Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.464 views

[Story Hamka-4] Metode Belajar Hamka

Oleh: Roni Tabroni*

Pada dasarnya, sejak kecil Hamka sudah senang belajar. Hanya saja, metode yang diterapkan oleh ayahnya (Haji Rosul) dirasa tidak cocok bagi dirinya.

Sebagai ulama terkemuka di Ranah Minang, Haji Rosul tentu saja wajar jika berharap banyak pada anak pertamanya. Harapan itu terkait dengan penerus dakwah ke depan setelah dirinya tiada.

Untuk mewujudkannya Haji Rosul kemudian mendidik Hamka kecil dengan cara yang diyakininya benar. Hamka dididik dalam pola pengajaran yang cenderung keras. Cara itulah yang diyakini Haji Rosul untuk memastikan anaknya dapat menjadi ulama besar ke depannya.

Pengajaran tentang agama dilakukan secara kompensional dan cendeung doktrinal. Metode itu juga yang diterapkan Haji Rosul ketika mengajar di Surau dan Towalib.

Seperti biasa, siswa di sekolah itu dianggap sebagai peserta didik yang harus menerima ilmu apa adanya. Metode itu minim dialog dan tidak memberikan kebebasan kepada murid-muridnya. Selain doktrin-doktrin yang disampaikan, para siswa juga diwajibkan dengan hafalan-hafalan terkait dengan al-Quran, Hadits, dan pelajaran lainnya.

Entah mengapa, Hamka tidak kerasan dengan metode yang cenderung keras, searah, dan mengandalkan hafalan. Maka resikonya, Hamka selalu jenuh dengan pola pengajaran yang tidak berkembang.

Di sisi lain, Hamka kecil termasuk anak yang suka bermain, bahkan sering lebih jauh tempat mainnya dibanding teman-temannya yang lain. Sayangnya, kesukaan Hamka kecil yang sering bermain itu tidak disukai ayahnya. Maka tidak jarang Hamka dimarahi dan dihukum ayahnya.

Di Towalib, Hamka awalnya ingin memberikan image positif, sebagai anak dari ulama besar sekaligus pendiri sekolah itu. Namun Hamka lagi-lagi tidak bisa mempertahankan sifatnya. Malasnya belajar dengan pola lama membuat Hamka sering kali membolos. Tidak jarang Hamka pulang lebih cepat atau bahkan tidak masuk sama sekali.

Pilihan Hamka kemudian jatuh pada Bibliotek (Perpustakaan) yang dimiliki salahseorang gurunya. Di bibliotek itulah Hamka merasa menemukan dunianya. Rupanya kegiatan membaca lebih disukai Hamka dibanding mendengarkan Syeih berbicara atau menghafal terus-terusan.

Di bibliotek Hamka selahap buku-buku dengan beragam jenis dan tema. Karena tidak oleh dibawa pulang, kegiatan membaca hanya dilakukan di tempat sampai menjelang sore. Setiap hari Hamka melakukan hobi belajarnya itu.

Namun, lama kelamaan, Hamka juga butuh membaca buku ketika sedang di rumah. Walaupun awalnya tetap tidak bisa dipinjam, namun Hamka kemudian merayu pemilik bibliotek. Hamka berjanji untuk menyampul seluruh buku yang ada di sana, dengan syarat mengerjakannya di rumah. Ketika dibawa ke rumah itulah buku-buku itu bisa dibaca juga di rumah pada malam hari.

Membaca buku malam hari ketika di rumah tentu bukan tanpa alasan. Hamka yakin persis jika ayahnya akan marah kalau tahu Hamka membaca buju-buku dari bibliotek. Sebab dalam pandangan ayahnya, Hamka diwajibkan belajar ilmu agama dan belum diizinkan membaca buku-buku umum termasuk buku sastra.

Namun, serapih apapun Hamka menyembunyikan hobinya, akhirnya ketahuan pula. Suatu hari Haji Rosul menemukan Hamka sedang membaca buku yang dipinjamnya itu. Kemudian memarahi Hamka dan dilarang untuk datang kembali ke bibliotek.

