejuang Sunni

"Mereka berada di sana untuk satu tujuan dan itu adalah untuk mempertahankan kuil tersebut," klaimnya menambahkan mereka beroperasi secara independen dari pasukan Assad di sekitar ibukota.

Dia mengatakan milisi Syi'ah bersenjata Irak di kuil Sayyida Zeinab termotivasi sebagian oleh keinginan untuk mencegah terulangnya kekerasan sektarian yang diikuti serangan pada 2006 terhadap Masjid Imam Syiah al -Askari Irak, menyalahkan perbuatan tersebut pada Al-Qaidah, yang menyebabkan ribuan orang baik Sunni dan Syiah kehilangan nyawa.

Konflik Suriah sendiri telah menarik para pejuang Sunni garis keras beberapa dari Afghanistan, Libya dan Chechnya ke negara tersebut, banyak dari mereka menganggap Syi'ah kafir dan kuil-kuil mereka sebagai non-Islami dan simbol paganisme yang harus dirobohkan.

Seorang pejabat Syiah Irak mengatakan mmilisi Syiah Irak - beberapa di antaranya telah tinggal di selatan Damaskus sejak melarikan diri dari kekerasan Irak sendiri - mulai dimobilisasi musim panas lalu sebagai tanggapan terhadap pejuang Suriah di daerah yang dia sebut sebagai "kelompok garis keras dan Salafi."

Para pejuang Suriah "ingin menghancurkan kuil Sayyida Zeinab dan ratusan Syiah Irak yang sudah tinggal di Suriah berdiri untuk mereka dan melawan balik," klaimnya kepada Reuters dari Irak.

"Sekarang mereka lebih terorganisir, di bawah Brigade Abu al-Fadhl al-Abbas," katanya. Sumber yang dekat dengan brigade mengatakan brigade itu dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang dinamani dari 12 imam Syiah dan anggotanya terutama terdiri dari warga Syi'ah Irak, Lebanon dan Suriah.

Brigade tersebut sendiri masih terdiri terutama dari warga Irak, kata pejabat itu, meskipun ia mengklaim mereka datang ke Damaskus secara individual dan tidak berada di bawah naungan negara atau organisasi manapun.

Para pejuang Suriah menuduh Hizbullah Libanon, sekutu Assad, dari berjuang bersama pasukan rezim Damaskus. Namun bagaimanapun,  kelompok militan Syi'ah bersenjata ini terus  menyangkal tuduhan itu dan hanya mengklaim bahwa para loyalisnya yang berjuang di desa-desa perbatasan untuk membela warga Syiah di sana. (st/Reuters)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Toko Tas Online TBMR - Diskon Setiap Hari

Jual tas branded murah, tas import, tas wanita dengan harga yang super murah. Tas LV, Prada, Gucci, Hermes, Chanel, Burberry, Chloe, Webe, dll. Grosir dan Eceran.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Dua Tahun Nuraini Menahan Sakit Tumor Mata. Cita-citanya Ingin Jadi Ustadzah. Ayo Bantu!!

Orang dewasa saja belum tentu sanggup menahan nyeri yang hebat selama dua tahun pada mata dan kepala. Tapi balita Nuraini ini bisa bersabar menghadapi ujian Allah, tumor mata ganas....

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Padukan Dakwah dan Medis, IDC akan Mendirikan KLINIK UMMAT Gratis untuk Dhuafa, Ayo Bantu!!

Untuk meningkatkan dakwah dan kesejahteraan umat Islam, IDC mensinergikan dakwah Islamiyah, misi kemanusiaan dan medis. Ayo bantu program KLINIK UMMAT di berbagai daerah....

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Yatim Syuhada Zahra Ramadhani Tutup Usia, Biaya Pengobatan Rp 10,8 Juta Telah Disalurkan

Gadis yatim syuhada ini wafat di RS Adam Malik Medan setelah menderita penyakit Lupus. Ayahnya gugur tahun 2010 saat menegakkan syariat i'dad bersama kafilah Mujahidin Aceh....

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Biaya Operasi Penyumbatan Usus Dilunasi, Aktivis Nahi Mungkar Solo Pulang dari Rumah Sakit

Setelah dua pekan opname di rumah sakit, akhirnya Luqman Rivai bisa pulang ke rumah. Biaya operasi sebesar 33,5 juta rupiah dilunasi, IDC turut membantu biaya 8,5 juta rupiah...

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Operasi Penyumbatan Usus, Aktivis Nahi Mungkar Solo Butuh Biaya Rp 12 Juta. Ayo Bantu!!

Sudah dua pekan Luqman opname di rumah sakit, usai operasi penyumbatan usus. Ia tak bisa pulang karena terganjal biaya operasi 33,5 juta rupiah yang belum dilunasi. Ayo bantu!! ...

Latest News


Must Read!
X

Kamis, 23/10/2014 12:15

Jokowi dan Kabinet Koalisi Rakyat