Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.664 views

Teroris Itu Menyibak Tabir Kelam Umat Islam

Oleh: Isna Yuli (Woman Movement Institute)

Kejadian penembakan dalam masjid yang terjadi di New Zealand (NZ) membuka mata hati banyak pihak. Yang pertama mereka masyarakat dunia, sesaat setelah video unggahan teroris Brenton Tarrant menyebar melalui media sosial, dunia mengutuk kejadian terorisme tak berprikemanusiaan tersebut.

Setidaknya ada 10 negara besar yang menyatakan belasungkawa atas kejadian NZ, sekaligus menekankan bahwa mereka (teroris) tidak memiliki agama.

Yang kedua adalah masyarakat NZ khususnya, pasca kejadian tersebut, dengan lantang sang PM Jacinda Ardern dalam pernyataannya mengecam penembakan brutal itu sebagai 'serangan teroris'. Begitu juga dengan masyarakat NZ sendiri, mereka dengan sukarela memberikan perlindungan kepada kaum muslim saat melaksanakan ibadah di masjid-masjid. Dan hal ini pula yang menjadikan banyak diantara mereka membuka diri dengan mempelajari Islam.

Pihak ketiga yang semakin terbuka seharusnya umat Islam sendiri, mengapa demikian? Hal ini banyak yang tidak meyadari bahwa dibalik aksi penembakan Tarrant tersebut berasal dari dendam kesumat serta terinspirasi oleh teroris-teroris sebelumnya yang juga berhasil membantai kaum muslim sejak adanya Daulah Islam (Ottoman) hingga saat ini. Hal ini terbukti dari tulisan yang terdapat pada beberapa senjata yang digunakan Brenton beraksi di NZ.

Liputan6 dalam rilisnya menyuguhkan kutipan dari Sydney Morning Herald tentang arti sejarah dari nama-nama yang terdapat dalam senjata Tarrant. Salah satunya Milos Obilic, seorang ksatria yang menonjol dalam Pertempuran Kosovo 1389 melawan Kekaisaran Ottoman yang adidaya saat itu.

Obilic bahkan disebut-sebut sebagai pembunuh Sultan Ottoman, Murad I. Bajo Pivljanin dan Novak Vujosevic, jenderal Montenegro, Marko Miljanov. Dan masih banyak nama nama yang dituliskannnya, semuanya adalah pemimpin pemberontakan melawan institusi Islam masa itu yang dikenal dengan Ottoman. Ia juga menulis '1571', yang merujuk pada Pertempuran Lepanto di mana Ottoman juga menderita kekalahan.

Runtuhnya institusi Islam yang agung bukan hanya dikarenakan oleh pemberontakan kelompok-kelompok teroris saja. Namun ada banyak hal yang membuat institusi Islam tersebut akhhirnya runtuh tepat 95 tahun yang lalu. Sejak saat itu Umat Islam tidak lagi memiliki perisai dan benteng dalam menghadapi serangan fisik maupun hinaan dari orang-orang kafir.

Saat darah umat Islam di berbagai belahan dunia dengan mudah tertumpah, akar dari semua kekejaman ini adalah ketika perisai umat Islam diruntuhkan. Saat ini dunia Islam terpecah belah tanpa ada yang mempersatukan. Umat rindu dengan Khilafah yang merupakan institusi kenegaraan Islam, yang menaungi umat Islam selama berabad-abad, melindungi setiap tetes darah kaum muslim.

Salah satu contoh bagaimana Khilafah melindungi kehormatan umat Islam adalah kejadian pada tahun 223H, ketika seorang muslimah dilecehkan (dibuka auratnya didepan umum), dia memenggil khalifah Mu’tasim, Mu’tasim menjawab panggilannya dengan mengirimkan pasukan, dan berhasil menumpas mereka yang menodai kehormatan kaum muslim.

Jika seorang Tarrant saja memiliki ambisi yang besar terhadap rekan mereka dalam memusihi Islam dan institusinya. Maka kita, sebagai umat Islam wajib memiliki ambisi lebih besar untuk mengembalikan lagi perisai umat, isntitusi Islam yang mampu menyatukan kaum muslim, melindungi seluruh darah dan kehormatan Islam dalam perisainya.

Sejarah kegelapan umat Islam saat ini telah mengoyak seluruh tubuh umat Islam. Kegemilangan dan adidayanya institusi islam dimasa lalu banyak diputarbalikkan oleh barat sebagai the darkness,  seolah-olah masa itu adalah masa kegelapan bagi semua pihak.

Kenyataan sebenarnya masa itu adalah masa kegemilangan Islam dan kegelapan bagi Barat. Hingga saat ini mereka gigih mengupayakan untuk melakukan segala cara untuk menghalangi tegaknya kembali Khilafah (perisai dan pelindung) umat Islam. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Inggris akan Bangun Dinding Baja untuk Lindungi Kunjungan Trump

Inggris akan Bangun Dinding Baja untuk Lindungi Kunjungan Trump

Jum'at, 26 Apr 2019 11:00

Pasukan Pimpinan AS Tewaskan 1.600 Warga Sipil di Raqqah Suriah pada 2017

Pasukan Pimpinan AS Tewaskan 1.600 Warga Sipil di Raqqah Suriah pada 2017

Jum'at, 26 Apr 2019 10:45

Bioskop di Inggris Didesak Boikot Festival Film Israel

Bioskop di Inggris Didesak Boikot Festival Film Israel

Jum'at, 26 Apr 2019 10:33

Level Utang Negara Meningkat: Prestasi atau frustasi?

Level Utang Negara Meningkat: Prestasi atau frustasi?

Jum'at, 26 Apr 2019 09:53

Inggris Darurat Serangan Senjata Tajam

Inggris Darurat Serangan Senjata Tajam

Jum'at, 26 Apr 2019 09:14

Mahfud MD Sebut Salah Input C1 Untungkan Kedua Paslon, Warganet: Prof Kok Dukung Human Error

Mahfud MD Sebut Salah Input C1 Untungkan Kedua Paslon, Warganet: Prof Kok Dukung Human Error

Jum'at, 26 Apr 2019 08:11

Survei C1 Lapitek UKRI: Prabowo-Sandi Raih 62,20%

Survei C1 Lapitek UKRI: Prabowo-Sandi Raih 62,20%

Jum'at, 26 Apr 2019 07:55

Innalillahi, Hingga Kamis Jumlah Petugas KPPS yang Wafat Bertambah Jadi 225 Orang

Innalillahi, Hingga Kamis Jumlah Petugas KPPS yang Wafat Bertambah Jadi 225 Orang

Jum'at, 26 Apr 2019 06:57

Literasi untuk Negeri

Literasi untuk Negeri

Jum'at, 26 Apr 2019 06:11

The Blueprint of “Fat Man”

The Blueprint of “Fat Man”

Jum'at, 26 Apr 2019 04:20

Generasi Indonesia Darurat Game Online

Generasi Indonesia Darurat Game Online

Jum'at, 26 Apr 2019 02:09

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Jum'at, 26 Apr 2019 00:42

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Jum'at, 26 Apr 2019 00:01

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Kamis, 25 Apr 2019 23:02

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Kamis, 25 Apr 2019 22:38

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Kamis, 25 Apr 2019 21:48

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Kamis, 25 Apr 2019 21:23

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Kamis, 25 Apr 2019 20:01

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

Kamis, 25 Apr 2019 20:00

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

Kamis, 25 Apr 2019 19:48


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X