Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.985 views

Hiperbola Membanggakan Infrastruktur

KETIKA tarif TOL mencapai 660 ribu per kendaraan, publik menjadi rame dari dua kubu yang merasa terzolimi dan merasa bangga atas adanya infrastruktur ini. Dunia maya menjadi tempat yang paling panas akan polemik ini. pada sisi para pendukung adanya jalan tol yang dibangun rezim, menganggap hal ini adalah sebuah prestasi yang belum pernah ada sebelumnya dan perlu diapresiasi. Pada kubu yang berlawanan merasa sebaliknya, yakni terzolimi dengan tarif tol yang bagi mereka sudah mencapai tarif sekali take off Lion air atau Citilink.

Pernah seorang teman protes saat melihat story temannya yang menganalogikan harga tol yang sebanding dengan harga tarif pesawat. “setiap pemerintahan kan ada positif negatifnya dan buat sekarang itu emang ngak ada pemerintahan yang terbaik, tapi setidaknya pemerintahan wiwi ini kan infrastruktur semakin meningkat sedikit banyak kita juga merasakan”, tukasnya ingin meluruskan postingan yang baginya menggiring opini. Pertikaian antar dua kubu ini terus terjadi, sampai muncul pertanyaan, lalu sepeti apakah seharusnya infrastuktur ini diposisikan?

Dalam melihat hal ini, kita perlu mendudukkan masalah infrastruktur ini. Menurut seorang ahli ekonom, M. rizal Taufikurohman, “Infrastruktur adalah public good yang tentu saja semua orang harus akses terhadap barang itu”. Lebih jauh lagi beliau menjelaskan bahwa infrastruktur ini adalah sebuah keniscayaan dalam sebuah pertumbuhan ekonomi yang memberikan nilai efisiensi terhadap transaksi ekonomi seperti memudahkan pengankutan terhadap barang yang melewati jalan tol ini (khilafah chanel).

Berbicara mengenai infrastruktur memang benar jika pembangunan pada pemerintahan ini menjadi sebuah prestasi yang nampak diindra siapapun. Namun terlepas dari sisi positifnya itu, hal yang perlu dikritisi dari pembangunan jalan Tol ini dikembalikan pada tujuan pembangunannya, apakah memberikan benefit bagi rakyat dari seluruh kalangan ataukah tidak. Sebagaimana dikemukakan oleh M. taufik bahwa pembangunan infrastruktur harus merealisasikan tiga hal, yakni membangun indeks ketimpangan infrastruktur, mempercepat transaksi melalui efisiensi biaya transportasi, dan konektivity.

Namun realitas berbicara lain, tiga pencapaian di atas tidaklah sesuai dengan apa yang diharapkan. Jika ditelisik pada arus kepadatan transportasi tol trans jawa kini mengalami penurunan. Hal ini dibuktikan dengan kembalinya truk-truk pengankut barang melewati jalur pantura dengan peningkatan arus kendaraan mencapai 70% sejak akhir januari lalu. Menurut AKP Firdaus Yudhatama “ Jalur di Pantura, sejak kemarin sudah mulai ramai masuk Pantura,” tutur Kasatlantas Polres Kota Pekalongan itu (detikFinance, Minggu/3/02/19). Berbaliknya truk dan bus ke jalur pantura dipicu oleh melonjaknya tariff tol yang mencapai jutaan rupiah. Ketua Asosiasiasi Logistik Indonesia  Zaldy Ilham Masita pun meminta PT Jasa Marga untuk menurunkan tariff tol Trans Jawa yang bisa mencapai 2 juta rupiah untuk truk berukutan besar (detikFinance/3/02/19).

Kini tol menjadi sepi dari lalu lalang kendaraan umum seperti truk-truk pengangkut logistik, dan juga bus-bus penumpang. Para penggemar setia tol yang masih sering lalu lalang adalah dari mereka yang mampu membayar tarif yakni kaum creazyrich dengan Toyota dan Avanza mereka. Hal ini tentu sangat memprihatinkan, pembangunan  infrastruk termasuk jalan Tol atau yang lainnya seperti jalur kereta cepat misalnya, telah mengeruk banyak pajak yang didapat dari uang rakyat sendiri. Bahkan pajak tersebut telah merambat masuk ke berbagai segi kehidupan rakyat seperti yang terbaru yakni pajak belanja online dan pajak NPWP mahasiswa.  Namun kini rakyatpun harus membayar mahal untuk menikmati fasilitas tersebut. Disisi lain, pembangunan infrastruktur ini bahkan menarik banyak hutang bagi negeri ini. Dan lebih unik lagi, selain subsidi dikurangi, kini BUMN pun akan ditarik untuk menutupi dana pembangunan infrastrutur.

