Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.534 views

Proyek OBOR China, Indonesia Terancam Terbakar?

KISRUH opini taken kontrak kerjasama antara china dengan Indonesia dalam Program One Belt and One Road (OBOR) sedang menjadi isu hangat. Pasalnya proyek ini banyak menuai pro dan kontra dikalangan masyarakat Indonesia. Proyek OBOR ditandai dengan ditekennya 23 Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/Mou) antara pebisnis Indonesia dan China setelah pembukaan KTT Belt and Forum Kedua di Beijing, Jumat (26/4/2019). Dari 23 proyek yang diteken, nilai investasi dari 14 MoU bernilai total US$14,2 miliar.

Proyek ini juga dikenal sebagai proyek jalur sutra abad 21 atau Belt and Road. Jalur Sutra ini adalah jaringan rute perdagangan yang membentang sepanjang ribuan kilometer di benua Asia. Jalur yang menghubungkan peradaban Barat dan Timur ini menjadi sarana transmisi kebudayaan penting di dunia sejak berabad-abad yang lampau.

Penamaan Jalur Sutra mengacu pada kegiatan perdagangan sutra yang dilakukan oleh para pedagang China di sepanjang jalan tersebut semasa pemerintahan Dinasti Han (206 SM-220 M). Istilah ini mulai populer digunakan masyarakat luas setelah ahli geografi asal Jerman, Ferdinand von Richthofen, menyebut Silk Road (Jalur Sutra) dalam beberapa kali ekspedisinya ke China antara 1868-1872.

Proyek Jalur sutra modern telah banyak menuai kritik, bahkan sering dianggap sebagai jebakan utang china. Diluncurkan dalam kemeriahan publisitas media pemerintah china oleh Xi pada tahun 2013, upaya global epik ini telah menjadi perpanjangan dari ambisi China. Hal yang penting di program ini adalah jaringan jalan raya yang disebut ‘Jalur Sutra Baru’ yang menghubungkan China dengan 70 negara dan 4,4 miliar orang di seluruh Asia, Afrika, Timur Tengah, dan Eropa dalam proyek infrastruktur bernilai miliaran dolar.

Tahun lalu, sebuah studi yang ditulis oleh para sarjana Harvard, Sam Parker dan Gabrielle Chefitz, memperingatkan Departemen Luar Negeri AS tentang dampak dari apa yang dianggap sebagai pinjaman murah, menyebutnya “diplomasi buku utang.” Dalam laporan lain yang berjudul : “Examining the Debt Implications of the Sabuk dan Jalan Initiative” (Meneliti Implikasi Hutang dari Inisiatif Sabuk dan Jalan) dari Perspektif Kebijakan, Pusat Pembangunan Global memilih 23 negara yang mungkin rentan terhadap “kesulitan hutang”.

sungguh jelas sekali bahwa dibalik proyek OBOR tersimpan niat terselubung oleh pemerintah China. Sekalipun melalui jalur sutra itu sendiri, tak bisa menjamin Indonesia akan menghindari jebakan hutang tersebut. meski Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa nilai investasi US$14,2 miliar tersebut bukanlah hutang yang harus ditanggung pemerintah. namun siapa yang bisa menjamin? karena pada faktanya sudah banyak negara yang menjadi korban.

Proyek Pelabuhan Hambantota di Srilanka merupakan contoh nyata dari jebakan utang china. Srilanka dilanda aksi protes ketika dipaksa menyerahkan pengelolaan pelabuhannya ke China dalam bentuk sewa 99 tahun. Penyerahan itu terpaksa dilakukan demi menghapus utang Srilanka sekitar 1 miliar dolar AS ke Beijing.

Kini China mengendalikan pelabuhan utama, tepat di ambang pintu saingannya, India. Pelabuhan itu juga sangat strategis di jalur komersial dan militer. tak hanya itu, wilayah pasifik pun tidak bisa menghindari jebakan tersebut, sejumlah negara di wilayah pasifik kini sangat bergantung pada utang dari Beijing. China malah menjanjikan untuk mengucurkan 5,8 miliar dolar AS di seluruh kawasan Pasifik. Di Papua Nugini, Beijing menjanjikan kucuran pinjaman tanpa syarat sebesar 3,5 miliar dolar AS untuk pembangunan infrastruktur jalan dari Port Moresby ke kawasan pedalaman.

