Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.888 views

Politik Takwa Meniadakan Politik Uang

PESTA demokrasi telah usai tepatnya tanggal 17 April 2019 yang lalu. Negeri ini telah melaksanakan Pemilu baik Pilpres maupun Pileg. Seluruh rakyat Indonesia berbondong-bondong menyalurkan aspirasinya untuk lima tahun mendatang.

Sayangnya, berbagai kecurangan dan pelanggaran telah ditemukan dalam Pemilu tahun ini. Bahkan lebih parah dibanding tahun 2014 lalu. Kecurangan dan pelanggaran ini banyak dilakukan pada masa-masa tenang maupun pada hari H pencoblosan.

Dan ini sudah menjadi rahasia umum pada saat pelaksanaan Pemilu diwarnai dengan kecurangan dan pelanggaran. Fakta memperlihatkan tidak sedikit yang menghalalkan segala cara dalam memperoleh dan mempertahankan kekuasaannya.

Dalam penelitian yang dilakukan peneliti psikologi politik Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk, menyebutkan, bahwa keterpilihan seorang calon ditentukan oleh tiga hal: diketahui, dikenal, dan disukai.

Cara tercepat agar seorang calon mendapatkan ketiga syarat itu adalah dengan tatap muka dalam bentuk apa pun, disengaja ataupun tidak disengaja, dan memberikan bantuan.

Dengan dua cara ini, konsep diketahui, dikenal, dan disukai, akan semakin melekat pada calon. Tapi ada cara instan untuk mendapatkan suara tanpa harus bersusah payah mengejar tiga syarat di atas.

Dalam kesempatan wawancara dengan program AIMAN, Profesor Hamdi Muluk mengungkapkan, hanya dengan politik uang seorang caleg bisa menembus kontestasi dan menjadi pemenang.

Ini masuk akal karena di antara sekian banyak jumlah caleg yang dipampang tentu hanya sedikit yang diingat. Paling banter diingat kalau tidak saudara ya tetangga.

Namun, banyak orang yang tidak mengenal siapa caleg di wilayahnya. Persoalan ini dipecahkan dengan memberikan “sesuatu” kepada para pemilih. Hanya 5 km dari pusat Ibu Kota. (Kompas.com)

Peneliti DPP Fisipol UGM, Wawan Mas’udi mengatakan, kesimpulan itu didapatkan dari analisis terhadap 7.647 percakapan terkait varian politik uang di sosial media. Analisis dilakukan 2-12 April 2019. “Secara geografis, Jawa Barat menjadi daerah dengan densitas percakapan tertinggi terkait politik uang dengan 433 percakapan yang terjadi di Bandung, Bogor dan Bekasi,” kata Wawan, Senin (15/4).

Setelah itu, ada DKI Jakarta dengan 358 percakapan, dan Jawa Timur sebanyak 222 percakapan. Tiga daerah itu merupakan daerah dengan jumlah percakapan mengenai politik uang tertinggi.

Sebab, percakapan di daerah-daerah lain masih berada di bawah 100 percakapan. Tapi, walau percakapan politik uang disebut menumpuk di Jawa, perbincangannya melebar ke timur Indonesia.

“Hal ini menunjukkan kalau masyarakat kita cukup perhatian dengan persoalan politik uang,” ujar Wawan.

Dari 7.647 percakapan, cuma 1.817 yang lokasinya terdeteksi dengan amplop menjadi kata kunci sentral di antara kata-kata lain. Percakapan politik uang capai puncak 11 April 2019 dengan 2.291 percakapan.

Inilah fakta yang terjadi dalam sistem demokrasi, dimana dalam sistem ini telah meniscayakan permainan politik uang untuk meraih kekuasaan. Berbagai cara digunakan untuk memperoleh suara terbanyak, sehingga tercapainya tujuan menduduki suatu jabatan atau kekuasaan tertentu yang diinginkan. Tidak peduli apakah hal itu halal atau haram.

Sejatinya sistem demokrasi ini berdiri atas dasar sekularisme. Dimana sekularisme menolak campur tangan agama mengurusi kehidupan. Sehingga sekularisme inilah biang masalah munculnya berbagai kecurangan, politik uang dan penghalalan berbagai cara untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu.

Sangat berbeda dengan Islam

Islam adalah agama yang menjaga keberlangsungan eksistensi kehidupan manusia.  Islam tidak hanya mengatur persoalan ibadah saja dan hanya untuk satu masa/zaman namun risalahnya meliputi semua zaman dan mencakup segala aspek kehidupan, kapan pun dan di mana pun. Karena Islam adalah agama yang syamil (meliputi segala sesuatu) dan kamil (sempurna) maka tak ada satupun perkara yang luput dari pengaturan Islam. Sebagaimana Allah berfirman:

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kusempurnakan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhoi Islam sebagai agama bagimu”(TQS. Al Maidah [5] : 3).

Serta Allah juga berfirman dalam Surah An-Nahl : 89 yang artinya, "Kami telah menurunkan kepada kamu al-Quran sebagai penjelas segala sesuatu "

Islam yg merupakan agama yg syamil dan kamil juga mengatur soal risywah. Kata risywah berasal dari kata risyaaun yang bermakna hablun, yaitu tali, dan rasyaaun dikatakan sebagai alladzii yutawassalu bihi ilal-maai (sesuatu/ tali yang dapat mengantarkan/ ember pada air). Risywah juga dimaknai sebagai ju’lun artinya hadiah, ada juga yang memaknai sebagai al-wushlah ila haajah bil-mushaana’ah, cara sampai pada satu keperluan dengan berbagai rekayasa.

