Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.659 views

[Story Hamka-7] Kadar Kemuhammadiyahan Hamka

Oleh: Roni Tabroni*

“Tidak ada yang kucari di Muhammadiyah kecuali ridha Allah”.

Penggalan statament Hamka ini dituangkan Haidar Musyafa dalam novel biografi Buya Hamka. Kalimat itu juga menegaskan motif mengapa Hamka harus berada dalam Ormas ini.

Sejak remaja, diusianya yang masih 17 tahun, Hamka bertolak dari Padang Panjang menuju Yogyakarta dengan maksud menuntut ilmu agama. Sesampainya di Yogyakarta, Hamka kagum dengan pola dakwah yang dikembangkan Muhammadiyah.

Seperti halnya ayah Hamka, Haji Rasul, Hamka juga melihat ada yang berbeda dengan Muhammadiyah. Gerakannya unik, sebab agama tidak hanya diajarkan lewat dotrin-doktrin verbal tetapi menjadi gerakan sosial.

Walaupun satu guru dengan ayahnya, namun pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan pada aplikasi dakwahnya berbeda. Setiap ayat yang diajarkannya harus benar-benar dipraktekkan dalam kehidupan nyata.

Maka tidak aneh jika bru beberapa hari di Yogyakarta, Hamka langsung mendaftarkan diri menjadi anggota Muhammadiyah. Walaupun masih remaja, Hamka yakin dengan pilihannya itu. Ketika di Yogyakarta itulah Hamka selsin belajar ilmu agama, juga belajar pidato dan menulis yang terinspirasi juga oleh para pengurus Muhammadiyah yang selalu mengisi media lokal.

Ketika kembali ke Padang Panjang, Hamka langsung menggagas sebuah program pelatihan pidato dan menulis. Teman-temannya dilatih oleh Hamka. Bahkan dari situ pula Hamka mulai merintis buletin dan membukukan konten-konten pidato teman-temannya.

Kebiasaan Hamka berpidato membuat dirinya semakin dikenal. Kepiawaiannya berpidato juga membuat dirinya makin disukai masyarakat. Dalam perjalanannya memang Hamka sempat down karena masyarakat apatis terhadapnya dikarenakan kemampuan bahasa arab yang kurang fasih dan konten pidato yang dianggap dangkal. Namun, sepulangnya Hamka dari tanah suci, membuat pamor Hamka semakin menanjak kembali.

Hamka juga kemudian semakin punya kesempatan untuk melanjutkan perjuangan ayahnya yaitu memurnikan ajaran Islam, termasuk mengembangkan Muhammadiyah. Ketika beberapa kali Hamka mengikuti kegiatan kongres, para pimpinan pusat Muhammadiyah melihat potensi Hamka yang luar biasa. Maka ditugaskanlah Hamka untuk berdakwah di Makasar, sebab rencananya di tahun mendatang kongres akan dilaksanakan di Makasar.

Keberadaan Hamka di Makasar walaupun hanya beberapa tahun memberikan trend positif. Masyarakat sangat menyukai Hamka. Gaya dakwahnya membuat ummat semakin tertarik. Maka semakin berkembanglah Muhammadiyah di Sulawesi Selatan.

Sekembalinya Hamka ke Padang Panjang membuatnya semakin bersemangat mengembangkan Muhammadiyah. Meski kehidupannya pas-pasan, beserta istrinya Siti Raham, Hamka tetap menjalani jalan dakwah. Selain di Padang Panjang, Hamka juga terus aktif dan berdakwah di Muhammadiyah ke berbagai daerah. Keaktifannya di persyarikatan ini mengantarkan Hamka menjadi Ketua Wilayah.

Mengajarkan Islam secara kulturan, melalui dakwah dan pendidikan terus dijalaninya dengan tekun. Ketika harus memenuhi tantangan untuk memimpin sebuah Majalah di Medan, Hamka memenuhinya. Majalah Pedoman Masyarakat yang sebelumnya dipimpin M. Yunan Nasutuon yang juga orang muhammadiyah, kemudian dipercayakan kepada Hamka.

Sambil mengembangkan Majalah, Hamka pun terus mengaktifkan Muhammadiyah di Medan. Lagi-lagi, di tengah kesibukannya bekerja mengembangkan media, Hamka terus berdakwah lewat Muhammadiyah.

Begitupun ketika Hamka harus memenuhi undangan Presiden Soekarnu untuk menetap di Jakarta. Hamka lagi-lagi tidak bisa melepaskan diri dari Muhammadiyah. Sambil bekerja di Depag, Hamka juga masuk jajaran Muhammadiyah Pusat. Ketokohan Hamka yang semakin meninggi itu, dengan tingkat kesibukan yang amat sangat, hanya satu yang tidak bisa ditinggalkan yaitu keaktifannya di Muhammadiyah.

Di persyarikatan Muhammadiyah Hamka menemukan hal paling berharga. Di atas semua reputasi, prestise, dan kenikmatan dunia, Hamka merasakan ketenangan jiwa. Walaupun sempat terjun ke dunia politik, sudah diberi kepercayaan untuk mengembangkan Mesjid Raya Kebayoran (al-Azhar), dan kesibukan mengelola media di Depag, Hamka tidak bisa meninggalkan Muhammadiyah.

