Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.948 views

Lima Propaganda Politik

Oleh: M Rizal Fadillah

Umat Islam di samping mayoritas juga pilar utama kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Perumusan dasar Negara tidak bisa dipisahkan dari kontribusi tokoh dan pejuang politik umat Islam.

Ajaran Islam, tanpa menafikan ajaran umat lain, memberi warna kehidupan berbangsa dan bernegara. Meski kemudiannya hubungan umat, agama, dan negara mengalami dinamika, namun mengecilkan peran dan posisi umat Islam di Indonesia adalah a historis dan menciptakan kegelisahan umat.

Saat ini upaya-upaya untuk mengeliminasi atau meminimalisasi peran politik umat Islam, sangat terasa.

Sekurangnya ada lima propaganda politik yang dilakukan oleh orang atau kelompok pembenci (peran) umat Islam.

Pertama, propaganda Islam suci, politik kotor. Propaganda ini dimaksudkan agar umat Islam menjauhi politik. Memandang kekuasaan adalah "al ahwa" yang merusak kesucian syari'ah, mengganggu kekhusuan ibadah, serta menodai spiritualitas keagamaan. Tujuan jahatnya adalah kekuasaan kelak dipegang oleh mereka yang lemah agama atau bukan umat Islam.

Kedua, propaganda jangan membawa politik ke dalam Masjid. Masjid itu tempat untuk ibadah shalat. Politik berbicara tentang kekuasaan dunia, karenanya ruang politik biarlah di luar Masjid. Sterilisasi Masjid dari politik, menyebabkan umat menganggap tidak ada relevansi antara da'wah dan politik.

Masjid itu di samping tempat shalat, juga tempat berda'wah. Kebaikan diseru, kemunkaran dicegah. Kemungkaran pemimpin politik yang menyalahgunakan kekuasaan, sangat bisa dan harus disampaikan di Masjid sebagai konten da'wah "nahyi munkar". Masjid adalah benteng pertahanan dan markas perjuangan umat Islam . Strategi menghancurkan umat adalah dengan dengan memandulkan fungsi Masjid.

Ketiga, propaganda memilih pemimpin tidak berhubungan dengan agama. Memilih Kepala Daerah dan Presiden jangan dikaitkan dengan agama, dalihnya adalah kita bukan memilih imam shalat. Yang penting adalah skill dalam memimpin, soal agama tidak penting. Dalam pandangan Islam, kepemimpinan masyarakat dan negara masuk dalam domein agama.

Di samping kemampuan maka keimanan dan keagamaan itu menentukan. Kepemimpinan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT. Propaganda kepemimpinan tak boleh didasarkan pada agama, merupakan intervensi kaum sekularis dan liberalis serta komunis untuk merebut kepemimpinan dan menguasai umat.

Keempat, propaganda deradikalisasi dan toleransi. Maksud baik agar terjalin harmoni. Dampak buruk adalah asumsi bahwa umat Islam dianggap radikal dan intoleran. Target jauhnya adalah nilai-nilai kegamaan yang "berbau" radikal dan intoleran mesti dijauhi bahkan kalau bisa dihapus. Istilah yang ada dalam Al Qur'an pun disinggung seperti "kafir", "munafik", "hudud", "fa'i", "hizbullah", "jihad", atau "qital".

Demi toleransi dan moderasi dicari istilah baru dan tafsir yang berorientasi pada "kebangsaan". Ayat-yat Allah pun akhirnya digugat dan dirusak. Umat Islam sudah semestinya memiliki fanatisme pada keyakinan agamanya. Bahwa umat mesti bergaul dan berinteraksi, maka hal itu sudah dibingkai dengan prinsip "akhlakul karimah" dan "uswatun hasanah".

Kelima, propaganda mengenai Hak Asasi Manusia. Perbedaan faham harus dijamin dan dilindungi atas nama HAM. Dengan tidak mampu mengidentifikasi mana hak asasi dan bukan, maka menjeneralisasi perbedaan sebagai "hak asasi" sangat berbahaya.

Sebab nanti faham sesat dan merusak negara dan agama juga dilindungi dibawah payung HAM. Liberalisme, Komunisme, Ahmadiyah, Syi'ah, LGBT atau Zina kelak dan kini diantaranya sudah dilindungi dan dijamin oleh Negara. Hak Asasi Manusia yang ditempatkan salah dipastikan membawa mala petaka.

Menghadapi propaganda politik yang demikian, umat Islam dituntut untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat barisan. Mulai dengan memilih pemimpin yang baik yang mampu menghargai kehidupan agama, punya integritas serta tidak mudah dipengaruhi oleh pihak liberalis, komunis, dan kolonialis. Propaganda politik jahat harus segera dihentikan.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Inggris akan Bangun Dinding Baja untuk Lindungi Kunjungan Trump

Inggris akan Bangun Dinding Baja untuk Lindungi Kunjungan Trump

Jum'at, 26 Apr 2019 11:00

Pasukan Pimpinan AS Tewaskan 1.600 Warga Sipil di Raqqah Suriah pada 2017

Pasukan Pimpinan AS Tewaskan 1.600 Warga Sipil di Raqqah Suriah pada 2017

Jum'at, 26 Apr 2019 10:45

Bioskop di Inggris Didesak Boikot Festival Film Israel

Bioskop di Inggris Didesak Boikot Festival Film Israel

Jum'at, 26 Apr 2019 10:33

Level Utang Negara Meningkat: Prestasi atau frustasi?

Level Utang Negara Meningkat: Prestasi atau frustasi?

Jum'at, 26 Apr 2019 09:53

Inggris Darurat Serangan Senjata Tajam

Inggris Darurat Serangan Senjata Tajam

Jum'at, 26 Apr 2019 09:14

Mahfud MD Sebut Salah Input C1 Untungkan Kedua Paslon, Warganet: Prof Kok Dukung Human Error

Mahfud MD Sebut Salah Input C1 Untungkan Kedua Paslon, Warganet: Prof Kok Dukung Human Error

Jum'at, 26 Apr 2019 08:11

Survei C1 Lapitek UKRI: Prabowo-Sandi Raih 62,20%

Survei C1 Lapitek UKRI: Prabowo-Sandi Raih 62,20%

Jum'at, 26 Apr 2019 07:55

Innalillahi, Hingga Kamis Jumlah Petugas KPPS yang Wafat Bertambah Jadi 225 Orang

Innalillahi, Hingga Kamis Jumlah Petugas KPPS yang Wafat Bertambah Jadi 225 Orang

Jum'at, 26 Apr 2019 06:57

Literasi untuk Negeri

Literasi untuk Negeri

Jum'at, 26 Apr 2019 06:11

The Blueprint of “Fat Man”

The Blueprint of “Fat Man”

Jum'at, 26 Apr 2019 04:20

Generasi Indonesia Darurat Game Online

Generasi Indonesia Darurat Game Online

Jum'at, 26 Apr 2019 02:09

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Jum'at, 26 Apr 2019 00:42

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Jum'at, 26 Apr 2019 00:01

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Kamis, 25 Apr 2019 23:02

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Kamis, 25 Apr 2019 22:38

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Kamis, 25 Apr 2019 21:48

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Kamis, 25 Apr 2019 21:23

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Kamis, 25 Apr 2019 20:01

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

Kamis, 25 Apr 2019 20:00

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

Kamis, 25 Apr 2019 19:48


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 23/04/2019 08:26

Fahira Idris Minta Evaluasi Pemilu 2019