Ar-risywah adalah sesuatu berupa hadiah, komisi, pemberian, konsesi dan lain sebagainya yang diberikan oleh penyuap (ar-raasyii) yang mempertalikan antara dirinya dengan orang yang menerima suap (al-murtasyi) dengan bantuan perantara (ar-raaisy) untuk merekayasa sesuatu dalam rangka memperoleh sesuatu yang disepakati antar mereka yang terlibat. Politik uang termasuk pemberian dengan harapan atau kepentingan terhadap suatu jabatan. Maka politik uang termasuk bentuk risywah (suap) yang tidak diperbolehkan dalam Islam.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemberi risywah (yang menyuap) dan penerima/peminta risywah (yang disuap)”(HR. Abu Daud no. 3582, At-Tirmidzi no. 1386, Ahmad no. 6689 dari sahabat Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma).

“Allah melaknat yang menyuap, yang disuap dan perantara yang menghubungkan keduanya” (HR. Ahmad 2/279, Al-Hakim no. 7068, Al-Bazzar no. 1353, Ath-Thabraniy dalam Al-Kabir no. 1415. dari sahabat Tsauban radhiallahu ‘anhu).

“…dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kpd Allah, sungguh Allah sangat berat siksa-Nya” (TQS. Al-Ma'idah : 2).

Dalam Islam Kekuasaan atau jabatan adalah amanah. kepemimpinan dalam konteks negara, digunakan untuk mengurusi urusan umat berlandaskan syariat Allah SWT. Sehingga ketaqwaan dalam diri penguasa Sangatlah menentukan. Sebagimana firman Allah SWT.

“Apakah hukum jahiliah yang kamu kehendaki? Hukum siapakah yang lebih baik dari pada hukum Allah bagi orang-orang yang yakin (TQS al-Maidah [5]: 50).

Ditegaskan dengan sabda Rasulullah Saw. “Imam (pemimpin) itu pengurus yang akan dimintai pertanggung jawaban atas rakyat yang dia urus” (HR. al-Bukhari dan Ahmad).

Dengan demikian politik dalam Islam dibangun berdasarkan sikap taqwa. Sikap taqwa lahir dari keimanan. Maka politik uang akan dapat ditiadakan dan kecurangan untuk meraih kekuasaan dapat dihilangkan. Dengan cara menerapkan syariat Islam secara kaffah dan syamiil. Hal itu hanya bisa terwujud apabila sistem pemerintahannya adalah pemerintahan Islam yaitu kepemimpinan Islam.*

Indah Setyo Wahyuni, S. Pd.

Muslimah Peduli Negeri

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Fenomena Desa Hantu, Potret Birokrasi Kapitalistik

Fenomena Desa Hantu, Potret Birokrasi Kapitalistik

Sabtu, 16 Nov 2019 06:42

MUI, Lantangkan Suaramu untuk Tegaknya Syariat

MUI, Lantangkan Suaramu untuk Tegaknya Syariat

Sabtu, 16 Nov 2019 05:39

Dorong Ormas Islam Bentuk Koperasi, Menteri ATR Dukung Kemajuan Ekonomi Ummat

Dorong Ormas Islam Bentuk Koperasi, Menteri ATR Dukung Kemajuan Ekonomi Ummat

Jum'at, 15 Nov 2019 21:08

Jusuf Kalla Dijadwalkan Buka Muktamar ke-6 KBPII

Jusuf Kalla Dijadwalkan Buka Muktamar ke-6 KBPII

Jum'at, 15 Nov 2019 20:22

Menlu AS Sebut Koalisi Anti-Islamic State Harus Pindah Fokus ke Afika Barat dan Sahel

Menlu AS Sebut Koalisi Anti-Islamic State Harus Pindah Fokus ke Afika Barat dan Sahel

Jum'at, 15 Nov 2019 17:05

Laporan: Islamic State Terbitkan 'Panduan' Bagi Calon Serigala Tunggal

Laporan: Islamic State Terbitkan 'Panduan' Bagi Calon Serigala Tunggal

Jum'at, 15 Nov 2019 16:05

Tentara Turki Bangun Pangkalan Militer Baru di Timur Laut Suriah

Tentara Turki Bangun Pangkalan Militer Baru di Timur Laut Suriah

Jum'at, 15 Nov 2019 15:05

Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Jum'at, 15 Nov 2019 10:50

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Jum'at, 15 Nov 2019 09:33

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Jum'at, 15 Nov 2019 08:45

Ketika Imam Kentut

Ketika Imam Kentut

Jum'at, 15 Nov 2019 08:14

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Jum'at, 15 Nov 2019 07:35

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Kamis, 14 Nov 2019 23:51

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Kamis, 14 Nov 2019 22:35

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Kamis, 14 Nov 2019 21:56

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Kamis, 14 Nov 2019 21:08

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Kamis, 14 Nov 2019 19:46

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

Kamis, 14 Nov 2019 16:15

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Kamis, 14 Nov 2019 15:44

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Kamis, 14 Nov 2019 15:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X