Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.397 views

Hentikan Freeport, Beri Kesejahteraan untuk Kami

Sabahat VOA-Islam...

PT. Freeport merupakan salah satu perusahaan tambang terkemuka di dunia. PT. Freeport indonesia melakukan eksplorasi, menambang dan memproses biji yang mengandung tembaga, emas dan perak di daerah dataran tinggi di kabupaten Mimika, Provinsi Papua, Indonesia. PT. Freeport merupakan salah satu bentuk investasi perusahaan milik asing di Indonesia.

Pada Jum’at, 9 Oktober 2015 menteri ESDM Sudirman Said menyatakan bahwa “pemerintah telah meyakinkan PTFI akan menyetujui perpanjangan operasi paska 2021 termasuk kepastian hukum dan fiscal yang terdapat pada Kontrak Karya”. Hal ini disebabkan besarnya investasi PTFI telah memberikan manfaat bagi Indonesia. Namun saat masalah ini menjadi sorotan, pemerintah “meralat” dengan menegaskan bahwa kontrak dengan PTFI tersebut belum diperpanjang (Liputan6.com, 16/10/2015).

Jokowi juga mengaku telah bertemu dan berbicara dengan manajemen PTFI dan juga mengajukan 5 syarat dalam proses negosiasi kontrak. PTFI diminta: (1) Ikut membantu pembangunan papua. (2) Meningkatkan kandungan local, termasuk menambah jumlah pekerja asal papua. (3) Mendivestasi (menjual) sebagian sahamnya. (4) Meningkatkan royalty yang dibayarkan pada pemerintah Indonesia. (5) Mengolah logam di dalam negeri, termasuk membangun industry hilir khususnya di Papua.

Dari persyaratan diatas, agaknya “sudah dipastikan” bahwa perpanjangan kontrak PTFI akan dilakukan. Pasalnya, persyaratan tersebut telah disepakati oleh PTFI. Namun jika sampai saat ini kontrak tersebut blm diperpanjang, hal itu disebabkan karena UU yang mengharuskan perpanjangan kontrak hanya bisa dilakukan 2 tahun sebelum kontrak tersebut berakhir, yaitu tahun 2019.

Bukan hanya itu, pemerintah juga mempunyai rencana akan memperpanjang izin operasi PTFI selama 20 tahun. Jika memang benar akan diberikan, itu artinya tehitung dari 2021 PTFI dapat mengeruk kekayaan emas, perak dan tembaga di Papua hingga 2041. Hal ini berarti akan bertambah lagi deretan bencana yang menimpa negeri kita.

PTFI merupakan salah satu bentuk pemasukan bagi pemerintahan Indonesia dengan cara memberikan royalty, pembagian deviden, dan pajak. Namun di balik semua itu PTFI telah banyak merugikan negeri ini

PTFI merupakan salah satu bentuk pemasukan bagi pemerintahan Indonesia dengan cara memberikan royalty, pembagian deviden, dan pajak. Namun di balik semua itu PTFI telah banyak merugikan negeri ini. Selain pembagian royalty yang sangat kecil, PTFI juga mempunyai masalah dengan lingkungan.

LSM Jatam mengungkapkan, “tanah adat 7 suku, di antaranya Amungme, diambil dan dihancurkan pada saat awal beroperasi PTFI. Wilayah estuary tercemar sepanjang 110 Km2, 113 km2 lahan subur terkubur dan sungai Ajkwa beracun hingga 40 km akibat limbah tailing yang ditimbun oleh PTFI. Jika musim penghujan datang, sungai Ajkwa mengalami perubahan aliran sungai yang menyebabkan banjir, kehancuran hutan tropis seluas 21 km2 dan menyebabkan daerah yang semula kering menjadi rawa.”

Akibat dari kerusakan yang terjadi, Marwan Batubara, Direktur Eksekutif Indonesia Resoucers Studies (IRESS) mengusulkan kepada pemerintah agar memberikan denda pada PT. Freeport sebesar US$ 5 milliar atau setara dengan Rp. 67,7 triliun (perkiraan kurs Rp 13.504 perdolar AS) (liputan6.com, 17/10). Hal itu diserupakan dengan kasus BP yang mencemari lingkungan di AS dan dijatuhi denda US$ 30 milliar. Selain itu PTFI juga menahan pembangunan smelter guna memastikan perpanjangan operasinya.