Selain hobi membaca, Hamka juga suka mencari pengalaman dengan pergi ke tempat yang jauh. Dalam usia yang masih belasan, Hamka sudah berangkat ke berbagai kota dengan menempuh waktu berhari-hari. Pada zamannya, tentu saja tidak ada kendaraan yang memadai. Kalaupun ada Hamka tidak memili uang untuk itu. Maka perjalanan jauh yang dilakukannya seringkali dengan cara berjalan kaki.

Dengan pengalaman perjalanan yang jauh itu, Hamka telah mengambil pelajaran penting tengang keragaman masyarakat, tentang kodisi sosial dan mengenal berbagai macam karakter orang. Bahkan ketika perjalanannya ke Jogja, Hamka masih berusia 17 tahun.

Pada saat itu, pulau jawa, belum diketahui orang-orang seusianya di Minangkabau. Sedangkan Hamka, sudah tahu keberadaan pulau Jawa dengan segala kemajuannya, lewat buku-buku yang pernah dibacanya. Bahkan Hamka juga berangkat ke Jawa dengan ekspektasi tersendiri, yaitu ingin mengetahui dan belajar tentang berbagai perkumpulan.

Hamka tahu bahwa di pulau Jawa banyak orang pintar dan membuat berbagai perkumpulan. Termasuk Hamka sudah membayangkan bagaimana pesatnya pembangunan di pulau Jawa.

Di Jogja Hamka berkenalan dengan tokoh-tokoh Sarekat Islam dan Muhammadiyah. Bagi Hamka, aktif di organisasi jauh lebih menantang. Cara belajar yang lebih dinamis, Hamka merasa lebih nyaman. Bahkan selain menjadi anggota SI dan Muhammadiyah, di Jogja Hamka juga belajar pidato, ternasuk belajar menulis kepada pendiri Persis A. Hasan di Bandung.

Awalnya, Haji Rosul sebagai ulama terkemuka dan disegani, menganggap anaknya sejak kecil termasuk anak yang membangkang. Sangat dihawatirkan Hamka kecil tidak sesuai dengan yang diharapkannya. Rupanya, Hamka memiliki cita-cita yang sama dengan ayahnya. Termasuk Hamka sangat memperhatikan amanat ayahnya untuk melanjutkan perjuangan dakwah ayah dan kakeknya.

Namun, di akhir, Haji Rosul kemudian menjadi tahu bahwa ini hanya perbedaan metode belajar saja. Sebab pada akhirnya Hamka pun menjadi pendakwah kondang dan menjadi kebanggan ayahnya itu. [syahid/voa-islam.com]

*) Penulis adalah Dosen Prodi Ilmu Komunikasi USB YPKP, UIN SGD Bandung dan Pengurus MPI PP Muhammadiyah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Bedah Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Rampung 75 Persen, Biaya Kurang 14 Juta Rupiah, Ayo Bantu.!!

Pembangunan rumah korban banjir Tasikmalaya ini masih butuh dana 14 juta rupiah untuk. Rumah ini sangat dibutuhkan warga sekitar untuk menimba ilmu agama, ibadah, aqidah, tajwid, tahfizh, akhlaq...

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

[Program Infaq Cerdas] IDC Salurkan Beasiwa 6,3 Juta kepada Santri Muallaf di Pesantren

Di dalam harta kita terdapat hak orang lain, maka wajib hukumnya bagi umat Islam untuk mengeluarkan zakat. Di dalam zakat itu ada senyum masa depan fakir miskin yatim dan dhuafa....

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

Latest News
Sejumlah Wali Kota Protes Hasil Riset Setara Institute

Sejumlah Wali Kota Protes Hasil Riset Setara Institute

Jum'at, 14 Dec 2018 21:41

Erdogan: Saya Tahu Orang yang Berada Dibalik Pembunuhan Khashoggi

Erdogan: Saya Tahu Orang yang Berada Dibalik Pembunuhan Khashoggi

Jum'at, 14 Dec 2018 21:15

Istri Ambil Duit Suami Tanpa Sepengatuhannya

Istri Ambil Duit Suami Tanpa Sepengatuhannya

Jum'at, 14 Dec 2018 17:07

Kotak Suara dari Kardus, Apa yang Ada di Pikiran KPU dan Negara?