Fiji kini berutang setengah miliar dolar ke China. Sementara Tonga terjerat utang lebih dari 160 juta dolar, yaitu sepertiga dari PDB negara itu. Zimbabwe yang memiliki utang sebesar 40 juta dollar AS kepada China, Zimbabwe tak mampu membayarkan utangnya kepada China, Hingga akhirnya harus mengganti mata uangnnya menjadi Yuan sebagai imbalan penghapusan utang. Penggantian mata uang itu berlaku sejak 1 Januari 2016, setelah Zimbabwe tidak mampu membayar utang jatuh tempo pada akhir Desember 2015. Nigeria yang disebabkan oleh model pembiayaan melalui utang yang disertai perjanjian dengan mensyaratkan penggunaan bahan baku dan buruh kasar asal China untuk pembangunan infrastruktur di Negeria.

Dengan demikian Pemerintah Indonesia pun sudah sewajarnya harus hati-hati dan tidak menjalani kerjasama tersebut, sebab kini utang Indonesia lebih 5 ribu triliun rupiah apalagi jika ditambah dengan kerjasama proyek OBOR ini. Data terakhir yang dirilis Bank Indonesia melalui Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (SULNI) April 2019, menunjukkan status terakhir posisi utang luar negeri pada Februari 2019 dari Pemerintah China sebesar USD 17,7 miliar atau setara dengan Rp 248,4 triliun dengan kurs Rp 14.000.

Lantas adakah untung bagi Indonesia dibalik Proyek OBOR?

Bagi Indonesia ataupun negara yang telah menjalin kerjasama lebih banyak mendapatkan buntungnya ketimbang untung, jelas dari beberapa jebakan yang sudah di siapkan oleh China untuk semakin mencengkram negara tujuan kerja sama OBOR ini, seperti halnya beberapa negara diatas yang sudah masuk dalam jebakan mematikan tersebut. Pertama, bagi china ataupun negara penjajah sering terkenal istilah “no free Lunch”. pada proyek-proyek yang mereka jalankan akan ada persyaratan yang diajukan dalam kerjasama dengan perusahaan china. seperti halnya mesin, barang produksi akan berasal dari china termaksud juga tenaga kerjanya. Kedua, apabila gagal melunasi utang maka akan bernasib sama seperti halnya negara srilanka. ketiga SDA akan dikuras untuk kepentingan china. dan Ekonomi Indonesia akan diporak porandakan dari mematikan produk lokal, sempitnya lapangan pekerjaan bagi anak bangsa.

Indonesia, sebagai negara dengan muslim tersebar di dunia sudah seharusnya umat islam tidak boleh diam akan hal ini, sebab merekalah pemilik negeri ini bukan china. kebijakan pemerintah dalam membuka keran selebar-lebarnya bagi investor asing ke indonesia dengan ambisi untuk mengencarkan pembangunan infrastruktur hanya akan membakar dan menghancurkan Indonesia itu sendiri. hal tersebut hanya akan membuat Indonesia semakin dijajah dan cengkraman penjajah akan semakin kuat, hingga Indonesia tak memiliki otoritas mutlak atas negaranya.

Bukankah Indonesia ini negeri yang kaya sumber daya alam dan manusianya? Seharusnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan rakyatnya dan dikelola secara mandiri. Hal yang paling penting yaitu mengelola negeri ini dengan syariah yang telah Allah turunkan. Begitu pun orang-orang kafir tidak boleh menjajah dan menguasai kembali kehidupan umat Islam.  Sebagaimana Allah berfirman:

“Allah sekali-kali tidak akan memberikan jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang mukmin” (An-Nisa’ [4]: 141).

wallahu’alam bi shawab.*

Andi Putri Marissa, SE

Relawan penulis Balikpapan, Kalimanta Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Kesultanan Papua Bagian dari Kesultanan Melayu Raya

Kesultanan Papua Bagian dari Kesultanan Melayu Raya

Ahad, 25 Aug 2019 00:20

Benarkah Indonesia Bebas dari Penjajahan?

