Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.635 views

[Stroy Hamka-6] Yang Membuat Hamka Berbeda

Oleh: Roni Tabroni*

Sebagai putra dari ulama besar pada zamannya (Haji Rasul), Hamka saya nilai tidak persis sama. Walaupun keduanya teguh pendirian, tetapi pada banyak hal Hamka berbeda.

Haji Rasul cenderung keras, termasuk ketika mengajari Hamka. Tetapi Hamka dalam beberapa litelatur yang saya baca justru cenderung lembut. Selain mudah bergaul, Hamka juga memilih jalur diplomasi dalam berbagai hal.

Cara belajar Hamka juga dapat dibedakan dengan ayahnya yang lebih monolog dengan khas pengajaran lama. Hamka lebih suka belajar otodidak, dialogis dan eksploratif. Maka Hamka sejak kecil selalu “membangkang” terhadap ayahnya, semata-mata tidak suka terhadap metode belajar — bukan terhadap pribadinya.

Namun demikin, Hamka selalu mencamkan harapan ayahnya agar kelak menjadi penerus ayah dan kakeknya (Amrullah) untuk menjadi pemuka agama. Walaupun Hamka lebih menyukai sastra, tetapi Hamka pun terus menjalani belajar agama.

Selain tidak suka belajar di ruang yang bersifat klasikal, Hamka juga selalu merasa jenuh dengan belajar yang hanya itu-itu saja. Maka dirinya lebih suka “melahap” buku-buku yang jumlahnya sangat banyak. Dengan membaca sendiri, Hamka merasa wawasannya jauhq lebih luas dan menjadi banyak tahu.

Selain itu, Hamka juga berprinsip bahwa untuk menjadi ulama, tidak hanya cukup dengan belajar masalah agama saja, tetapi juga harus memahami berbagai ilmu pengetahuan. Dengan keluasan ilmu, maka seorang ulama akan dapat lebih mengeksplorasi ajaran agamanya menjadi lebih kontekstual.

Bahkan, berbeda dengan anak sezamannya, Hamka juga sejak remaja sudah terbiasa dengan bacaan-bacaan yang berbau filsafat. Termasuk buku sejarah, idiologi-idiologi besar dunia, sastra, dan ilmu umum lainnya.

Selain suka menambah wawasan, Hamka juga sangat tertarik dengan keterampilan berpidato. Maka sejak menginjakkan kaki di Yogyakarta untuk yang pertama kalinya, Hamka sudah terpukau dengan pidatonya Tjokro. Berawal dari situlah Hamka mulai mengasah kemampuan berpidatonya.

Tapi bukan Hamka jika hanya puas dengan satu hal saja. Hamka juga mengamati para tokoh Muhammadiyah dan Syarikat Islam (SI) ketika berada di Jogja yang selalu menulis di media-media lokal.

Melihat peluang yang baru ini, Hamka juga kemudian mewujudkan harapannya itu dengan langsung belajar menulis kepada pembaharu Islam lainnya di Bandung yaitu A. Hasan dan M. Natsir. Beberapa saat Hamka sudah dianggap mampu untuk menulis di media.

Jadilah Hamka sebagai pemuda yang selain memiliki wawasan cukup luas, juga memiliki kemampuan berpidato dan menulis. Maka tidak heran jika di usia yang relatif Muda Hamka sudah mengadakan kursus pidato bagi teman-teman sebayanya di Padang Panjang. Bahkan untuk melengkapi metode dakwahnya, Hamka juga menerbitkan buletin bagi kalangan terbatas.

Kemampuan pidato dan menulisnya terus diasah. Selain sering tampil di forum-forum ceramah, Hamka juga terus menulis. Teman-teman yang sedang belajar pidato kemudian ditranskipnya. Beberapa lama kemudian, lahirlah buku kumpulan ceramah yang disusun Hamka.

Pidato Hamka memang tidak meledak-ledak layaknya Soekarno, namun Hamka mampu menampilkan sebuah gaya yang khas dengan keanggunan dan kesejukan pesannya. Maka tidak heran di usia yang relatif muda Hamka sudah sibuk memenuhi undangan ceramah. Bahkan, secara tidak langsung Muhammadiyah menjadikan Hamka sebagai kader yang dipersiapkan untuk masa depan.

Sedangkan kelebihan dalam hal menulisnya, Hamka gunakan untuk berdakwah lewat pena. Selain menjadi penulis lepas, Hamka juga secara langsung pernah mengelola beberapa majalah bernafaskan Islam dengan oplah yang cukup besar.