Jasa Hamka terhadap pengembangan dakwah Muhammadiyah begitu besar. Walaupun kemudian namanya diabadikan menjadi salah satu kampus bergengsi di Ibu Kota yaitu Universitas Prof. DR. HAMKA (UHAMKA), namun sebenarnya Hamka tidak berharap apa-apa dari Muhammadiyah. Apa yang dicari Hamka sebenarnya seperti statemennya di atas yaitu ridha Allah semata, bukan yang lain. [syahid/voa-islam.com]

*) Penulis adalah Dosen Prodi Ilmu Komunikasi USB YPKP, UIN SGD Bandung dan Pengurus MPI PP Muhammadiyah

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

IDC Serahkan Motor kepada Dai Gunung Lawu. Ayo Wakaf Motor Dakwah

Beratnya tugas dai pedalaman di Gunung Lawu. Jarak tempuh dan medan pedalaman sering kali harus membelah hutan, naik turun bukit, jalan berkelok, aspal rusak dan tanah becek. Ayo Wakaf Motor...

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an Dirawat Inap Sakit Typus. Ayo Bantu.!!

Tanpa didampingi ibu dan ayah yang sudah wafat, Muhammad Zulfian harus berjuang melawan penyakit typus saat mengejar cita-cita di Rumah Tahfizh Al-Qur'an Sidoarjo, Jawa Timur...

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Mujahid Dakwah di Pelosok Sidokerto Menderita Gagal Ginjal. Ayo Bantu..!!

Uzur gagal ginjal, Ustadz Darmanto tak bisa berdakwah dan mencari nafkah. Untuk menutupi biaya berobat dan pesantren anak-anaknya sebesar 3,5 juta perbulan, ia mengandalkan gaji istri guru TK...

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Latest News
JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

JNIM Nyatakan Bertanggung Jawab atas Pemboman di Kota Gao Mali Utara

Jum'at, 16 Nov 2018 21:45

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

2 Pemimpin Senior Khmer Merah Pembantai Muslim Cham dan Etnis Vietnam Divonis Seumur Hidup

Jum'at, 16 Nov 2018 21:20

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Mantan Wakil Komandan Al-Shabaab Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Negara Bagian Barat Daya Somalia

Jum'at, 16 Nov 2018 20:15

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Tidak perlu Berlaku Toleran ke PKI

Jum'at, 16 Nov 2018 18:43

Status Sosial Penentu Tingkat Toleransi?

Status Sosial Penentu Tingkat Toleransi?

Jum'at, 16 Nov 2018 17:43

Menlu Saudi Klaim Putra Mahkota Mohammed Bin Salman Tidak Terkait Pembunuhan Khashoggi

Menlu Saudi Klaim Putra Mahkota Mohammed Bin Salman Tidak Terkait Pembunuhan Khashoggi

Jum'at, 16 Nov 2018 16:45

Fahri Apresiasi Catatan SBY: Beralasan, untuk Bela Prabowo

Fahri Apresiasi Catatan SBY: Beralasan, untuk Bela Prabowo

Jum'at, 16 Nov 2018 12:17

Bendera Tauhid Dikaitkan dengan HTI: Mereka Panik, Takut Jeblok di 2019

Bendera Tauhid Dikaitkan dengan HTI: Mereka Panik, Takut Jeblok di 2019

Jum'at, 16 Nov 2018 11:17

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Jum'at, 16 Nov 2018 10:01

Apa yang Sudah Kau Siapkan untuk Masuk Surga?

Apa yang Sudah Kau Siapkan untuk Masuk Surga?

Jum'at, 16 Nov 2018 05:24

Pejabat Afghanistan Sebut 30 Polisi Tewas dalam Serangan Taliban di Pos Polisi Khaki Safed Farah

Pejabat Afghanistan Sebut 30 Polisi Tewas dalam Serangan Taliban di Pos Polisi Khaki Safed Farah

Kamis, 15 Nov 2018 20:45

Kelompok Afiliasi IS Peringatkan Serangan Lebih Lanjut Setelah Penikaman di Melbourne

Kelompok Afiliasi IS Peringatkan Serangan Lebih Lanjut Setelah Penikaman di Melbourne

Kamis, 15 Nov 2018 20:30

Dukung Prabowo-Sandi, Dukung juga Partai Pengusungnya

Dukung Prabowo-Sandi, Dukung juga Partai Pengusungnya

Kamis, 15 Nov 2018 19:31

Janji tak Sesuai Fakta Politisi: Ganti Presiden!

Janji tak Sesuai Fakta Politisi: Ganti Presiden!

Kamis, 15 Nov 2018 18:31

Palang Merah: Situasi Myanmar Tidak Tepat untuk Kembalinya Pengungsi Rohingya

Palang Merah: Situasi Myanmar Tidak Tepat untuk Kembalinya Pengungsi Rohingya

Kamis, 15 Nov 2018 17:45

KOPI DIGITAL (4): Jasa Buzzer Sosmed dan Broadcast Digital Marketing

KOPI DIGITAL (4): Jasa Buzzer Sosmed dan Broadcast Digital Marketing

Kamis, 15 Nov 2018 14:42

KOPI DIGITAL (2): Produk WhatsappMatic ini Memudahkan Broadcast

KOPI DIGITAL (2): Produk WhatsappMatic ini Memudahkan Broadcast

Kamis, 15 Nov 2018 14:09

Tolak Perda Syariah, PSI Disebut Partai Anti-agama

Tolak Perda Syariah, PSI Disebut Partai Anti-agama

Kamis, 15 Nov 2018 13:11

KOPI DIGITAL (1): Sukses Gelar Training 1000 Peserta Cyber Marketing, miliki 8 produknya

KOPI DIGITAL (1): Sukses Gelar Training 1000 Peserta Cyber Marketing, miliki 8 produknya

Kamis, 15 Nov 2018 12:43

Pasukan Yaman Tangguhkan Serangan ke Kota Hodeidah yang Dikuasai Syi'ah Houtsi

Pasukan Yaman Tangguhkan Serangan ke Kota Hodeidah yang Dikuasai Syi'ah Houtsi

Kamis, 15 Nov 2018 12:15


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X