Benarkah Indonesia Bebas dari Penjajahan?

Sabtu, 24 Aug 2019 23:58

Turki Luncurkan Operasi Militer 'Claw 3' di Irak Utara

Turki Luncurkan Operasi Militer 'Claw 3' di Irak Utara

Sabtu, 24 Aug 2019 23:57

[VIDEO] Oktober 2019, Barang Gunaan di Indonesia Wajib Sertifikasi Halal

[VIDEO] Oktober 2019, Barang Gunaan di Indonesia Wajib Sertifikasi Halal

Sabtu, 24 Aug 2019 22:52

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

Sabtu, 24 Aug 2019 22:48

Dokter AS Sebut Rokok Elektrik Akibatkan Kematian karena Penyakit Paru-paru

Dokter AS Sebut Rokok Elektrik Akibatkan Kematian karena Penyakit Paru-paru

Sabtu, 24 Aug 2019 22:05

Maroko Tuduh UEA Berikan Dukungan Kepada Pemberontak Sahara Barat

Maroko Tuduh UEA Berikan Dukungan Kepada Pemberontak Sahara Barat

Sabtu, 24 Aug 2019 21:45

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

Sabtu, 24 Aug 2019 21:39

Teknologi 'Artificial Intelligence' Tempatkan Dunia dalam Bahaya

Teknologi 'Artificial Intelligence' Tempatkan Dunia dalam Bahaya

Sabtu, 24 Aug 2019 21:30

17 Anggota Pasukan Haftar Menyerahkan Diri ke Pemerintah Tripoli

17 Anggota Pasukan Haftar Menyerahkan Diri ke Pemerintah Tripoli

Sabtu, 24 Aug 2019 21:15

Pemukim Ilegal Yahudi Timpuki Mobil-mobil Palestina dengan Batu di Hebron dan Nablus

Pemukim Ilegal Yahudi Timpuki Mobil-mobil Palestina dengan Batu di Hebron dan Nablus

Sabtu, 24 Aug 2019 20:45

LSM di Turki Memprotes Langkah India Terhadap Kashmir

LSM di Turki Memprotes Langkah India Terhadap Kashmir

Sabtu, 24 Aug 2019 20:38

Membangun Militansi Indonesia

Membangun Militansi Indonesia

Sabtu, 24 Aug 2019 20:32

Pengacara Presiden Terguling Sudan Minta Pembebasan Omar Al-Bashir dengan Jaminan

Pengacara Presiden Terguling Sudan Minta Pembebasan Omar Al-Bashir dengan Jaminan

Sabtu, 24 Aug 2019 20:15

PBB: Lebih dari 45 Ribu Pengungsi Memasuki Eropa pada 2019

PBB: Lebih dari 45 Ribu Pengungsi Memasuki Eropa pada 2019

Sabtu, 24 Aug 2019 20:10

Masalah Menumpuk, Fahri: Lebih Baik Istana Diblokir

Masalah Menumpuk, Fahri: Lebih Baik Istana Diblokir

Sabtu, 24 Aug 2019 19:31

PW PII Jawa Barat Audiensi dengan Dinas Pendidikan

PW PII Jawa Barat Audiensi dengan Dinas Pendidikan

Sabtu, 24 Aug 2019 19:23

Muslim Moro Resmi Punya Bendera Sendiri

Muslim Moro Resmi Punya Bendera Sendiri

Sabtu, 24 Aug 2019 19:03

Pakistan Kembali Minta PBB Intervensi Kasus Kashmir

Pakistan Kembali Minta PBB Intervensi Kasus Kashmir

Sabtu, 24 Aug 2019 18:57

Indonesia Masuk ke Dalam Perangkap Utang Cina?

Indonesia Masuk ke Dalam Perangkap Utang Cina?

Sabtu, 24 Aug 2019 18:31


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X