Lewat tulisan-tulisan di media itulah nama Hamka semakin dikenal khalayak luas. Hamka menjadi buah bibir. Dakwahnya menyentuh berbagai kalangan, sebab tidak hanya di balik mimbar tetapi juga media massa.

Tetapi dakwah Hamka tidak biasa, sebab narasi yang dibangun Hamka berbeda dengan muatan dakwah pada zamannya. Konten medianya begitu luas, bukan hanya ajaran-ajaran Islam yang praktis dan pemahaman sempit, tetapi menyampaikan sebuah kebudayaan Islam yang luas dan mencerahkan. Kedalaman analisis dan keluasan wawasan Hamka tercermin dari tulisan dan medianya.

Hal ini tidak aneh karena Hamka, lagi-lagi harus dilihat sebagai sosok ulama yang tidak hanya paham agama, tetapi juga wawasannya yang luas, akibat dari tradisi baca yang kuat dengan metode belajar yang unik sejak kecil.

Maka keabadian Hamka sebenarnya dapat dibaca di sini. Setidaknya, lewat karya-karyanya yang terhampar luas,dari mulai tulisan lepas, buku-buku roman yang relatif tipis, hingga tafsir al-Azhar yang fenomenal itu.

Tidak mudah, tetapi Hamka telah mengajarkan bagaimana memberikan makna pada kehidupan. Bahwa hidup tidak sekedar kerja dan mencari makan lalu setelah itu mati dan membusuk. [syahid/voa-islam.com]

*) Penulis adalah Dosen Prodi Ilmu Komunikasi USB YPKP, UIN SGD Bandung dan Pengurus MPI PP Muhammadiyah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
Saham 54 Industri Ini Bisa Dikuasai Asing 100 Persen, Ini Reaksi Ekonom

Saham 54 Industri Ini Bisa Dikuasai Asing 100 Persen, Ini Reaksi Ekonom

Senin, 19 Nov 2018 10:37

Kuwait Usir Bloger Kontroversial Israel Ben Tzion

Kuwait Usir Bloger Kontroversial Israel Ben Tzion

Senin, 19 Nov 2018 10:05

Taliban Adakan Pembicaraan Dengan Utusan AS di Qatar

Taliban Adakan Pembicaraan Dengan Utusan AS di Qatar

Senin, 19 Nov 2018 09:00

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Catatan Ibu Rumah Tangga: Tolak Perda Agama, PSI Tak Demokratis?

Ahad, 18 Nov 2018 23:57

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Said Aqil Siradj Tak Sependapat dengan Pernyataan Ketua Umum PSI Terkait Perda Agama

Ahad, 18 Nov 2018 21:54

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Seorang Pembom Jibaku Wanita Ledakkan Diri Dekat Kantor Polisi Grozny Chechnya

Ahad, 18 Nov 2018 21:30

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Serangan Jihadis Suriah Tewaskan 18 Tentara Rezim Assad di Latakia

Ahad, 18 Nov 2018 21:00

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Sumber Israel Akui Hamas Miliki Rudal Pengubah Permainan yang dapat Mencapai Israel dengan Mudah

Ahad, 18 Nov 2018 20:35

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Pembalut untuk Nge-fly, Situ Remaja Sehat?

Ahad, 18 Nov 2018 16:49

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Pasukan Rezim Assad Rebut Kembali Benteng Terakhir Islamic State di Suriah Selatan

Ahad, 18 Nov 2018 14:00

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ada Nilai-nilai Agama di Prinsip Berbangsa

Ahad, 18 Nov 2018 13:35

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Eggi Sudjana: Pernyataan Grace Lebih Parah dari Ahok

Ahad, 18 Nov 2018 12:58

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Puisi Fadli: Petruk jadi Raja

Ahad, 18 Nov 2018 12:35

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Janji Prabowo-Sandi: Cetak Uang Braille

Ahad, 18 Nov 2018 11:35

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Poster Raja Jokowi hingga Akun-akun Robot

Ahad, 18 Nov 2018 10:35

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

5 Tentara Filipina Tewas 23 Terluka dalam Penyergapan Kelompok Abu Sayyaf di Jolo

Sabtu, 17 Nov 2018 18:15

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Pemimpin Hamas Bersumpah Targetkan Tel Aviv Jika Israel Kembali Melakukan Agresi ke Gaza

Sabtu, 17 Nov 2018 17:30

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Laporan: CIA Simpulkan Mohammed Bin Salman Perintahkan Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 17 Nov 2018 15:00

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sungguh Ukhti, Cantikmu Beda

Sabtu, 17 Nov 2018 11:02

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

Jum'at, 16 Nov 2018 21:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X