PT. Freeport juga tak segera mendevistasi (menjual) sebagian saham seperti PMA Minerba lainnya. PTFI juga tidak menyetorkan dividen kepada pemerintah tahun 2012 – 2014. Meski semua itu, PT. Freeport tetap saja diistimewakan, bahkan diberi sinyal kepastian perpanjangan kontraknya pasca 2021, yang menjadi pertanyaannya adalah siapakah yang harus lebih berperan dalam menangani bencana ini? Pemerintah ataukah PT. Freeport??

Jika pemerintah mempunyai tujuan untuk menciptakan kesejahteraan rakyatnya, maka seharusnya pemerintah menyudahi kerjasama dengan PTFI. Dalam UU juga dinyatakan bahwa “bisa diperpanjang”, tidak wajib dan tidak harus. Jika itu dilakukan, maka itu menjadi keputusan yang terbaik dan sangat menguntungkan bagi negeri ini dan rakyatnya. Apalagi pemberian ijin operasi kepada PT. Freeport dan sejenisnya jelas menyalahi aturan islam.

Dalam islam, tambang yang berlimpah haram diserahkan kepada swasta, apalagi asing. Abyadh bin Hammal ra. Menuturkan bahwa: “ia pernah dating kepada Rasulullah saw, lalu meminta (tambang) garam.

Ibn al-Mutawakkil berkata, “(Maksudnya tambang) yang ada di Ma’rib.” Beliau kemudian memberikan tambang itu kepada dia. Ketika dia pergi, seseorang di majelis itu berkata (kepada Nabi saw.), “apakah anda tahu apa yang anda berikan? Sesungguhnya anda memberi dia (sesuatu laksana) air yang terus mengalir.” Ibn al-Mutawakkil berkata,”Rasul lalu menarik kembali (tambang itu) dari dia (Abyadh bin Hamal).” (HR Abu Dawud, at-Tirmidzi dan al-Baihaqi).

Islam menetapkan tambang adalah milik seluruh umat, baik para pejabat maupun rakyat biasa. Tambang seharusnya dikelola langsung oleh negara dan seluruh hasilnya dikembalikan untuk kemaslahatan rakyat. Hanya dengan aturan islam seperti itulah kekayaan alam akan benar-benar menjadi berkah untuk negeri ini dan penduduknya.

Jadi, stop Freeport!! Untuk memberikan keuntungan terbesar bagi rakyat dan memperjuangkan nasib generasi mendatang. Mari berjuang untuk kedaulatan negeri ini demi menciptakan kesejahteraan dan kemaslahatan untuk rakyat indonesia. Wallah a’lam bi –ash-shawab. [syahid/voa-islam.com]

Kiriman Silmi Kafhah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Ingatkan Pangkostrad soal Semua Agama Benar, Bukhori: Bukan Otoritas TNI

Jum'at, 17 Sep 2021 10:08

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Unit Drone yang Membantu Taliban Memenangkan Perang

Jum'at, 17 Sep 2021 09:35

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Akmal Sjafril: Aqidah Pintu Masuk Pemikiran Rasional

Jum'at, 17 Sep 2021 06:51

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Kamis, 16 Sep 2021 22:16

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Kamis, 16 Sep 2021 21:28

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Kamis, 16 Sep 2021 20:59

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Kamis, 16 Sep 2021 20:19

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Kamis, 16 Sep 2021 15:55

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Kamis, 16 Sep 2021 14:27

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Kamis, 16 Sep 2021 10:56

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Kamis, 16 Sep 2021 09:46

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Kamis, 16 Sep 2021 08:56

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Kamis, 16 Sep 2021 08:26

Tangisan Mega

Tangisan Mega

Rabu, 15 Sep 2021 22:55

Agar Viral Dunia Akhirat

Agar Viral Dunia Akhirat

Rabu, 15 Sep 2021 22:43

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Rabu, 15 Sep 2021 22:38

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

Rabu, 15 Sep 2021 22:35

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Rabu, 15 Sep 2021 22:09

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Rabu, 15 Sep 2021 21:34

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Rabu, 15 Sep 2021 21:25


MUI

Must Read!
X