Seharusnya, jika pemabangunan ini banyak mengorbankan uang rakyat, haruslah dapat dipergunakan oleh rakyat dengan mudah dan murah. Namun, hal ini tentu nihil terjadi di dalam sistem kapitalis liberal saat ini, yang menjadikan infrastruktur tidak lagi menjadi kewajiban pemeritah, melainkan menjadi ajang bisnis yang tentunya hitung-hitunganya adalah itung-itungan bisnis juga. Sebagaimana yang diungkapkan PT Jasamarga sebagai penanggung jawab pembangunan jalan Tol ini, bahwasanya para pengendara transportasi seharusnya mendapat keuntungan dari tol ini karena jarak dan waktu tempuh yang lebih singkat dibandingkan melewati jalur pantura(Kompas/7/02/190).

Hal ini tentunya berbeda jika kita melihat bagaimana pengaturan infrastruktur yang diatur di dalam Islam. Di dalam sistem ekonomi Islam, infrastruktur sebagai aset milik umum, harus dikelola oleh negara dengan dana yang didapat dari APBN ataupun Baitul Mal saja, bukan dari pajak ataupun hutang. Tapi tetap saja negara tidak boleh mengambil keuntungan dengan adanya infrastruktur ini seperti dengan membangun pos-pos pendapatan dari adanya sarana-sarana ini.*

Ianatul Boeng
Pegiat Literasi Pena Langit

 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Fenomena Desa Hantu, Potret Birokrasi Kapitalistik

Fenomena Desa Hantu, Potret Birokrasi Kapitalistik

Sabtu, 16 Nov 2019 06:42

MUI, Lantangkan Suaramu untuk Tegaknya Syariat

MUI, Lantangkan Suaramu untuk Tegaknya Syariat

Sabtu, 16 Nov 2019 05:39

Dorong Ormas Islam Bentuk Koperasi, Menteri ATR Dukung Kemajuan Ekonomi Ummat

Dorong Ormas Islam Bentuk Koperasi, Menteri ATR Dukung Kemajuan Ekonomi Ummat

Jum'at, 15 Nov 2019 21:08

Jusuf Kalla Dijadwalkan Buka Muktamar ke-6 KBPII

Jusuf Kalla Dijadwalkan Buka Muktamar ke-6 KBPII

Jum'at, 15 Nov 2019 20:22

Menlu AS Sebut Koalisi Anti-Islamic State Harus Pindah Fokus ke Afika Barat dan Sahel

Menlu AS Sebut Koalisi Anti-Islamic State Harus Pindah Fokus ke Afika Barat dan Sahel

Jum'at, 15 Nov 2019 17:05

Laporan: Islamic State Terbitkan 'Panduan' Bagi Calon Serigala Tunggal

Laporan: Islamic State Terbitkan 'Panduan' Bagi Calon Serigala Tunggal

Jum'at, 15 Nov 2019 16:05

Tentara Turki Bangun Pangkalan Militer Baru di Timur Laut Suriah

Tentara Turki Bangun Pangkalan Militer Baru di Timur Laut Suriah

Jum'at, 15 Nov 2019 15:05

Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Jum'at, 15 Nov 2019 10:50

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Jum'at, 15 Nov 2019 09:33

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Jum'at, 15 Nov 2019 08:45

Ketika Imam Kentut

Ketika Imam Kentut

Jum'at, 15 Nov 2019 08:14

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Jum'at, 15 Nov 2019 07:35

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Kamis, 14 Nov 2019 23:51

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Kamis, 14 Nov 2019 22:35

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Kamis, 14 Nov 2019 21:56

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Kamis, 14 Nov 2019 21:08

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Kamis, 14 Nov 2019 19:46

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

Kamis, 14 Nov 2019 16:15

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Kamis, 14 Nov 2019 15:44

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Kamis, 14 Nov 2019 15:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X