Kotak Suara dari Kardus, Apa yang Ada di Pikiran KPU dan Negara?

Jum'at, 14 Dec 2018 15:35

Politisi: Semakin Hari, Kubu Jokowi semakin Menunjukkan Sifat Aslinya

Politisi: Semakin Hari, Kubu Jokowi semakin Menunjukkan Sifat Aslinya

Jum'at, 14 Dec 2018 14:35

15.000 Pasukan Oposisi Suriah Siap Bergabung dalam Operasi Militer Turki Melawan YPG di Timur Efrat

15.000 Pasukan Oposisi Suriah Siap Bergabung dalam Operasi Militer Turki Melawan YPG di Timur Efrat

Jum'at, 14 Dec 2018 14:15

Pernyataan Moeldoko Dinilai Otoriter dan Miskin Empati

Pernyataan Moeldoko Dinilai Otoriter dan Miskin Empati

Jum'at, 14 Dec 2018 13:35

Bukan Rakyat yang Urusi Presiden

Bukan Rakyat yang Urusi Presiden

Jum'at, 14 Dec 2018 12:35

Keluhan Petani ke Cawapres 02

Keluhan Petani ke Cawapres 02

Jum'at, 14 Dec 2018 11:35

Paska Keliling Jatim, Andi Singgung Potong Leher

Paska Keliling Jatim, Andi Singgung Potong Leher

Jum'at, 14 Dec 2018 10:35

Aktris Israel-Amerika Terkenal Kecam Hukum Kontroversial Israel, Menyebutnya Sebagai Rasis

Aktris Israel-Amerika Terkenal Kecam Hukum Kontroversial Israel, Menyebutnya Sebagai Rasis

Jum'at, 14 Dec 2018 10:15

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Bom 212, Teror Terhadap Elektabilitas Jokowi

Jum'at, 14 Dec 2018 10:05

Survey Abal-abal Masjid Radikal, Yuk Bangga jadi Aktivisnya

Survey Abal-abal Masjid Radikal, Yuk Bangga jadi Aktivisnya

Jum'at, 14 Dec 2018 09:33

Yang Terkenang dari 212, Peran Muslimah untuk Kebangkitan

Yang Terkenang dari 212, Peran Muslimah untuk Kebangkitan

Jum'at, 14 Dec 2018 09:04

Mantan Jubir Al-Shabaab yang Membelot ke Pemerintah Ditangkap Pasukan Somalia dan Ethiopia

Mantan Jubir Al-Shabaab yang Membelot ke Pemerintah Ditangkap Pasukan Somalia dan Ethiopia

Jum'at, 14 Dec 2018 09:00

[VIDEO] Bantahan untuk Grace Natalie, Perda Syariah Tak Langgar Aturan Negara

[VIDEO] Bantahan untuk Grace Natalie, Perda Syariah Tak Langgar Aturan Negara

Jum'at, 14 Dec 2018 07:42

[VIDEO] Habib Bahar bin Smith Dijadikan Tersangka, GNPF Ulama Tuntut Keadilan Hukum

[VIDEO] Habib Bahar bin Smith Dijadikan Tersangka, GNPF Ulama Tuntut Keadilan Hukum

Jum'at, 14 Dec 2018 04:54

[VIDEO] Boikot Berbalas Boikot

[VIDEO] Boikot Berbalas Boikot

Jum'at, 14 Dec 2018 02:43

Lifestyle kekinian: Ala Korea atau Islam?

Lifestyle kekinian: Ala Korea atau Islam?

Kamis, 13 Dec 2018 23:23

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Virus Islamophobia di Balik Stigma Radikal

Kamis, 13 Dec 2018 22:08


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X